cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 616 Documents
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERSTRATEGI RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERRING (REACT) TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Jaliah, Ratih; Irawati, Riana; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.11258

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan yang masih rendah. Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang inovatif. Salahsatu pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa adalah pendekatan kontekstual berstrategi relating, experiencing, applying, cooperating, transferring (REACT). Metode dalam penelitian ini yaitu metode  eksperimen dengan desain nonequivalent control group design.  Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD se-Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang yang sekolahnya berada pada kelompok sedang. Sementara, sampelnya adalah siswa kelas IV SDN Cigadog II sebagai kelas eksperimen dan SDN Cisalak III  sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan representasi matematis, skala sikap, lembar observasi kinerja guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan wawancara dengan siswa. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi α = 0,05 menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berstrategi REACT lebih baik secara signifikan daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran kontekstual berstrategi REACT sangat positif.
Pewarisan Seni Tari Wayang Jayengrana Karya Raden Ono Lesmana Kartadikoesoemah pada Anak Usia Sekolah Dasar: Penelitian Etnografi pada Sanggar Dangiang Kutamaya Kabupaten Sumedang Karimah Tuffahati Gayo; Atep Sujana; J. Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15665

Abstract

Kesenian tradisional saat ini kurang diminati oleh masyarakat, sehingga banyak kesenian yang punah karena tidak dilestarikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pewarisan Tari Wayang Jayengrana pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain etnografi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta proses analisis yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam bentuk penyajian gerakannya lincah serta kostum dan riasannya membuat penari terlihat gagah. Sistem pelatihan yang digunakan yaitu sistem aprentisip dan sistem sanggar. Strategi dalam upaya pewarisan yang dilakukan yaitu penyampaian mulut ke mulut baik kepada masyarakat setempat maupun pengunjung museum. Dalam proses pewarisannya tidak seutuhnya berjalan mulus ada faktor penghambat diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat, globalisasi, keterbatasan biaya, dan kemajuan teknologi, walau begitu ada faktor pendorong yang menjadi motivasi tersendiri bagi pelatih yaitu dukungan yayasan, bakat anak, dan dorongan orang tua.
Analisis Pembelajaran Menggambar di Ananda Visual Art School pada Kelompok Anak Usia Sekolah Dasar Vannie Mutiah Hidayat; J. Julia; Diah Gusrayani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15672

Abstract

Kreativitas dinilai sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia sekolah dasar, yang salahsatunya melalui pembelajaran menggambar, karena pada usia tersebut anak memiliki pola pikir dan imajinasi yang luas. Namun perlu adanya kesesuaian pembelajaran yang dilakukan dengan tahapan perkembangan anak, sebab hal ini akan berdampak pada tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas anak tersebut. Oleh karenanya, penelitian ini dilakukan pada sanggar AVAS yang dinilai sudah mampu menunjukan kualitas pembelajaran yang baik, dengan tujuan untuk mengetahui kesesuaian pembelajaran menggambarnya dengan tahapan perkembangan menggambar anak. Adapun penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, desain studi kasus, yang kemudian diperkuat oleh hasil wawancara dan observasi, sehingga didapatkan temuan yang menyebutkan adanya kesesuaian pembelajaran menggambar di AVAS dengan tahapan perkembangan menggambar anak. Hal ini dibuktikan dengan semakin berkembangnya kreativitas anak, yang terlihat dari banyaknya perlombaan yang dimenangkan baik di dalam atau pun di luar negeri.
Kreativitas Anak Usia Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Menggambar Desy Kartika Sari; J. Julia; Regina Lichteria Panjaitan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15666

