cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Profil Keterampilan Komunikasi Lisan Calon Guru Dalam Perkuliahan Berbasis Screencast O Matic Yunawati Sele; Ni Putu Yuni Astriani Dewi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.772 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.63297

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran keterampilan komunikasi lisan calon guru dalam perkuliahan berbasis Screencast O Matic. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi Universitas Timor yang memprogram mata kuliah keterampilan dasar mengajar sebanyak 25 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan rubrik keterampilan komunikasi lisan yang dikembangkan oleh Pramudiyanti (2019).  Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi lisan calon guru selama pelaksanaan perkuliahan berbasis Screencast O Matic berada pada kategori proficient (cakap). Hal tersebut dikarenakan adanya potensi perkuliahan berbasis Screencast O Matic dalam memaksimalkan keterlibatan aktif calon guru selama perkuliahan. Namun di antara empat indikator keterampilan komunikasi lisan, indikator kejelasan suara, kejelasan materi dan respon terhadap audiens berada pada kategori proficient (cakap) sedangkan kategori ketenangan masih berada pada kategori basic (dasar). Rekomendasi dari penelitian ini adalah perkuliahan berbasis Screencast O Matic dapat dipadukan dengan strategi lain yang mendukung optimalisasi keterampilan komunikasi lisan calon guru.
Analisis Pembelajaran Sains melalui Flipped-Problem Based Learning Berbantuan Zoom Meeting dan E-Campus Pelita Bangsa Izzah Muyassaroh; Annisa Yulistia; Ahmad Sudi Pratikno
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.582 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.63000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sains melalui Flipped-Problem Based Learning (FPBL) berbantuan Zoom Meeting dan e-campus pelita bangsa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 86 mahasiswa PGSD Universitas Pelita Bangsa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains melalui FPBL berbantuan Zoom Meeting dan e-campus yang dilakukan melalui sintaks orientasi masalah, mengorganisasikan pembelajaran, investigasi, pengembangan dan presentasi, serta analisis dan evaluasi dapat membantu mahasiswa mengakomodasi keempat dimensi sains yaitu sikap, proses, produk, dan aplikasi. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, serta membantu membantu mengurangi penggunaan kuota dengan mengkombinasikan pembelajaran secara sinkron dan asinkron. Adapun kendala pembelajaran yang dihadapi yaitu membutuhkan waktu yang cukup lama dan apabila mahasiswa tidak menguasai pengetahuan dasar yang harus dipelajari secara asinkron dapat menghambat pembelajaran tatap muka secara sinkron.
Analisis Problematika Pembelajaran Online di MI Attaqwa 11 Bekasi Chrisnaji Banindra Yudha; Dyah Anungrat Herzamzam; Sri Awan Asri
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.013 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62227

Abstract

Pembelajaran online dilaksanakkan untuk mengurangi dan menekan kasus covid-19, dalam proses pembelajarannya menggunakan media pembelajaran online. Adapun Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan problematika pembelajaran online di MI Attaqwa 11 Bekasi tentang (1) sarana dan prasarana pembelajaran, (2) kendala pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran, dan (3) Keterampilan dalam mengoperasikan sarana pembelajaran online oleh Guru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digali dari penelitian ini adalah dua guru yang mengajar di kelas IV dan siswa sebanyak tiga puluh.  Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Pada proses pengumpulan data, dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun Hasil penelitian yang diperoleh adalah sarana prasarana pembelajaran online sangat minim, dalam satu keluarga memiliki satu perangkat smartphone untuk dua sampai tiga anggota keluarga dalam proses pembelajaran online, kuota yang diberikan pemerintah belum mampu digunakan dengan baik, ada juga siswa maupun orang tua yang tidak memiliki smartphone sebagai sarana pembelajaran online. Terkait dengan pemanfaatan smartphone, guru dan siswa sebagian besar belum familiar dengan penggunaan Google classroom dan Zoom, sehingga proses pembelajaran belum mampu ditransfer dengan baik. Keterampilan guru dalam mengoperasikan sarana pembelajaran online, sebagian besar guru masih dalam proses beradaptasi dalam teknologi, sehingga membutuhkan pelatihan untuk mengoperasikannya. kesimpulnnya adalah minimnya sarana prasarana pembelajaran online, guru belum mampu menggunakan Google classroom dan Zoom, dan sebagian besar guru belum familiar dalam mengoperasikan sarana pembelejaran online serta memerlukan pelatihan.
Penyusunan Videoscribe sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA Kelas XII Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Anis Habibah; Zuchrotus Salamah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.485 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.65124

