cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
Studi Kebijakan Pendidikan Agama Islam Pada Lembaga Pendidikan di Indonesia Nurul Humaidi; Agus Tinus; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.335 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah tentang studi kebijakan pendidikan agama Islam pada lembaga pendidikan di Indonesia dengan lingkup Pertama studi kebijakan pendidikan Agama Islam Masa orde lama, kedua studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa orde baru, ketiga studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa reformasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Kebijakan-kebijakan pendidikan selalu berbanding lurus dengan kebutuhan Negara, atau paling tidak kebutuhan Penguasa. Zaman Kolonial Belanda dan Jepang, pendidikan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan mereka. Pada masa kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, Era Reformasi menyesuaikan kebutuhan Penguasa yang melandaskan pada penafsiran terhadap pengamalan Pancasila. Sekalipun demikian, keberpihakan kebijakan pembelajaran pendidikan agama Islam semakin mendekati kesempurnaan. Hak-hak belajar dan mendalami ilmu agama difasilitasi oleh Negara   
Kajian Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Sosiologi dan Antropologi Tobroni Tobroni; Isomudin Isomudin; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.351 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12210

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pendidikan agama Islam dalam perspektif sosiologi dan antropologi dari sisi pertama, mendeskripsikan agama dalam perspektif sosioloig dan antropolog. Kedua, mendeskripsikan pai dalam perspektif nilai-nilai budaya lokal dan global. Ketiga, mendeskripsikan pai dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Keempat, pai dalam perspektif  pluralisme dan multikulturalisme. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian pertama, Kajian agama perspektif sosiolog dan antropologi; agama memiliki lima komponen agama, antara lain: 1) emosi keagamaan; 2) sistem keyakinan; 3) sistem ritus dan upacara; 4) peralatan ritus dan upacara; 5) umat agama. Kedua, sumber nilai budaya adalah 1) adat istiadat sebagai produk budaya atau tradisi bersifat lokal. Sumber nilai adat istiadat disebut juga sebagai nilai insaniyah. 2) Al-Quran dan Hadits sebagai sumber yang shahih karena ajarannya bersifat mutlak dan universal, yang berfungsi sebagai huda, bayyinat, furqon, syifa, mauizah dan bayan. Menyikapi globalisasi, ketika dikaitkan dengan pendidikan agama Islam, setidaknya ada tiga kelompok yang menyatakan sikapnya terhadap globalisasi. Kelompok globalis, tradisionalis dan pertengahan. Ketiga Kerukunan antar umat beragama itu sendiri juga bisa diartikan dengan toleransi antar umat beragama. Dalam toleransi itu sendiri pada dasarnya masyarakat harus bersikap lapang dada dan menerima perbedaan antar umat beragama. Selain itu masyarakat juga harus saling menghormati satu sama lainnya. Keempat problematika yang mendasar dalam pendidikan agama Islam yang cenderung mengabaikan nilai-nilai plural dan multikultural disebabkan paradigma tekstualliteral yang mendominasi sebagai landasan berpikir di kalangan guru-guru pendidikan agama Islam. Untuk lebih jelasnya, kiranya persoalan ini dipelukan suatu kajian mendalam melalui suatu formulasi kerangka penelitian, sehingga benar-benar akan menghasilkan sesuatu yang kontributif terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan agama Islam.
Pendekatan Psikologi Dalam Kajian Pendidikan Agama Islam M. Wahid Nur T; Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah; Tobroni Tobroni
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.386 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12636

Abstract

Pendekatan Psikologi dalam kajian studi Islam khususnya dalam Pendidikan Agama Islam merupakan focus dari penelitian ini. Psikologi dan Pendidikan Agama Islam pada dasarnya memiliki pola yang sama dalam mempertimbangkan kasus yang berbeda dalam bangunan ilmiah sehingga dalam studi Islam seperti pendidikan agama Islam harus ada pendekatan cara untuk mempertimangkan fenomena sosial lebih dalam yaitu dengan menggunakan metode psikologis, penelitian perpustakaan, yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan penelitian studi pustaka.Maka yang dicapai adalah ditemukannya beberapa data, baik data primer maupun data sekunder dengan langkah-langkah khusus sebagai berikut: membaca dan mengkaji seperti buku-buku hasil penelitian tesis dan disertasi yang berkaitan dengan psikologi dan Pendidikan Islam secara mendalam. Oleh karena itu psikologi sebagai suatu pendekatan dapat menghasilkan hasil yang sesuai konteks.Dalam studi Islam khususnya Pendidikan Agama Islam hal ini dapat menjadi pintu gerbang bagi ilmu-ilmu lain untuk digunakan sebagai alat untuk melihat berbagai masalah dengan tinjauan Agama Islam sejalan dengan itu melahirkan psikologi Pendidikan Islam.
Pendidikan Karakter Muhammadiyah Studi MI Muhammadiyah 25 Pekuwon, Bojonegoro Imtihanantul Ma’isyatuts Tsalitsah; Romelah Romelah
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.703 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12892