Abstract

Pentingnya kegiatan menggambar adalah untuk melatih anak agar berpikir secara kreatif sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak. Dengan adanya sanggar menggambar, dapat mewadahi kreativitas anak khususnya anak usia sekolah dasar sehingga dapat membantu anak dalam meraih prestasi dan menyalurkan minat dan bakatnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian fenomenologi, dengan tujuan untuk memberikan gambaran mengenai fenomena/peristiwa yang sedang terjadi yaitu mengenai kreativitas anak dalam pembelajaran menggambar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan catatan lapangan, sehingga data yang diperoleh memberikan gambaran mengenai fenomena yang sedang terjadi. Proses pembelajaran menggambar yang dilakukan anak usia sekolah dasar yaitu pengajar memberikan materi kepada anak, kemudian anak mencoba mengggambarnya sesuai dengan bimbingan dan arahan dari pengajar. Pembelajaran dilakukan dengan metode secara bertahap sesuai dengan perkembangan anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di sanggar Happy Panda Batununggal, Kota Bandung, diperoleh hasil yaitu gambaran mengenai kreativitas anak usai sekolah dasar dalam proses pembelajaran menggambar.
Pembelajaran Seni Karawitan pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Sumedang Dini Nurhadiani; J. Julia; Dede Tatang Sunarya
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15667

Abstract

Pembelajaran seni karawitan menjadi sebuah tantangan bagi guru pada saat ini, karena minat siswa terhadap seni tradisional telah berkurang dan menjadikan siswa sulit untuk memiliki keterampilan dalam bermain musik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni karawitan gending yang dilakukan seorang guru didua sekolah, untuk mengetahui faktor pendukung dalam kegiatan pembelajaran serta hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus, subjek dari penelitian yang dilakukan yaitu siswa kelas V di SDN Sukaraja 2 dan di SDN Tenjonagara di kabupaten Sumedang. Sumber data yang didapatkan berasal dari siswa, guru serta peneliti, instrumen yang digunakan yaitu dengan lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Untuk hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun proses pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas V didua sekolah sama dengan metode, media dan strategi yang digunakan pun sama tidak memungkiri jika keterampilan siswa yang didapatkan dalam seni karawitan gending akan selalu sama.
Pembelajaran Tari Kreasi pada Anak Tunagrahita Usia Sekolah Dasar Nur Amalia; Dede Tatang Sunarya; J. Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15668

Abstract

Pembelajaran tari kreasi terhadap anak tunagrahita menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan proses, faktor yang menyebabkan keberhasilan, hasil, dan dampak dari pembelajaran tari kreasi terhadap anak tunagrahita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian yang diambil adalah subjek tunggal, yaitu AMM. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Hasil dari pembelajaran menari yang Andrian lakukan menunjukkan bahwa pembelajaran tari kreasi dapat mengembangkan keterampilan motorik, bahasa, dan sosialisasi, sehingga menjadi dampak yang baik untuk kehidupan Andrian. Faktor yang menjadi pendukung keberhasilan pembelajaran tersebut, meliputi lingkungan, bakat, keahlian pelatih, dan dukungan keluarga. Dengan demikian, berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang Andrian lakukan sangat efektif, sehingga memberikan dampak dan hasil yang baik, serta membantu dalam kehidupan sehari-harinya.
Pembelajaran Angklung Menggunakan Metode Berbasis Aplikasi Synthesia: Sebuah Penelitian Tindakan di Sekolah Dasar Sindi Silvya Dwi Putri; J. Julia; Dede Tatang Sunarya
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15664

Abstract

Salahsatu keterampilan yang harus dikuasai pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan yaitu mampu memainkan alat musik. Pembelajaran berbasis teknologi saat ini menjadi hal yang dapat dipertimbangkan. Penggunaan metode dan media pembelajaran yang inovatif membuat siswa termotivasi dalam melakukan proses pembelajaran seni musik. Pembelajaran dengan menggunakan metode berbasis aplikasi Synthesia menjadi salahsatu solusi dalam masalah pembelajaran seni musik di sekolah dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain Action Research. Subjek penelitian ini menggunakan purposive sampling yang bertujuan untuk menyesuaikan jumlah nada yang digunakan pada lagu. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam melakukan teknik bermain angklung sangat baik. Selain itu, hasil kemampuan siswa memainkan alat musik angklung selama 4 kali pertemuan dengan lagu Kicir-Kicir sebesar 96% dan Ibu Kita Kartini sebesar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan metode berbasis aplikasi Synthesia membuat pembelajaran seni musik lebih menarik dan memudahkan siswa menghafal lagu.
Nilai Karakter Pada Permainan Tradisional: Penelitian Etnografi Pada Komunitas Hong Kota Bandung Syarifah Listiani; J. Julia; Diah Gusrayani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15671

