cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Pemanfaatan Aplikasi Smartphone Sebagai Subtitusi Perangkat Gamelan Degung Konvensional Dalam Pembelajaran Rizki Januar Herliawan; Trianti Nugraheni
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79159

Abstract

Keterbatasan alat musik yang tersedia di tiap sekolah pada lingkungan masyarakat sunda membuat pembelajaran gamelan degung memiliki tantangan tersendiri pada proses pembelajarannya. Penelitian ini berfokus pada proses pembelajaran alat musik degung secara digital dengan memanfaatkan sebuah aplikasi pada smartphone. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis perihal bagaimana penggunaan aplikasi degung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebermanfaatan aplikasi ini dirasakan membantu siswa dalam pembelajaran gamelan degung. Aplikasi ini dirasa dapat dijadikan media bantu pembelajaran sebagai alternatif alat yang terbatas yang ada di sekolah, selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai media bantu belajar siswa di luar sekolah untuk menghafal materi lebih cepat. Bantuan aplikasi gamelan degung menunjukkan bahwa materi yang diajarkan dapat tersampaikan secara efektif, terutama pada tingkat dasar gamelan degung. Aplikasi gamelan degung ini cukup membantu siswa dalam mempelajari gamelan degung, namun lebih terbatas pada tingkat dasar. Beberapa aspek dari gamelan mungkin tidak sepenuhnya dapat dicakup oleh aplikasi ini, namun pada dasarnya, aplikasi ini dapat menjadi pengganti instrumen gamelan konvensional dalam proses pembelajaran. 
Fostering Creativity through the Implementation of Pancasila Student Profiles in Elementary Schools Atika Susanti; Ady Darmansyah; Hadi Hardiansyah; Afar Azis Rahman
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78873

Abstract

Kreativitas menjadi keterampilan kunci dalam menghadapi tuntutan zaman yang terus berkembang. Di dunia yang terus berubah, kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif menjadi esensial bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan kreativitas melalui implementasi profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dari kepala sekolah, 1 guru wali kelas IVA, 28 siswa kelas IVA, dan 2 petugas kebersihan SDN 1 Kota Bengkulu. Data yang terkumpul dianalisis melalui proses pengumpulan data, pemadatan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini meliputi uji credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sekolah melaksanakan kegiatan seperti (1) pembuatan eco brick dari limbah plastik yang dikeringkan, (2) pembuatan eco enzyme dari limbah organik, dan (3) kerajinan dari limbah plastik dan koran bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi profil pelajar Pancasila yang fokus pada kreativitas memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan kreatif siswa dan keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan kreatif. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik, pengelola sekolah, dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi dan kebijakan yang efektif dalam mendorong kreativitas siswa melalui implementasi profil pelajar Pancasila.   
Eksplorasi Kemampuan Berpikir Matematis Siswa Andini Dwi Rachamwati; Dadang Juandi; Darhim Darhim
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.80044

Abstract

Keterampilan berpikir matematis merupakan kemampuan dalam menggunakan pengetahuan dan pemahaman matematika untuk menyelesaikan masalah. Kemampuan representasi matematis dapat didefinisikan sebagai suatu kemampuan terkandung dalam kemampuan berpikir matematis. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran kemampuan representasi matematis siswa berdasarkan jenis kesulitan yang dihadapi dan profil kesulitannya berdasarkan indikator kemampuan matematika dan kemampuan representasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sebuah pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA yang telah mempelajari materi polinomial berjumlah 35 siswa. Dari parsipan tersebut tersebut dipilih tiga siswa untuk dianalisis lebih lanjut mengenai kemampuan representasi matematisnya, jenis kesalahan, dan penyebabnya. Data dikumpulkan melalui kemampuan awal matematika, tes kemampuan representasi matematis siswa, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, secara umum kemampuan representasi matematis siswa berada pada tingkat moderat. Siswa yang memiliki kemampuan awal matematis tinggi menunjukkan kemampuan representasi matematis yang tinggi atau sedang. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan awal matematis sedang dapat memiliki kemampuan representasi matematis tinggi, sedang, atau rendah. Bahkan siswa yang kesulitan dalam matematika mungkin menunjukkan tingkat kemahiran yang beragam dalam mewakili konsep matematika. Kesalahan yang dilakukan siswa saat memecahkan masalah mungkin berasal dari kurangnya pemahaman, konversi yang tidak tepat, atau pelaksanaan operasi matematika yang tidak tepat. 
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC terhadap Sikap Toleransi Mahasiswa Neni Nadiroti Muslihah; Risma Nuriyanti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78599

