cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Value Crisis in SMEs Branding Communication: A Systematic and Bibliometric Study of Business Ethics Transformation Hartati, Sri; Karim, Edwin; Alam, Naufal Shayed; Wijaya, Fanji
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.12340

Abstract

In today’s complex digital and ethical business environment, MSMEs face increasing tension between market-driven branding strategies and the integration of authentic ethical values. This study identifies a core problem in the literature: a persistent fragmentation between performance-oriented branding and ethics-oriented communication within MSME practices. Using a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA 2020 and supported by bibliometric tools (Bibliometrix and VOSviewer), we analyzed 79 Scopus-indexed articles published between 2015 and 2025. The analysis reveals three dominant conceptual clusters: (1) digital branding and social media, (2) sustainability and CSR integration, and (3) ethical legitimacy and stakeholder value. Despite increasing attention to sustainability, ethical dimensions often remain symbolic or fragmented. As a response, this study proposes a novel framework integrating digital strategy, value-based sustainability, and ethical stakeholder legitimacy. The study contributes a conceptual foundation for future research and offers practical guidance for branding strategies that are not only performative but also ethically grounded and socially legitimate.
Belajar Etika Budaya: Menakar Kesantunan dan Kepercayaan Diri Mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Sundusiah, Suci; Idris, Nuny Sulistiany; Widia, Ida; Fauzia, Amirush Shafa; Asri, Dinar
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri mahasiswa dalam menyimak Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan kesadaran mereka terhadap kesantunan berbahasa. Data diperoleh melalui dua instrumen berupa skala kepercayaan diri menyimak dan skala kesadaran kesantunan yang diberikan kepada mahasiswa BIPA dari tiga level: dasar, menengah, dan mahir. Uji normalitas dan analisis non-parametrik Kruskal-Wallis digunakan untuk menguji perbedaan antar level, sedangkan analisis korelasi dan regresi diterapkan untuk mengeksplorasi hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan tidak terdapat korelasi signifikan antara kepercayaan diri menyimak dan kesadaran kesantunan, dengan indikasi adanya fenomena overconfidence pada pemelajar dengan skor kepercayaan diri tinggi tetapi kesadaran kesantunan rendah. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengajaran secara eksplisit tentang norma kesopanan dan nilai budaya Indonesia dalam pembelajaran BIPA. Implikasi pedagogis disoroti, khususnya integrasi pelatihan pragmatik ke dalam kurikulum BIPA guna menghasilkan komunikator yang fasih sekaligus beretika.
Eksplorasi Karakter Politik Demokrasi Buya Hamka Dalam Membentuk Civic Disposition Pada Mahasiswa Nababan, Ramsul; Safitri, Ira; Junaidi, Junaidi; Dharma, Surya; Hodriani, Hodriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12395

Abstract

Saat ini, demokrasi di Indonesia belum secara maksimal terlaksana. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya pelanggaran-pelanggaran demokrasi. Untuk itu, agar demokrasi pada masa kini dan pada masa yang akan datang menjadi lebih baik, maka mahasiswa sebagai agen perubahan sangat diperlukan kehadirannya. Membentuk mahasiswa yang berkarakter demokrasi, salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan menelusuri karakter politik demokrasi Buya Hamka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter politik demokrasi Buya Hamka dalam membentuk civic disposition (karakter kewarganegaraan) pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemikiran Buya Hamka memiliki relevansi kuat dalam membentuk civic disposition mahasiswa di era kontemporer. Tiga pilar utama yang ditekankan yaitu kepemimpinan berakhlak, musyawarah, dan ketakwaan sebagai landasan moral. Pilar-pilar ini membentuk karakter kewarganegaraan yang religius, bertanggung jawab, adil, dan menjunjung persatuan. Nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui aktivitas akademik dan sosial mahasiswa. Pemikiran Buya Hamka berkontribusi pada pengembangan demokrasi yang etis, humanis, dan berlandaskan Pancasila.
Karakter Tanggung Jawab dalam Konteks Pengetahuan Cakap Hukum Bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi Kania, Delila; Khoerudin, Cep Miftah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12421

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman hukum mahasiswa FKIP terkait konsep perbuatan hukum, usia dewasa, dan hak setelah memiliki KTP, serta kaitannya dengan karakter tanggung jawab. Metode kualitatif dengan teknik wawancara diterapkan pada mahasiswa dari empat program studi di Universitas Pasundan. Temuan menunjukkan 94% responden keliru mengartikan perbuatan hukum sebagai tindakan melanggar aturan, bukan perbuatan sah seperti kontrak atau perkawinan. Sebagian besar (98%) hanya mengenal usia dewasa administratif (17 tahun), tanpa memahami batasan KUHPerdata (21 tahun). Meski 94% paham hak dasar setelah memiliki KTP (seperti memilih dan membuat SIM), pengetahuan tentang tanggung jawab hukum yang menyertainya masih minim. Kesenjangan pemahaman paling signifikan terjadi pada mahasiswa non-PPKn akibat terbatasnya eksposur materi hukum. Penelitian ini mengungkap korelasi antara karakter tanggung jawab (disiplin, integritas) dengan kesadaran hukum, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan integrasi pendidikan hukum dasar dalam kurikulum FKIP melalui pendekatan kontekstual dan kolaborasi lintas fakultas. Hasil penelitian memberikan landasan bagi pengembangan model literasi hukum yang efektif di lingkungan pendidikan tinggi.