Abstract

Pendidikan menjadi faktor yang penting dalam pembentukan karakter anak. Salahsatu cara dalam membentuk karakter anak dapat dilakukan melalui permainan tradisional. Penelitian ini mengambil subjek penelitian dari anak-anak usia sekolah dasar yang berkunjung ke Komunitas Hong Kota Bandung. Sedangkan, objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional di Komunitas Hong Kota Bandung. Penelitian ini menunjukkan nilai yang terdapat pada permainan petak umpet, tetemute, congklak, paciwit-ciwit lutung, sasalimpetan, bebentengan, huhuian, bal-balan, bedil karet, lempar karet, bedil jepret, gangsing, kukuyaan, dan perepet jengkol. Pada permainan tersebut terdapat lima nilai karakter, yaitu nilai karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong. Permainan tradisional memiliki aturan-aturan dalam bermain yang dapat membangun karakter pada anak. Dengan demikian, jenis permainan yang dapat membangun karakter anak sekolah dasar adalah permainan yang mengandung eksploratif, energik, kemahiran, sosial, dan imajinatif.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA Nurkhasanah, Nurkhasanah; Jayadinata, Asep Kurnia; Irawati, Riana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.10676

Abstract

Based on obtained preliminary data in V class students SDN Cipameungpeuk, founding a problem in the learning process. Teacher doing a learning with using a conventional approach, so the students less motivation to follow the lesson. Coping effort that problem with apply a Contextual Teaching and Learning model of learning. Research focus on performance of teacher, students activity, learning outcomes, and fixed through classroom action research, by using Kemmis and Taggart design. Used a interview sheets as the instrument, teacher performance observation sheets, student activity observation sheets, field notes, and test student learning outcomes. This research finished by III cycle. Planning cycle I88,89%, cycle II 94,44%, and cycle III 100%.  Implementation cycle I 80,56%, cycle II 88,89%,and  cycle III 100%. Students activity cycle I 70,04%, cycle II 81,64%, and cycle III 87,92%. Students learning outcomes cycle I 52,17%, cycle II 78,27%, and cycle III 91,3%. Based on the obtained data, CTL model of learning can improve studentss learning outcomes.
PENERAPAN METODE QUANTUM READING DAN MEDIA GARIS WARNA-WARNI DALAM MENEMUKAN GAGASAN UTAMA Pratiwi, Amelia; Sunarya, Dede Tatang; Hanifah, Nurdinah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3560

Abstract

Kemampuan menemukan gagasan utama suatu teks yang dibaca dengan kecepatan 75 kata permenit dilihat dari data awal memang masih rendah. Dari permasalahan tersebut maka diterapkan metode quantum reading dan media garis warna-warni untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan gagasan utama suatu teks yang dibaca dengan kecepatan 75 kata permenit. Penelitian ini menggunakan metode PTK, desain penelitian mengacu pada model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu “perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi”. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil belajar siswa selalu meningkat. Untuk hasil belajar siswa pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa atau 33%, siklus II 16 siswa atau 59% dan siklus III 24 siswa atau 89% dari KKM yang telah ditentukan yaitu 75. Dengan demikian penerapan metode quantum reading dan media garis warna-warni dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan gagasan utama suatu teks yang dibaca dengan kecepatan 75 kata permenit.Kata Kunci:Metode quantum reading, media garis warna-warni, dan kemampuan menemukan gagasan utama