cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah Berbasis Nilai Moral dan Etika Pangkey, Richard Daniel Herdi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11883

Abstract

Pemilihan kepala daerah adalah elemen penting dalam demokrasi yang bebas dan adil. Untuk menjaga integritasnya, Bawaslu memainkan peran krusial dalam mencegah pelanggaran seperti politik uang dan kampanye hitam. Penelitian ini menganalisis strategi pencegahan pelanggaran Pilkada 2024 berbasis nilai moral dan etika, dengan fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow. Menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif, penelitian ini menganalisis data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan badan pengawas pemilu dan komisi pemilihan umum aparat hukum, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi. Temuan penelitian mengidentifikasi lima strategi pencegahan yang mengintegrasikan nilai moral dan etika, yaitu: penguatan pengawasan dengan pendekatan berbasis kejujuran, pemetaan kerawanan dengan mempertimbangkan moralitas pemilih, peningkatan koordinasi lembaga dengan etika profesional, sinergi antar lembaga berbasis kepercayaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat melalui edukasi nilai moral. Strategi ini sangat menitikberatkan pada upaya bersama menciptakan pemilihan kepala daerah yang transparan, akuntabel, dan demokratis.
Implementasi Bahan Ajar Digital Berbasis Qr Code Terhadap Karakter Kemandirian Belajar Mahasiswa Pagarra, Hamzah; Faisal , Muhammad; Fatawuri , Afdal
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bahan ajar digital berbasis Qr Code terhadap karakter kemandirian belajar mahasiswa PGSD. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan kualitatif yang menguraikan hasil temuan dalam bentuk deskriptif dan pendekatan kuantitaif yang menguraikan hasil temuan dalam bentuk angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital berbasis Qr Code dinilai sangat baik dan karakter kemandirian belajar mahasiswa berada pada kategori tinggi. Hasil analisis angket bahan ajar digital berbasis Qr Code menunjukkan bahwa secara keseluruhan, bahan ajar ini dinilai sangat baik oleh mahasiswa yang dibuktikan dengan sebanyak 22 orang yang dominan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 73,3%. Kemudian hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa karakter kemandirian belajar mahasiswa secara keseluruhan berada pada tingkat yang tinggi. Hal ini tercermin dari dominasi 27 orang mahasiswa dalam kategori tinggi dengan persentase 90%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mengembangkan sikap dan perilaku yang mendukung karakter kemandirian belajar.
Penguatan Karakter Kolaboratif Melalui Integrasi Nilai Abbulosibatang Pada Materi Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 1 Batang Sakman, Sakman; Femmy, Femmy; Bakhtiar, Bakhtiar
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11894

Abstract

Artikel ini membahas konsep Abbulosibatang dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya untuk memperkuat sikap kerjasama di antara peserta didik. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, nilai-nilai kerjasama menjadi semakin penting untuk ditanamkan dalam diri siswa. Abbulosibatang, yang merupakan istilah kearifan lokal masyarakat Bugis yang mengacu pada prinsip kolaborasi dan saling mendukung, diharapkan dapat menjadi metode efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan produktif. Melalui pendekatan ini, artikel ini menjelaskan bagaimana penerapan nilai Abbulosibatang dalam pembelajaran Pancasila dapat meningkatkan interaksi sosial, empati, dan rasa tanggung jawab di antara siswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai strategi yang dapat digunakan oleh pendidik untuk mengintegrasikan nilai kerjasama dalam materi pendidikan pancasila, serta dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan rekomendasi bagi pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung penguatan sikap kerjasama di kalangan peserta didik
Etika Penggunaan Kurikulum Berbasis Artificial Intelligence untuk Guru Sekolah Menengah Kejuruan Rosyanto, Rosyanto; Wahyudin, Din; Hernawan, Asep Herry
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11936

