JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
JPF (Journal of Physics Education) is a peer-reviewed academic journal published biannually, by the Department of Physics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Alauddin State Islamic University Makassar. It serves as a comprehensive platform for sharing and advancing scientific research in both physics and physics education. The journal features significant contributions to the field, including innovative studies on the development of learning media, pedagogical methods, the application of various teaching strategies, and the practical applications of physics in real-world contexts. JPF is committed to publishing research that adds valuable knowledge to the physics and physics education communities. Each issue of JPF includes high-quality research articles and expert reviews that offer important new insights. The journal is dedicated to disseminating findings that are of critical importance to the ongoing development of physics education and the scientific community.
Articles
271 Documents
PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR FISIKA TERHADAP KECAKAPAN VOKASIONAL DAN KECAKAPAN SOSIAL SISWA
Ayu Indah Purwanti;
Ali Umar Dani
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.975 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5468
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh bimbingan belajar fisika terhadap kecakapan vokasional dan kecakapan sosial siswa kelas XII IPA SMA Negeri 21 Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif regresional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan belajar fisika terhadap kecakapan vokasional dan kecakapan sosial siswa kelas XII IPA SMA Negeri 21 Makassar. Penelitian ini bermanfaat secara teoritis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam bidang pendidikan
PERBANDINGAN SELF DISCLOSURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN THINK PAIR AND SHARE
Ramlah Ramlah;
Muhammmad Yusuf Hidayat
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.091 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5320
Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan self disclosure peserta didik yang menggunakan model pembelajaran group investigation dan think pair share pada kelas XI IPA SMA Negeri 1 Mangarabombang.Hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus polled varians menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada nilai t table (2,991˃2,009) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara self disclosure peserta didik yang menggunakan model pembelajaran think pair share dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran group investigation di mana model pembelajaran group investigation memiliki dampak yang lebih besar dalam mempengaruhi keadaan self disclosure peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Mangarabombang daripada model pembelajaran think pair share.Hal ini disebabkan oleh latar belakang kultur peserta didik yang erat dengan semangat kegotongroyongan..
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS FENOMENA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Hasbullahair Ashar;
Nurpadilah Basri;
Jamilah Jamilah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (595.535 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5331
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis pada peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena, mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik yang tidak diajar metode Inquiry berbasis fenomena, dan mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only posttes only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar yang berjumlah 101 orang yang tersebar dalam 3 kelas. Sampel penelitian berjumlah 32 pasang sampel yang dipilih dari dua kelas dengan menggunakan tekhnik simpel random kelas (Konvaince Sampling) dengan pertimbangan pemahaman konsep yang baik. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 76 dan yang tidak diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 60, dimana frekuensi tertinggi yang diperoleh peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dan frekuensi tertinggi yang diperoleh pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan program SPSS diperoleh signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena pada kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar. Implikasi penelitian ini yaitu bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan dan rujukan untuk mencari metode pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Inquiry Berbasis Fenomena; dan Kemampuan Berpikir Kritis.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PENGUASAAN KONSEP MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VIBRATOR GELOMBANG AC
Santih Anggereni Anggereni;
Muhammmad Rais
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (109.373 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5322
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kreativitas dan penguasaan konsep sebelum dan sesudah pelatihan pembuatan vibraor gelombang AC serta untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan penguasaan konsep peserta didik kelas XII IPA MAN Majene. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif untuk kreativitas dan penguasaan konsep sebelum pelatihan berada pada kategori rendah dan setelah pelatihan kreativitas dan penguasaan konsep berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh adanya peningkatan yang signifikan kreativitas dan penguasaan konsep melalui pelatihan pembuatan vibrator gelombang AC peserta didik kelas XII IPA MAN Majene.
UJI COBA ALAT EKSPERIMEN HUKUM HOOKE PADAPENENTUAN KONSTANTA PEGAS DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
Ruslan Iswandi;
Muhammad Qaddafi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.06 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5325
Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kreativitas siswa melalui pembuatan perangkat Melde kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 kali pertemuan.Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu Hukum Hooke sebagai variabel bebas dan peningkatan kreativitas siswa sebagai variabel terikat.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 41 orang. Kemudian sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 21 orang. Pedoman observasi merupakan bentuk instrumen yang dikembangkan oleh peneliti. Dengan menggunakan teknik analisa statistik deskriptif dan statistik inferensial (analisa uji t).Berdasarkan hasil penelitian dengan analisa deskriptif untuk instrumen dalam bentuk lembar observasi tanpa perlakuan menggunakan alat eksperimen Hukum Hooke diperoleh skor rata-rata 42,35, sedangkan skor rata-rata setelah diberikan perlakuan menggunakan alat eksperimen Hukum Hooke adalah 90,38. Adapun analisa inferensial untuk instrument dalam bentuk lembar observasi menunjukkan nilai thitung 46,67, sedangkan ttabel pada taraf signifikan 5% dan 1% berturut-turut 2,09 dan 2,84. Dengan demikian, nilai thitung jauh lebih besar daripada ttabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kreativitas siswa setelah diberikan perlakuan melalui penggunaan alat eksperimen Hukum Hooke pada penentuan konstanta pegas kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar
