cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education
ISSN : -     EISSN : 25982931     DOI : -
The Indonesian Journal of Civil Engineering Education (IJCEE) is a scientific journal promoting the study of, and interest in, civil engineering education. It is a national journal published by the Civil Engineering Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
ANALISIS KONDISI WORKSHOP DAN STUDIO GAMBAR DESAIN PEMBANGUNAN DAN INFORMASI BANGUNAN DITINJAU DARI STANDAR PELAYANAN MINIMAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Estrimar Yuliati; Agusti Tamrin; Aryanti Nurhidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61100

Abstract

Abstrak : Berdasarkan penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 15, pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Untuk mendukung tujuan pendidikan kejuruan di bidang keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), kondisi workshop dan studio gambar sangat berperan penting di dalam proses pembelajaran. Sehingga workshop dan studio gambar yang digunakan harus memadai dan sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan mengambil studi kasus di salah satu SMK Negeri di wilayah eks Karesidenan Surakarta, fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) Luasan ruang workshop dan studio gambar berdasarkan standar luas ruang Permendiknas RI No. 40 Tahun 2008. (2) Layout workshop dan studio gambar berdasarkan standar layout Data Arsitek Jilid 1 dan Jilid 2, pencahayaan workshop dan studio gambar berdasarkan standar pencahayaan SNI-03-2396-2001 dan SNI 03-6575-2001, penghawaan workshop dan studio gambar berdasarkan standar penghawaan SNI 03-6572-2001 dan SNI-91714189. (3) Peralatan pada workshop dan studio gambar berdasarkan standar peralatan Permendiknas RI No. 40 Tahun 2008. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa studi kasus di salah satu SMK Negeri di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Teknik pengumpulan data melalui survey menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dari angket dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan didapatkan hasil (1) Luas ruang workshop tidak memenuhi namun studio gambar cukup memenuhi (2) Layout pada workshop tidak memenuhi namun studio gambar cukup memenuhi, pencahayaan workshop dan studio gambar memenuhi, penghawaan workshop dan studio gambar cukup memenuhi (3) Kecukupan alat workshop terdapat 11 alat dan 4 perabot tidak sesuai, untuk studio gambar peralatan yang ada sudah sesuai.Abstract :Based on the explanation of Law Number 20 of 2003 Article 15, vocational education is secondary education that prepares students especially to work in certain fields.  To support the objectives of vocational education in the area of Building Modeling and Information Design, the condition of the workshop and drawing studio plays an important role in the learning process. So that the workshops and drawing studios used must be adequate and in accordance with applicable standards. The main focus of this research is to analyze; (1) The size of the workshop room and drawing studio based on the standard area of the RI Minister of Education and Culture room No. 40 of 2008. (2) Lay out of workshops and drawing studios based on the layout standards for Architect Data Volume 1 and Volume 2, workshop lighting and drawing studios based on lighting standards SNI-03-2396-2001 and SNI 03-6575-2001, workshop ventilation and image studios based on SNI 03-6572-2001 and SNI-91714189 ventilation standards. (3) The equipment in the workshop and drawing studio is based on the standard equipment of the Indonesian Minister of Education and Culture No. 40 of 2008. This research uses descriptive quantitative research methods. The data collection techniques were questionnaire survey, observation, and documentation. The data that has been collected from the questionnaire are analyzed by descriptive quantitative method. Based on the results of data analysis and discussion, the results were obtained; (1) The area of the workshop space is not sufficient, but the drawing studio is sufficient (2) The layout of the workshop is not sufficient, but the drawing studio is sufficient, the lighting of the workshop and the drawing studio is sufficient, the workshop and the drawing studio are sufficient (3) The adequacy of the workshop tools is 11 the tools and 4 furniture is not suitable, for the existing equipment image studio is suitable.
STUDI EKSPLORATIF DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rivai Handayani; Sukatiman Sukatiman; Aryanti Nurhidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61094

