cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Manajemen Blended Learning di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yaketunis Yogyakarta Ika Kartika; Siti Fatimah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.894 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.57696

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak yang besar bagi dunia pendidikan. Salah satu dampak yang terjadi adalah diberlakukannya sistem pembelajaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen blended learning di SLB Yaketunis Yogyakarta. Subjek penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa SLB Yaketunis. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Untuk mengetahui bahwa data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah benar, maka dilakukan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Selanjutnya, data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan manajemen blended learning di SLB Yaketunis Yogyakarta dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menyiapkan persiapan dari guru dan orang tua. Tahap pelaksanaan guru menggunakan media WhatsApp, Video dan Voice Note untuk pembelajaran online dan menggunakan media benda konkret untuk pembelajaran tatap muka. Sedangkan untuk tahap evaluasi blended learning di SLB Yaketunis Yogyakarta dibedakan menjadi dua yaitu evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas IV Aiman Faiz; Indah Lestari; Isnaeni Nur Hikmah; Lestari Indriyani; Sobari Sobari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.086 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.59820

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan proses pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model problem-based learning di kelas IV SDN 1 Watubelah Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terkait proses pembelajaran.  Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada pelaksanaan guru siklus I adalah 73,21% meningkat menjadi 96,42% dan di siklus II 83,92% meningkat menjadi 92,86% di siklus II pada pelaksanaan siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning telah dapat meningkatkan pembelajaran tematik terpadu pada siswa kelas IV SDN 1 Watubelah Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Hal ini memberikan implikasi bahwa model PBL memberikan satu konsep pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Best Practice Mengajar Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Nuri Aprilia Muharoni; Erwin Rahayu Saputra; Dian Indihadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.114 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.57737

Abstract

Sebagai calon guru pengajar di SD terdapat kemampuan lain yang juga harus dimiliki dan dikuasai yakni melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah dilaksanakannya. Guru itu sendiri harus mengkaji bagaimana dirinya mengajar, menemukan masalah yang mungkin dihadapinya selama proses pembelajaran, serta mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil refleksi pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan peneliti pada praktik mengajar mata pelajaran bahasa Inggris di SD sebagai bagian dari proses pelaksanaan mata kuliah Pembelajaran Bahasa Inggris di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah peneliti hanya memaparkan secara detail laporan refleksi setelah tindakan dilakukan, dan belum memaparkan secara detail terkait refleksi sebelum tindakan dilakukan. Implikasi dari penelitian ini, yaitu akan mengasah kepekaan guru dalam mengelola berbagai macam hal yang terjadi di kelas serta melatih kemampuan meningkatkan kualitas pembelajaran agar hasil akhir yang diinginkan dapat dicapai. Melalui kegiatan refleksi pribadi, saya sebagai calon guru telah menunjukkan melalui tindakan praktik nyata pada proses persiapan dari awal sampai akhir pembelajaran. Oleh karena itu, refleksi terhadap perencanaan sebelum pembelajaran itu harus dilakukan supaya saat pembelajaran di kelas dapat mengembangkan keterampilan mengajar, salah satunya melalui kegiatan praktik mengajar langsung di lapangan (sekolah) menjadi bekal bagi mahasiswa sebagai calon guru untuk membangun kompetensi dan kualifikasi sebagai pendidik yang profesional.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Narrative Text Melalui Model Group Investigation pada Siswa SMP Negeri 1 Bantarsari Mulyana Mulyana
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.896 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.60860

Abstract

Penelitian tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman narrative text melalui penerapan model group investigation. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan selama dua siklus. Setiap siklus dilakukan empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bantasari, tepatnya pada siswa kelas IX A. Jumlah partisipan dalam peneltiian ini yaitu 29 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes, observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman narrative text siswa semakin meningkat setelah diterapkan model pembelajaran group investigation di kelas. Jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal mencapai 79,33% (23 siswa) pada siklus I dan meningkat menjadi 89,66% (26 siswa) pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model group investigation dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman narrative text. Penelitian ini dapat menjadi alternative peningkatan kemampuan membaca pemahaman teks naratif siswa dengan menerapkan model group investigation di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, ataupun sekolah menengah atas.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Tradisi Yadnya Karo Suku Tengger Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Bhaitani Tosari Pasuruan Alifa Ashadiyah Dimastiwi; Harmanto Harmanto; Wisnu Wisnu
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.608 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.60061

