cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Entrepreneurship Berbasis Experiential Learning Dalam Membentuk Kemandirian Santri Di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya Asrori Asrori; Romelah Romelah; Moh Nurhakim
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.066 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i1.9096

Abstract

Panti asuhan merupakan suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial pada anak terlantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak terlantar, memberikan pelayanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas, tepat dan memadai bagi pengembangan kepribadiannya dan kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian dari generasi penerus cita-cita bangsa. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran secarah utuh tentang: mendekripsikan pengembangan entrepreneurship berbasis experiential learning dan mendeskripsikan bentuk kemandirian santri di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya. Hasil penelitian ini diantaranya: Pertama, pengembangan entrepreneurship berbasis experiential learning di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya, Pembelajaran yang berbasis pada pengalaman langsung kegiatannya di muali dari pra pengolahan, pengolahan, dan packing dalam membuat pupuk, aneka bahan kimia berupa sabun cuci, sabun cairan pembersi lantai, tiner termasuk juga budidaya ikan. Kedua, kemandirian santri Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya sebagai berikut: 1) mandiri dalam kebutuhan biologis, seperti: masak, makan, mencuci pakaian; 2) mandiri dalam membagi waktu seperti membersikan kamar, waktu belajar, waktu istirahat; 3) mandiri dalam mengatur keuangan sendiri seperti belanja; 4) mandiri memecahkan masalah pribadi seperti mengatur komunikasi yang baik antar sesama; dan 5) mandiri dalam melakukan usaha dan membuka lapangan kerja sendiri.
Implementasi Program Pembiasaan Tadarus al-Qur’an Dalam Pembinaan Cinta al-Qur’an Oleh Siswa Di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan Din Muhammad Zakariya
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.65 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i1.8486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali tentang implementasi program pembiasaan tadarus al-Qur’an dalam pembinaan cinta al-Qur’an oleh siswa di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis data dengan tahap pengumpulan, reduksi, dan penyajian data dan penarikan kesimpulan sesuai dengan ruang lingkup permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembiasaan tadarus Al- Qur’an di SMP Muhammadiyah 15 Lamongan adalah sebuah pembiasaan bagi siswa untuk membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai pelajaran, Program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini bertujuan untuk membentuk karakter islami siswa yang lebih mencintai Al-Qur’an dengan senang membaca atau menyimaknya. Untuk itu kegiatan ini menjadi tradisi yang dipandang cocok bagi siswa dalam kegiatan keagamaan dan menjadi sarana pembiasaan yang baik di aktivitas sehari-hari dalam ranah keagamaan yang mengarah kepada pendekatan terhadap kitab Al-Qur’an.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Rizqy Rizal Fanani; Achmad Patoni; Adi Wijayanto
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.9117

Abstract

Dilatarbelakangi oleh rendahnya penggunaan media pembelajaran oleh guru pada materi Isra’ Mi’raj di MIN 7 Tulungagung maka penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran berupa aplikasi berbasis android. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk : (1)menghasilkan produk media pembelajaran berbasis aplikasi android mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. (2) mengetahui produk valid dan keefektifan media pembelajaran berbasis aplikasi android. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model 4-D oleh Thiagarajan. Prosedur pengembangan produk terdapat 4 tahap yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), disseminate (penyebaran). Penelitian dan pengembangan menunjukkan hasil sebagai berikut. (1) Produk berupa media pembelajaran berbasis aplikasi android mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam menggunakan Coreldraw, Kinemaster, smart apps creator sebagai aplikasi pembuat aplikasi android, dan Lexis audio editor sebagai editing audio (suara). Produk media berbasis webseries telah dinyatakan layak sebagai media pembelajaran berdasarkan validasi ahli materi dengan presentase 87%, 93,7% dan 92,1% dengan kriteria sangat layak, ahli media diperoleh rata-rata presentase nilai 87,5%, 89,1% dan 83,6% dengan kriteria “layak”. (2) Keefektifan produk media untuk mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam berbasis aplikasi android diperolah dari meningkatnya hasil belajar peserta didik.
Prelude Aplikasi Plotagon Story Untuk Keterampilan Berbicara Pada Pembelajaran Bahasa Arab Sesuai KMA 183 Tahun 2019 Muhammad Thohir; Kiki Cahya Muslimah; Nihayatin Musyafa'ah
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i1.8485

