Jurnal Psikologi Talenta
urnal Psikologi Talenta (Talenta Psychology Journal) is an open journal system that uses a peer-reviewed system in the journals, with e-ISSN: 2615-1731 and p-ISSN: 2460-8750 published by the Faculty of Psychology, Makassar State University. Jurnal Psikologi Talenta is an Open-Access journal and published twice a year every March and September. Articles/Journals published with aims and scope around: (1) psychology of organizational behavior; (2) entrepreneurship; (3) positive psychology; (4) human developmental dynamics; (5) values and character education; (6) family and community resilience; (7) Indigenous Psychology; and (8) psychology of peace.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 2 (2025)"
:
12 Documents
clear
Forgiveness of Parent in The Silariang Incident
Nurdin, Muh Nur Hidayat;
Zainuddin, Kurniati;
Piara, Muhrajan;
Fadilah, Nurul
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.74228
Silariang is one form of cultural marriage of the Bugis-Makassar community that is not expected to occur because it causes many negative impacts both on the perpetrators of silariang and their families. so that it is usually difficult to accept and forgive the perpetrators of silariang. This study aims to find out more about the dynamics of forgiveness from parents whose children do silariang. This study uses a qualitative research method with a case study method using semi-structured interviews as a data collection technique. Data validity techniques are carried out by triangulation and member checking. The results of the study indicate that the process of forgiving parents in the silariang incident requires a different time span and different stages of the process for each respondent, where respondents, where respondents who are mothers forgive their children more quickly than respondents who are fathers. Respondents go through all aspects and stages of forgiveness. Forgiving makes respondents free from negative feelings and thoughts that have the potential to have on going negative psychological and physical impact.
Hubungan Kepribadian dan Empati dengan Forgiveness pada Remaja Korban Cyberbullying Pengguna Media Sosial
Amora, Viruga Bersky;
Agustina, Laelatus
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.63626
Dalam perkembangannya, teknologi dan informasi dengan media komputer menciptakan internet. Sayangnya dari banyak kegunaan media sosial tidak sedikit pengguna lain yang memanfaatkannya untuk hal yang negatif salah satunya cyberbullying. Forgiveness menjadi salah satu avoidance coping bagi korban. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kepribadian ekstraversi dan empati dengan forguiveness pada remaja korban cyberbullying pengguna media social. Metode yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil yang ditemukan yaitu terdapat hubungan antara kepribadian ekstraversi dan empati dengan forgiveness (p<00.5). Kemudian terdapat hubungan antara kepribadian ekstraversi dan forgiveness (p<0.05) dan tidak terdapat hubungan antara empati dan forgiveness (p>0.05).
Efektivitas Positive Self Talk Training dan Achivement Motivation Training untuk Meningkatkan Self-Efficacy Mahasiswa
Alhamdika, Fikri;
Rahmi, Tuti
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.70303
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas positive self-talk training dan achievement motivation training dalam meningkatkan self-efficacy mahasiswa. Penelitian eksperimental melibatkan 30 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy sebelum dan setelah intervensi, dengan analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Tukey untuk membandingkan efektivitas antar kelompok. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan positive self-talk dan pelatihan achievement motivation terbukti efektif dalam meningkatkan self-efficacy mahasiswa secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol, meskipun pelatihan positive self-talk sedikit lebih unggul tetapi perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi institusi perguruan tinggi untuk mengintegrasikan program pelatihan positive self-talk dan pelatihan achievement motivation ke dalam kurikulum atau kegiatan kemahasiswaan, karena dapat membantu meningkatkan self-efficacy mahasiswa yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan kinerja akademik, kemampuan manajemen stres, dan motivasi belajar yang lebih positif. Pelatihan bagi tenaga pendidik juga disarankan agar dapat memfasilitasi dan mendorong mahasiswa dalam mengembangkan positive self-talk serta penetapan tujuan akademik yang realistis. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi empiris penting dalam mengeksplorasi strategi praktis untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa di perguruan tinggi.