Abstract

AbstrakPeneltian ini memberikan gambaran tentang pendidikan karakter dalam konsep pendidikan muhammadiyah yang dilakukan di MI Muhammadiyah 25 Pekuwon Bojonegoro. KH. Ahmad Dahlan sebagai pelopor dan konsep pendidikan Muhammadiyah dengan menerapkan konsep pendidikan holistik yakni memadukan pendidikan umum dan agama dalam satu kurikulum. Konsep pendidikan ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuna peserta didik baik kognitif dan spiritual. Pendidikan Karakter yang dilakukan juga dalam rangka membentuk umat Islam yang berakhlak mulia, memiliki wawasan yang luas dan memahami masalah duniawi serta mampu menjawab tantangan zaman yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Konsep pendidikan muhammadiyah direalisasikan dengan mengacu pada empat hal yang harus saling berkaitan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat dan masjid.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan sumber informasi, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil analisis yang dilakukan mengungkapbahwa pendidikan muhammadiyah belumm terintegrasi dengan keluarga, perlu peningkatan perpaduan lingkungan sekolah denga keluarga, antara pendidik dan wali siswa masih merepresentasikan sekolah sebagai pusat pendidikan dan belum ada kesinambungan antara sekolah dengan keluarga. Sehingga perlu adanya pemahaman yang sama terkait pendidikan baik di sekolah dan rumah sama-sama sebagai pusat pendidikan yang tidak bisa terpisahkan.Kata kunci : Pendidikan, Muhammadiyah, Holistik
PARADIGMA TRADISIONALISM, MODERNISM, POSTMODERNISM DALAM PAI Tobroni Tobroni; Isomudin Isomudin; Muh Jauhari
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14411

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji metodologi pendidikan agama Islam yang mengalami pergeseran yang cukup signifikan, khususnya pada sekitar paruh abad ke-20. Penyebabnya adalah bahwa Islam dikaji oleh muslim (insider) atau non-muslim (outsider) khususnya orientalis yang sedikit banyak dipengaruhi secara sosiologis oleh cara pandang dan pengalaman manusia barat serta secara saintifik oleh perkembangan metodologi penelitian  dalam ilmu-ilmu sosial di barat. Metodologi orientalis tersebut perlahan mempengaruhi metodologi studi Islam. Hal ini memunculkan timbulnya kecenderungan di kalangan cendekiawan muslim untuk belajar kepada orientalis di barat, atau membanjirnya buku-buku orientalis sebagai alternatif bacaan cendekiawan muslim. Dalam situasi ini Islam dengan pendekatan tradisional sudah tercampur bahkan tersaingi oleh pendekatan orientalis. Hal tersebut membutuhkan pemetaan terhadap studi Islam yang dilakukan oleh muslim (insider) atau non-muslim (outsider). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan atau library research, dalam merumuskan permasalahan. Adapun karya tulis ini membahas tentang paradigma tradisionalism, modernism dan postmodernism dalam  Pendidikan Agama Islam (PAI) dari ulumuddin ke dirasah Islamiyah, sampai kajian multidisipliner. 
Gerakan Keagamaan Muhammadiyah Kajian Filosofis Pendidikan Muh Jauhari; Romelah Romelah; Moh Nurhakim
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14465

Abstract

Muhammadiyah merupakan gerakan keagamaan Islam dengan Dakwah amar makruf nahi munkar, akidah Islam serta berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Muhammadiyah didirikan oleh K.H. A. Dahlan pada Dzulhijjah, 18 November 1912 M di Yogyakarta. Muhammadiyah tumbuh dan berkembang dengan pesat. Hanya beberapa tahun, banyak cabang Muhammadiyah didirikan di Srandakan, Wonosari, Imogiri, dan beberapa daerah lainnya. Perkembangan Muhammadiyah mendapat perlawanan dari Hindia Timur Belanda. Pendirian  Muhammadiyah dilandasi oleh motivasi teologis bahwa derajat keimanan dan ketaqwaan yang sempurna akan dapat dicapai oleh manusia jika memiliki kedalaman pengetahuan. Rasa nasionalisme akan berkembang jika setiap individu warga negara mematuhi hukum, kemudian mengajukan kewajiban sebelum menuntut haknya. Hal ini kemudian dapat dicapai jika setiap warga negara memiliki disiplin tinggi dan cinta tanah air
TEORI KOGNITIF DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN Shokhibul Arifin
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14826

Abstract

Belajar menurut teori kognitif pada dasarnya adalah peristiwa mental, suatu proses usaha yang melibatkan aktifitas mental sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, keterampilan nilai sikap. Berbagai teori belajar berdasarkan aliran kognitif ini diantaranya adalah teori pemrosesan informasi, teori perkembangan Piaget, teori penemuan Bruner, teori belajar bermakna ausubel. Karena teori kognitif mendukung keterlibatan aktif pelajar, penetapan tujuan, perencanaan, dan pemantauan diri adalah strategi yang harus didorong. Pendidik harus merencanakan cara bagi peserta didik untuk menerima umpan balik yang cepat atas upaya mereka sehingga peserta didik dapat lebih efektif merencanakan ke depan untuk situasi belajar di masa depan
Model Pembelajaran Online Untuk Pengembangan Karakter Sabar Berbasis Neurosains Bagi Siswa Terdampak Social Distancing Akibat Pandemic Covid-19 Hendrian Hendrian; Suyadi Suyadi
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.5490

