cover
Contact Name
Haqiqi Rafsanjani
Contact Email
rafsanjanihaqiqi@gmail.com
Phone
+6281250614657
Journal Mail Official
jurnalmasharifal-syariah@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya Jl. Sutorejo No. 59, Surabaya – Jawa Timur – Indonesia. Telp (031) 381-1966 Email: jurnalmasharifal-syariah@um-surabaya.ac.id, Website: www.um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
ISSN : 25276344     EISSN : 25805800     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/jms.v6i3.7248
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah (e-ISSN: 2580-5800; p-ISSN: 2527-6344) is a journal that is managed by the Islamic Banking Study Program, Muhammadiyah University of Surabaya and in collaboration with professional organizations, namely Ikatan Ahli Ekonomi Islam. This journal is published three times a year (April, August and December). This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on islamic banking, islamic finance, islamic microfinance institutions, non-bank financial institutions, islamic capital market, islamic economic and other themes related to Islamic finance.
Articles 1,480 Documents
Pengaruh Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa Angkatan 2022/2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu Alnizam
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29130

Abstract

ABSTRAK This study aims to analyze the influence of cultural, social, personal, and psychological factors on the purchasing decisions of students at the Faculty of Economics and Islamic Business (FEBI), UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, class of 2022/2023. Theoretically, consumers are considered rational agents who maximize utility; however, in practice, purchasing behavior is also influenced by psychological and social factors. This quantitative study employs a causal associative design and collects data through Likert-scale questionnaires distributed to 100 respondents. Data analysis uses multiple linear regression, t-tests for partial hypothesis testing, and F-tests for simultaneous hypothesis testing. The results show that all factors positively and significantly affect purchasing decisions, with personal factors being the most dominant. The regression model explains 65.5% of the variance in purchasing decisions. Implications of the study suggest marketers should personalize marketing content and emphasize the halal aspect of products in accordance with the Islamic values held by the students. Further research is recommended to explore additional external variables and employ mixed methods to better understand intrinsic motivations and Islamic values in consumer behavior.
Takaful Batasan Gharar dalam Asuransi Syariah: Analisis Fiqh Klasik dan Model Takaful Kontemporer Hari Risky Syahputra; Muhamad Zen
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.28807

Abstract

Gharar is a concept that should be avoided due to the uncertainty inherent in financial transactions according to Islamic law. In conventional insurance practices, the element of gharar is considered quite dominant, especially in terms of uncertainty in a contract. This study aims to analyze the limitations of gharar based on the perspective of classical Islamic jurisprudence and how the principles of the takaful model become a form of contemporary insurance. This study uses a qualitative method with a comparative descriptive analysis approach to classical Islamic jurisprudence literature on takaful practices. The results of this study indicate that gharar fahisy (severe) is strictly prohibited, while gharar light (Yasir) can be tolerated in contracts (tabarru) and with the application of the principles of transparency, fairness, and separation of participant and manager funds. This study concludes that Islamic insurance, through the takaful system, has succeeded in significantly minimizing gharar in accordance with Islamic jurisprudence, thus becoming an ethical and Sharia-compliant financial solution.
Rekonstruksi Pengelolaan Kewirausahaan Berbasis Maqashid Syariah dan Hisbah Rasulullah: Gagasan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Keadilan Sosial Di Indonesia Nindyaningtyas, Ullya
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29259

