cover
Contact Name
Alfian Rokhmansyah
Contact Email
jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Phone
+6285385388335
Journal Mail Official
jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25497715     EISSN : 25497715     DOI : -
Jurnal Ilmu Budaya (Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya) merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Budaya sebagai media publikasi ilmiah hasil penelitian dalam bidang bahasa, sastra, seni, dan budaya, termasuk pengajarannya. Terbit sebanyak empat kali setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober, dan diterbitkan hanya dalam format elektronik.
Arjuna Subject : -
Articles 617 Documents
Racism in Mississippi Burning Film Nugroho, Wulan Indri Safitri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.8988

Abstract

The purpose of this research is to reveal what happened toward black people in Mississippi in 19th century, the researcher used qualitative research and mimetic approach to analyse this research. The researcher used Jones theory about levels of racism and effects of racism. The researcher found there are three levels of racism in the film: institutionalized racism, personally mediated racism and internalized racism. And the researcher also found positive and negative effects of racism, positive effect: motivation and feeling responsible and negative effects: disfavour society and violence. Yet, inferiority complex is not found in this research. This research is expected to provide deeper understanding to the readers about racial issue and this research will also raise awareness about racial issue.
Makna Ujaran dalam Prosesi Mag'nikakan Adat Bajau di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau: Kajian Antropolinguistik Yanti, Misra; Wahyuni, Ian; Mubarok, Ahmad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.7696

Abstract

Objek penelitian ini menjadi salah satu budaya suku Bajau yang memiliki kekhasan. Dalam prosesinya memperlihatkan citra budaya dan bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna ujaran dan nilai-nilai budaya dalam prosesi mag’nikakan adat Bajau di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes dan nilai-nilai budaya Sibarani. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari masyarakat suku Bajau yang berada di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian yang digunakan analisis deskriptif dengan metode padan dan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna ujaran denotasi pada prosesi mag’nikakan mengandung pengetahuan, kepercayaan, tradisi, kesenian, adat istiadat, dan tingkah laku masyarakat suku Bajau. Makna konotasi dalam ujaran mengandung makna berdasarkan perasaan atau emosi dari pembaca, dan mitos-mitos yang mengambarkan situasi masyarakat suku Bajau yang tetap menjalankan aturan, tata cara, dan struktur yang disepakati bersama. Nilai-nilai budaya yang terkandung ada tiga, yaitu pertama kebudayaan ekspresi yang meliputi keyakinan, intuisi, dan imajinasi kolektif. Kedua, kebudayaan tradisi yang meliputi nilai religi, adat istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan. Ketiga, kebudayaan fisik berupa hasil karya budaya.Kata kunci: antropolinguistik, makna ujaran, prosesi mag’nikakan.
Cita-Cita Tokoh Utama Dalam Novel Sang Alkemis Karya Paulo Coelho Dan Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata Kajian Sastra Bandingan irwanto, Irwanto; Hudiyono, Yusak; Dahlan, Dahri
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.6673

Abstract

Novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho dan novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata berisi tentang perjuangan dalam mengapai cita-cita. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji Cita-cita tokoh utama dalam novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho dan Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata sastra bandingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dan sumber data penelitian ini adalah novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho dan Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan tulis. Teknik analisis data menggunakan teori cita-cita tokoh utama dan sastra bandingan. Hasil dari penelitian ini: (1) novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho terdapat tokoh yang bernama Santiago yang bercita-cita ingin mendapatkan harta karun. Ternyata harta karun tersebut merupakan hatinya snediri. (2) novel Sang pemimpi karya Andrea Hirata terdapat tokoh Ikal yang bercita-cita ingin kuliah di Paris dengan berbagai perjuangan yang Ikal lakuakan dari Ikal dan sahabat-sahabat menjadi kuli sampai di bilang oleh gurunya anak yang nakal, kerena sering telat datang ke sekolah. Akan tetapi tidak membuat Ikal pasrah dengan segala macam teguran dan amarah yang di lontarkan kepada gurunya tersebut. Ikal pun berhasil mendapatkan beasiswa ful untuk kuliah di negara yang di cita-citakannya tersebut. 
Anxiety and Defense Mechanism of Joy Newsome in Room Movie Putra, Harli Aprian; Astuti, Anjar Dwi; Ariani, Setya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.6715

Abstract

The first purpose of this study was to determine the type of anxiety experienced by Joy in the Room movie (2015). Besides, this study also aimed to determine the type of defense mechanism Joy Newsome used to overcome her anxiety. This study was qualitative research because it focused on analyzing the psychological aspect of a character in a movie. Accordingly, the approach used here was the psychological approach. In this study, the researcher used Freud's theory about anxiety and defense mechanisms. Based on the results of the study, it was found that Joy Newsome experienced moral anxiety and realistic anxiety. To overcome her anxiety, Joy used several types of defense mechanisms. Those defense mechanisms are repression, reaction formation, denial, displacement, regression projection and fantasy.
RACIAL PREJUDICE TOWARD THE MAIN CHARACTER ‘DON SHIRLEY’ IN GREEN BOOK FILM Moch Erik Oktavuari; Nasrullah -; Jonathan Irene Sartika Dewi M.
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.7166