Abstract

Media pembelajaran merupakan bagian dari komponen pembelajaran dan menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. Di era revolusi industri 4.0 ini perkembangan teknologi sangat pesat dan membuat pemakaian media pembelajaran berbasis teknologi informasi yang pilihannya semakin beragam.Melalui mediapembelajaran berupa cerita animasi 3D dariaplikasi Plotagon dapat menstimulus kemampuan berbahasa serta menjaga lingkungan berbahasa baik di kelas maupun di luar kelas. Mengingat pada kurikulum Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 183 butir pertama dirancang dengan karakteristik untuk meningkatkan keterampilan berbahasa (al-Maharah al-Lughawiyah), maka pemanfaatan cerita animasi 3D aplikasi Plotagon akan sangat bermanfaat terutama untuk keterampilan berbicara Bahasa Arab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, dan juga  efektifitas dari proses pembelajaran bahasa arab materi percakapan dengan menggunakan aplikasi Plotagon Sedangkan tujuan yang lain adalah untuk mengetahui adanya faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam impelentasi aplikasi tersebut dalam pembelajaran bahasa arab pada materi percakapan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode campuran atau yang disebut dengan Mixed Methods yaitu  menggabungkan antara  jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan memaparkan data secara detail berdasarkan dua kombinasi jenis penelitian tersebut. Adapun teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan  tes, dan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya menjadi objek penelitian. Sedangkan subjek penelitian adalah para guru dan siswa yang diilih secara purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil belajar X pada data pretest dan posttest. Sehingga dari hasil ini melalui aplikasi Plotagon Story dapat meningkatkan maharah kalam.
Dinamika Dan Kontekstualisasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Inklusif Dan Humanistik Era Globalisasi Revolusi Industri 4.0 Mohammad Ahyan Yusuf Sya'bani
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.445 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i1.8874

Abstract

Era globalisasi revolusi industri 4.0 saat ini terutama masa pandemi Covid 19 Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik perlu diketengahkan sebagai upaya penyadaran kemanusiaan yang justru rentan saat adanya pandemi. Jika ditarik pada konteks sekolah dan lembaga pendidikan yang identik sangat kondusif dan multikultur maka semestinya lembaga pendidikan merupakan tempat belajar (sekolah) yang humanis bagi siswa. Tetapi di sisi lain sekolah (praktik pembelajaran) juga identik dan tidak bisa lepas dengan kenakalan remaja dalam perspektif dunia online. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik terutama pada era globalisasi revolusi industri 4.0. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inklusif dan humanistik era globalisasi revolusi industri 4.0 pada lembaga pendidikan dilakukan dengan berbagai cara di antaranya yaitu: 1) melakukan fungsi kontrol guru kepada siswa dengan melaporkan kegiatan atau aktivitas online dalam beberapa hari agar guru dapat memantau aktivitas online siswa (inklusivisme); 2) mengajarkan setiap pelajaran dengan dilandasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif dan humanistik melalui pembelajaran online; 3) memberikan tugas kepada siswa untuk bisa menunjukkan perilaku digital yang mengandung unsur Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inklusif dan humanistik; 4) memberikan contoh bermedia sosial secara bijaksana kepada siswa sehingga mereka dapat meniru dan melaksanakan sesuai yang telah dicontohkan (humanistik). 
Studi Kebijakan Pendidikan Agama Islam Pada Lembaga Pendidikan di Indonesia Nurul Humaidi; Agus Tinus; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.335 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah tentang studi kebijakan pendidikan agama Islam pada lembaga pendidikan di Indonesia dengan lingkup Pertama studi kebijakan pendidikan Agama Islam Masa orde lama, kedua studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa orde baru, ketiga studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa reformasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Kebijakan-kebijakan pendidikan selalu berbanding lurus dengan kebutuhan Negara, atau paling tidak kebutuhan Penguasa. Zaman Kolonial Belanda dan Jepang, pendidikan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan mereka. Pada masa kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, Era Reformasi menyesuaikan kebutuhan Penguasa yang melandaskan pada penafsiran terhadap pengamalan Pancasila. Sekalipun demikian, keberpihakan kebijakan pembelajaran pendidikan agama Islam semakin mendekati kesempurnaan. Hak-hak belajar dan mendalami ilmu agama difasilitasi oleh Negara   
Kajian Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Sosiologi dan Antropologi Tobroni Tobroni; Isomudin Isomudin; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.351 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12210