Abstract

Kasus baru tentang covid-19 yang menjerat siswa untuk belajar online yang mengembangkan karakter kesabaran bagi siswa dalam menghadapi pandemic social distancing akibat covid-19 akibatnya banyaknya siswa yang harus terjerat belajar secara online tanpa tatap muka. Dalam hal ini siswa harus mengembangkan karakter kesabaran. Tujuan penelitian ini untuk melihat perkembangan kesabaran siswa dalam melewati social distancing. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter kesabaran berbasis neurosains sangat baik bagi siswa. Model pembelajaran online ini berpotensi mengembangkan karakter kesabaran bagi siswa dalam melakukan proses belajar jarak jauh dengan cara mampu menerapkan teknologi informasi secara efektif.
BAIT NADHAM BAHASA JAWA DALAM KITAB BAHASA ARAB PADA PENDIDIKAN PESANTREN Mirwan Akhmad Taufiq; Rimayul Wafa; Durrotul Hasanah
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.9812

Abstract

Naskah Arab-Pegon berbahasa Jawa masih banyak digunakan sebagai bahan ajar di beberapa pondok pesantren salaf. Beberapa naskah tersebut merupakan hasil intelektual kiai itu sendiri yang diungkap dengan bahasa Jawa, yang masih menggunakan wazan bahr bahasa Arab, kombinasi nadham unik bahasa Jawa dan bahasa Arab. Penelitian ini mengungkap naskah kitab muh}a>fadhatu al-S}ibya}>n karya Muhaimin bin Jamroh dan Zainudin Tamsir pada sisi konten, nilai yang terkandung dalam kitab tersebut, pola penyajian tema-tema gramatika bahasa Arab, dan relevansi penggunaannya dalam pendidikan bahasa Arab di era milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian filologi. Konsep dan langka analisa menggunakan konsep kerja Edward Djamaris dan Manassa; penentuan sasaran penelitian, observasi pendahuluan, deskripsi naskah, transliterasi naskah, penyuntingan, penerjemahan teks, dan nilai-nilai kandungan naskah. Hasil penelitian ditemukan kolaborasi indah antara bahasa Jawa dan bahasa Arab; nadham berbahasa Jawa, wazan berpola bahasa Arab, bahar rajaz. Materi nadham bukan hasil terjemah murni tapi hasil dari cuplikan beberapa kitab klasik nahwu yang dipadu dengan nasehat-nasehat luhur kehidupan. Nadham ini lebih tepat diajarkan kepada anak-anak berasal dari suku Jawa. Nadham Jawa ini menunjukkan sumbangsih penulis untuk memenuhi pendidikan yang berbasis kearifan lokal dalam mengajarkan kaidah-kaidah bahasa Arab.Kata Kunci: Filologi, Nadham Jawa, Arab-Pegon, Pendidikan Bahasa Arab.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kemampuan Berkolaborasi dan Kreatifitas Belajar Siswa Kelas IV Di SDN Inpres Padende Abdussahid Abdussahid; Fuaddudin Fuaddudin; Misnah Misnah; Yuridin Yuridin
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.16828

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan yang pertama dan terutama di dunia. Banyak hal yang belum pernah terjadi bisa terjadi pada pandemi covid-19. Misalnya penutupan bandara, penutupan sekolah, baik dari  jenjang sekolah dasar maupun perguruan tinggi penutupan tokoh, pemberlakuan WFH dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi covid-19  terhadap kemampuan berkolaborasi dan kreatifitas belajatr siswa di SDN Inpres Padende dan kendala apasajakah yang di hadapin dalam pembelajaran daring selama pandemi covi-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Subjek penelitian ini di antarannya yaitu guru, siswa, dan orang tua siswa. Sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa desain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)  yang di buat oleh guru dalam proses pembelajaran  selama pandemi covid-19 di SDN Inpres Padende sudah memenuhi unsur dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kreatifitas belajar siswa, selanjutnya dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru kelas IV SDN Inpres Padende sudah dapat meningkatkan kemampuan berkolaborasi dan kreatifitas belajar siswa selama pandemi covid-19. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring selama pandemi covid-19 di SDN Inpres Padende yaitu kurangnya minat belajar anak dan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru dalam pembelajaran  dan kurangnya strategi guru  dalam menyampaikan materi kepada orang tua siswa. Respon anak yang saya lihat saat proses pembelajaran daring berlangsung, terkadang merasa jenuh atau cepat bosan, dengan alasan malas belajar lewat HP karena tidak bisa bermain sama teman- temannya seperti di sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10