Kesehatan Mental Emosional dan Self-compassion pada Remaja Awal
Murdiana, Sitti;
Ismail, Ismalandari;
Ahmad, Nurul Fitriana
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.73532
Remaja awal mengalami perubahan fisiologis dan psikologis yang kompleks. Mereka menghadapi sejumlah hal baru yang membuat mereka bingung mengenai diri mereka sendiri dan juga tanggapan lingkungan sekitar terhadap dirinya. Kondisi ini menyebabkan banyak dari remaja awal mencoba mengeksplorasi lingkungannya dengan alas an mencari jati diri. Dalam pencarian jati diri ini mereka menemukan banyak ketidaksesuaian yang membuatnya frustrasi. Frustrasi yang dialami oleh remaja awal ini memunculkan berbagai gejala antara lain; gejala emosional, hiperaktivitas, penyimpangan perilaku, masalah dengan teman sebaya dan perilaku prososial. Gejala tersebut digolongkan ke dalam kesehatan mental emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kesehatan mental emosional dengan self compassion pada remaja awal di Kota Makassar. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 44 remaja di Kota Makassar. Data dianalisis dengan teknik statistic korelasi pearson. Responden dalam penelitian ini sebanyak 44 remaja di Kota Makassar. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self compassion dengan kesehatan mental emosional pada remaja di Kota Makassar (0,584 > r tabel 0,2907, p < 0,000).
Pengaruh Peer Influence dan Impulsivitas Terhadap Risk-Taking Behavior Perokok Aktif Wanita
Alhabib, Bilqishia Shehada;
Utami, Lufiana Harnany
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.70856
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer influence dan impulsivitas terhadap risk-taking behavior perokok aktif wanita. Penelitian melibatkan sebanyak 349 perokok aktif wanita di Perguruan Tinggi se-Surabaya. Terdapat tiga instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala Risk-Taking 18 Questionnaire, Resistance to Peer Influence Scale (RPI), dan The Short UPPS-P (SUPPS-P). Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non-probability sampling. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer influence dan impulsivitas menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap terbentuknya risk-taking behavior. Peer influence dan impulsivitas menyumbang sebesar 72,4% terhadap risk-taking behavior perokok aktif wanita dan 27,6% lainnya berasal dari variabel lain di luar penelitian ini.
Peran Personality Traits terhadap Kesiapan Kerja melalui Learning Agility sebagai Mediator
Putri, Yohana Desia;
Zamralita, Zamralita;
Prima, Ismoro Reza
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.70775
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh personality traits terhadap kesiapan kerja dengan learning agility sebagai mediator. Personality traits merupakan dimensi psikologis yang mencerminkan pola perilaku, pikiran, dan perasaan individu yang konsisten. Dalam dunia kerja, pemahaman terhadap personality traits menjadi landasan penting dalam menilai kesiapan kerja, yaitu kemampuan individu dalam mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk menghadapi dinamika lingkungan profesional. Penelitian ini menguji peran learning agility—kemampuan belajar dan beradaptasi dari pengalaman—sebagai mediator yang dapat menjelaskan hubungan antara personality traits dan kesiapan kerja. Menggunakan metode non-probabilitas dengan teknik convenience sampling, penelitian ini melibatkan 215 responden yang terdiri dari mahasiswa tingkat akhir tanpa pengalaman kerja full-time maupun part-time. Instrumen penelitian meliputi Big Five Personality Inventory (BFI), Learning Agility Scale (LAS), dan Work Readiness Scale (WRS). Analisis data menunjukkan bahwa openness to experience, agreeableness, extraversion, dan conscientiousness memiliki hubungan positif signifikan dengan kesiapan kerja, dengan learning agility berperan sebagai mediator parsial. Sebaliknya, neuroticism menunjukkan hubungan negatif langsung dengan kesiapan kerja tanpa dimediasi oleh learning agility. Temuan ini menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan dalam menyusun strategi rekrutmen serta pengembangan pelatihan berbasis adaptabilitas dan pembelajaran pengalaman untuk mempersiapkan tenaga kerja yang lebih siap dan tangguh.
