cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice)
ISSN : 20888139     EISSN : 24432946     DOI : -
Core Subject : Health,
JMPF is the first open access journal in Indonesia specialized in both research of pharmaceutical management and pharmacy practice. Articles submitted in JMPF are peer reviewed, we accept review articles and original research articles with no submission/publication fees. JMPF receives manuscripts in both English (preferably) and Indonesian Language (Bahasa Indonesia) with abstracts in bilingual, both Indonesian and English. JMPF is also open for various fields such as pharmaceutical management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, social pharmacy, pharmaceutical marketing, goverment policies related to pharmacy, and pharmaceutical care.
Arjuna Subject : -
Articles 487 Documents
ANALISIS PERSEPSI DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI TERHADAP PENERAPAN SISTEM PEMBIAYAAN JKN PADA FASILITAS KESEHATAN PENUNJANG DI D. I. YOGYAKARTA Ahmad, Atika Dalili; Sampurno, Satibi; Puspandari, Diah Ayu
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 5, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.158

Abstract

Perubahan model pembayaran dari model fee for service menjadi kapitasi dan sistem pembayaran langsung di fasilitas kesehatan penunjang masih menimbulkan masalah mutu pelayanan. Akibatnya masyarakat masih ragu dengan mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sistem pembayaran JKN dilihat dari sudut pandang pasien di Apotek Program Rujuk Balik (PRB), apotek jejaring, dan apotek klinik pratama. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain survey cross sectional. Data diambil secara kuantitatif menggunakan kuesioner dan data kualitatif melalui wawancara. Kuesioner yang terdiri dari indikator kualitas, jumlah, ketersediaan, dan pembayaran obat diberikan kepada 205 pasien rawat jalan bulan Agustus sampai September 2015 di 18 spotek di D.I Yogyakarta. Data dianalisis menggunakan uji statistik terkomputerisasi untuk mengetahui perbedaan persepsi pasien dan mengetahui hubungan sosio-demografi serta jenis kepesertaan terhadap persepsi pasien. Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat perbedaan persepsi pasien pada indikator kualitas (p = 0,000) dan indikator ketersediaan (p = 0,000), namun tidak terdapat perbedaan persepsi pasien pada indikator jumlah (p= 0,667) dan indikator pembayaran (p = 0,057). Terdapat pengaruh karateristik pasien terhadap persepsi pasien berdasarkan jenis apotek ( p = 0,006) dan usia (p = 0,019), namun tidak terdapat pengaruh sosio-demografi pasien: jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan perbulan terhadap persepsi, dengan nilai p berturut-turut sebagai berikut: 0,937; 0,233; 0,605; 0,945, begitu juga dengan jenis kepesertaan pasien (p = 0,050) yang tidak berpengaruh terhadap persepsi.
STUDY OF DRUGS FROM NATURAL ORIGIN USAGE IN THE ELDERLY AT GERIATRIC POLYCLINIC OF RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA Laksmi Maharani; Djoko Wahyono; I Dewa Putu Pramantara S
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 2, No 2
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.71

Abstract

Complementary drugs usage has increased since the last 20 years. Complementary drugs are often used together with prescription drugs. Drugs from natural origin are not free from adverse effects. This study aimed to know drugs from natural origin usage in elderly at geriatric polyclinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, the appropriateness of  information received by patients, were potential interactions, adverse effects reaction.This study design was cross-sectional with purposive sampling technique. Data collected with questionnaire and medical record. Sample size which fulfilled inclusion criteria was 100 samples.The result showed that amount of drugs from natural origin usage in geriatric polyclinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta was 43%. The patient purposes in usage natural drugs were 63% as complement, 30% as supplement, and 7% as alternative. Patient characteristics which correlated with drugs from natural origin usage were gender (p<0.05) and occupation (p<0.05). Information received by patients, from friends or family 49%, advertisement 26%, health-care practitioners 16%, and their own knowledge 9%. Inappropriatness betwen patient purpose in using drugs with scientific evidence were 25% for supplement and 25% for complement and alternative. Potential interaction happened between bay leaves and lisinopril that caused hypertension. Adverse effect happened Holothuria sp. juice usage that caused allergic reaction and propolis usage that caused fever.Keywords : Drugs from natural origin, interactions, adverse effects
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN SISTEM PELAYANAN FARMASI SATU PINTU Partini Partini; Tri Murti Andayani; Satibi Satibi
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 4, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.293