Abstract

Abstrak : Pandemi covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi pendidikan di Indonesia. Seluruh jenjang pendidikan dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Universitas diharuskan menerapkan pembelajaran daring. Tak terkecuali pada jenjang Sekolah Menengah kejuruan (SMK). Tujuan dalam penelitian adalah (1) menganalisis kendala pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 di SMK; (2) menganalisis usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran daring di SMK; (3) menganalisis tingkat keberhasilan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 di SMK. Berpijak pada penelitian studi kasus, penelitian ini dilaksanakan di salah satu SMK Negeri di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan : (1) kendala yang dialami siswa adalah minat belajar yang rendah, sikap belum siap akan adanya pembelajaran daring, dan fasilitas yang belum memadai; (2) usaha yang dapat dilakukan adalah memberikan materi dengan media dan model pembelajaran yang menarik minat belajar, melakukan pendekatan khusus dan memberikan motivasi, dan memperbaharui web e-learning sekolah agar lebih mudah digunakan; (3) pihak sekolah telah mendukung dan mempersiapkan proses pembelajaran daring dengan menggunakan web e-learning, namun materi yang diberikan masih memerlukan pembaharuan dan kesiapan dalam penggunaannya juga perlu ditingkatkan.Abstract : The covid-19 pandemic has had a tremendous impact on education in Indonesia. All levels of education from kindergarten to university are required to implement online learning, with no exception in Secondary Vocational School. The purposes of the research are: (1) to analyze the constraints of online learning during the covid-19 pandemic at secondary vocational school; (2) to analyze the efforts that can be made to overcome obstacles in online learning; (3) to analyze the success rate of online learning during the covid-19 pandemic at Secondary Vocational School. This research uses a qualitative case study approach, which focuses on cases that occurred in one of the State Vocational High Schools in Surakarta Regency, Central Java Province. The data collection methods used were interviews, questionnaires, observation, and documentation. Data were obtained from students and teachers. The results showed: (1) the obstacles experienced by students were low interest in learning, attitudes that were not ready for online learning, and inadequate facilities; (2) efforts that can be made are to provide material with media and learning models that attract interest in learning, take a special approach and provide motivation, and update web thee-learning school'sto make it easier to use; (3) the school has supported and prepared the online learning process using web e- learning, but the material provided still requires updating and readiness in its users also needs to be improved.
PENERAPAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN MEMANFAATKAN MICROSOFT TEAMS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61101

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar dan untuk mengetahui kinerja guru setelah menerapkan pembelajaran Flipped Classroom dengan memanfaatkan sarana pembelajaranMicrosoft Teams pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik Kelas X Bisnis Konstruksidan Properti. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik Kelas X Bisnis Konstruksi dan Properti dari satu SMK Negeri di Surakarta. Data pada penelitian ini adalah nilai hasil tes pre-test dan post-test dan hasil proses pembelajaran. Sedangkan untuk sumber data pada penelitian ini adalah pendidik atau guru mata pelajaran Mekanika Teknik dan peserta didik Kelas X Bisnis Konstruksi dan Properti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes pre-test/post-test. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil dari penelitian menunjukkan penerapan Flipped Classroom dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft Teams sudah berhasil meningkatkan hasil belajar dalam pelaksanaan Tindakan Siklus I dan II berdasarkan penilaian kognitif. Dengan rincian pada tindakan Siklus I mendapatkan persentase ketuntasan hasilprestasibelajar peserta didiksebesar66.67%. Kemudian pada tindakan Siklus II memperoleh persentase ketuntasan hasilprestasibelajar peserta didiksebesar 77.78%, lebih dari Indikator Capaian Penelitian yaitu sebesar 75%.Abstract : The purpose of this study was to determine the learning outcomes after applying Flipped Classroom learning by utilizing the Microsoft Teams learning tool at the Class X Mechanics of Engineering Course in the Construction and Property Business department. This research uses Classroom Action Research (CAR). The subjects in this study were students of Class X Construction and Property Business at one of state Secondary Vocational School located in Surakarta, Central Java. The data in this study are the results of the pre-test and post-test results and the results of the learning process. Meanwhile, the sources of data in this study were teachers of mechanics of Engineering subjects and students of Class X Construction and Property Business. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and pre-test/post-test tests. Data analysis techniques used comparative descriptive statistical techniques and critical analysis techniques. The results of the research show that the improvement of student learning outcomes in the Mechanical of Engineering subject by applying Flipped Classroom and utilizing the Microsoft Teams application have succeeded in the implementation of Cycle I and II Actions based on cognitive assessments. With the details in the action Cycle I, the percentage of students' complete learning achievement results is 66.67%. Then in the action of Cycle II, the percentage of completeness of students' learning achievement results is 77.78%, has reached more than the Research Achievement Indicators, which is 75%.
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK INDUSTRI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61095

