cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
Pelaksanaan Perawatan Pasien Berpusat pada Penurunan Tingkat Nyeri Post-Caesar Arrif Zulhani, Muhammad Satya; Rossa, Elsye Maria
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.53230

Abstract

Latar belakang: Angka sectio cesarea semakin hari semakin banyak, padahal tindakan operasi ini sebenarnya banyak menimbulkan dampak negatif bagi para wanita, salah satunya timbulnya nyeri pasca operasi. Nyeri dapat di-manage apabila ada komunikasi dan kerjasama yang baik antar petugas kesehatan. Patient Centered Care (PCC) merupakan sebuah pendekatan perawatan dengan meletakkan pasien berada ditengah perawatan, mengakomodasi keinginan dan kebutuhan pasien, serta untuk meminimalkan terjadinya ketidaksesuaian dalam sebuah perawatan. PCC secara fundamental dibangun dari sebuah kolaborasi interprofessional antara dokter, perawat, gizi, farmasi, rehabilitasi, dan lain-lain secara berkelanjutan. Tujuan: Menilai implementasi PCC dalam menurunkan derajat nyeri pasien cesarea. Metode: True Experiment dengan rancangan Post test only control group design. Responden berjumlah 44 orang, dibagi menjadi 22 orang untuk kelompok intervensi dan 22 orang untuk kelompok kontrol dimana sampel ini menggunakan metode Systematic random sampling. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS). Hasil: Uji Independent Sample T Test didapatkan ada perbedaan tingkat nyeri pada pasien pasca sectio cesarea antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Implementasi Patient Centered Care (PCC) dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca-sectio cesarea.
Gambaran Bentuk Relasi Profesional Antara Dokter Gigi dengan Laboratorium Gigi di Surabaya (Pada Pembuatan Gigi Tiruan Lepasan) Setyowati, Okti; Ratwita, Dwiyanti Feriana; Kusdarjanti, Endang; Sujati, Sujati; Nurliina, Nurin
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.53946

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan klinis pada pasien dilakukan oleh dokter gigi, selanjutnya apabila diperlukan pembuatan suatu restorasi maka dokter gigi akan mengirimkan restorasi tersebut ke laboratorium gigi. Untuk dapat menghasilkan suatu gigi tiruan lepasan yang baik diperlukan relasi profesional yang baik antara dokter gigi dan laboratorium gigi.Tujuan: Untuk mengetahui gambaran bentuk relasi profesional antara dokter gigi dan laboratorium gigi dalam pembuatan gigi tiruan di Surabaya.Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Populasinya adalah seluruh laboratorium gigi yang ada disekitar kampus FKG UNAIR Surabaya. Sampelnya adalah seluruh populasi yang bersedia untuk menjadi responden. Pengambilan sampel secara total sampling. Metode pengambilan data dengan memberikan kuesioner kepada 13 laboratorium gigi di Surabaya dan mengisi check list.Hasil: Dari data yang didapatkan menunjukkan komunikasi yang baik antara dokter gigi dan laboratorium gigi mengenai hal-hal berikut: desain gigi tiruan, perincian order, pekerjaan teknisi gigi, posisi laboratorium gigi, komunikasi dengan dokter gigi lama maupun yang baru lulus, sikap dan teknik prosedur laboratorium gigi.Kesimpulan: Relasi profesional antara dokter gigi dan laboratorium gigi di Surabaya dalam keberhasilan pembuatan gigi tiruan lepasan sudah cukup memadai.
Gambaran Kejadian dan Tingkat Kecemasan pada Lanjut Usia Rindayati, Rindayati; Nasir, Abdul; Astriani, Yuni
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.53948

