cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2024): Januari" : 9 Documents clear
Analisis Muatan Karakter Kewarganegaraan Dalam Sejarah Pergerakan Nasional Siti Walidah Wijayanti, Finna; Maulana, Wildhan Ichzha; Astana, Cornelius Bayu; Syafiq, Amirul; Kumalasari, Dyah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.7388

Abstract

Tujuan penelitian adalah menyajikan analisis muatan nilai karakter kewarganegaraan dalam sejarah pergerakan Siti Walidah dan potensi integrasinya dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini termasuk dalam kajian kualitatif yang menggunakan model studi pustaka untuk mengidentifikasi maupun menganalisis data-data terkait nilai karakter kewarganegaraan dalam sejarah pergerakan Siti Walidah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam sejarah pergerakan Siti Walidah terindentifikasi dua ranah karakter kewarganegaraan, yakni karakter privat meliputi (bertanggung jawab moral, disiplin, dan menghargai harkat dan martabat manusia) serta karakter publik meliputi (kepedulian, berkompromi, kesopanan, dan berfikir kritis) yang seluruhnya relevan dengan kondisi saat ini dan dapat dijadikan sumber pembelajaran karakter kewarganegaraan bagi generasi muda. (2) Dalam rangka memperkuat pemahaman serta aktualisasi karakter kewarganegaraan pada generasi muda, maka salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui aktivitas pembelajaran di sekolah formal. Potensi sejarah pergerakan Siti Walidah ini dapat diintegrasikan ke dalam capaian pembelajaran (CP) Fase F dalam Kurikulum Merdeka materi sejarah pergerakan Indonesia kelas XI SMA sebagai alternatif sumber pembelajaran karakter kewarganegaraan.
Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Beriman Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia di SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu Darmansyah, Ady; Susanti, Atika
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.7782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa di SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek yang diteliti adalah guru dan siswa kelas IV SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu. Obyek penelitian adalah kegiatan pelaksanaan profil pelajar Pancasila yang sedang berlangsung. Instrumen pengumpulan data adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara narasi dengan pemaknaan secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa guru dan siswa sudah melaksanakan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan baik. Pelaksanaan dimensi ini meliputi: (1) akhlak kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan melaksanakan sholat Dhuha, murajaah hadist, dan sholat Dzuhur berjamaah; (2) akhlak dalam hubungan dengan diri sendiri dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani, rajin berolahraga, makan makanan yang halal, juga bertanggung jawab ketika belajar; (3) akhlak dengan sesama manusia dengan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia; (4) akhlak dengan lingkungan alam dengan mengenal berbagai jenis tanaman dan melakukan perkembangbiakan lebah penghasil madu; dan (5) akhlak sebagai warga negara diwujudkan dengan rutin melaksanakan upacara bendera sebagai implementasi sikap bela negara.
Pancasila Sebagai Landasan Gen Z dalam Mempertahankan Nilai Persatuan Pada Era Globalisasi Setiawan, Iwan; Cempaka, Fauzia G.; Reksoprodjo, Yono
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8211

Abstract

Nilai persatuan Generasi Z pada era globalisasi mulai terkikis, perilaku Gen Z di Indonesia cenderung anarkis dan tawuran antar sekolah sering terjadi. Fenomena tawuran yang berujung pembunuhan oleh sesama pelajar di daerah Bogor menyebabkan keresahan, dapat mengancam keamanan dan ketertiban umum di lingkungan masyarakat.  Untuk mengatasi ancaman persatuan dan kesatuan bangsa, Pemerintah Indonesia melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memerlukan strategi yang tepat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada Gen Z. Tujuan penelitian untuk menganalisis nilai persatuan Gen Z berlandaskan Pancasila pada era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Peneliti menggunakan teori strategi (Lykke, 1998) dimana strategi mempunyai tiga unsur yaitu means, ways dan ends. Artinya Means sumber daya yang digunakan, Ways adalah cara untuk mencapai tujuan dan Ends tujuan yang ingin dicapai. Hasil penelitian menunjukkan Gen Z memiliki karakteristik yang unik. Oleh karena itu disarankan agar strategi implementasi nilai-nilai Pancasila pada Gen Z sebaiknya tidak dilakukan dengan cara indoktrinasi, melainkan melalui dialog yang bertujuan meyakinkan, pembimbingan, berkesadaran menjaga persatuan dan kesatuan. Implikasi dari strategi implementasi adalah meningkatnya semangat kebangsaan dalam diri sendiri, dukungan orang tua, kreativitas pengajar didik dan pemerintah agar nilai persatuan Gen Z berlandaskan Pancasila pada era globalisasi terwujud.
Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan Melalui Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Toraja Ero, Priska Efriani Luansi; Bandong, I; A, Muhammad Ali; Mustadi, Ali
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8278

