cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Strategi Bauran Pemasaran Rumah Sakit di Era Covid-19 (Study Rumah Sakit X) Fini Fajrini; Andriyani Andriyani; Suherman Suherman; Noor Latifah; Dadang Herdiansyah; Nur Romdhona; Ernyasih Ernyasih
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 1 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.1.113-122

Abstract

Pandemi Covid-19 mengubah banyak perilaku konsumen yang mengakibatkan berbagai macam bisnis menjadi anjlok, tak terkecuali rumah sakit. Hal ini berpengaruh pada biaya pemasukan penerimaan dan operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi bauran pemasaran Rumah Sakit X di Era Covid 19. Penelitian ini merupakan analisis kualitatif dilaksanakan di RS X dan informan penelitian ini adalah manajer marketing unit pelayanan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni sampai dengan Oktober 2020. Hasil penelitian yang didapatkan pada faktor produk, RS X sudah melakukan dengan pelayanan drive thru, faktor harga RS X memiliki sistem virtual account dan juga bisa menggunakan jasa pembayaran lain, faktor promosi RS X merubah metode marketing ke versi digital, faktor petugas telah menggunakan APD sesuai protokol dan jika pasien membutuhkan perawatan rawat inap RS X akan memisahkan antara pasien covid dan tidak covid, faktor fasilitas fisik lokasi RS X berada di lokasi strategis walaupun banyak pelayanan kesehatan lain di wilayah tersebut. Strategi bauran pemasarran RS yang dilakukan RS X ini bisa menjadi bahan rujukan atau referensi RS lain untuk bisa survive di tengah badai Covid yang melanda dunia.
Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Poris Gaga Lama Tahun 2021 Ernyasih Ernyasih; Juju Permata Sari; Munaya Fauziah; Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida; Dadang Herdiansyah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 1 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.1.25-32

Abstract

Berbagai macam penyakit kulit saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Penyakit dermatitis termasuk 5 penyakit terbanyak di Puskesmas Kota Tangerang pada tahun 2016 sebesar 5,44%. Penyakit Dermatitis di Puskesmas Poris Gaga Lama pada tahun 2020 berada di peringkat ke-enam dengan jumlah penderita sebanyak 950 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Poris Gaga Lama tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain studi case control dan pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling pada 72 jumlah responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan uji proporsi dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dengan kejadian penyakit dermatitis yaitu tingkat pendidikan (p value=0,004 dan OR=0,204), kebersihan kulit (p value=0,026 dan OR=4,522), dan kebersihan pakaian (p value=0,038 dan OR=0,280). Perlu adanya sosialisasi atau penyuluhan mengenai pentingnya menjaga PHBS serta adanya kesadaran dari masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan agar tidak terjadi penyakit dermatitis.
Penularan Tuberkulosis Paru dalam Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternate Nursia Aja; Ramli Ramli; Hamidah Rahman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 1 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.1.78-87

Abstract

Mayoritas penularan tuberkulosis paru (TB paru) berasal dari luar lingkungan keluarga, akan tetapi intervensi komprehensif dalam lingkungan keluarga penderita TB paru juga penting. Salah satu cara penularan TB paru adalah melalui udara. Hal ini berarti bahwa salah satu risiko terjadinya penularan adalah melalui kontak dekat yaitu dari lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan tentang pencegahan penularan TB paru, upaya pencegahan dalam keluarga dan dukungan keluarga terhadap pencegahan penularan TB paru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang serta teknik pengambilan sampel secara total sampel. Populasi yaitu penderita TB paru tahun 2019 yang ada di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate dan diperoleh sebanyak 47 orang. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi pada p < 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,021; PR = 1,478; 95% CI = 1,172 - 1,865), dan upaya pencegahan penularan (p= 0,046; PR=1,440; 95% CI= 1,159 –1,788) dengan insiden penularan TB paru. Pelaksanaan program pencegahan penularan TB paru perlu dilakukan secara komprehensif dan juga skirining ke anggota keluarga penderita dilakukan secara teratur agar angka penurunan TB paru cepat tercapai.
Motif Kepesertaan dan Partisipasi Pembayaran luran Peserta Perorangan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Studi Kasus di Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan Renny Nurhasana
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.11.1.80-90