Abstract

In this thesis, the researcher discusses the racial prejudice in Green Book film. The purposes of this thesis are to identify the types of racial prejudice portrayed in Don Shirley’s character and describe how racial prejudice is portrayed in Don Shirley’s character in the film. The data used in this study were words in the forms of narration, conversation, action, and scene related to the portrayal of racial prejudice towardsDon Shirley’s character who works as a jazz pianist on his tour in the film. In this thesis, the researcher uses the method of qualitative research and a mimetic approach. Further, the theories that are used in analyzing the data, the researcher uses Sergio Romero’s theory about the types of the racial prejudice of the dominant group and Pickering and Hoeper’stheory about character and characterization. The results reveal that Don Shirley experienced all three types of racial prejudice; stereotype, discrimination, and racism. The researcher found there are thirteen data of racial prejudice and the most prominent is discrimination. These are the results representing that Don Shirley’s character is still the object of discrimination despite his social status.
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN CORAT-CORET DI TOILET KARYA EKA KURNIAWAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Mira Santika; Irma Surayya Hanum; Norma Atika Sari
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i1.7303

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis terhadap bentuk kritik sosial yang meliputi aspek politik, ekonomi, dan sosial budaya dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Langkah kerja penelitian dimulai dari menganalisis kondisi sosial masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru yang tercermin pada kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Kemudian, menganalisis kritik sosial dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kata, frasa, kalimat dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Sumber data primer adalah kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Penelitian ini juga menggunakan sumber data sekunder, yaitu buku-buku nonfiksi yang membahas sejarah Indonesia di periode Orde Baru. Hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat Indonesia pada masa orde baru, mengalami krisis ekonomi, pelanggaran HAM, serta peristiwa reformasi yaitu desakan masyarakat untuk penggantian presiden. Selanjutnya, bentuk kritik sosial dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet ini menampilkan adanya kaitan antara karya sastra dengan kehidupan sosial di masyarakat Indonesia. Pada aspek politik pengarang mengkritik kebijakan pemerintah yaitu pada masa Orde Baru dan di masa kolonialisme. Pada aspek ekonomi, pengarang mengkritik kegagalan Orde Baru dalam pembangunan ekonomi nasional, persaingan ekonomi, dan tindakan korupsi pejabat, serta kekeliruan masyarakat dalam menyikapi kemiskinan. Sedangkan pada aspek sosial budaya, kritik ditujukan pada kehidupan perkotaan dan dampak dari budaya modern, tradisi perjodohan, serta adanya standar kecantikan di masyarakat. 
DEIKSIS PERSONA BAHASA JAWA RAGAM NGOKO DAN KRAMA DALAM UCAPAN IDUL FITRI DI DETIKJATIM Setyowati, Ririn
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.10968