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia merupakan tahap terakhir dari proses pertumbuhan seorang manusia. Pada lanjut usia terjadi perubahan baik secara biologis, emosional maupun psikososial yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian dan tingkat kecemasan pada lanjut usia.Metode: Desain pada penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi lanjut usia sesuai dengan kriteria inklusi dan kegiatan Posyandu dilakukan di Desa Wedani Cerme Gresik, pada 23 Juni 2018 dimana lanjut usia turut mengunjungi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 41 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale. Etical Approvel oleh Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga nomor 771-KEPK, 23 April 2018.Hasil: Hasil penelitian ini 56% tidak terjadi kecemasan dan 44% terjadi kecemasan, dimana seluruhnya dengan tingkat kecemasan ringan.Kesimpulan: Kemunduran yang terjadi pada lanjut usia dapat mengakibatkan kecemasan pada sebagian orang, dan tidak pada sebagian yang lain. Perhatian, rasa aman dan penyediaan fasilitas kesehatan sangat penting diberikan kepada lanjut usia untuk mencegah terjadinya kecemasan dan solusi bagi yang mengalami kecemasan.
Pengaruh Kebisingan terhadap Tekanan Darah, dengan Stres Kerja sebagai Variabel Mediator Sumardiyono, Sumardiyono; Wijayanti, Reni; Hartono, Hartono; Sri Budiastuti, Maria Theresia
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.54088

Abstract

Latar Belakang: Kebisingan lingkungan kerja merupakan stresor penyebab stres kerja pada tenaga kerja. Stres kerja menyebabkan kenaikan tekanan darah yang menjadi penyebab hipertensi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tidak langsung antara kebisingan terhadap tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja.Metode: Penelitian dilakukan secara observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional, pada populasi pekerja perempuan yang terpapar kebisingan lingkungan kerja di industri tekstil. Jumlah subjek penelitian sebanyak 139 orang yang diambil secara random. Uji statistik menggunakan model analisis jalur yang dihitung menggunakan software AMOS versi 22.Hasil: Rerata skor variabel stres kerja = 22,1 point, tekanan darah sistolik = 131,7 mmHg dan diastolik = 88,1 mmHg. Pada model analisis jalur dihasilkan ada hubungan langsung antara kebisingan dengan stres kerja (kenaikan 1 point kebisingan meningkatkan 0,5 point skor stres kerja), dan ada hubungan tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja (kenaikan kebisingan 1 point secara tidak langsung meningkatkan tekanan darah, masing-masing adalah sistolik sebesar 1,8 point dan diastolik sebesar 0,8 point).Kesimpulan: Ada hubungan positif secara tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui stres kerja sebagai variabel mediator.
Penatalaksanaan Efektif dalam Rangka Peningkatan Pertumbuhan Anak pada Kasus Stunting Putri, Riskiana; Nuzuliana, Rosmita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.54930

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode emas pertumbuhan dan perkembangan pada awal kehidupan anak. Stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada fisik, imunologi, neurokognitif, dan sosial-ekonomi. Penatalaksanaan untuk meningkatkan pertumbuhan anak perlu dilakukan guna membantu agar memiliki pertumbuhan normal.Tujuan: Sistematik review ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting di Indonesia.Metode: Artikel didapatkan dari pencarian pada dua database, yaitu pubmed dan science direct, disertai dengan artikel dari reference list. Kata kunci utama yang digunakan adalah “management” dan “stunting”. Pemilihan artikel berdasarkan pada panduan PRISMA.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 897 artikel, 13 artikel terpilih untuk direview. Terdapat 2 poin penatalaksanaan yaitu 1) pemberian pendidikan kesehatan, nutrisi, dan parenting kepada ibu, 2) pemberian multiple mikronutrien menggunakan berbagai media dan bentuk. Pemberian pendidikan kepada ibu efektif merubah pola asuh ibu dan asupan makan anak, pemberian mikronutrien untuk peningkatan TB dan BB kepada anak lebih efektif jika ditambahkan dengan susu.Kesimpulan: Penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting adalah dengan memberikan pendidikan mengenai kesehatan, nutrisi dan parenting kepada ibu/pengasuh anak secara bertahap. Setelah ibu/pengasuh memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai kesehatan dan nutrisi adalah memberikan intervensi asupan mikronutrien.
Efektivitas Music Therapy terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan: Systematic Review Rahayu, Nova Avianti; Kurniawati, Herlin Fitriana
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.55252