Adversity Quotient dan Social Loafing pada Mahasiswa
Berliansyah, Cut Shasa;
Rachmatan, Risana;
Sulistyani, Arum;
Yulandari, Nucke
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.65162
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkatan adversity quotient dan social loafing pada mahasiswa di Banda Aceh dan menguji hubungan antara adversity quotient dengan social loafing pada mahasiswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif jenis korelasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik insidental sampling yang melibatkan 361 mahasiswa aktif jenjang Diploma dan Sarjana di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Adversity Response Profile – Chinese University Student (ARP-CUS) untuk mengukur tingkat adversity quotient dan Social Loafing Tendency Questionnaire (SLTQ) untuk mengukur kecenderungan social loafing pada mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik Korelasi Product Moment Pearson dan menghasilkan nilai signifikansi (p)=0,000 dan koefisien korelasi sebesar (r)=-0,290. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara adversity quotient dengan social loafing pada siswa dengan kekuatan hubungan yang lemah. Maknanya semakin tinggi adversity quotient, maka akan semakin rendah kemalasan sosial, begitupun sebaliknya. Penelitian ini secara praktis dapat membantu pemangku kepentingan dalam menyusun strategi pendidikan yang lebih baik untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja siswa dalam kelompok.
Optimism and Academic Resilience: Antecedents of Subjective Well-Being in Working Students
Dewi, Ros Patriani;
Lekahena, Femmy
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.70312
Students who work have subjective well-being that is unstable or even tends to decrease due to the negative impact felt by students which will influence the subjective well-being of working students. The factors that can affect subjective well-being in students are academic resilience and optimism which will be examined in this study. The aim of this research is to prove empirically about the influence optimism and academic resilience on subjective well-being. 100 working students in UMBY was taken as participant using convenience sampling technique. Data collection was carried out by using Subjective Well-Being Scale, Optimism Scale, and Academic Resilience Scale. The data generated through the data collection process was analyzed using multiple linear regression tests. The research results show that optimism and academic resilience have a positive effect on subjective well-being, both simultaneously and partially. The effective contribution of optimism and academic resilience is 32,5%, while 67,5% is influenced by other variables not examined in this research.
Dinamika Konflik Interpersonal Pada Dewasa Awal Dengan Helicopter Parenting
Wahyuningsih, St. Andrifani;
Daud, Muh
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.71273
Helicopter parenting is one of the kinds of patterns of parental care in which parents are involved in the lives of their children often overly. This pattern of caring can lead to interpersonal conflict in children as a result of the negative impact. Especially in early adulthood looking for self-identity. The study responded to as many as two people who were 18-25 years old and felt helicopter parenting. This research uses a qualitative method with a case study approach. The study aims to find out the dynamics of interpersonal conflict in early adulthood with parenting helicopters. Data collection using semi-structured interview techniques that are structured based on domains on parenting helicopters and interpersonal conflicts. Research results on the dynamics of interpersonal conflict in early adulthood with parenting helicopters have shown a range of significant impacts. The positive impact that is felt by the subject in the form of high emotional support. As for the negative impact that the subject feels such as low self-confidence, withdrawal, low life skills, and disruption in the relationship between the child and the parent. The implications of this resear
Makassar’s Electoral Trust: Identifikasi Karakter Personal sebagai Preferensi Kepercayaan Pemilih Pemula
Rhesa, Muhammad;
Firmansyah, Muhammad Reza
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/talenta.v10i2.72083
It is noted that public participation rates in general elections in Indonesia have declined annually, illustrating a phenomenon of disconnected electoral as part of distrust, where there is a disconnect between representatives and the represented. This issue can influence political perceptions and public trust in mayoral candidates, particularly among young first-time voters. Therefore, this study aims to examine the role of personal attributes (benevolence, competence, integrity) of Makassar mayoral candidates in influencing the trust of first-time voters. This quantitative study used a sample of 104 first-time voters aged 17-23 years. The results showed that benevolence, competence, and integrity influence trust by 69.5%, with benevolence having no significant effect (p=0.717). In the group of participants who knew the mayoral candidates, competence and integrity influenced trust by 73.9%, while benevolence had no significant effect (p=0.846). In the group of participants who did not know the mayoral candidates, benevolence, competence, and integrity influenced trust by 71.7%. Furthermore, 66% of first-time voters desire a Makassar mayoral candidate with integrity in their future leadership.