cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 375 Documents
Menyusun Soal PKP-PKA Berstandar Adalah Keniscayaan Tahir, Budiman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19355

Abstract

Artikel ini didasari belum tuntasnya tugas widyaiswara melaksanakan tugas pokoknya dalam proses pembelajaran, yakni melaksanakan evaluasi pembelajaran. Tidak sedikit widyaiswara abai terhadap evaluasi pembelajaran, tidak membuat instrumen apatahlagi melaksanakan evaluasi pembelajaran. Bertujuan untuk mendeskripsikan cara menyusun kisi-kisi soal, menyusun soal PKP-PKA berstandar, dan menyusun soal PKP-PKA berstandar secara online menggunalan aplikasi.  Artikel ini merupakan kajian pustaka. Hasil pembahasan dinyatakan bahwa kriteria menyusun kisi-kisi soal meliputi: pemilihan sampel materi, jenis tes yang akan digunakan, dan jenjang kemampuan berpikir yang ingin diuji. Menyusun soal pilihan ganda atau uraian mengacu pada aspek: materi, konstruksi, dan bahasa. Membuat soal kuis menggunakan aplikasi, misalnya google form, dengan langkah-langkah: Buka Google Formulir, kemudian klik ikon Plus; Di bagian kanan atas, klik Setelan; Klik Kuis lalu Jadikan ini sebagai kuis; Opsional: Untuk mengumpulkan alamat email, klik Umum lalu kumpulkan alamat email; dan e) Klik Simpan.
Meningkatkan Kemampuan Guru Mata Pelajaran Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving: Upaya peningkatan kemampuan berfikir kritis Melalui Kegiatan Supervisi Akademik di SMA Negeri 1 Nunukan Khoirul Naim
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.16106

Abstract

Abstrak. Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan (1) kemampuan guru mata pelajaran dalm menyusun RPP Model pembelajaran problem solving melalui kegiatan suvervisi akademik; (2) kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran problem solving sebagai upaya meningkatkan kemampuan berifikir kritis siswa melalui kegiatan supervisi akademik. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dua siklus dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, penelitian melibatkan 5 guru SMA N 1 Nunukan. Hasil penelitian Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP Model pembelajaran dari pra siklus dengan nilai 62,90 atau berada pada kategori kurang, kemudian di siklus I sebesar 77,27% dengan kategori cukup dan terjadi peningkatan hingga  siklus II sebesar 95,11% dengan kategori Baik; (2) Penerapan metode pembelajaran problem solving melalui kegiatan akademik secara klinis dapat meningkatkan model pembelajaran guru karena dari pencapaian mulai dari pra siklus 31,46 % masih berada pada kategori kurang, di siklus I pencapaian sebesar 71,02% dengan kategori cukup dan terjadi peningkatan signifikan pada siklus II sebesar 91,50 atau dengan kategori baik. Keberhasil guru dalam mengimplementasikan metode pembelajaran akan membuat siswa memiliki sikap kritis dalam belajar mata pelajaran sains, yang berdampak pada peningkatan hasil belajarnya. 
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Pengelolaan Kelas Terhadap Motivasi Belajar PPKn Peserta Didik Mufti Syaifuddin; Imam Suyitno; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14885

Abstract

This study aims to determine; (i) whether there is a positive and significant influence on the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar, (ii) whether there is a positive and significant effect of the Team Assisted Individualization (TAI) model on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar, (iii) whether there is a positive and significant influence of classroom management on the learning motivation of PPKn learners at SMP Negeri 8 Makassar. This type of research used in this research is quantitative with survey methods. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 8 Makassar, amounting to 440. The sampling technique was Simple Random Sampling technique with a total sample of 195. Data collection techniques used were collected through questionnaire, and documentation.The results of this study indicate that (i) there is a positive and significant influence on the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown with the Fcount value of 108.104 > Ftable 3.04. While the significance level is 0,000 < 0.05 and simultaneously there are 53% of the contribution of the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management to the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. (ii) there is a positive and significant influence between the Team Assisted Individualization (TAI) learning model on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown by the tcount 12, 749 > ttable 1.645 with a significance of 0.000 < 0.05. and (iii) there is a positive and significant effect between classroom management on students' learning motivation of PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown tcount 11, 365 > ttable 1.645 with a significance of 0,000 < 0.05
Pergeseran Pola Interaksi Sosial ( Studi Pada Masyarakat Banggae Kabupaten Majene ) Iva St Syahrah. R; Musdaliah Mustadjar; Andi Agustang
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14393