Abstract

Latar belakang: Nyeri pada persalinan merupakan suatu hal yang normal, tetapi nyeri persalinan juga dapat meningkatan katekolamin. Hal ini dapat mengganggu kontraksi uterus sehingga dapat menyebabkan inersia uteri, partus lama, oksigenasi pada janin tidak adekuat hingga distress janin, serta kematian ibu dan atau janin apabila nyeri persalinan tidak ditangani. Oleh karena itu, penanganan nyeri penting bagi ibu selama persalinan.Tujuan: Untuk mencari evidence based tentang efektifitas terapi musik terhadap pengurangan nyeri persalinan.Metode: Ada delapan tahap yang digunakan dalam ulasan ini yaitu mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, identifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data dan ekstrasi data. Review ini menggunakan 2 databased dengan jangka waktu dari 2010-2020.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 698 artikel, 11 artikel terpilih untuk di-review. Beberapa artikel membandingkan nyeri persalinan pada kelompok terapi musik dan tanpa terapi musik didapatkan hasil terapi musik menjadi salah satu manajemen nyeri non farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri persalinan.Kesimpulan: Terapi musik efektif untuk mengurangi nyeri selama persalinan pada fase laten, perlu diteliti lebih lanjut terkait efektifitas dan jenis musik untuk dapat mengurangi nyeri persalinan fase aktif.
Uji Validitas dan Efikasi Crypto/Giardia Duo-Strip dalam Mendeteksi Cryptosporidium spp. di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Kusumasari, Rizqiani Amalia; Syairaji, Muh.
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.55361

Abstract

Latar    Belakang: Cryptosporidium spp. adalah salah satu enteropatogen pada manusia dan umumnya ditemui terutama pada anak-anak di negara berkembang. Prevalensi Cryptosporidium spp. di Indonesia masih belum diketahui dan penelitian terkait juga masih sangat jarang. Saat ini, beberapa perusahaan telah mengembangkan tes diagnostik sederhana dan cepat untuk mendeteksi infeksi Cryptosporidium spp. tetapi informasi mengenai keakuratannya pada kondisi di Indonesia masih belum diketahui.  Tujuan: Mengetahui validitas alat Crypto/Giardia Duo-Strip dan prevalensi Cryptosporidium spp. pada salah satu wilayah pedesaan di timur Indonesia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang dan dilakukan tahun 2015. Sampel tinja dikumpulkan dari seluruh masyarakat di desa Hurnala, Maluku Tengah. Validitas (Sensitifitas, Spesifisitas) dan Efikasi (Nilai Prediktif Positif dan Negatif) dari Crypto/Giardia Duo-Strip dinilai menggunakan Modified acid-fast staining sebagai standar referensi. Hasil: Dari 731 sampel tinja, terdapat 261 sampel positif Cryptosporidium spp. menggunakan Modified acid-fast staining dan 204 sampel positif menggunakan Crypto/Giardia Duo-Strip. Sensitivitas, Spesifisitas, PPV, dan NPV Crypto/Giardia Duo-Strip masing-masing sebesar 38.78%, 78.99%, 35.77%, 69.64% dengan Likelihood Ratio+ (LR+): 1.77 and (LR-): 0.79.  Kesimpulan: Prevalensi infeksi Cryptosporidium spp. di desa Hurnala, Maluku Tengah cukup tinggi yaitu 36% (261/731). Kemampuan alat Crypto/Giardia Duo-Strip masih relatif rendah untuk mendeteksi Cryptosporidium spp. di wilayah Indonesia.
Pengembangan Rekam Medis Elektronik Berbasis Software as a Service (SaaS) bagi Dokter Praktik Mandiri Santoso, Dian Budi; Nuryati, Nuryati; Pramono, Angga Eko
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.55586

Abstract

Latar Belakang: Klinik dokter praktik mandiri di Indonesia, khususnya yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan telah terbiasa menggunakan sistem berbasis elektronik. Namun software yang disediakan oleh BPJS Kesehatan tersebut belum mampu menggantikan fungsi rekam medis di klinik dokter praktik mandiri karena beberapa keterbatasan. Di Indonesia, saat ini belum ada software rekam medis elektronik yang dapat digunakan baik untuk pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan serta asuransi kesehatan lain dengan konsep Software as a Service (SaaS).Tujuan: Mengembangkan sistem rekam medis elektronik berbasis SaaS bagi dokter praktik mandiri di Indonesia.Metode: Jenis penelitian ini adalah research and development dengan mengikuti tahapan pengembangan sistem informasi menggunakan metode prototyping. Subyek penelitian adalah dokter praktik mandiri di Daerah Istimewa Yogyakarta berjumlah 25 orang. Data kualitatif dikumpulkan dengan wawancara dan FGD pada tahap analisis kebutuhan. Data kuantitatif dikumpulkan dengan kuesioner pada tahap uji coba dan evaluasi.Hasil: Rekam medis elektronik harus dapat menyimpan dan menampilkan riwayat penyakit terdahulu, riwayat alergi, dan riwayat kunjungan pasien ke klinik dokter praktik mandiri serta interoperable dengan p-Care BPJS Kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan semua responden setuju terhadap aspek system usefulness, information quality, dan interface quality.Kesimpulan: Prototype rekam medis elektronik bagi dokter praktik mandiri telah dikembangkan dengan konsep SaaS dan responden merasa puas terhadap prototype yang telah dikembangkan.
Pengaruh Jenis Persalinan Bedah Sesar terhadap Kejadian Diare dan ISPA pada Bayi Askar, Nia Fararid; Wirakusumah, Firman Fuad; L.T, Maringan Diapari; Susiarno, Hadi; Rusmil, Kusnandi; Agustian, Dwi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 4 (2020): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.56307