Abstract

Kewirausahaan menjadi satu hal yang berperan penting dalam Pembangunan ekonomi suatu bangsa . Kewirausahaan dalam perspektif Islam tidak hanya mengejar keuntungan materi, tetapi juga berperan dalam mewujudkan kemaslahatan sosial dan keadilan ekonomi bagi masyarakat. penelitian ini untuk menganalisis bagaimana peran Maqashid syariah dan sistem hisbah Rasulullah digunakan untuk mejadi dasar pengelolaan kewirausahaan yang berkelanjutan ini mampu membawa inovasi yang lebih terbarukan dan menjadi dasar penguat bagi setiap Langkah para Perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada keuntungan dan pertumbuhan bagi usahanya saja, akan tetapi manfaat yang bisa diberikan kepada lingkungan dan membawa kebaikan tidak hanya bagi kewirausahaan, tetapi juga keadilan dan kebaikan bagi Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, analisis menelaah, menjelaskan serta mengartikan pengumpulan data sari berbagai sumber studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem di Indonesia saat ini sudah memiliki struktur kelembagaan yang baik, namun masih kekurangan dimensi spiritual dan integrasi moral, sehingga maqashid syariah belum menjadi landasan utama pengelolaan wirausaha. Penguatan sistem pengawasan berbasis maqashid syariah khususnya pada bisnis syariah sangat perlu dilakukan agar pengelolaan dan pengawasan bisnis syariah di masa yang akan datang tidak hanya mampu bersaing dari zaman ke zaman, akan tetapi turut serta dalam memelihara SDM berkualitas serta bermoral yang menguatkan kemandirian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan umat.Kata kunci: kewirausahaan, maqashid syariah, hisbah, bisnis syariah, pengelolaan. Entrepreneurship plays a crucial role in the economic development of a nation. In the Islamic perspective, entrepreneurship does not merely pursue material profit, but also aims to realize social welfare and economic justice within society. This study analyzes how maqashid syariah and the hisbah system practiced by the Prophet serve as the foundational principles for sustainable entrepreneurship management, an approach capable of fostering renewed innovation and providing strategic reinforcement for companies. Such an approach directs entrepreneurs not only to pursue profit and business growth, but also to generate benefits for the environment and promote broader social good, ensuring justice and welfare for the community. This research employs a descriptive qualitative approach using a literature study method, analyzing, explaining, and interpreting data obtained from various scholarly sources. The findings indicate that Indonesia currently possesses an institutional structure that is relatively well established; however, it still lacks spiritual dimensions and moral integration, resulting in maqashid syariah not yet being adopted as the core foundation of entrepreneurial governance. Strengthening a maqashid sharia-based supervisory system, especially in sharia businesses, is essential to ensure that the management and supervision of sharia businesses in the future can not only remain competitive across generations, but also contribute to nurturing qualified and ethical human resources, thereby reinforcing national self-reliance and enhancing the welfare of the community.Keywords: entrepreneurship, maqashid syariah, hisbah, Islamic business, management
Implementasi Penerapan Zakat Produktif terhadap Kesejahteraan Mustahik di Lembaga (Lazismu) Pamekasan Iwan Wahyudi; Ibrony Hasyim
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penerapan zakat produktif yang dilakukan oleh lembaga zakat LAZISMU pemekasan dan mengukur kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian zakat produktif di Lembaga Zakat LAZISMU Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian yang dikumpulkan melalui wawancara oleh berbagai bidang di lembaga Zakat LAZISMU Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif sepenuhnya telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan pengaplikasian zakat produktif pada umumnya dengan dua konsep, yakni zakat produktif UMKM yang melibatkan semua jenis usahan yang ingin dikembangkan dengan memberikan modal usaha dan zakat produktif pendidikan yang diberikan kepada seseorang ketika ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya. Sedangkan kesejahteraan melalui zakat produktif sepenuhnya telah terwujud seperti adanya perubahan derajat dari mustahik menjadi Muzakki dan adanya perkembangan dalam usahanya baik dari segi modal dan sebagainya, walau dalam pendistribusian zakat produktif tidak semuanya mendapatkan zakat produktif karena adanya ketidak seimbangan antra kemampuan karyawan di LAZISMU dengan teknologi. Diharapkan hasil ini bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dari lembaga atau organisasi agar lebih meningkat dalam pengelola zakat produktifnya.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Universitas Negeri Medan Zulfri, Andika; Wudda, Afifa Rahma; Pasaribu, Ronauli; Fonataba, Putri Waiwini; Malau, Stephen; Hutasuhut, Saidun
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi keuangan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Negeri Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat berwirausaha mahasiswa, meskipun memiliki pengetahuan akademik yang memadai. Literasi keuangan diyakini berperan penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan keuangan yang rasional, mengelola modal, dan menghadapi risiko secara efektif. Namun, data OJK (2021) menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah, yaitu 38,03%, yang menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman keuangan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 50 mahasiswa aktif di Universitas Negeri Medan. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS versi 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi semua asumsi klasik, meliputi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Analisis regresi menghasilkan persamaan ? = 29,886 + 0,068? dengan nilai signifikansi 0,711 (>0,05) dan nilai R-kuadrat 0,003. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan tidak secara langsung mendorong mahasiswa untuk memulai usaha. Faktor-faktor lain seperti efikasi diri, motivasi intrinsik, pengalaman, dan dukungan lingkungan kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar dalam membentuk minat berwirausaha. Oleh karena itu, perguruan tinggi disarankan untuk memadukan pendidikan literasi keuangan dengan pelatihan kewirausahaan praktis, agar mahasiswa tidak hanya memahami aspek teoritis saja, tetapi juga memiliki kesiapan dan keberanian untuk menjadi wirausahawan.
Pengaruh Kreativitas Produk terhadap Persepsi Daya Saing Produk pada Mahasiswa Calon Wirausaha Ardana, Amelia; Chintia, Ayu; Rahma, Zulaika; Sitorus, Samuel Indra; Lubis, Ahmad Suhendri; Hutasuhut, Saidun
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas produk terhadap persepsi daya saing produk di kalangan mahasiswa calon wirausaha. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kreativitas dalam pengembangan produk dapat mempengaruhi daya saing produk, terutama bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia wirausaha. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel kreativitas produk terhadap daya saing produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing produk, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dan nilai koefisien regresi sebesar 0,741. Selain itu, nilai R Square sebesar 0,443 menunjukkan bahwa kreativitas produk memberikan kontribusi sebesar 44,3% terhadap peningkatan daya saing produk. Temuan ini menegaskan bahwa mahasiswa calon wirausaha perlu terus mengembangkan kreativitas, baik dari segi desain, inovasi, maupun nilai tambah produk, agar mampu membangun keunggulan kompetitif. Penelitian ini memberikan kesan praktis bahwa aspek pemberdayaan kreativitas perlu diintegrasikan ke dalam pendidikan kewirausahaan untuk mendorong lahirnya produk-produk yang unik dan berdaya saing tinggi.
Mendorong Kemandirian UMKM di Jawa Timur Melalui Inovasi dan Keberlanjutan Aristyanto, Erwan; Agus Sarwo Edi; Waras
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29391