Abstract

Penggunaan AI telah berkembang pesat. Dunia pendidikan pun ikut terpengaruh dengan adanya penggunaan AI dalam pembelajaran. Hal ini memberikan perhatian khusus terkait etika penggunaannya dan bagaimana ini berdampak kepada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu lebih jauh bagaimana kesadaran guru SMK di Jawa Barat terhadap etika penggunaan AI. Terdapat pula kurikulum BMTI sebagai pembanding kurikulum standar yang telah dibuat oleh pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah mix ed method menggabungkan data kuantitatif dari survey kuisioner kepada guru SMK serta analisis dokumen kurikulum BMTI. Pembahasan akan dilakukan dengan cara deskriptif baik untuk kualitatif maupun kuantiatif yang nantinya akan saling melengkapi data temuan. Berdasarkan hasil temuan, desain kurikulum yang telah ada serta survey yang dilakukan masih menunjukkan kurangnya kesadaran dalam etika penggunaan AI yang akan berdampak negatif. Sehingga, perlu dipertimbangkan adanya desain kurikulum yang memuat etika penggunaan AI untuk meningkatkan kesadaran pada guru SMK.
Development of a Project-Based Learning Model to Improve Student Character in Higher Education Andika, Alek; Suryadi, Ace; Hidayat, Mupid; Warlim, Warlim; Nurdin, Encep Syarief
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11942

Abstract

This research proposes developing an integrated project-based learning model with student character development in higher education. This approach aims to prepare students with both academic skills and strong character to face the complex demands of the real world. Through a comprehensive literature review, this research identifies a close relationship between project-based learning and student character development. The proposed learning model integrates elements of project-based learning with proven effective character development strategies. This model aims at empowering students to enhance collaboration, problem-solving, personal responsibility, self-reflection, ethics, leadership, and empathy. The novelty of this research is the importance of implementing project-based learning in learning that must be prepared by lecturers so that learning objectives are not only oriented towards student knowledge but also character building in each learning assignment. This model has to be implemented under the support of lecturers and educational institutions as well as continuous evaluation to assess its relevance and effectiveness. Through the development of this project-based learning model, educational institutions are ready for curriculum changes and students have good and positive characters to face global challenges.
Eksistensi Tradisi Sasi sebagai Modal Sosial dalam Perancangan Kurikulum Hijau pada Satuan Pendidikan di Maluku Salamor, Lisye
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana tradisi Sasi menjadi modal sosial bagi kehidupan masyarakat Maluku yang dapat dirancang sebagai kurikulum hijau yang dapat digunakan di lembaga pendidikan. Untuk memecahkan masalah tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten dan satu kota dari kabupaten di Provinsi Maluku dengan menggunakan teknik wawancara. Dengan informan dari tokoh masyarakat dan siswa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Sasi sebagai budaya secara umum dan secara khusus sebagai hukum adat, merupakan modal sosial dalam memperkuat persatuan dan kesatuan antar masyarakat. Melalui Budaya atau Tradisi Sasi dapat melahirkan budaya hidup yang tertib, rasa tanggung jawab, disiplin, dan cinta lingkungan. Kondisi ini telah membentuk polarisasi masyarakat yang beradab, kondisi ini telah berlangsung berabad-abad lamanya, dan berdampak pada keberlangsungan kehidupan masyarakat adat di Kepulauan Maluku. Muatan nilai-nilai Sasi sangat penting untuk diinternalisasikan melalui proses pewarisan melalui lembaga pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. diri sebagai bagian dari ekosistem dengan perannya dalam berbagai persoalan lingkungan.
From Apathetic to Participatory: Moral Political Education, the Young People's Path to Democratic Consciousness Anggraeni, Leni; Syaifullah, Syaifullah; Azis, Abdul; Putra, Tarekh Febriana; Irawan, Hendri; Firdaus, Pipin
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11970