PENGARUH SIFAT KEMANJAAN DAN TIDAK PERCAYA DIRI TERHADAP PERILAKU SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VII DALAM MATA PELAJARAN FISIKA SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA
Tri Mawaningsi;
Andi Halimah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Vol 2, No 2, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.65 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v2i2.5467
Penelitian ini termasuk penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara sifat kemanjaan dan tidak percaya diri terhadap perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa. Adapun pengambilan sampel secara representative dimana peneliti mengambil 25% dari populasi yang ada yaitu 130 peserta didik dari 520 peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa dan peneliti menggunakan teknik Proporsional Random Sampling yaitu pengambilan dengan proporsi tiap kelas sehingga diperoleh 10 orang tiap kelas yang masing-masing akan diambil secara acak. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata 62,94 dengan katagori bahwa sifat kemanjaan peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa termasuk kategori cukup. Tidak percaya diri peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa diperoleh nilai rata-rata 65,28 dan termasuk kategori tinggi. Serta untuk perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa diperoleh nilai rata-rata 85,00 dan termasuk kategori tinggi. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 2204,35 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,07. Dengan demikian, Fhitung>Ftabel hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara sifat kemanjaan dan tidak percaya diri terhadap perilaku sosial peserta didik Kelas VII dalam Mata Pelajaran Fisika SMP Negeri 4 Sungguminasa
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO BASED LABORATORY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA
Ulfi Saharsa;
Muhammad Qaddafi;
Baharuddin Baharuddin
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (603.199 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5725
Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep yang tidak diajarkan dan diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan video based laboratory . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen bentuk Quasi Eksperimen yang memiliki kelompok kontrol tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah “Nonequivalen (Pretest-Posttest) Control Group Desain”.Populasi peneliti adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. Sampel peneliti yaitu kelas VIII.A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman konsep yang berupa Pretes dan Posttes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menunjukan pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning sebagai model belajar berada pada kategori tinggi, dengan presentase 80% Sedangkan untuk kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konfensional berada pada kategori sedang, dengan presentase 60%. Kedua dari hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thit = 13,97 dan nilai ttab= 2,02 dengan dk 52. Dimana nilai thit > ttab sehingga H-0 ditolak, H1 diterima, dengan demikian terdapat peningkatan pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar melalui model Problem Based Learning berbantuan Video Based Laboratory.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUKAN MEDIA SIMULASI PhET DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
Halimatus Sakdiah;
Petri Reni Sasmita
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.426 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5641
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantukan media simulasi PhET dalam meningkatkan hasil belajar ranah kognitif siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian “Quasi Eksperimen” dengan desain “pretse-postes two group”. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan cara “cluster random sampling” sehingga mendapatkan dua kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif dari C1 hinggan C6 yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Setelah diuji normalitas dan homogenitas darit data yang didaptkan selanjutnya dilakukan uji t pada postes. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa nilai thitung (2,394) > ttabel (1,982) sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams-Games-Tournaments) berbantukan media simulasi PhET terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa pada materi pokok elastisita.
PENGUASAAN KONSEP FISIKA DISERTAI VIDEO DENGAN MENUNGGUNAKAN MODEL INTERACTIVE DEMONSTRATION (LEVELS OF INQUIRY)
Wartono Wartono;
Sumarjo Sumarjo;
Tiara Dini Santika Yuliana;
John Rafafy Batlolona
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.485 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5920
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenguasaan konsep (PK) siswa yang belajar dengan model interactive demonstration disertai video akan lebih tinggidaripada siswa yang belajar dengan model interactive demonstration tanpa disertai video. Skor PK dikumpulkan dengan mengujikan tes tertulis (posttest) materi suhu dan kalorkepada siswa yang belajar denganmodel interactive demonstration disertai videodan siswa yang belajar denganmodel interactive demonstrationtanpa disertai video. Skor tersebut diuji normalitasnya menggunakan uji Liliefors dan diuji homogenitasnya menggunakan uji Bartlet, lalu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji Anava A dan uji tukey. Hasil penelitian diperolehpenguasaan konsep siswa yang belajar denganmodel interactive demonstration disertai video lebih tinggidaripada siswa yang belajar dengan model interactive demonstration tanpa disertai video. Sehingga model interactive demonstration disertai video berpengaruh terhadap PK siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS SOAL
Hading Hading;
Saprin Saprin;
Rosta Rosta
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (521.849 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i2.5897
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan menganalisis soal pada peserta didik yang diajar dengan model think pair share, mengetahui kemampuan menganalisis soal pada peserta didik yang diajar dengan metode konvensional, mengetahui perbedaan kemampuan menganalisis soal pada peserta didik yang diajar dengan model think pair share dan yang diajar dengan metode konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only posttes only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA MAN 1 Bulukumba yang berjumlah 95 orang yang tersebar dalam 3 kelas. Sampel penelitian berjumlah 15 pasang sampel yang dipilih dari dua kelas dengan menggunakan teknik sampel pemadanan (matching). Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis peserta didik yang diajar dengan model think pair share sebesar 2,95 dan yang diajar dengan konvensional sebesar 2,10. Berdasarkan hasil analisis statistik yang menunjukkan bahwa thitung yang diperoleh sebesar 12,46 dan ttabel sebesar 2,05, sehingga thitung>ttabel hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menganalisis yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan model think pair share dan yang diajar dengan metode konvensional pada kelas X MAN 1 Bulukumba.