Abstract

The purpose of this research is to formulate a model for the Strategy to Enhance Competitiveness and Sustainability of SMEs in Supporting Independence in East Java. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use 1) Data reduction, 2) Data display, 3) Data triangulation, 4) Data verification. The informant determination technique uses indepth interviews with key informants such as SME actors, relevant agency officials, representatives from East Java's SME Banks, and academics. The results of data analysis and literature review indicate that the Strategy to Enhance Competitiveness of SMEs in East Java focuses on the adoption of digital marketing (utilization of social media, marketplaces, and e-commerce), product and process innovation (development of unique and quality products, production efficiency), as well as strengthening partnerships and collaborations with various parties (government, financial institutions, large companies) to expand market access and resources. The strategy for enhancing the sustainability of MSMEs in East Java heavily relies on prudent financial management practices (cash flow management, access to affordable financing such as Prokesra and Dagulir), compliance with legal and certification requirements (PIRT, halal, BPOM), as well as the potential implementation of circular economy concepts for resource efficiency and waste reduction. The strategy supporting the independence of MSMEs in East Java focuses on a comprehensive empowerment program, including entrepreneurship training and intensive mentoring for capacity building, ease of access to capital, and facilitation of business matching and exhibitions/bazaars for network and market expansion. The active role of the government and supporting institutions is crucial in creating a conducive ecosystem. The relationship between competitiveness, sustainability, and independence of SMEs is synergistic and mutually reinforcing. Increasing competitiveness directly contributes to economic sustainability. Sustainability creates stability that allows SMEs to continue innovating and enhancing their competitiveness. Meanwhile, independence empowers SMEs to be proactive in achieving competitiveness and sustainability, with the ability to make strategic decisions and adapt to changes. Overall, SMEs in East Java have great potential to continue growing and contributing to the economy. However, sustained support through appropriate policies, relevant empowerment programs, and facilitation of access to essential resources will be key to realizing SMEs that are not only competitive and sustainable but also fully independent Keywords: Strategy for Increasing Competitiveness, Sustainability, Independence.
Distribusi Dalam Ekonomi Islam Amiroh Rona Zakiyah; Fika Lestari; Rohimin; Ramedlon
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29403