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pendidikan agama Islam dalam perspektif sosiologi dan antropologi dari sisi pertama, mendeskripsikan agama dalam perspektif sosioloig dan antropolog. Kedua, mendeskripsikan pai dalam perspektif nilai-nilai budaya lokal dan global. Ketiga, mendeskripsikan pai dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Keempat, pai dalam perspektif  pluralisme dan multikulturalisme. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian pertama, Kajian agama perspektif sosiolog dan antropologi; agama memiliki lima komponen agama, antara lain: 1) emosi keagamaan; 2) sistem keyakinan; 3) sistem ritus dan upacara; 4) peralatan ritus dan upacara; 5) umat agama. Kedua, sumber nilai budaya adalah 1) adat istiadat sebagai produk budaya atau tradisi bersifat lokal. Sumber nilai adat istiadat disebut juga sebagai nilai insaniyah. 2) Al-Quran dan Hadits sebagai sumber yang shahih karena ajarannya bersifat mutlak dan universal, yang berfungsi sebagai huda, bayyinat, furqon, syifa, mauizah dan bayan. Menyikapi globalisasi, ketika dikaitkan dengan pendidikan agama Islam, setidaknya ada tiga kelompok yang menyatakan sikapnya terhadap globalisasi. Kelompok globalis, tradisionalis dan pertengahan. Ketiga Kerukunan antar umat beragama itu sendiri juga bisa diartikan dengan toleransi antar umat beragama. Dalam toleransi itu sendiri pada dasarnya masyarakat harus bersikap lapang dada dan menerima perbedaan antar umat beragama. Selain itu masyarakat juga harus saling menghormati satu sama lainnya. Keempat problematika yang mendasar dalam pendidikan agama Islam yang cenderung mengabaikan nilai-nilai plural dan multikultural disebabkan paradigma tekstualliteral yang mendominasi sebagai landasan berpikir di kalangan guru-guru pendidikan agama Islam. Untuk lebih jelasnya, kiranya persoalan ini dipelukan suatu kajian mendalam melalui suatu formulasi kerangka penelitian, sehingga benar-benar akan menghasilkan sesuatu yang kontributif terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan agama Islam.
Pendekatan Psikologi Dalam Kajian Pendidikan Agama Islam M. Wahid Nur T; Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah; Tobroni Tobroni
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.386 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12636