Abstract

Pada penelitian ini mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) untuk pembelajaran IPS di kelas VIII dengan kompetensi dasar (3.2) “Menganalisis Pengaruh Interaksi Sosial Dalam Ruang yang Berbeda Terhadap Kehidupan Sosial dan Budaya Serta Pengembangan Kehidupan Kebangsaan” di SMP Bhaitani Tosari Pasuruan dengan materi “Pluralitas Masyarakat Indonesia” yang diintegrasikan dengan nilai-nilai tradisi lokal Suku Tengger, “Yadnya Karo”. Pengembangan LKPD ini didasarkan atas kegiatan pembelajaran IPS di SMP Bhaitani Tosari yang belum menggunakan LKPD, serta banyak siswa yang belum memaknai tradisi leluhur mereka, Yadnya Karo. Sehingga sangat penting tradisi lokal diintegrasikan dalam materi pembelajaran agar peserta didik mampu memaknai tradisi lokal melalui kegiatan pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian pengembangan LKPD berbasis tradisi Yadnya Karo Suku Tengger pada mata pelajaran IPS di kelas VIII, menunjukkan bahwa penggunaan LKPD terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik. Selain itu LKPD ini juga membantu peserta didik untuk memaknai tradisi lokal yang ada di sekitar lingkungan peserta didik. Peserta didik juga menyatakan senang dan merasa tertarik untuk belajar IPS materi Pluralitas Masyarakat Indonesia menggunakan LKPD berbasis tradisi lokal Yadnya Karo Suku Tengger.
Kemampuan TPACK Calon Guru Fisika dalam Pembelajaran Fisika Eksperimen berpendekatan Online STEM Desy Kumala Sari; Richard Samuel Waremra; Pri Ariadi Cahya Dinata
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.437 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.58778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan TPACK calon guru fisika setelah mengikuti pembelajaran Fisika Eksperimen menggunakan pendekatan online STEM. Responden penelitian yang terlibat adalah mahasiswa calon guru fisika yang mengikuti program matakuliah fisika eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desian one group pretest-posttest. Data penelitian diperoleh melalui angket TPACK-STEM yang diberikan diawal dan akhir pembelajaran. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis simpangan baku ideal (SBi) dan gain standar. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan TPACK-STEM mahasiswa calon guru fisika sebelum penerapan pembelajaran online-STEM yakni dari skor 50.25 dengan kriteria “Cukup” menjadi 64 yang berada pada kategori “Sangat Baik”. selain itu, juga terdapat pengaruh penerapan pembelajaran online-STEM dalam pembelajaran Fisika eksperimen dengan nilai gain 0.4 yang berada pada kategori “sedang”. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih kreatif dalam pemberian tugas proyek dalam pembelajaran online-STEM.
Media Audio-Visual Berbantu Aplikasi Kinemaster pada Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Mata Pelajaran IPA Sekolah Dasar Atika Dwi Evitasari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.979 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.60788

Abstract

Perubahan bentuk kegiatan belajar dari pembelajaran dalam jaringan (daring) berubah menjadi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas membawa dampak berupa learning loss dan minat belajar IPA yang rendah sehingga berpengaruh negatif pada hasil belajar peserta didik.Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) membahas terkait dengan hakikat pembelajaran IPA dan pembelajaran tatap muka terbatas; (2) membahas tentang urgensi media audio-visual berbantu aplikasi kinemaster dalam pembelajaran IPA; dan (3) membahas tentang pengaruh media-audio visual berbantu aplikasi kinemaster pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan library research. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis isi. Berdasarkan keunggulan-keunggulan media audio visual dan 3 jurnal hasil penelitian terdahulu maka dapat diketahui bahwa media audio visual dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media audio visual berbantu aplikasi kinemaster berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar.
Meninjau Efek Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Keterampilan Proses Sains Peserta Didik dalam Pembelajaran Sains: Sebuah Meta-Analisis Dian Tauhidah; Ndzani Latifatur Rofi'ah; Widi Cahya Adi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.306 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.61210

