JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
JPF (Journal of Physics Education) is a peer-reviewed academic journal published biannually, by the Department of Physics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Alauddin State Islamic University Makassar. It serves as a comprehensive platform for sharing and advancing scientific research in both physics and physics education. The journal features significant contributions to the field, including innovative studies on the development of learning media, pedagogical methods, the application of various teaching strategies, and the practical applications of physics in real-world contexts. JPF is committed to publishing research that adds valuable knowledge to the physics and physics education communities. Each issue of JPF includes high-quality research articles and expert reviews that offer important new insights. The journal is dedicated to disseminating findings that are of critical importance to the ongoing development of physics education and the scientific community.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 2 (2019): September"
:
15 Documents
clear
PENGARUH LEARNING CYCLE BERBASIS METODE KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA
Rafiqah Rafiqah;
Fitriani Amin;
Muh Wayong
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.328 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9877
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep fisika peserta didik sebelum dan setelah diajar dengan menggunakan model siklus belajar (learning cycle) berbasis metode konflik. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu one group pretest posttest desain. Data pada penelitian ini berupa data hasil tes pemahaman konsep peserta didik yang dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil posttest pemahaman konsep peserta didik lebih tinggi daripada hasil pretest. Dengan kategori tertinggi pada hasil pretes berada pada kategori baik (B), sedangkan pada hasil postes kategori tertinggi berada pada kategori sangat baik (SB). Adapun berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan uji paired t-test diperoleh signifikansi 0.000. Karena nilai thitung ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) berbasis metode konflik kognitif.
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTI-REPRESENTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DITINJAU DARI LOCUS OF CONTROL
Nurazmi Nurazmi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (659.249 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9771
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design dan rancangan faktorial 2×2 bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar melalui pembelajaran multi-representasi dan yang diajar secara konvensional baik kelompok yang memiliki locus of control tinggi atau locus of control rendah, dan ada tidaknya interaksi antara pembelajaran (multi-representasi dan konvensional) dengan locus of control dalam pencapaian pemahaman konsep fisika. Populasi dalam penulisan ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Galesong Utara Kabupaten Takalar, terdiri atas enam kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 252 orang, dengan sampel kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol, jumlah sampel masing-masing terdiri dari 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan. (i) Terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar melalui pembelajaran multi-representasi dan yang diajar secara konvensional. (ii) Terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara yang diajar dengan pembelajaran multi-representasi dan yang diajar secara konvensional kelompok yang memiliki locus of control tinggi. (iii) Terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara yang diajar dengan pembelajaran multi-representasi dan yang diajar secara konvensional kelompok yang memiliki locus of control rendah. (iv) Tidak terjadi interaksi antara pembelajaran (multi-representasi dan konvensional) dengan locus of control dalam pencapaian pemahaman konsep fisika.Kata kunci: Pembelajaran Multi-representasi; Pembelajaran Konvensional; Locus of Control; Pemahaman Konsep Fisika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HYBRID LEARNING BERBANTUAN MEDIA SCHOOLOGY TERHADAP HASIL BELAJAR
Muh Yusuf Hidayat;
Ayu Andira
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1076.874 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9442
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model hybrid learning berbantuan media schoology kelas XI MIA MAN Pangkep,untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model konvensional kelas XI MIA MAN Pangkep, untuk mengetahui Adakah perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model hybrid learning berbantuan media schoology dan model konvensional kelas XI MIA MAN Pangkep. Design penelitian ini adalah The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata peserta didik adalah sebesar 86,17 sedangkan pada kelas kontrol berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata peserta didik adalah sebesar 78,06. sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran hybrid learning berbantuan media schoology lebih efektif terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA MAN Pangkep dibandingkan model konvensional berbantuan powerpoint.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARING BERBANTUAN LEARNING MANAJEMEN SYSTEM EDMODO TERHADAP HASIL BELAJAR
Lorna Ichnatun;
muhammad Qaddafi;
Andi Ferawati Jafar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1054.161 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.10368
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA 1 SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls. untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA 2 SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls. untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMA TRI Tunggal 45 Makassar yang diajar dan tidak diajar dengan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Learning Manajemen System (LMS) Edmodo dan model konvensional pada pokok bahasan momentum dan impuls Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian the matching only postes only control group design. Hasil penelitian ini diperoleh t_hitung= 3,464 > t_tabel= 1,67. Hal ini menunjukan bahwa H₀ ditolah dan H₁ diterima sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMA Tri Tunggal 45 Makassar yang diajar dan tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran blended learning berbantuan learning manajemen system (LMS) Edmodo pada pokok bahasan momentum dan impuls
PERBANDINGAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING TERHADAP PENGETAHUAN PROSEDURAL FISIKA
Santih Anggereni;
Risma Rismawati;
Hasbullahair Ashar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.429 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.5823
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara model pembelajaran discovery terbimbing dengan model pembelajaran inquiry terbimbing terhadap pengetahuan prosedural fisika peserta didik kelas X IPA SMAN 14 Gowa. Pemilihan sampel melalui teknik simple random sampling. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah tes pengetahuan prosedural, dengan teknik analisis data statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji T-2 sample independent. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif diperoleh hasil tes pengetahuan prosedural fisika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran discovery terbimbing dikategorikan dalam kategori baik, sedangkan hasil tes pengetahuan procedural fisika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran inquiry terbimbing dikategorikan dalam kategori baik. Selanjutnya, untuk statistik inferensial menyatakan bahwa thitung> ttabelsehingga terdapat perbedaan antara model pembelajaran discovery terbimbing dengan model pembelajaran inquiry terbimbing terhadap pengetahuan prosedural fisika peserta didik kelas X IPA SMAN 14 Gowa..