Abstract

Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 15 ayat 3 menyebutkan bahwa pengelolaan alat kesehatan, sediaan farmasi, dan bahan habis pakai di rumah sakit harus dilakukan oleh instalasi farmasi sistem satu pintu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien IFRS dr. Soeradji Tirtonegoro dan Apotek Kimia Farma, tingkat keterjaringan pasien, lost of profit dan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pelaksanaan sistem pelayanan farmasi satu pintu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei yang bersifat analitik, dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dari kuesioner yang diperoleh dari manajemen dan staf rumah sakit sebanyak 98 orang untuk kuesioner pelaksanaan sistem farmasi satu pintu. Pasien yang menebus obat di instalasi farmasi rumah sakit sebanyak 345 orang dan Apotek Kimia Farma sebanyak 385 orang untuk kuesioner kepuasan pasien, serta data kunjungan pasien dan penjualan yang ada di rumah sakit. Analisis yang digunakan untuk pelaksanaan sistem farmasi satu pintu adalah dengan menggunakan pengujian secara parsial dengan t-test yang selanjutnya dilakukan analisis regresi sedangkan untuk kepuasan pasien menggunakan SERVQUAL/analisis gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kepuasan pasien di instalasi farmasi masih lebih tinggi daripada di Apotek Kimia Farma. Tingkat keterjaringan pasien rawat jalan di instalasi farmasi pada bulan Januari sampai dengan Maret 2014 rata-rata sebesar 21,08%, dan lost of profit di instalasi farmasi adalah Rp. 623.255.384,- per bulan atau sekitar 26,87% dari total penjualan di rumah sakit. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan farmasi satu pintu yaitu administrasi (p=0,008) dan service delivery (p=0,028). Kata kunci: pelayanan farmasi, satu pintu, IFRS
ANALYSIS OF THE HOSPITALIZATION COST AND THE APPROPRIATENESS OF ANTIBIOTIC USE OF TYPHOID FEVER IN GENERAL HOSPITAL IN YOGYAKARTA Ria Etikasari; Tri Murti Andayani; Ali Gufron Mukti
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 2, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.77

Abstract

The appropriate choosing of antibiotics to treat typhoid fever will effectively decrease the cost of care. The objectives of this study was to describe typhoid fever theraphy, the appropriate choosing of antibiotic, the total hospitalization cost of typhoid fever and the appropriateness between the Jamkesmas patient’s cost of hospitalization and the Indonesian Case Base Group’s (INA CBGs). The research was descriptive analytical research. The data were obtained through medical records of typhoid fever patients who were hospitalized in General Hospital of Yogyakarta from 1st October, 2009 up to 31st September, 2011.  Patient’s were also observed to analized the use of antibiotics, while the patiens invoices were also analyzed to calculate the total hospitalization cost of typhoid fever. The statistical analisys that were used to analyzed the total cost of hospitalization in order to know the factor that influence that cost were the T-Test, Oneway Anova and Kruskal Wallis with the confidence level of 95%. Moreover, the one sample T-test was also used to compare the cost of hospitalization and the lenght of stay. The result of this research showed that 50 out of  86 of the total respondents were male. The age of that respondents were mostly 6-12 years old accounts for 35%. The majority of respondents were also categorized as general patient (41.86%) and 60.47% of the respondents were hospitalized in third class room. Moreover , most of the respondents were hospitalized for 5-10 days. The appropriateness of antibiotics use in child-age patients was 91.86% while in adults patient was 100%. The average of total cost of typhoid fever care for VIP room patients was IDR. 3,076,700.78 while for Askes patients the cost was IDR. 2,698,632.20. Factors that influence the cost of care were age (P = .013), lenght of stay (P = .001), class of service (P = .000), and kinds of medical service (P = .002).  The total cost of care and lenght of stay of Jamkesmas patients agreed with the INA CBGs. Keywords: cost analysis, typhoid fever, antibiotic, INA CBGs
EVALUATION OF DRUG PROCUREMENT AND AVAILABILITY AT HADJI BOEJASIN HOSPITAL, PELAIHARI 2006 – 2008 Anna Apriyanti; Ibnu Gholib Gandjar; Satibi Satibi
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 1, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.4