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meninjau efek pembelajaran inkuiri terbimbing pada keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran sains. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif meta-analisis dengan sampel terpilih sebanyak 13 artikel pada jurnal terakreditasi nasional. Pemilihan artikel didasarkan pada beberapa kriteria kelayakan: (1) harus memiliki nilai mean dan standar deviasi; (2) subjek siswa SD, SMP, dan SMA; (3) pelaksanaan pada pembelajaran sains. Variabel meta-analisis yang digunakan adalah jenjang sekolah (SD, SMP, dan SMA) dan mata pelajaran (IPA, Fisika, dan Biologi). Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa penggunaan inkuiri terbimbing paling berpengaruh terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada jenjang SMA, sedangkan dari subjek mata pelajaran inkuiri terbimbing memiliki pengaruh terbesar pada keterampilan proses sains di mata pelajaran fisika. Namun baik dari jenjang pendidikan maupun mata pelajaran keseluruhannya menunjukan pengaruh yang positif dari inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains. Hasil penelitian dapat diterapkan pada pembelajaran dengan permasalahan serupa yaitu terkait keterampilan proses sains peserta didik.
Keefektifan Model Pembelajaran Outdoor Learning melalui Wisata Edutainment untuk Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Sajidan Sajidan; Idam Ragil Widianto Atmojo; Dwi Yuniasih Saputri; Roy Ardiansyah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.308 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.61541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model pembelajaran outdoor learning melalui wisata edutainment untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain penelitian menggunakan quasi experimental dengan bentuk one group pretest-posttest. Desain ini membutuhkan satu kelompok sebagai kelompok eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V sekolah dasar negeri 1 Bakipandeyan yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket untuk mengukur nilai sikap peduli lingkungan. Instrumen disusun berdasarkan 3 aspek indikator sikap peduli lingkungan yaitu sikap terhadap sumber daya air, tanah, dan udara; sikap terhadap flora dan fauna; serta pengelolaan sampah. Peningkatan karakter peduli lingkungan dianalisis menggunakan uji gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran outdor learning yang diterapkan melalui wisata Edutainment berbasis potensi lokal dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa model pembelajaran outdoor learning dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dengan nilai gain 0,33 termasuk dalam kategori sedang. Rekomendasi penelitian ini yaitu guru dapat menerapkan model pembelajaran outdoor learning dengan memanfaatkan wisata berdasarkan potensi lokal yang ada sebagai sumber belajar.
Pengaruh Peran Komite Sekolah dan Paguyuban Orang Tua Siswa Terhadap Prestasi Sekolah Dasar di Kecamatan Karangsambung Ratiningsih Ratiningsih; Mulyanto Mulyanto; Rhini Fatmasari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.642 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62244

Abstract

Sekolah sebagai satuan pendidikan memiliki struktur organisasi yang mempunyai fungsi dan peran masing-masing dalam menjalankan sistem pendidikan. Salah satu lembaga mandiri sekolah yang bekerjasama dengan baik dengan orang tua siswa (masyarakat) bernama komite sekolah. Salah satu perannya adalah mewujudkan sekolah yang berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komite sekolah dan paguyuban orang tua siswa terhadap prestasi sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, komite sekolah, guru dan wali siswa sekolah dasar di Kecamatan Karangsambung, sedangkan sampel penelitian terdiri dari: 26 kepala sekolah, 26 guru, 13 komite sekolah, dan 13 wali siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan teknik analisis korelasi Pearson product moment serta analisis regresi ganda. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: (1) peran komite sekolah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi sekolah dasar, (2) paguyuban orang tua siswa memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi sekolah dasar, dan (3) peran komite sekolah dan paguyuban orang tua siswa secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi sekolah dasar. Maka dari itu, untuk menciptakan peran komite sekolah yang maksimal dalam pencapaian prestasi sekolah, diharapkan adanya partisipasi dari berbagai pihak sebagai upaya mengintegrasikan peran melalui komite sekolah.