Abstract

Penelitian ini membicarakan motif atau alasan menyebabkan peserta perorangan bergabung dalam JKN Kesehatan. Selain itu, mendiskusikan kesinambungan pembayaran peserta perorangan. Peserta perorangan adalah kategori peserta yang mendaftarkan diri mandiri karena termasuk pekerja informal wiraswasta yang juga membayarkan iuran JKN sendiri. Tujuan umum penelitian ini mengetahui informasi yang mendalam mengenai motif atau alasan peserta perorangan bergabung dan berpartisipasi dalam kesinambungan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di Kelurahan Lenteng Agung. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Lenteng Agung Kecamatan Jagakarsa Kotamadya Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta sebagai wilayah kajian. Wilayah ini termasuk wilayah yang mayoritas penduduk sebesar 53,9% bekerja di sektor informal yang merupakan potensi peserta perorangan JKN. Melalui wawancara mendalam, fokus grup diskusi dan hasil observasi peneliti, dilakukan pengaturan informasi, koding serta pembuatan matriks dan analisis data berupa analisis isi. Program terobosan pemerintah dalam JKN ini baik karena memperhatikan jaminan kesehatan. Kekurangan program JKN antara lain masih ada biaya yang ditagihkan di rumah sakit dan antri panjang dalam mendapatkan pelayanan. Motif yang mempengaruhi peserta perorangan bergabung dalam JKN adalah faktor sosial dan teman sebaya, budaya, ekonomi, dan keamanan masa depan. Dari peserta perorangan yang diteliti diketahui setengahnya tidak sinambung membayarkan iuran karena ketidaktersediaan alokasi uangiuran, ketiadaan denda dan ketiadaan blokir apabila menunda pembayaran.
Gambaran Histologi Pankreas Tikus dengan Diabetes Melitus Tipe 2 yang Diberikan Tablet Kedelai Detam II Maya Uzia Beandrade; Ria Amelia; Wahyu Nuraini Hasmar
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.2.240-248

Abstract

Kondisi hiperglikemia pada penyakit diabetes mellitus tipe 2 dapat menyebabkan kematian sel baik pada sel β pankreas maupun sel lain. Pencegahan kematian sel tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi pada DMT2. Salah satu cara pencegahannya melalui konsumsi zat antioksidan. Kacang kedelai hitam varietas detam II memiliki kandungan senyawa flavonoid tinggi dan berperan dalam antioksidan. Penelitian dilakukan selama 9 bulan dari bulan Februari- Oktober 2020 di Laboratorium Farmakologi dan Sitohistoteknologi STIKes Mitra Keluarga. Metode penelitian yang digunakan yaitu Randomized Controlled Pretest-posttest design. Kelompok sampel terbagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif, positif, perlakukan dengan kadar tablet 500 mg/BB, 750 mg/BB, 1.000mg/BB, pembuatan preparat dengan metode paraffin dan pewarnaan HE. Hasil pewarnaan menunjukkan perbaikan jaringan pankreas yang optimum terdapat pada kelompok tikus yang diberikan tablet kedelai hitam varietas detam II 750 mg/BB. Hasil penelitian ini menunjukkan kedelai hitam varietas detam 2 memiliki kemampuan  mencegah kerusakan sel akibat kondisi stress oksidatif.
Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul terhadap Tekanan Darah Lansia Wanita di Tangerang Selatan Andriyani Andriyani; Sutanto Priyo Hastono; Nurmalia Lusida; Munaya Fauziah; Ernyasih Ernyasih; Yosi Duwita Arinda
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.2.147-154

Abstract

Peningkatan tekanan darah atau hipertensi berkontribusi pada tingginya insiden morbiditas dan mortalitas pada lansia dengan 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun. Salah satu Provinsi yang memiliki prevalensi hipertensi lebih tinggi dari angka rerata nasional (8,34%) adalah Provinsi Banten (8,61%) dimana Kota Tangerang Selatan, salah satu kota di Provinsi Banten, menduduki peringkat tertinggi penderita hipertensi. IMT dan lingkar pinggang dianggap sebagai indikator prediksi hipertensi pada pria dan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IMT dan RLPP terhadap Tekanan Darah Sistolik (TDS) lansia wanita di Tangerang Selatan. Hasil pengukuran IMT dan RLPP menunjukkan bahwa lansia memiliki rerata IMT overweight (> 25,0) dengan standar deviasi 4,04 kg/m2. Adapun RLPP lansia wanita memiliki rerata 89,97 cm dengan standar deviasi 11,53 cm. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan RLPP dengan TDS dan TDD pada lansia wanita di Kota Tangerang Selatan. Hasil uji korelasi lebih kuat terhadap TDS dan TDD ditunjukkan oleh RLPP dibandingkan dengan IMT dengan kekuatan uji 0,526. Perlu dilakukan intervensi berupa monitoring status gizi serta edukasi yang disertai dengan olahraga bersama yang dilakukan rutin pada lansia wanita agar terhindar dari risiko obesitas dan akibat TDS dan TDD tidak normal serta komplikasi lainnya.
Gambaran Karakteristik Akseptor Tubektomi di Rumah Sakit Bhayangkara Sespimma Polri Tahun 2011-2013 Rahayu Kurniawati; Nurfadhilah Nurfadhilah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2014): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.10.2.76-81