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor- faktor dan proses pergeseran pola interaksi serta dampak dari pergeseran pola interaksi sosial  yang terjadi pada Masyarakat Banggae Kabupaten Majene. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penentuan informan menggunakan Teknik purposive sampling dengan kriteria informan yang berumur 21 sampai 50 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Faktor penyebab terjadinya pergeseran pola interaksi pada masyarakat Banggae didasari atas dua faktor yakni faktor eksternal ialah perkembangan teknologi. Sedangkan faktor internalnya ialah ketergantungan smartphone dan perilaku phubbing. (2) Proses terjadinya pergeseran pola ineraksi sosial pada Masyarakat Banggae Kabupaten Majene, terjadi diantara keadaan dan waktu yang berbeda (pra digital- pasca digital). (3) Dampak ketergantungan masyarakat Banggae Kabupaen Majene terhadap Smartphone yang dapat menggeser pola interaksinya, terdiri dari dua dampak, yakni pertama dampak positif: mempermudah interaksi dan memperkaya saluran interaksi, mempermudah akses informasi, dan kemudahan memenuhi kebutuhan perkuliahan. Kedua dampak negatif: waktu yang terbuang sia- sia, sulitnya menyaring informasi, dan lunturnya sopan santun dan tata krama dalam berinteraksi.
Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Masa Covid 19 Di SMP Agustang, Andi Yosi Adiwisastra; Herman, Herman; Said, Muh.; Agustang, Andi
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19399