Abstract

Latar Belakang: Persalinan bedah sesar mempunyai risiko kegagalan pemberian ASI pada bayi karena durasi Inisiasi Menyusu Dini yang lebih singkat dan mobilisasi dini yang lebih lama daripada persalinan normal sehingga dapat mengakibatkan bayi rentan terhadap diare dan ISPA.Tujuan: Menganalisis pengaruh jenis persalinan bedah sesar dibandingkan dengan persalinan normal terhadap kejadian diare dan ISPA berdasarkan faktor: lama pemberian ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini, mobilisasi dini, dan status imunisasi.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus-kontrol. Sebanyak 220 responden (110 responden pada kejadian diare dan 110 responden pada kejadian ISPA) didapat berdasarkan rumus studi analitik komparatif tidak berpasangan dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji regresi logistik.Hasil: Uji regresi logistik pada ibu dengan persalinan bedah sesar terhadap kejadian diare pada bayi nilai OR= 0,178 (0,065-0,486), Ibu dengan persalinan bedah sesar terhadap kejadian ISPA pada bayi mempunyai nilai OR= 2,773 (1,058-7,269).Kesimpulan:  Persalinan bedah sesar dapat melindungi terhadap kejadian diare dan persalinan bedah sesar berisiko terhadap kejadian ISPA. Pemberian ASI Eksklusif dapat mencegah bayi dan balita dari kejadian diare dan ISPA.
Determinan Sosial Perilaku Merokok Pelajar di Indonesia: Analisis Data Global Youth Tobacco Survey Tahun 2014 Jamal, Hudriani; Abdullah, Andi Zulkifili; Abdullah, Muh Tahir
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.56718

Abstract

Latar belakang: Merokok merupakan penyebab kematian utama di dunia yang dapat dicegah. Sebagian besar perokok mulai merokok saat remaja. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial dengan perilaku merokok pelajar di Indonesia.Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial dengan perilaku merokok pelajar di Indonesia.Metode: Penelitian ini merupakan analisis data sekunder Global Youth Tobacco Survey (GYTS) di Indonesia Tahun 2014. Sampel penelitian adalah seluruh pelajar kelas 7-9 di Indonesia yang berpartisipasi dalam GYTS 2014 dan memiliki data lengkap yakni 5093 orang. Analisis uji statistik regresi logistik digunakan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial dengan perilaku merokok.Hasil: Angka pelajar yang merokok adalah 14,7%. Penerapan kawasan tanpa rokok (OR=5,395, 95%CI: 3,072-9,477), status merokok orang tua (OR=1,561, 95%CI: 1,287-1,892), memiliki teman yang merokok (OR=11,662, 95%CI: 7,243-18,777) dan memiliki guru yang merokok (OR=1,557, 95%CI: 1,295-1,873) signifikan berhubungan dengan perilaku merokok pelajar. Namun, perilaku merokok tidak berhubungan dengan edukasi bahaya merokok (OR=0,987,  95%CI: 0,0,696-1,374).Kesimpulan: Terdapat prevalensi merokok yang tinggi pada pelajar. Penerapan kawasan tanpa rokok secara komprehensif dan pelajar yang memiliki teman yang merokok harus menjadi target utama pencegahan dan pengendalian perilaku merokok pelajar di Indonesia.

Filter by Year

2016 2026