Abstract

Literasi budaya merupakan salah satu jenis literasi dasar yang dikembangkan di SD untuk mengembangkan keterampilan anak dalam memahami dan bersikap atas budaya sebagai identitas diri dan bangsa. Pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar berbasis budaya dan kearifan lokal merupakan sebuah strategi untuk mengembangkan literasi budaya. Kearifan lokal merupakan pengetahuan, pandangan, sikap, dan keyakinan dari suatu kelompok sebagai bentuk penyesuaian terhadap alam, lingkungan sosial, dan budaya   dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui karakteristik bahan ajar; menganalisis kelayakan, kepraktisan, kemenarikan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Model pengembangan yang digunakan ialah 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan deseminate. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal yang diintegrasikan dalam bahan ajar berasal dari penghayatan akan filosofi budaya suku Toraja seperti makna upacara kematian Rambu Solo sebagai sarana membagi kasih dan memupuk persatuan; pemaknaan pada makna arsitektur alang; dan filosofi Gusean. Hasil validasi bahan ajar mencapai persentasi 98% dengan kategori sangat layak; kepraktisan produk mencapai presentasi 98%; rata-rata kemenarikan bahan ajar menurut penilaian siswa sebesar 3.7 dari skala 4. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya melalui strategi bahan ajar berbasis kearifan lokal di sekolah sangat penting untuk merekonstuksi pengetahuan siswa serta membantu menghayati nilai warisan budaya dengan pendekatan pengalaman langsung yang kontekstual.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Comic Strips Creator Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Pembelajaran PKn Siswa Kelas V Sekolah Dasar Simanungkalit, Priska Nurlia Br.; Nuraida, Nuraida; Yunita, Sri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8293

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran berbasis comic strips creator yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan perangkat pembelajaran 4D dengan tahapan berupa define, design, developt, dan disseminate. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 055981 Beruam pada siswa kelas V yang berjumlah 30 dengan data yang dikumpulkan berasal dari lembar penilaian ahli materi, media dan bahasa serta hasil belajar. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media dan bahasa. Uji kepraktisan dilakukan oleh guru dan uji keefektifan dilakukan oleh siswa melalui pretest dan postest. Hasilnya memaparkan produk yang dikembangkan mendapatkan penilaian ahli materi sebesar 90% capaian sangat layak, ahli media sebesar 93% capaian sangat layak dan ahli bahasa sebesar 92% capaian sangat layak, dari hasil ketiga validator didapat reratanya adalah 91.7% capaian sangat layak. Hasil kepraktisan yang dilakukan oleh guru didapat nilai 92% capaian sangat praktis dan didapat rerata pretest 58 dan postest 84 serta ketika dilakukan uji gain didapat nilai 0.62 capaian sedang. Sehingga dikonklusikan media pembelajaran berbasis comic strips creator memiliki tingkat kelayakan, kepraktisan dan keefektifan yang baik dalam meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran PKn siswa kelas V sekolah dasar.
Pencegahan Bullying di Sekolah: Mengimplementasikan Pendidikan dan Kewarganegaraan Untuk Penguatan Hak dan Kewajiban Anak Husnunnadia, Ratu; Slam, Zaenul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8361

Abstract

Berdasarkan laporan pengaduan masyarakat, kasus bullying menduduki peringkat teratas di Indonesia pada periode 2011 hingga Agustus 2014, menjadi isu serius yang signifikan dalam dampaknya terhadap perkembangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep bullying, terutama dalam konteks lingkungan sekolah di Indonesia. Definisi konsep bullying diuraikan secara rinci untuk memperjelas relevansinya dengan realitas sekolah. Fokus penelitian terarah pada mengidentifikasi manfaat dan tujuan pencegahan bullying di lingkungan sekolah melalui penerapan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk memperkuat hak dan kewajiban anak. Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari berbagai sumber guna mengeksplorasi efektivitas PKn dalam mengurangi tingkat bullying di lingkungan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKn memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Lembaga pendidikan, termasuk guru, diharapkan mampu menciptakan budaya yang mendukung hak dan kewajiban anak, serta menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai fokus utama. Dengan demikian, artikel ini memberikan pandangan yang mendalam tentang upaya pencegahan bullying di sekolah melalui implementasi PKn untuk memastikan hak dan kewajiban anak-anak terwujud secara optimal.
Undang-Undang Perlindungan Terhadap Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dalam Mewujudkan Economic Democracy di Ranah Domestik Kurniawan, Itok Dwi; Septiningsih, Ismawati; Robby, Samuel Bintang
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8515