Abstract

Hasil SDKI menunjukkan peningkatan Contraseptive Prevalence Rate dari 54,7% (tahun 1994) menjadi 57,4% (tahun 1997) dan 60,3% (BKKBN, 2008). Pada tahun 2007 hanya 7,7% menggunakan tubektomi (BKKBN, 2008). Tujuan penelitian ini diketahuinya gambaran karakteristik akseptor tubektomi di Rumah Sakit Bhayangkara Sespimma Polri tahun 201 l-2013.Desain penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 80 yang diambil dari data unit KIA-KB Rumah Sakit Bhayangkara Sespimma Polri.Analisis dilakukan secara univariat untuk melihat gambaran karakteristik akseptor tubektomi. Hasil penelitian didapatkan rata-rata usia akseptor adalah 38 tahun dengan usia minimal 28 tahun dan maksimal 51 tahun, rata-rata jumlah anak yang dimiliki adalah 3 orang dengan jumlah minimal 1 orang anak dan maksimal 6 orang anak, tingkat pendidikan secara umum berpendidikan tamat SMA (50% pada istri dan 45% pada suami), sebanyak 75% istri tidak bekerja dan 68,8% suami bekerja sebagai pegawai swasta, status peserta KB sebanyak 57,5% akseptor mengganti cara KB, kontrasepsi terakhir yang digunakan sebanyak 51,3% menggunakan KB suntik, sebanyak 71,3% akseptor tidak menyusui bayinya, sebanyak 73,8% akseptor memiliki anak terkecil dengan usia > 1 tahun. Pada penelitian ini disarankan petugas memberikan informasi komprehensif agar akseptor lebih memahami program KB. Selain itu, perlu dibuat kebijakan dan standar bersama oleh BKKBN dan organisasi profesi (POGI).
Analisis Perilaku Seksual Remaja dan Stigma Masyarakat tentang Perilaku Seksual Remaja di Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Tahun 2014 Betri Anita; Fori Yumita Sumartin
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.11.1.37-48

Abstract

Di Indonesia jumlah remaja cukup besar berkisar 64 Juta dari 222 juta jumlah penduduk, banyak persoalan muncul yang dihadapi para remaja diantaranya perilaku seks pranikah yang cenderung terus meningkat. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan studi kualitatif tentang Perilaku seks pranikah remaja di Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, dengan tujuan diperolehnya informasi yang mendalam tentang perilaku seks pranikah yang dilakukan oleh remaja serta faktor apa saja yang menjadi penghambat dan mendukungnya. Rancangan penelitian adalah RAP (Rapid Assesment Procedure)atau penilaian cepat yang bertujuan memperoleh informasi yang mendalam tentang perilaku seks pranikah remaja dan faktor predisposisi yang berkaitan dalam kurun waktu yang singkat. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi terhadap 12 orang informan dan 8 orang informan kunci, pengolahan data secara manual dan dianalisis dengan menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan separuh (6 dari 12) informan pernah melakukan seks pranikah.Faktor yang mendukung perilaku seks pranikah remaja di Kecamatan Lubuk Sandi yaitu sikap atau penilaian positif terhadap perilaku seks, faktor penghambatnya yaitu kepercayaan dan keyakinan. Hipotesa baru yang ditemukan ada kecenderungan hubungan antara kepercayaan masyarakat tentang musibah yang akan menimpa desa dengan  tempat remaja melakukan hubungan seks pranikah.
Potensi Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai Antimikroba dalam Menghambat Pertumbuhan Beberapa Fungi: Literature Review I Kadek Wawan Agus Wijaya; Masfufatun Masfufatun
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.2.202-211

Abstract

Aloe vera dikatakan sebagai tanaman antimikroba karena mempunyai kandungan senyawa aktif antrakuinon yang berpotensi  sebagai antibakteri dan antifungi.  Banyak penelitian tentang potensi Aloe vera sebagai antifungi. Literatur review ini bertujuan untuk melengkapi informasi lebih lanjut mengenai potensi Aloe vera sebagai antimikroba dalam menghambat pertumbuhan beberapa fungi. Desain Penelitian ini adalah  Literatur Review yang menggunakan penelitian sebelumnya sebagai acuan penarikan kesimpulan hasil penelitian sekarang. Sumber data berupa jurnal artikel yang diperoleh dari pencarian Science direct dan Google scholar berdasarkan topik yang telah ditentukan. Jurnal artikel yang digunakan diseleksi dari penelusuran ilmiah dengan rentang tahun 2010-2020 jurnal nasional dan internasional. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa kandungan kompleks Antraquinon dan Saponin, dapat berfungsi sebagai daya hambat pertumbuhan fungi. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak maupun gel Aloe vera memiliki aktivitas antifungi yang cukup signifikan, namun  bentuk gel Aloe vera lebih besar potensinya. Mekanisme dalam menghambat pertumbuhan fungi yaitu dengan cara menurunkan tegangan dari permukaan dinding sel dan merusak permeabilitas membran sehingga terjadi kebocoran protein dari dalam sel.
Peran Melatonin sebagai Zat Anti-Inflamasi Nur Aini Djunet
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.11.1.91-99

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan peran melatonin sebagai zat anti-inflamasi melalui perannya pada penurunan produksireac've oxygen species (ROS). Melatonin adalah hormon derivat triptofan yang bersifat sebagai antioksidan. Proses trauma dan respon inflamasi berakibat pada terjadinya stres oksidatif, yang kemudian berperan dalam peningkatan ekspresi ROS. Molekul ROS berlebih dapat menyebabkan kerusakan sel yang bila berlanjut berakibat pada hilangnya fungsi dan integritas sel. Melatonin diketahui dapat menghambat aktivasi nuclear factor (NF)kB dan sitokin pro inflamasi, di mana keduanya dapat memicu produksi ROS pada keadaan stres oksidatif.