Abstract

Abstrak: Evaluasi merupakan komponen yang sangat penting dalam proses pengembangan program pendidikan. Dengan adanya evaluasi terhadap program praktik industri, diharapkan mampu mengetahui kelebihan dan kelemahan dari program yang telah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program praktik industri Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan dilihat dari aspek konteks, input, proses, produk. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner/angket dan wawancara. Sampel yang digunakan adalah 38 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) dari satu Universitas di Jawa Tengah, koordinator praktik industri Program Studi PTB, 9 dosen pembimbing, dan 4 pembimbing industri. Hasil penelitian menunjukkan: (1) evaluasi konteks pelaksanaan program praktik industri dikategorikan tinggi dengan persentase sebesar 80,22%; (2) evaluasi terhadap input pelaksanaan program praktik industri dikategorikan cukup dengan persentase sebesar 78,10%; (3) evaluasi terhadap proses pelaksanaan program praktik industri dikategorikan cukup dengan persentase sebesar 79,63%. (4) Evaluasi produk pelaksanaan program praktik industri dikategorikan tinggi dengan persentase sebesar 81,68%. Abstract: Evaluation is a very important component in the process of developing educational programs. With an evaluation of the industrial practical program, it is hoped that it will be able to find out the strengths and weaknesses of existing programs. This study aims to evaluate the implementation of the industrial practical program of Building Engineering Education Students from the aspects of the context, input, process, product. This research was conducted using an evaluative research method with a descriptive quantitative approach. Data collection used questionnaires and interviews. The respondents came from one of the Building Engineering Education Study Program in one University in Central Java Indonesia. Respondents consist of 38 students, the industrial practice coordinator, 9 supervisors, and 4 industrial supervisors. Analysis of the data in this study using an average analysis technique that used assessment criteria. Research results showed: (1) evaluation of the context of industrial practice program implementation was classified as high with a percentage of 80.22%; (2) evaluation of the input for the implementation of industrial practice programs was classified as sufficient with a percentage of 78,10%; (3) evaluation of the industrial practice program implementation process was classified as sufficient with a percentage of 79,63%. (4) Evaluation of the product implementation of the industrial practice program was classified as high with a percentage of 81.68%.
PEMANFAATAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN PADA KOLOM STRUKTUR MODULAR BETON RAMAH LINGKUNGAN Ijlal Fashadad; Chundakus Habsya; Rima Sri Agustin
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61102

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fly ash dengan variasi 10%, 15% dan 20% sebagai bahan substitusi parsial semen untuk menghasilkan nilai berat isi minimal, kriteria beton ramah lingkungan dan perbandingan biaya antara kolom struktur konvensional dan kolom struktur prapabrikasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen, dengan standar pengujian berat isi mengacu pada SK SNI T: 15-1991- 03. Mix design segmen kolom menggunakan perbandingan 1 Pc: 2,67 Ps: 2,9 Kr, FAS sebesar 0,55 dan diuji pada umur 28 hari. Sampel uji berat isi berdimensi 30 cm x 30 cm x 15 cm. Persentase optimal penggunaan fly ash yaitu 15% menghasilkan nilai berat isi optimal sebesar 2459,416 kg/m3. Pemanfaatan fly ash sebagai bahan substitusi parsial semen pada kolom memenuhi kriteria ramah lingkungan yaitu mengurangi gas emisi CO2 sebesar 40,74 kg per m3 campuran beton dengan variasi 15% fly ash dan mengurangi sampah bekisting sebesar 3,6 m2 setiap pembuatan 2–3 batang kolom struktur. Penggunaan metode prapabrikasi dapat mereduksi biaya pembuatan sebesar 15,58% dan waktu pembuatan sebesar 21,6%.  Abstract :  This study aims to analyze the use of fly ash with variations of 10%, 15% and 20% as a partial substitution of cement to produce an optimal density value, environmentally friendly concrete criteria and the cost comparison between conventional structural columns and prefabricated structural columns. The research method used was the experimental method, with standard density testing referring to SK SNI T: 15-1991-03. Mix design column segment used a ratio of 1 Pc: 2.67 Ps: 2.9 Kr, FAS of 0.55 and tested at 28 days of age. The density test sample has dimensions of 30 cm x 30 cm x 15 cm. The optimal percentage of use of fly ash is 15% resulting in an optimal density value of 2459.416 kg/m3. The utilization of fly ash as a cement column partial substitusi meet environmental criteria, namely reducing CO2 emissions of 40.74 kg per m3 of concrete mix wish variation in the use of 15% fly ash and reduce waste formwork of 3.6 m2 every manufacture 2- 3 column structure rods. The use of prefabricated methods can reduce manufacturing costs by 15.58% and manufacturing time by 21.6%. 
STUDI TINGKAT KESIAPAN PENERAPAN E-LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KOMPETENSI KEAHLIAN DPIB Anita Cahya Istifarin; Sukatiman Sukatiman; Aryanti Nurhidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 2 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i2.61096