Abstract

Penelitian ini membahas perlunya keseimbangan hak dan kewajiban antara pengguna Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan PRT dalam konteks Hak Asasi Manusia (HAM). Konsep HAM dalam perspektif pekerja menuntut perlakuan adil tanpa diskriminasi, dan artikel ini menyoroti pentingnya memberikan perlindungan hukum yang komprehensif terhadap PRT di Indonesia, dengan fokus pada Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT). RUU ini menjadi langkah reformasi hukum dalam mewujudkan demokrasi ekonomi di lingkup domestik. Penelitian ini menyoroti beberapa poin upaya, termasuk reformasi hukum, advokasi, peran paralegal, dan pembentukan pusat-pusat pelayanan untuk membantu organisasi serikat pekerja PRT. RUU PPRT menciptakan kejelasan hubungan hukum antara PRT dan majikan serta memberikan perlindungan kepada PRT. Meskipun telah diajukan sejak periode 2004-2009, RUU ini belum disahkan, meski dianggap penting untuk melindungi hak-hak PRT dengan  penghitungan jam kerja PRT dengan formula pendapatan per jam, berfokus pada keadilan ekonomi. RUU PPRT diharapkan dapat menciptakan demokrasi ekonomi di rumah tangga, meningkatkan partisipasi perempuan di pasar tenaga kerja, dan memperbaiki kesetaraan gender. Pengesahan RUU ini dianggap krusial untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Implementasi Dimensi Kebhinekaan Global dalam Pendidikan Karakter di SMPN 2 Kecamatan Pulung, Ponorogo Afriansyah, Alviananda Ghozu Khaira; Asmaroini, Ambiro Puji; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8825

Abstract

Penanaman pendidikan karakter kepada peserta didik melalui profil pelajar pancasila merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengembangkan karakter pelajar indonesia dengan mengandung elemen berkebhinekaan global dimana elemen tersebut menekankan pada penguatan karakter dalam menjaga budaya luhur, lokalitas, serta identitas bangsa. Penguatan dimensi kebhinekaan global yang tercantum dalam profil pelajar oancasila menjadi hal yang penting untuk mempertahankan identitas negara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil analisa implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di SMPN 2 kec. Pulung kab. Ponorogo. Penelitan ini menggunakan teknik penelitian kualitatif, dengan menggunakan metodologi penelitian dekriptif kualitatif yang meneliti tentang implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di smpn 2 kecamatan pulung ponorogo.
Sinergi Pentahelix dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Gunungkidul dalam Dimensi Profil Pelajar Pancasila Purbarningrum, Catarina Dyah; Afriyanti, Afriyanti; Rohmah, Siti; Bawono, Septiono Eko; Lestari, Rosalia Widhiastuti; Mulatsih, Nurdiana Tri; Suindartini, Suindartini; Bharata, Risma Wira; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8863

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) kibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Penyebab langsung adalah kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi, faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak umur 12-24 bulan adalah rendahnya tingkat kecukupan energi, protein, seng, berat badan lahir rendah dan tingginya penggunaan pestisida. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan dengan tujuan menghasilkan sebuah rancangan penanganan stunting dalam struktur model. Prosedur pengembangan terdiri atas dua tahapan, yaitu pra pengembangan meliputi: investigasi awal dan desain serta tahap pengembangan meliputi: evaluasi dan revisi. Model Sinergi Pentahelix adalah konsep sinergi berbagai lembaga dan instansi baik itu dari unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat dalam rangka penanganan stunting di Kabupaten Gunungkidul. Dalam hal ini seluruh stakeholder memiliki andil yang sangat strategis dalam upaya penanganan ini, karena disadari bahwa stunting penyebabnya sangatlah kompleks, dan tentu saja hal ini berimbas pada penanganan yang harus melibatkan banyak lembaga dari berbagai bidang

Page 1 of 1 | Total Record : 9