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya sikap toleransi mahasiswa PGSD pada saat kegiatan pembelajaran langsung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap sikap toleransi mahasiswa PGSD. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest postttest design dengan jumlah sampel 20 orang mahasiswa PGSD. Hasil penelitian didapatkan nilai sikap toleransi pada saat pre-test dari 20 orang mahasiswa berada pada kategori cukup berjumlah 8 orang dengan presentase 40%, kategori rendah berjumlah 10 orang dengan presentase 50%, dan kategori sangat rendah berjumlah 2 orang dengan presentase 10%. Pada saat post-test dari 20 orang mahasiswa mengalami perubahan yang signifikan yakni berada pada ketegori sangat tinggi berjumlah 14 orang dengan presentase 70%, kategori tinggi 3 orang dengan presentase 15%, dan kategori cukup 3 orang dengan presentase 15%. Selain itu skor N-gain menunjukkan pada kategori tinggi yang didukung oleh uji hipotesis yang dengan taraf signifikansi 1,7. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran RADEC berpengaruh terhadap sikap toleransi mahasiswa PGSD. 
Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 di Sekolah Dasar Astri Sutisnawati; Arifin Maksum; Arita Marini
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Pendidikan multikultural melalui kegiatan intrakurikuler di program sekolah penggerak yaitu projek penguatan profil pelajar Pancasila. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang Peran kepala sekolah dan guru dalam implementasi pendidikan multikultural berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar, serta entingnya pendidikan multikultural P5 di SDN Cipanas Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data dari satu kepala sekolah, enam guru dari kelas 1 hingga 6, dan enam siswa dari kelas 4,5 dan 6. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, reduksi  data, menyajikan data, dan verifikasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa di Kepala Sekolah dan Guru SDN Cipanas Kota Sukabumi telah melaksanakan Pendidikan multikultural melalui P5 dengan Tema “Bhinneka Tunggal Ika” dan topik Aku Cinta Indonesia. Melalui kegiatan P5, Siswa dapat belajar lebih konstektual tentang budaya dan identitas budaya, munculnya sikap menghargai dan menghormati keanekaragaman budaya, berusaha mengenali diri sendiri dengan segala potensi serta mempertahankan jati diri Indonesia. Sehingga dapat disimpulkan, pelaksanaan Pendidikan Multikultural dapat dilakukan melalui kegiatan P5 di sekolah, terutama di sekolah yang telah Implementasi Kurikulum Merdeka.  
Pendekatan RME Terhadap Kemampuan Matematika Siswa Sekolah Dasar: Analisis Efektivitas dan Heterogenitasnya Endang Sulistyowati; Dona Ningrum Mawardi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pendekatan realistic mathematics education (RME) terhadap kemampuan matematika siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan meta-analisis. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 studi primer yang memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak comprehensive meta-analysis (CMA). Hasil analisis menggunakan pendekatan random-effect diperoleh ukuran efek gabungan adalah (g = 1.26; p < 0.01) (Kategori Efek Besar). Ini menunjukan bahwa penerapan pendekatan RME berpengaruh besar terhadap kemampuan matematika siswa sekolah dasar ketika dibandingkan dengan pembelajaran tradisional. Hasil analisis variabel moderator menunjukkan bahwa pengaruh penerapan model RME terhadap kemampuan matematika siswa sekolah dasar berbeda signifikan berdasarkan variabel tingkat kelas (Qb = 6.39; p = 0.01) dan kapasitas kelas eksperimen (Qb = 8.19; p = 0.01). Namun, tidak berbeda signifikan berdasarkan variabel tahun publikasi (Qb = 0.91; p = 0.34) dan tipe publikasi (Qb = 0.14; p = 0.71). Temuan ini dapat menjadi landasan dalam pemilihan strategi pembelajaran matematika di sekolah dasar sehingga kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. 
Miskonsepsi Guru Sekolah Dasar Mengenai Pemahaman Pembelajaran Berbasis HOTS Isrokatun Isrokatun; Cucun Sunaengsih; Maulana Maulana; Aah Ahmad Syahid; Dety Amelia Karlina; Popoh Rohaeti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah miskonsepsi di kalangan guru-guru SD di Kabupaten Sumedang terhadap pemahaman tentang pembelajaran berbasis HOTS. Hal ini sebagai tindak lanjut mulai dilaksanakannya Kurikulum Merdeka di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah survei terhadap guru-guru SD yang berada di wilayah Jawa Barat. Ada 172 sampel guru SD, baik laki-laki maupun perempuan yang mengisi survei, berasal dari Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, Bogor, Tasikmalaya, Kota Bandung, Sumedang, Garut, dan wilayah lainnya di Jawa Barat. Instrumen yang digunakan dalam survei terdiri dari 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar, salah, dan ragu-ragu, serta 2 pertanyaan terbuka, yang diisi melalui aplikasi Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Masih terdapat miskonsepsi guru SD terhadap pemahaman tentang pembelajaran HOTS (54,7%); dan 2) Para guru SD masih mengalami miskonsepsi antara pemahaman tentang pembelajaran HOTS dan pemahaman tentang soal-soal HOTS. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya diadakan semacam seminar dan workshop, bagaimana mengenalkan konsep pembelajaran berbasis HOTS, serta memberikan pemahaman perbedaan mendasar dengan istilah soal-soal HOTS, sebagai bekal dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. 
Capacity Building dalam Dunia Pendidikan sebagai Upaya Penguatan Kolaborasi Antar-Unsur: Systematic Literature Review Ribut Purwaningrum; Adi Dewantoro; Agus Tri Susilo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pada penelitian-penelitian primer terdahulu mengenai capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebab meningkat dan bergesernya kebutuhan masyarakat akan perbaikan dalam dunia pendidikan seiring dengan perkembangan zaman. Pihak internal dalam sekolah perlu menyelaraskan kebutuhan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Seluruh unsur pendidikan perlu melakukan capacity building dengan harapan meningkatkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pemberian layanan pada peserta didik. Referensi terkait capacity building dalam pendidikan belum tersedia secara sistematis, sehingga diperlukan upaya untuk merangkum literatur menjadi satu bahan kajian komprehensif. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan systematic literature review desain Kitchenham (2004). Tiga langkah utama dilakukan dalam penelitian ini, yaitu: planning the review, conducting the review, dan reporting the review. Penelitian ini melibatkan 19 sumber referensi primer yang diperoleh dari artikel, jurnal, dan konferensi prosiding nasional dan internasional. Seluruh referensi dikumpulkan sesuai dengan karakteristik systematic literature review. Semua referensi tersebut digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana urgensi, prosedur, kriteria, dan hasil aplikasi capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian-penelitian berikutnya. Rekomendasi penelitian yang perlu dilakukan adalah penelitian dan pengembangan panduan capacity building untuk unsur-unsur pendidikan, eksperimen tentang capacity building dalam pendidikan, dan riset evaluatif tentang capacity building dalam pendidikan. 
Budi Pekerti sebagai Nilai Pendidikan dalam Tari Paksi Tuwung Karya R. Oe Yoesoef Tedjasoekmana Nurul Oktavianti; Trianti Nugraheni
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78498