Abstract

Distribution in Islam is a fundamental concept that emphasizes economic justice, equitable welfare, and the prevention of wealth concentration among specific groups. This study aims to analyze the Islamic perspective on distribution by employing a literature review supported by Qur’anic and Prophetic foundations. The findings indicate that Islamic distribution encompasses two key dimensions: the distribution of goods and services through lawful market mechanisms, and the distribution of income through Sharī‘ah-based instruments such as zakat, infaq, sadaqah, gifts, and inheritance. Foundational principles including the prohibition of riba and gharar, the concept of ownership as a trust, and the obligation to uphold social justice play a crucial role in regulating the flow of wealth. Comparisons with capitalist and socialist systems reveal that the Islamic model provides a balanced structure that integrates individual freedom with social responsibility. Ethical guidelines demanding transparency, honesty, and spiritual orientation further strengthen the system’s effectiveness. Thus, the Islamic distribution framework offers significant contributions to developing just and applicable economic theories for contemporary economic challenges.
Pengaruh Etika Kerja Islami, Motivasi Kerja Islami dan Lingkungan Kerja Islami Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Karyawan Bank Muamalat KC Serang) Triana Julianti; Moh Mukhsin; Ahyakudin
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29429

Abstract

This study aims to determine the effect of Islamic Work Ethics, Islamic Work Motivation, and an Islamic Work Environment on Employee Performance at Bank Muamalat Serang Branch. The study used a quantitative approach, distributing questionnaires to employees as respondents, and multiple linear regression analysis was used to test the relationship between variables using SPSS 25. The results showed that the three variables: Islamic Work Ethics, Islamic Work Motivation, and an Islamic Work Environment, had a positive and significant effect, both partially and simultaneously, on employee performance. This finding confirms that the application of Islamic values ​​in the work culture can improve employee performance at Islamic financial institutions. Keywords: Islamic Work Ethics, Islamic Work Motivation, Islamic Work Environment, Employee Performance
Implementasi Bagi Hasil Menggunakan Praktik Akad Muzara’ah dalam Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Air Napal Putri, Sindi Purnama; Isnaini, Desi; Alfiah, Esti
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.29432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan akad muzara’ah dalam meningkatkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit, meliputi pengelolaan, produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemilik lahan dan penggarap. Hasil penelitian menunjukkan di Kecamatan Air Napal ini kebanyakan pada umumnya dalam dalahma sudah sesuai dengan akad dan syarat-syarat tersebut sah walaupun hanya ada perjanjian lisan. Dan, untuk pembagian hasil sudah sesuai dengan akad muzara’ah. Adapun pembagiannya ialah 1/3, 2 bagian untuk pemilik lahan dan 1 bagian untuk penggarap. 2 bagian untuk pemilik karena dari lahan, bibit, perawatan kebun, dan semua alat-alat yang dibutuhkan oleh penggarap, semuanya sudah disediakan oleh pemilik lahan. Untuk pemilik lahan dan penggarap menggunakan prinsip tauhid dan prinsip keadilan. Prinsip keadilan untuk biaya-biaya seperti pupuk dan keperluan untuk lahan semuanya itu di bebankan kepada pemilik lahan, penggarap hanya menggelola saja, dan itu sudah sesuai dengan kesepakatan di awal dan sudah sesuai dengan akad muzara’ah jika pupuk itu di bebankan kepada pemilik lahan. Menurut akad muzara’ah adalah sah karena sudah memenuhi syarat dan rukun akad muzara’ah juga sudah sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi islam yaitu pada prinsip tauhid, prinsip perwakilan dan prinsip keadilan.Kata kunci: Akad, Muzara’ah, bagi hasil, tauhid, keadila