Abstract

Drug procurement system in H Boejasin Hospital, Tanah Laut regency showed over stock that have been existed since 2006. This problem may cause poor availability and inefficiency of drug procurement. The aim of this research is to evaluate drug procurement system concerning drug availability and efficiency at Hadji Boejasin Hospital. This was a qualitative descriptive study, which support used secondary data and observation of drug storage warehouse as well as depot of hospital pharmacy. Subject of the study consisted of two groups: procurement group and user group. Result of the study showed that the process of drug procurement using local expenditure and revenue fund of Tanah Laut regency at Hadji Boejasin Hospital from 2006 ‐ 2008 had been based on the President Decree No. 80/2003 through selective tender and negotiated purchase. Result of the evaluation showed that: 1) period of drug procurement was 1‐3 month; 2) frequency of drug procurement was 1 2 time/year; 3) procurement procedure was based on some standardized phases. The procurement system caused highly damaged/expired drugs (0,48‐1,90%), highly non prescribed drugs (5,98%‐ 11.11%), drugs were out of stock (1‐10 month), and low annual turn over ratio (TOR). TOR value in 2006 was 1.28; in 2007 was 0.40, in 2008 was 0.36, which meant that drug circulation in warehouse was relatively low. Based on these study, it can be concluded that level of drug availability and efficiency at Hadji Boejasin Hospital using procurement system of local expenditure and revenue fund of Tanah laut regency in 2006–2008 was not good enough. Keywords : drug procurement system, drug availability
PERBANDINGAN RESPON AWAL PEMBERIAN WARFARIN PADA PASIEN OBESITAS DENGAN NON-OBESITAS Dian Oktianti; I Dewa Putu Pramantara; Djoko Wahyono
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 4, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.278

Abstract

Pendosisan dan respon terapi warfarin bervariasi antara setiap pasien tergantung dari umur, tingkat keparahan penyakit, status nutrisi, berat badan, pengobatan lain, dan ada tidaknya polimorfisme genetik dari CYP2C9 atau VKORC1.. Sesuai atau tidaknya dosis warfarin dapat dilihat dari pemeriksaan nilai international normalized ratio (INR). Penelitian bertujuan untuk membandingkan respon awal pemberian warfarin pada pasien obesitas dan non obesitas. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif yang bersifat deskriptif dan observasional. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan yang menerima terapi warfarin pertama kali di RSUP dr Sardjito Yogyakarta disertai dengan pemeriksaan nilai INR. Analisis nonparametrik dengan uji Kaplan-Meier dilakukan untuk melihat lama hari yang diperlukan untuk mencapai target nilai INR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 92 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, terdapat pasien obesitas sebanyak 44 orang dan pasien nonobesitas sebanyak 48 orang. Berdasarkan uji Kaplan-Meier diperoleh median dari waktu untuk mencapai target nilai INR pada kelompok obesitas adalah 56 hari dan untuk kelompok nonobesitas adalah 57 hari tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok pasien dengan berat badan normal dan kelompok pasien obesitas untuk mencapai target nilai INR. Kata kunci: warfarin, respon awal, obesitas, nilai INR
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI YOGYAKARTA Lana Sari; Sampurno Sampurno; Djoko Wahyono
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 4, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.254

Abstract

Seorang karyawan yang memiliki kepuasan kerja tinggi akan loyal terhadap organisasinya dan akan meningkatkan kinerja sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non eksperimental dengan analitik cross sectional. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan alat penelitian berupa kuesioner yang diberikan kepada responden, yaitu karyawan tetap Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta yang sudah bekerja minimal selama 2 tahun.Responden dalam penelitian ini sebanyak 76 orang. Berdasarkan hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawanp=0,000. Secara parsial berdasarkan analisis regresi linear menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadapkepuasan kerja karyawan dengan nilai p=0,000. Selanjutnya hasil analisis parsial menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai p=0,002. Kata kunci: kepemimpinan, budaya organisasi, kepuasan kerja
PERANAN OBAT GOLONGAN STATIN TERHADAP LUARAN STATUS FUNGSIONAL PASIEN STROKE ISKEMIK BERULANG DI RUMAH SAKIT Alexxander Alexxander; Agung Endro Nugroho; Rizaldi T Pinzon
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 6, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.232

Abstract

Proporsi pasien yang menggunakan statin ketika pertama kali masuk rumah sakit dengan stroke iskemik berulang sangat meningkat dengan cepat. Tetapi masih menjadi kontroversi. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peranan terapi statin dengan luaran status fungsional pada pasien stroke iskemik berulang di rumah sakit Bethesda Yogyakarta.Penelitian ini adalah penelitian analisis dengan metode retrospective cohort menggunakan data data rekam medis pasien. Sebagai sampel dipilih kelompok pasien stroke iskemik berulang, baik yang mendapat pengobatan dengan statin ataupun yang tidak mendapatkan pengobatan statin. Kemudian secara retrospektif diamati pengaruh penggunaan statin terhadap luaran status fungsional pasien. Jumlah subyek untuk masing masing kelompok adalah 77 pasien. Luaran baik ditandai dengan nilai mRS 0-3, sedangkan luaran buruk ditandai dengan 4-6. Lokasi penelitian adalah di rumah sakit Bethesda Yogyakarta.Penggunaan statin pada pasien stroke iskemik berulang dapat memberikan luaran status fungsional yang baik di RS Bethesda Yogyakarta (p = 0,022; RR=1,56; IK 95% = 1,056 – 2,305). Selain itu penelitian ini juga memberikan luaran sekunder yaitu variabel usia, GCS, dan kelemahan otot gerak memiliki hubungan bermakna terhadap luaran status fungsional pasien stroke iskemik berulang. Faktor prediktor untuk mendapatkan luaran status fungsional yang baik pada penelitian ini adalah pasien tanpa penggunaan antibiotik, GCS 13-15, penggunaan anti koagulan, pasien tanpa analgetik antipiretik, dan pasien dengan penggunaan anti platelet. Penggunaan statin pada pasien stroke iskemik berulang dapat memberikan luaran status fungsional yang baik di RS Bethesda Yogyakarta.Kata kunci: statin, luaran status fungsional stroke iskemik, statin dan nilai mRS
EVALUASI PELAKSANAAN E-PURCHASING OBAT PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2015 Kusmini Kusmini; Satibi Satibi; Sri Suryawati
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 6, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.357