Abstract

Pendekatan Psikologi dalam kajian studi Islam khususnya dalam Pendidikan Agama Islam merupakan focus dari penelitian ini. Psikologi dan Pendidikan Agama Islam pada dasarnya memiliki pola yang sama dalam mempertimbangkan kasus yang berbeda dalam bangunan ilmiah sehingga dalam studi Islam seperti pendidikan agama Islam harus ada pendekatan cara untuk mempertimangkan fenomena sosial lebih dalam yaitu dengan menggunakan metode psikologis, penelitian perpustakaan, yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan penelitian studi pustaka.Maka yang dicapai adalah ditemukannya beberapa data, baik data primer maupun data sekunder dengan langkah-langkah khusus sebagai berikut: membaca dan mengkaji seperti buku-buku hasil penelitian tesis dan disertasi yang berkaitan dengan psikologi dan Pendidikan Islam secara mendalam. Oleh karena itu psikologi sebagai suatu pendekatan dapat menghasilkan hasil yang sesuai konteks.Dalam studi Islam khususnya Pendidikan Agama Islam hal ini dapat menjadi pintu gerbang bagi ilmu-ilmu lain untuk digunakan sebagai alat untuk melihat berbagai masalah dengan tinjauan Agama Islam sejalan dengan itu melahirkan psikologi Pendidikan Islam.
Pendidikan Karakter Muhammadiyah Studi MI Muhammadiyah 25 Pekuwon, Bojonegoro Imtihanantul Ma’isyatuts Tsalitsah; Romelah Romelah
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.703 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12892

Abstract

AbstrakPeneltian ini memberikan gambaran tentang pendidikan karakter dalam konsep pendidikan muhammadiyah yang dilakukan di MI Muhammadiyah 25 Pekuwon Bojonegoro. KH. Ahmad Dahlan sebagai pelopor dan konsep pendidikan Muhammadiyah dengan menerapkan konsep pendidikan holistik yakni memadukan pendidikan umum dan agama dalam satu kurikulum. Konsep pendidikan ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuna peserta didik baik kognitif dan spiritual. Pendidikan Karakter yang dilakukan juga dalam rangka membentuk umat Islam yang berakhlak mulia, memiliki wawasan yang luas dan memahami masalah duniawi serta mampu menjawab tantangan zaman yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Konsep pendidikan muhammadiyah direalisasikan dengan mengacu pada empat hal yang harus saling berkaitan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat dan masjid.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan sumber informasi, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil analisis yang dilakukan mengungkapbahwa pendidikan muhammadiyah belumm terintegrasi dengan keluarga, perlu peningkatan perpaduan lingkungan sekolah denga keluarga, antara pendidik dan wali siswa masih merepresentasikan sekolah sebagai pusat pendidikan dan belum ada kesinambungan antara sekolah dengan keluarga. Sehingga perlu adanya pemahaman yang sama terkait pendidikan baik di sekolah dan rumah sama-sama sebagai pusat pendidikan yang tidak bisa terpisahkan.Kata kunci : Pendidikan, Muhammadiyah, Holistik
PARADIGMA TRADISIONALISM, MODERNISM, POSTMODERNISM DALAM PAI Tobroni Tobroni; Isomudin Isomudin; Muh Jauhari
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14411

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji metodologi pendidikan agama Islam yang mengalami pergeseran yang cukup signifikan, khususnya pada sekitar paruh abad ke-20. Penyebabnya adalah bahwa Islam dikaji oleh muslim (insider) atau non-muslim (outsider) khususnya orientalis yang sedikit banyak dipengaruhi secara sosiologis oleh cara pandang dan pengalaman manusia barat serta secara saintifik oleh perkembangan metodologi penelitian  dalam ilmu-ilmu sosial di barat. Metodologi orientalis tersebut perlahan mempengaruhi metodologi studi Islam. Hal ini memunculkan timbulnya kecenderungan di kalangan cendekiawan muslim untuk belajar kepada orientalis di barat, atau membanjirnya buku-buku orientalis sebagai alternatif bacaan cendekiawan muslim. Dalam situasi ini Islam dengan pendekatan tradisional sudah tercampur bahkan tersaingi oleh pendekatan orientalis. Hal tersebut membutuhkan pemetaan terhadap studi Islam yang dilakukan oleh muslim (insider) atau non-muslim (outsider). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan atau library research, dalam merumuskan permasalahan. Adapun karya tulis ini membahas tentang paradigma tradisionalism, modernism dan postmodernism dalam  Pendidikan Agama Islam (PAI) dari ulumuddin ke dirasah Islamiyah, sampai kajian multidisipliner.