Abstract

Tari Paksi Tuwung memiliki karakter di antara putri halus/lenyep dan lanyap yang diciptakan bersumber dari tari Lenyepan putra. Dalam koreografi tarian ini terdapat nilai-nilai budi pekerti wanita Sunda semestinya, yang tergambar di dalam notasi laban. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara umum mengenai struktur koregrafi Tari Paksi Tuwung Karya R. Oe Yoesoef Tedjasoekmana yang terdapat nilai-nilai Pendidikan di dalamnya. Penelitian ini menggunakan kajian etnokoreologi sebab mengamati tarian yang berupaya menumbuhkan suatu sikap, dalam hal ini kaitannya dengan nilai budi pekerti.  Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi literatur dan studi dokumentasi.  Berdasarkan hasil penelitian tari Paksi Tuwung merupakan tarian yang mengandung nilai-nilai budi pekerti sesuai dengan sikap yang ada dalam karakter seorang putri, memiliki 18 gerak pokok yang terbagi menjadi pure movement, lokomotor movement, dan gesture. Penelitian ini berimplikasi memberikan wawasan serta melestarikan mengenai Tari Paksi Tuwung bagi masyarakat, pelaku seni, dan seniman seniwati. 
Pemanfaatan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SD Materi Kalimat Transitif dan Intransitif melalui Media Website Ineu Maemunah; Dadan Djuanda; Aah Ahmad Syahid
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79281

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media pembelajaran berbasis website terhadap materi kalimat transitif dan kalimat intransitive pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri Panyingkiran III. Metode penelitian yang digunakan untuk membuat media pembelajaran Bahasa Indonesia materi kalimat transitif dan kalimat intransitif melalui media website ini adalah Design and Development method (D&D). Populasinya terdiri dari kelas IV yang terdiri dari 21 siswa. Penelitian ini menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan pedoman wawancara sebagai instrumen yang digunakan. Media pembelajaran berbasis website ini diuji cobakan kepada siswa kelas IV SDN Panyingkiran III yang berlokasi di Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebagai hasil dari penelitian ini dikembangkan produk media website yang di dalamya ada beberapa fitur dan konten untuk pembelajaran. Media pembelajaran berbasis website memuat beberapa fitur atau konten yaitu bahan ajar, media video, media audio, LKPD, permainan, kuis dan evaluasi. Media pembelajaran yang dimuat mengacu pada modul ajar kurikulum merdeka yang sudah dibuat berdasarkan observasi dan wawancara kepada guru kelas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan media website terhadap hasil belajar siswa.