Abstract

The Effect of Creativity and Learning Independence on the Speaking Skill of Class V Students of Elementary Schools in Agus Salim Group, Buluspesantren Siti Muslimah; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Muhammad Husni Arifin
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.144 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62245

Abstract

This research is based on the problem of students' speaking skills that have not been satisfactory. This study aims to determine the effect of creativity and independent learning on speaking skills in fifth-grade elementary school students in the Agus Salim Bulus Pesantren cluster. This research is quantitative. The sample of this research is several existing populations, namely 120 students. Collecting data using questionnaires and observations. Data analysis used simple linear regression and multiple linear regression. This study resulted in the following conclusions (1) Creativity has a positive effect on speaking skills in fifth-grade elementary school students in the Agus Salim Bulus Pesantren Cluster, as evidenced by the value of Sig = 0.000 < = 0.050. The value of the correlation coefficient (r2) = 0.206 or contributed 20.6%. (2) Learning independence has a positive effect on speaking skills in fifth-grade elementary school students in the Agus Salim Bulus Pesantren Cluster, as evidenced by the value of Sig = 0.005 < = 0.050. The value of the correlation coefficient (r2) = 0.065 or contributed 6.5%. (3) Creativity and independent learning together have a positive effect on speaking skills in fifth-grade elementary school students in Agus Salim Bulus Pesantren, as evidenced by the value of Sig = 0.000 < = 0.050. The value of the correlation coefficient (R2) = 0.219 or contributed 21.9%.
Pengembangan Buku Ajar Statistika Dasar Untuk Penelitian Pendidikan Fisika Andi Reski
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.093 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.63392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangankan buku ajar pada matakuliah Statistika Dasar yang layak dijadikan sebagai sumber belajar oleh mahasiswa pendidikan Fisika dalam perkuliahan dan penyusunan tugas akhir. Research and Development (R&D) dipilih sebagai metode penelitian ini dan menggunakan model pengembangan ADDIE sampai pada tahap development. Pada penelitian ini, produk yang dikembangkan divalidasi dan diuji keterbacaan untuk menilai kelayakan. Sebanyak 20 orang mahasiswa pendidikan fisika dipilih menjadi sampel uji keterbacaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar angket validasi dan lembar angket uji keterbacaan produk. Adapun nilai rata-rata dari validator ahli materi dan ahli media adalah 93,1 dan hasil pengujian keterbacaan oleh mahasiswa pendidikan fisika diperoleh nilai sebesar 92,4. Berdasarkan data-data kuantitatif yang diperoleh dan diinterpretasikan ke dalam data kualitatif maka buku ajar Statistika Dasar untuk penelitian pendidikan Fisika masuk dalam ketegori layak untuk digunakan sebagai sumber belajar. Namun, dalam penelitian masih terdapat keterbatasan karena hanya dilaksanakan sampai tahap development sehingga perlu adanya penelitian lanjutan untuk menilai keefektifan buku ajar Statistika Dasar ini dengan cara melanjutkan ke tahap keempat yakni implementation dan tahap  kelima yakni evaluation.
Profil Efikasi Diri Mahasiswa dalam Mata Kuliah Micro Teaching (Studi pada Mahasiswa SI PGSD STKIP Muhammadiyah Blora) Bening Sri Palupi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.722 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62406