Abstract

Upaya guru IPS dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa Covid–19 di SMP Negeri 1 Kecamatan Simbulue Kabupaten Bone dengan melakukan pendekatan personal yaitu menghubungi siswa satu persatu baik dengan berkomunikasi langsung melalui smartphone ataupun dengan chat pribadi lewat whatsapp. Selain itu, upaya yang dilakukan guru untuk siswa yang tidak memiliki smartphone adalah dengan menganjurkan siswa datang ke sekolah untuk mengambil materi dan tugas pembelajaran. Selain itu juga guru melakukan kunjungan ke rumah siswa namun tetap dengan mengikuti protokol kesehatan. Informan pada penelitian ini dengan mewawancarai 3 guru dari tiap kelas yang telah mengajarkan mata pelajaran IPS (Ilmu Pendidikan Sosial) yaitu, 1 orang dari kelas VII, 1 orang dari Kelas VIII, dan 1 orang dari Kelas IX. Hasil penelitian dalam pemberian reward selama pembelajaran online membuat siswa termotivasi untuk terus belajar meski bukan lewat tatap muka. Guru IPS juga melakukan upaya pendekatan emosional dengan orang tua siswa sebagai bentuk control terhadap perilaku dan disiplin siswa saat belajar online.  Sementara upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang berhubungan dengan bentuk ekspresi siswa yaitu pengerjaan tugas kelompok yang diberikan kepada siswa. Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengkomunikasikan tugas tersebut dengan cara dan aplikasi yang diinginkan oleh siswa. Hasil dari penugasan tersebut akan dipublikasikan secara umum.
Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Pidana Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros H, Rahma; Tahir, Heri; Mustari, Mustari
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)upaya pemenuhan hak pendidikan anak pidana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II  Maros ; (2) mengetahui faktor determinan dalam upaya pemenuhan hak pendidikan anak pidana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dimana jenis penelitian ini dilakukan dengan mengamati subjek dan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada. Fakta yang ditemukan dideskripsikan secara mendalam. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan reduksi, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Pidana sudah  terlaksana namun belum secara maksimal dengan diterapkannya  3 (Tiga) program pendidikan non formal yang dilakukan di LPKA Kelas II Maros yaitu pertama pendidikan  kepribadian yang terdiri dari pendidikan kesadaran beragama, pendidikan kemampuan intelektual, pendidikan kesadaran berbangsa, bernegara., dan pendidikan sadar hukum. kedua pendidikan kemandirian terdiri dari keterampilan untuk mendukung usaha mandiri dan keterampilan sesuai minat. ketiga pendidikan dan pelatihan kesehatan jasmani dan rohani. Untuk pemenuhan pendidikan formal belum berjalan dengan baik. Faktor Determinan dalam  pemenuhan Hak Pendididkan Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros adalah sarana dan prasarana yang belum memadai, kurangnya tenaga pendidik, kurangnya suplai anggaran untuk pendidikan, petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros yang masih kurang, blok anak pidana dan blok narapidana dewasa tergabung.
Pelaksanaan Tugas Lurah Dalam Pelayanan Masyarakat Di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Muh. Adirudini; Rifdan Rifdan; Manan Sailan
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan (1) Pelaksanaan tugas Lurah dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. (2) Faktor determinan dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. (3) Strategi pelaksanaan tugas Lurah dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dimana jenis penelitian ini dilakukan dengan mengamati subjek dan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada. Fakta yang ditemukan dikaji dan dideskripsikan secara mendalam. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan tugas lurah dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Tompobalang mengenai pola-pola tugas Lurah yang efektif dan efesien oleh pemerintah Kelurahan Tompobalang  didapati bahwa pola-pola tugas Lurah Tompobalang sudah cukup efektif dan efesien, dimana Lurah selalu mengarahkan dalam memberikan tugas dan arahan yang dapat dimengerti walaupun Lurah tidak selalu berada di kantor dan bertugas diluar, namun dengan kecanggihan teknologi handphone hal tersebut dapat diatasi. (2) Faktor determinan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas lurah adalah sarana dan prasana yang belum memadai sehingga pelayanan masyarakat pun kurang optimal. (3) Strategi pelaksanaan tugas lurah dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Tompobalang yang dilakukan dengan Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dengan menerapkan Kebijaka Optimalisasi penerapan SOP (Standar Operasional Prosedur) dengan penguatan kualitas dukungan administrasi sarana,dan prasarana di kelurahan Tompobalang.
Sekolah Berbasis Boarding School dalam Pembentukan Karakter Sosial Peserta Didik Salwia Salwia; Hamsu Abdul Gani; Suardi Suardi
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pelaksanaan kegiatan sekolah berbasis boarding school dalam pembentukan karakter sosial peserta didik di SMA Negeri 17 Makassar.  2) Karakter sosial peserta didik yang mengikuti boarding school di SMA Negeri 17 Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang melibatkan 15 orang sebagai informan (10 orang peserta didik, 4 orang pembina asrama, dan kepala sekolah). Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan kegiatan sekolah berbasis boarding school dalam pembentukan karakter sosial peserta didik di SMA Negeri 17 Makassar meliputi bimbingan keagamaan, pengembangan bakat dan minat, keterampilan sikap prososial dan bimbingan belajar. Selain kegiatan asrama juga terdapat penerapan tata tertib, pemberian hukuman yang konsisten sesuai dengan tingkat pelanggaran sebagai rangkain pelaksanaan kegiatan sekolah. (2) Karakter sosial peserta didik yang mengikuti boarding school di SMA Negeri 17 Makassar dapat dilihat dari segi kejujuran kurang baik karena masih terdapat peserta didik yang tidak memiliki perilaku jujur. Dari segi toleransi, peserta didik saling menghargai dan menghormati tanpa membeda-bedakan keyakinan. Dari segi demokratis, pengambilan keputusan selalu diputuskan bersama. Dari segi semangat kebangsaan, selalu memperingati hari nasional. Dari segi peduli lingkungan, selalu menjaga kebersihan dan keamanan asrama. dari segi peduli sosial, melaksanakan kegiatan baksos. Dari segi tanggung jawab, melaksanakan dengan baik segala kegiatan dan dari segi kerjasama, peserta didik saling membantu melakukan segala kegiatan seperti kerja bakti.
Modal Sosial Petani Dalam Peningkatan Produktifitas Pertanian Di Kelurahan Biraeng Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep Aziz, Besse Wulandari; Kasnawi, M. Tahir; Sakaria, Sakaria
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19356