Abstract

Abstrak : Penelitian tentang tingkat kesiapan penerapan e-learning perlu dilakukan disuatu sekolah karena hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak sekolah dalam memperbaiki kualitas penerapan e-learning. Dengan mengambil studi kasus pada salah satu SMK Swasta di Karanganyar, jawa Tengah, tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis tingkat kesiapan pada kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dalam penerapan e-learning; (2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang perlu ditingkatkan dalam penerapan e-learning pada kompetensi keahlian DPIB; (3) Menganalisis usaha yang sudah dilakukan sekolah dalam penerapan e-learning pada kompetensi keahlian DPIB. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan instrumen kuesioner model ELR Aydin & Tasci. Responden dalam penelitian ini yaitu guru yang mengajar pada kompetensi keahlian DPIB yang berjumlah 14 guru. Hasil penelitian ini yaitu (1) Tingkat kesiapan penerapan e-learning pada kompetensi keahlian DPIB memperoleh skor X̅ = 3,38dengan kategori siap, penerapan e-learning dapat dilanjutkan; (2) Kesiapan pada faktor manusia masuk kategori siap, tetapi membutuhkan sedikit peningkatan. Tingkat kesiapan pada faktor pengembangan diri masuk kategori siap, tetapi membutuhkan sedikit peningkatan. Tingkat kesiapan pada faktor teknologi masuk kategori siap, penerapan e-learning dapat dilanjutkan. Dan tingkat kesiapan pada faktor inovasi masuk kategori Siap, penerapan e-learning dapat dilanjutkan. (3) Usaha yang sudah pihak sekolah usahakan dalam penerapan e-learning diantaranya yaitu, mengadakan pelatihan kepada guru, pemberian fasilitas penunjang e-learning kepada guru, melakukan penjadwalan dalam praktek, dan melakukan bantuan potongan SPP sekolah kepada siswa.Abstract : Research on the level of readiness for the implementation of e-learning needs to be done in a school because the result of this research can be used as consideration for the school to improve the quality of implementation of e-learning.Based on a case study in one of the public Secondary Vocational school located in Central Java, the purposes of this research are (1) to analyze the level of readiness of e-learning implementation in the Building Information and Modeling Department; (2) to analyze factors that still weak and need to be the implementation of e-learning; (3) to analyze the efforts that have been made by the school in the implementation of e-learning. This research is descriptive quantitative research that used ELR Aydin & Tasci Model questionnaire instrument. the respondents were 14 teachers who taught in the Building Information and Modeling Department. The result of the research showed that  (1) the level of readiness for implementing e-learning obtain a score of X̅ = 3.38 which means ready, the implementation of e-learning can be continued; (2) for the level of readiness in human resources factor is in the ready, but need little improvement. The level of readiness in self-development factors is “ready”, but needs little improvement. The level of readiness in technology factors is “ready”, the implementation of e-learning can be continued. And the level of readiness in innovation factors is in the ready, the implementation of e-learning can be continued; (3) the efforts that have been made by the school in the implementation of e-learning are providing training for teachers, providing facilities that support e-learning to teachers, do the scheduling in practical subjects, and give deductions to tuitions fees for the student.
QUALITY MEASUREMENT OF MOBILE BASED ACADEMIC INFORMATION SYSTEM AT VOCATIONAL HIGH SCHOOL Glenn David Paulus Maramis
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.64179