Abstract

Mata kuliah micro teaching di persiapkan untuk mahasiswa S1 PGSD sebagai bekal keterampilan mengajar saat mereka sudah menjadi guru in-service. Tugas mata kuliah ini melibatkan banyak unsur yang kompleks mulai dari kemantapan teori dan strategi mengajar, penyusunan skenario pembelajaran sampai pada praktik mengajar. Praktik mengajar inilah yang sangat ditentukan dari dalam diri mahasiswa yang bersangkutan, utamanya efikasi diri. Artikel ini bertujuan untuk mengambarkan profil efikasi diri mahasiswa dalam perkuliahan micro teaching. Pengumpulan data dilakukan pada 30 mahasiswa PGSD dengan isntrumen angket, observasi, dan wawancara. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik, sumber, dan metode. Analisis interaktif Milles & Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa lebih percaya diri pada praktik ketiga; (2) sebagian besar mahasiswa termotivasi oleh media teman sekelasnya; dan (3) dukungan teman sekelas mempengaruhi efikasi diri mahasiswa dalam praktik mengajar. Jadi, efikasi diri mahasiswa memiliki peran yang substansial terhadap mata kuliah micro teaching. Oleh karenanya, dosen pengampu mata kuliah juga perlu memperhatikan faktor pendukung dan penghambat perfoma mengajar mahasiswa, utamanya terkait pengkondisian situasi belajar pada perkuliahan.
Implementasi Analisis SWOT dalam Perencanaan Peningkatan Manajemen Lingkungan Berbasis Green Behavior di Sekolah Dasar Yuniatun Dwi Nurriskah; Sri Marmoah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.435 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.65125

Abstract

Penerapan Reward dan Punishment dalam Pendidikan Karater di Sekolah Dasar Toefur Toefur; Eliyanto Eliyanto; Sardjiyo Wiyono
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.209 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan karakter berbasis reward and punisment di Sekolah Dasar Negeri Tepakyang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa, guru, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik validitas data dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahap perencanaan sudah dilakukan sesuai dengan kode etik sekolah meskipun di masa pandemi seperti ini dan penerapan reward dan punismnet sudah tercantum dalam buku rapat oleh notulen; tahap pelaksanaan, telah dilaksanakan dengan lancar, baik di proses pembelajaran, pembiasaan  sekolah, ektrakurikuler, kegiatan sehari-hari; dan tahap ketiga, evaluasi pendidikan karakter dilaksankan untuk mengetahui kemajuan hasil belajar siswa, mengetahui kekurangan dan kelebihan desain guru mengajar, dan mengetahui tingkat efektifitas proses pembelajaran anak.
Budaya Pesantren dalam Pembentukan Karakter pada Santri Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren Maryono Maryono
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.631 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.63441

Abstract

Pembentukan karakter melalui budaya pesantren pada dasarnya adalah upaya untuk memberikan pengetahuan tentang moral, menumbuhkan perasaan positif terhadap moral dan melakukan moral terhadap apa yang telah diketahui dan dirasakan. Penelitian ini secara khusus dilakukan untuk mengkaji bagaimana internalisasi budaya pesantren dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan satu orang kepala sekolah, satu orang guru, dua orang pengurus pondok dan lima orang santri pada jenjang SMP di lingkungan pondok pesantren API Asri Tegalrejo Magelang. Data penelitian dikumpumpulkan dengan metode wawancara dan observasi.  Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawncara dan pedoman observasi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Hubermen yang terdiri atas komponen-komponen yang saling terkait yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Budaya pesantren di pondok pesantren API Asri Tegalrejo Magelang khususnya di SMP Syubbanul Wathon pada dasarnya merupakan upaya untuk membentuk karakter santri. Pembentukan karakter tersebut terjadi karena budaya pesantren telah diinternalisasikan dalam kehidupan santri. Budaya pesantren seperti keberadaan pondok, kajian kitab klasik, kiyai dan santri. Budaya tersebut pada akhirnya menjadi suatu sistem dalam proses pendidikan di dilingkungan pesantren.