Abstract

Modal sosial sangat berperan penting dalam peningkatan produktifitas pertanian. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan potensi modal sosial dan konstribusi modal sosial petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kelurahan Biraeng Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep. Adapun penelitian ini merupakan gabungan antara kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, wawancara, kajian pustaka dan dukumentasi. Teknik analisis data berbentuk data primer dengan menggunakan strategi tiangulasi konkuren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi modal sosial petani Kelurahan Biraeng tinggi. Hal ini di uraian dari dua variabel bebas yakni variabel jaringan yang ditunjukkan dengan meluangkan waktu berinteraksi dengan organisasi (kelompok tani) sebesar 72,00 %, dan variabel norma sosial yang ditunjukkan dengan adanya kedisplinan dalam membayar pinjaman sebesar 82,00 %. Artinya, kepercayaan (trust), jaringan, dan norma sosial yang merupakan bagian dari modal sosial petani sebesar satu satuan akan meningkatkan produktivitas pertanian sebesar satu satuan pula, begitu juga sebaliknya. Sehingga dengan kepercayaan yang baik antar petani dan unsur-unsur yang ada dalam masyarakat, serta tidak terlepas dari nilai-nilai dan norma sosial yang sudah diyakini sebagai aturan yang mengikat dan mengatur tatanan hidup bermasyarakat. Selain itu, adanya konstribusi modal sosial petani yang beroperasi, maka berdampak pada musim yang terjadi dan penggunaan sistem pengairan yang mencapai 100 %. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa modal sosial petani berpengaruh positif terhadap produktivitas pertanian di Kelurahan Biraeng yang ditunjukkan oleh T Statistik = 2,2823 > t – Tabel = 2,01290.
Peran Elite Adat Pada Pilkada Kabupaten Pinrang 2018 Suhartono, Eka; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19403

Abstract

The study aims to discover (1) the reasons for the indigenous elite to get involved in the 2018 pre-Pilkada in Pinrang district, (2) the role of the indigenous elite in the 2018 Pilkada process in Pinrang district, (3) the adaptation process for the indigenous elite after the 2018 Pilkada in Pinrang district. This study employed qualitative approach, which described descriptively with data collection techniques used were observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The subject selection technique used was purposive sampling. The subjects of the study were 11 informants. The data validity of the study employed triangulation techniques. Based on the results of the study, several findings are discovered, namely, the role of the indigenous elite in the 2018 Pilkada in Pinrang distirict is not merely limited to the pre-Pilkada but also in the process and after Pilkada is carried out. The reasons for the indigenous elite to get involved in the 2018 pre-election in Pinrang district are to maintain the image, charisma, and position held by the indigenous elite and as a form of proof that the indigenous elite is the manifestation of a leader. The role of the elite in the 2018 Pilkada in Pinrang district is to  become the center for regional mapping which is the basis of support, the indigenous elite which is the generality of winning the area where it is located is an instant strategy for the winning team for regional head candidates to win the Pilkada. Apart from that, another role of the indigenous elite is to become a patron for the masses who take sides and believe that the political choice of the indigenous elite is their political choice. The adaptation process of the indigenous elite after the 2018 Pilkada in Pinrang district is a form of response of indigenous elite after Pilkada where the conditions are winner and losers. This adaptation process is filled with various approaches to get the best position in government and for the losing party will try to approach freedom from political sanctions and still get respect and trust from their masses.

Page 10 of 38 | Total Record : 375