Abstract

Does the cultivation of democratic values require contextualization along with the progressiveness of social change? The response to this question can be answered scientifically after an objective measurement of the political moral situation. This study seeks to identify ideal interventions for effective political education to increase political awareness, especially in the contemporary political era in Indonesia. Not only presenting data, this study forms and develops solutions. Thus, this study is filled with various systematic flows to 1) translate political awareness; 2) analyze the phenomenon; 3) propose practical intervention solutions that can help strengthen political awareness. To measure political awareness, using the subject's attitude, interest, and opinion (AIO) measurement model. After the subject's profile is identified, data collection uses a comprehensive scale measurement through 3 (three) methods, namely verbal rating scale (VRS), graphic rating scale (GRS), and numeric rating scale (NRS). The results of the analysis show that the political awareness index is 55.20 out of a maximum value of 100, which indicates conditions that are not in accordance with expectations. To improve it, the ideal intervention is to form political education media that are in accordance with the needs of the subject. The best intervention is to compile digital political education media that utilizes social media. Social media can be considered to have strong potential for political knowledge by providing more opportunities to access political content
Pengaruh Diskusi Politik melalui Grup WhatsApp terhadap Karakter Kewarganegaraan Digital Mahasiswa Hadian, Vini Agustiani; Suryadi, Karim; Darmawan, Cecep; Danial, Endang; Aulia, Sarah Raudlatul
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11985

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah menghadirkan ruang baru bagi partisipasi politik generasi muda khususnya mahasiswa, melalui platform seperti WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diskusi politik dalam grup WhatsApp terhadap karakter kewarganegaraan digital mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Data dikumpulkan dari 136 mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia yang aktif dalam diskusi politik digital. Instrumen penelitian berupa angket skala likert. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan positif antara intensitas diskusi politik melalui ruang digital seperti WhatsApp terhadap karakter kewarganegaraan digital mahasiswa, dengan koefisien determinasi sebesar 73,5% (R² = 0,735). Temuan ini menegaskan bahwa WhatsApp dapat menjadi sarana efektif dalam pembentukan nilai-nilai kewarganegaraan digital, seperti partisipasi aktif, berpikir kritis, dan etika komunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur pendidikan kewarganegaraan digital dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif di perguruan tinggi.
Penerapan Artificial Intelligence dalam Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan Transformasional Yanuarsari, Revita; Muchtar, Hendi Suhendraya; Muttaqi, Nabila Ihza Nur
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11990

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung penguatan karakter disiplin anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksploratif, penelitian melibatkan 20 lembaga PAUD di Kota Bandung dan Kabupaten Jember yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi AI. Intervensi mencakup penggunaan lima teknologi AI, yaitu face recognition, Natural Language Processing, chatbot, AI-based scheduling, dan predictive analytics. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi operasional sebesar 30% dan pengurangan beban administratif guru hingga 40%. Selain itu, sistem kehadiran otomatis dan penjadwalan berbasis AI terbukti memperkuat karakter disiplin anak, terlihat dari ketepatan waktu, keteraturan, dan penyelesaian tugas. Kesimpulannya, integrasi AI dalam manajemen PAUD efektif meningkatkan efisiensi dan membentuk karakter anak sejak dini, serta memberikan arah baru bagi pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.
Ethno-Learning and Character Formation: Values and Morals through Culture-Based Education in Cirebon Cahyaningsih, Ade; Nurdin, Encep Syarief; Budimansyah, Dasim; Ruyadi, Yadi; Dewantara, Jagad Aditya
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11999

Abstract

This study explores how formal education preserves local culture through an ethno-learning approach in government-based schools in Cirebon, Indonesia. Using a multisite ethnographic method, the research was conducted over one year in four secondary schools known for integrating Cirebonese cultural values into teaching. The integration of local culture such as tari topeng (mask dance), gamelan, the Cirebonese language, and the Jelajah Budaya (Cultural Exploration) program helps strengthen students’ cultural identity, develop moral character, and foster positive social dispositions. Teachers act as cultural mediators, connecting tradition with contemporary education. Student engagement varies depending on family background and cultural exposure outside school. Challenges include limited resources, inconsistent student interest, and the need for more adaptive, student-centered pedagogies. The study highlights that culture-based education is not merely supplementary but foundational in forming character, reinforcing identity, and promoting cultural sustainability. It argues for a more contextual, humanistic model of education that aligns with local realities while addressing global educational demands.