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pronomina persona bahasa Jawa ragam ngoko dan krama ucapan Idul Fitri dalam berita online Detikjatim tahun 2023. Dengan metode deskriptif kualitatif, peneliti mendeskripsikan data berupa tuturan atau ucapan selamat lebaran yang merujuk pada teori utama oleh Rahyono yang meneliti tentang ekspresi deiktis bahasa Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pronomina persona ragam ngoko dan krama digunakan. Pronomina persona pertama, terikat, dan gabungan terdapat dalam ragam ngoko, sedangkan pronomina persona pertama, kedua dan gabungan dan terikat terdapat dalam ragam krama. Penggunaan kedua ragam tersebut masih kerap digunakan dalam bahasa Jawa dengan melibatkan tingkat tuturan para partisipan yang masih memandang status sosial sebagai sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Ketika seorang pembicara memiliki status sosial yang sama dengan lawan bicaranya, ragam ngoko maupun krama menjadi pilihan sebagai wujud keakraban. Pada saat status sosial seseorang lebih superior terhadap lawan bicaranya yang inferior, ragam ngoko-lah yang digunakan. Sebaliknya, ketika si pembicara lebih rendah status sosialnya, maka ia akan menggunakan ragam krama untuk menunjukkan kesantunan terhadap lawan tuturnya.ABSTRACT This research is aimed to know the use of ngoko and krama personal pronoun of Javanese language in uttering Eid Al-Fitr at online news Detikjatim on 2023. By applying descriptive qualitative method, the researcher described the data in utterances by using Rahyono’s theory about Javanese deictic expression. The results showed that some of personal pronouns of the ngoko and krama variety are used. First personal pronoun, bound personal pronoun, and the combination of some pronouns are used in ngoko, while first, second personal pronoun, and the bound and combination of pronouns are used in krama. The use of both varieties (ngoko and krama) was commonly used in Javanese language by considering the speech level of the participants by looking at the social status. When someone has the same social status with his/ or her interlocutors, ngoko and krama were used to show the closeness. Ngoko was also used when someone’s social status was higher to show superiority. While krama was used when someone’s social status was lower rather than his or her interlocutors to show respect and politeness.
TRANSFORMASI DAN KRITIK SOSIAL NASKAH DRAMA ADAPTASI DARI CERPEN RAHIM KARYA COK SAWITRI Yusriansyah, Eka
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.10849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah proses transformasi dan kritik sosial cerpen Rahim karya Cok Sawitri menjadi naskah drama adaptasi karya Putut Buchori. Adaptasi adalah wujud dari transformasi yang menjadi bagian dari alih wahana, yaitu perubahan wujud dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif. Data primer penelitian ini adalah kutipan dialog dan keterangan pemanggungan yang bersumber dari naskah drama adaptasi karya Puthut Buchori. Teori yang digunakan adalah teori adaptasi dari Riffaterre dan mengadopsi teori sosiologi sastra untuk menemukan representasi kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah drama adaptasi karya Puthut Buchori dari cerpen Rahim karya Cok Sawitri memuat ekspansi, modifikasi, dan ekserp pada alur, tokoh, latar, dan dialog. Hal ini disebabkan oleh perbedaan media dan genre karya di mana naskah drama menuntut adanya dialog sehingga suara batin tokoh cerita dalam cerpen pun harus dihadirkan sebagai adegan maupun didialogkan melalui tokoh. Ekserp atau irisan kedua karya adalah gambaran perempuan yang membuang rahimnya karena penyakit tumor, namun dituding sebagai gerakan anti kelahiran generasi baru. Irisan ini mengukuhkan gerakan perempuan atas kritik sosial terhadap negara yang tidak memenuhi hak warga negaranya. Kritik sosial yang ditemukan terdiri atas kritik terhadap sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya.   Kata kunci: transformasi, kritik sosial, adaptasi, naskah drama
ADVERBIAL SARANA DALAM BAHASA BANJAR KUALA Mubarok, Ahmad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.10813

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) tipe realisasi adverbial sarana dalam Bahasa Banjar Kuala (BBK) dan (2) Kehadiran adverbial sarana dalam Kuala Banjarnese Language. Data penelitian ini adalah kalimat yang di dalamnya terdapat adverbial. Data penelitian berupa frasa dan klausa dalam BBK digunakan oleh masyarakat Banjar. Sumber data penelitian adalah tuturan atau bahasa lisan dari penutur asli BBK. Penelitian menggunakan teknik wawancara, teknik bercerita, dan teknik studi dokumenter. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah daftar kalimat yang mengandung adverbia, daftar kalimat dan cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adverbial sarana merupakan bagian dari beberapa jenis Adverbial.Adverbial Sarana dalam klausa atau kalimat dapat direalisasi dengan frase berpreposisi lawan dengan sumbu nomina atau frase nomina tak bernyawa dan klausa. Secara semantis, nomina sumbu frase itu menyatakan alat, wahana, bahan, dan peranti. pada jenis kata atau frasa lain, tidak  teridentifikasi Adverbial sarana. (2) Adverbial sarana dalam BBK sama dengan Adverbial Sarana dalam BI yang mana tidak ditemukan predikat yang mewajibkan kehadiran Adverbial Sarana, baik sebagai alat, wahana, bahan, ataupun peranti.
LISTENING ANXIETY OF ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE Nasir, Muhammad Alim Akbar; Prafitri, Wilma
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i4.11541

Abstract

This research aimed to (1) discover the profile of the students’ listening anxiety; (2) reveal the students’ English listening comprehension; and (3) uncover whether there is a correlation between students’ listening anxiety and their English Listening Comprehension. This research was designed quantitatively by employing correlational analysis. The sample chosen was 35 fourth semester students in English Department of Universitas Islam Makassar. The instruments were listening anxiety questionnaire consisted of 33 items adopted from Chang (2008) and listening and listening comprehension test consisted of 50 items by Phillips (2001). The results of the instruments were analyzed quantitatively which were then analyzed by using SPSS 21 for the correlational analysis. The results showed that the mean score of the listening anxiety questionnaire was 120.77 which can be concluded as medium anxiety level. Meanwhile, the mean score of the students’ English listening test was 43.14 which could be concluded as fair listening comprehension. Furthermore, the correlational analysis showed that the value of the r-computed was -0.748 meaning that H0 was rejected and Ha was accepted and since the result of the r-computed was negative, it can be concluded that there was strong negative correlation between listening anxiety and listening comprehension of the students meaning that the higher the listening anxiety of the students is, the lower the students’ listening comprehension is and vice versa.