Abstract

The aim of this research is to ensure the quality of academic information systems to guarantee the functionality and to find out whether it meets the ISO 25010 quality standard. Testing was conducted using 4 of 8 characteristics of the ISO 25010, namely functional suitability, portability, usability, and performance efficiency. 490 respondents consisting of grade 1 to grade 3 students from various majors at one of state vocational high school in Manado were involved in collecting questionnaire data. Several measurement tools are used in this research, such as Page Speed tools, and also Yslow tools. For the instrument itself to analyze the usability is using USE Questionnaire. As the conclusion, the application system was meet the ISO/IEC 25010 standard with functional characteristic is 84.7% (very high), portability aspect is 100%, usability condition is 90%. For the performance efficiency aspect scores 93.7 and 0.907 for time speed parameters.
DOES COVID-19 DEGRADE THE QUALITY OF LECTURING? A MIXED METHOD RESEARCH EVALUATION TO MULTIMEDIA USAGE IN CIVIL ENGINEERING LECTURES Reni Karno Kinasih
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.64234

Abstract

Abstract: Due to Covid-19 lecturers must adopt an e-learning method, but some Civil Engineering subjects hypothesized can’t achieve outcome learning goals if delivered by e-learning method. This study is a contribution to mixed method research, integration of classroom action research method, evaluation questions, data analysis with statistical software and paradigm stances, and aims to explore the effectiveness of video usage in delivering courses. A questionnaire was distributed to 56 students, the data analyzed by Levene's Test and t-Test. The results obtained from Group 1 which received courses face-to-face had the quality of learning output with a standard deviation of -1,847 smaller than Group 2 which received courses through multimedia. The percentage of student approval as a respondent to the video is 95.5%.
LEARNING MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI di ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Efraim Ronald Stefanus Moningkey; Mochamad Bruri Triyono; Priyanto Priyanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.64181

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangakan aplikasi pembelajaran Learning management system berbasis android untuk digunakan mempelajari kemampuan TIK bagi masyarakat yang dapat diakses gratis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang memiliki smartphone android dan ingin mengetahui atau mempelajari kemampuan TIK dalam bidang jaringan computer, rekayasa perangkat lunak, dan multimedia. Teknik pengembangan menggunakan pengembangan aplikasi android berbasis web. Metode pengembangan system menggunakan metode prototype yang memudahkan interaksi antara pengembang dengan pengguna dan dapat dilakukan dengan cepat. Hasil penelitian adalah aplikasi LMS berbasis android yang dapat digunakan dengan gratis dan diakses dimana saja, kapan saja selama ada koneksi internet.
ANALISIS KINERJA SEISMIK STRUKTUR 10 LANTAI BETON BERTULANG DENGAN METODE PUSHOVER ANALYSIS Andina Putri; Shandria Herdinata H; Christianto Credidi Septino Khala; Oryza Lhara Sari
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.64259

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki resiko gempa yang tinggi. Hal ini dikarenakan wilayah Indonesia yang berada pada jalur gempa Pasifik dan jalur gempa Asia. Pada tahun 2018 terjadi gempa dengan kekuatan besar yang berpusat di Palu dan getarannya terasa hingga ke Kalimantan Timur. Hal ini tentunya menunjukkan pentingnya evaluasi struktur gedung bertingkat terhadap gempa di wilayah Balikpapan. Pada tahun 2019 SNI 1726:2019 diterbitkan sebagai revisi dari SNI 1726:2012. Perubahan parameter dan peta gempa secara alami akan mengakibatkan perubahan kekuatan struktur terhadap beban gempa. Maka perlu dilakukan evaluasi kembali struktur Hotel Platinum menggunakan SNI 1726:2019 untuk mengantisipasi keruntuhan struktur akibat perubahan beban gempa yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pada struktur Hotel Platinum agar dapat diketahui kinerja struktur tersebut jika mengalami beban gempa yang melebihi beban gempa yang direncanakan. Analisis pushover mengacu pada SNI 1726:2019 dan ATC-40. Beban yang digunakan mengacu pada SNI 1727:2013, PPIUG 1983 dan PPPURG 1987. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dan analisis struktur metode pushover dengan program bantu. Analisis dilakukan pada gempa Balikpapan sebagai lokasi eksisting. Hasil analisa pushover menghasilkan nilai gaya geser sebesar 12164,73 KN, displacement atap 6 cm, periode efektif 1,851 dan redaman efektif 5% untuk pushover pada gempa Balikpapan. Berdasarkan pengendalian SNI 1726: 2019, struktur memenuhi persyaratan geser dan simpangan maksimum sehingga struktur aman. Kriteria kinerja struktur berdasarkan ATC-40 adalah segera ditempati yaitu struktur tidak mengalami keruntuhan struktural atau non struktural dan bangunan dapat digunakan kembali.