Abstract

Metode pengadaan obat secara e-purchasing berdasarkan e-catalogue merupakan sistem pengadaan obat yang relatif baru di Indonesia. E-purchasing obat bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efektifitas dan efisiensi proses pengadaan obat di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dampak kendala e-purchasing obat banyak dirasakan  satuan kerja di bidang kesehatan, termasuk di Jawa Tengah. Penting untuk mengetahui hambatan yang terjadi pada pelaksanaan e-purchasingobat dan dampaknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui permasalahan yang menjadi hambatan pada pelaksaaan e-purchasing obat dan dampaknya terhadap ketersediaan obat dan efisiensi biaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional studi kasus yang bersifat deskriptif analitis. Data yang digunakan berupa data retrospektif dan prospektif. Data retrospektif tahun 2015 meliputi data rencana e-purchasing, realisasi e-purchasing, hambatan e-purchasing, realisasi none-purchasing dan ketersediaan obat. Data prospektif meliputi pendalaman terkait hambatan pelaksanaan e-purchasing obat. Penelitian dilakukan pada 35 dinas kesehatan kabupaten/kota (DKK) di Jawa Tengah.Data kuantitatif diolah dan disajikan dalam bentuk tabel dan data kualitatif dianalisis dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,3% obat indikator diadakan melalui mekanismee-purchasingoleh 97,3% DKK.Realisasi obat yang tidak sesuai rencana sebesar 23,9%, yang menunjukkan adanya hambatan pelaksanaan e-purchasing. Hambatan terbesar adalah ketidakmampuan suplai oleh industri farmasi (IF) penyedia. Hambatan berdampak pada pengurangan ketersediaan obat dan efisiensi biaya obat. Pelaksanaan e-purchasingyang berjalan lancar akan menyumbangkan potensi penghematan biaya obat sebesar 19,1%. Kesimpulan, terdapat hambatan pelaksanaan e-purchasing obat. Hambatan terbesar adalah ketidakmampuan suplai oleh IF. Hambatan berdampak pada pengurangan ketersediaan obat dan efisiensi biaya obat. Terjadi potensi penghematan biaya obat pada pelaksanaan e-purchasing yang berjalan lancar.
THE INFLUENCE OF HEAD OF WARD’S LEADERSHIP STYLE WITH NURSE’S JOB SATISFACTION (CASE STUDY AT JASA KARTINI HOSPITAL TASIKMALAYA) Ardhiansyah Ramdhani; Marchaban Marchaban; Sumarni Sumarni
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 1, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.62

Abstract

Nurses are dominant health staffs in Jasa Kartini Hospital. The activities of nurses illustrate hospital’s image.Nurse performance influence by leadership of head of ward. Progressively according to leadership style appliedby head of ward will have an effect with the growing of nurse’s job satisfaction. There was problems that found atJasa Kartini Hospital related to nursing care service, there was complaint from patients and their family.This studyaimed to identify head of ward’s situational leadership style, to know nurse’s job satisfaction because of head of ward leadership style, and to know the correlation between head of ward leadership style with nurse’s job satisfaction.This research used the observation technique. The study was included into non experimental research. Research’sinstruments used leadership style questionnaire and job satisfaction questionnaire. The subject of this research was145 nurses of Jasa Kartini Hospital Tasikmalaya. The data were analyzed using multiple regression analysis .The result of the study showed that head of ward’s leadership style in Jasa Kartini Hospital was directiveleadership. The directive leadership,consultative leadership and participative leadership head of ward has positive effect toward the nurse’s job satisfaction.There was significant influence between head of ward’s leadership style withnurse’s job satisfaction that was 19%. Keywords: leadership style, job satisfaction