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS PESERTA DIDIK
Andi Jusriana;
Astianinsi Sawedi;
Hading Hading
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (763.73 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.5343
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kemampuan menganalisis antara peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran problem posing tipe pre solution posing dan peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran langsung pada kelas X MAN 2 Bulukumba. Pemilihan sampel melalui teknik pemadanan sampel (matching). Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan menganalisis dengan teknik analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif diperoleh hasil tes kemampuan menganalisis peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran problem posing tipe pre solution posing dikategorikan dalam kategori baik, sedangkan hasil tes kemampuan menganalisis peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran langsung dikategorikan dalam kategori cukup. Selanjutnya, statistik inferensial menyatakan bahwa thitung>ttabel sehingga terdapat perbedaan tingkat kemampuan menganalisis antara peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran problem posing tipe pre solution posing dan peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran langsung pada kelas X MAN 2 Bulukumba.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI TERMBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Nurma Apriyana;
Kartini Herlina;
Abdurrahman Abdurrahman
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (942.619 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9332
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Model yang digunakan yaitu model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan memiliki validitas sangat baik. Hal tersebut dilihat berdasarkan rata-rata skor uji ahli materi dan desain sebesar 90,55% dan 87,58% dengan kualitas sangat baik. Uji keterbacaan pada kelas A dan B diperoleh rata-rata skor sebesar 82,27% dan 80,64% dengan kualitas sangat baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut dilihat dari nilai n-gain pada kelas A dan B sebesar 0,74 dan 0,78 dengan kategori sedang, dan nilai sig. pada uji paired sample t sebesar 0,00 pada kedua kelas. Guru dan siswa memberikan respon yang baik terhadap LKS yang dikembangkan. Simpulan penelitian ini adalah dihasilkan LKS berbasis inkuiri terbimbing yang layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKTAN SAINTIFIK BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Nur Latifah;
Bahtiar Bahtiar;
Muhammad Kafrawi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (907.555 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.10086
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan saintifik berbasis eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran fisika siswa kelas X SMA Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji-t diperoleh ttabel 2,048 dan thitung=3,065, maka diketahui nilai thitung (2, 048) ttabel (3,065) dengan dk yang besarnya dk = n1 + n2 : 2 dengan taraf signifikansinya 5%. Karena thitung lebih besar dari ttabel pada taraf sisgnifikan 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa model pembelajaran pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pesera didik di kelas X SMA Negeri 8 Mataram tahun 2018/2019.
PENGARUH REMEDIAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA
hamzarudin hikmatiar;
Qurratul Aini Ridwan;
Ishafit Jauhari
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (692.908 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9236
Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen menggunakan desain post-test only control group design, bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika kelas XI melalui remedial teaching dan peserta didik yang diajar dengan pembelajaran konvensional di MAN 1 Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MAN 1 Makassar. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh 2 kelas yaitu kelas XI MIA 1dengan sampel berjumlah 31orang sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 2 dengan jumlah sampel 27 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar Fisika. Hasil analisis deskriptif yang diperoleh dari skor rata-rata hasil belajar setelah diajar dengan pada kelas eksperimen 23.61 dan standar deviasi sebesar 4.82. Sedangkan pada kelas kontrol 21,44 dan standar deviasi sebesar 4.38. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa remedial teaching dan pembelajaran konvensional memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN AJAR FISIKA TERKOMPLEMENTASI AYAT AL-QURAN
Erni Dwi Susanti;
Budi Astuti;
Bilqis Asy Syarifah;
Padilah Popilaya;
Nur Azizah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.283 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v7i2.9240
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan motivasi belajar siswa melalui pengembangan bahan ajar fisika terkomplementasi ayat Al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Method) dengan subjek penelitian adalah tiga puluh siswa kelas XI di salah satu SMA di Kota Semarang. Langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu pengumpulan dan analisis data kuantitatif, uji hipotesis, pengumpulan dan analisis data kualitatif, serta penarikan kesimpulan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket, lembar observasi yang dilengkapi dengan rubrik penilaian, dan lembar pedoman wawancara motivasi belajar siswa. Angket diberikan sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar fisika terkomplementasi ayat Al-Quran, dan observasi dilakukan selama proses pembelajaran yakni tiga pertemuan. Analisis data menggunakan skala likert (4, 3, 2,1), persentase, dan N-gain. Analisis data kualitatif menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar fisika terkomplementasi ayat Al-Quran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.