cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JWP (Jurnal Wacana Politik)
ISSN : 25029185     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JWP (Jurnal Wacana Politik) diterbitkan dua kali dalam setahun, di mana setiap artikel yang diterbitkan telah melalui proses peer review. Beberapa isu empirik dalam sub kajian yang dibahas dalam jurnal ini antara lain politik regional dan kebijakan publik, relasi agama dan demokrasi, kampanye dan pemilu, ekonomi politik, pemilu dan partai politik, serta relasi kekuasaan dan komunikasi politik. JWP (Jurnal Wacana Politik) menggunakan sistem online (Open Journal System) mulai dari publikasi hingga proses penerbitan. Jurnal Wacana Politik mengundang para penulis dari kalangan akademisi, mahasiswa, birokrat, dan LSM untuk mengunggah artikel hasil penelitian atau kajian kepustakaannya. Setiap artikel dituntut memenuhi standar penulisan karya ilmiah yang beretika. Saat ini, Jurnal Wacana Politik terbit berkala dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROBABILITAS PELAKSANAAN HAK POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN TAHUN 2019 DI KOTA JAMBI (PENDEKATAN REGRESI LOGIT) Irzal Anderson; Kuswanto Kuswanto
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 6, No 2 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v6i2.32242

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui probabilitas masyarakat Kota Jambi dalam melaksanakan hak politik pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode Ex-Post Facto untuk mengetahui peristiwa yang terjadi sebagai akibat dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu Presiden Tahun 2019 di Kota Jambi yang terdiri dari 11 Kecamatan dan 62 Kelurahan yang berjumlah 865. Sampel dipilih menggunakan teknik area sampling tingginya tingkat abstain di suatu daerah sebanyak 266 responden. Data diperoleh menggunakan angket dan dianalisis dengan menggunakan model regresi logit. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tingkat probabilitas pelaksanaan hak politik masyarakat di Kota Jambi pada  Pemilu Presiden Tahun 2019 dipengaruhi secara signifikan oleh faktor pendidikan politik, budaya politik, sikap politik dan tingkat pendapatan. Persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah, dan kondisi sosial politik serta jenis pekerjaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat probalilitas pelaksanaan hak politik masyarakat di Kota Jambi pada Pemilu Presiden Tahun 2019. Diperlukan optimalisasi peran pemerintah dan pelaku politik untuk melakukan sosialisai politik di masyarakat dan konsistensi kinerja pemerintah dengan visi dan misi yang telah dikampanyekan agar mengurangi abstain masyarakat dalam Pemilu Presiden.
CONCEPT MAPPING THEORY OF POLITICAL SCIENCE USING BIBLIOGRAPHIC ANALYSIS Muhammad Syaifuddin; Suswanta Suswanta; Misran Misran; Syamsul Bahri Abd. Rasyid
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 6, No 2 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v6i2.31870

Abstract

Politics is a discipline of science that is part of social science. What distinguishes political science from other social sciences is the object studied. The development of research on the theory of political science and politics becomes a question in this paper. Topic mapping and topic classification based on keywords, countries, and themes discussed were the main focus of this research, including visual density based on keywords, showing the level of saturation political science theory. In this study, the data used were data that had been downloaded from the Scopus database with several limitations to limit and be more specific to the results of the discussion. After the documents to be reviewed and analyzed are bibliographical using the VOSViewer and NVivo 12 Plus software, the data is exported .CSV and .RIS formats. This study aims to provide insights into subsequent research on the theory of political science
PERAN DAN SINERGITAS ANTAR AKTOR BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TIRTA MANDIRI, DESA PONGGOK, KABUPATEN KLATEN DALAM PERSPEKTIF GOVERNANCE Nastasya Aisya Putri; Aidinil Zetra; Roni Ekha Putera
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 6, No 2 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v6i2.32107

Abstract

Salah satu nawacita Jokowi dan Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa. Tujuannya adalah memajukan perekonomian masyarakat desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan nasional, yang dapat diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran aktor dan sinergitas aktor dalam membentuk dan menjalankan BUMDes Tirta Mandiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe study kasus, agar dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna (arti subjek dan penafsiran) dan konteks tingkah laku serta proses yang terjadi pada faktor-faktor yang berkaitan dengan tingkah laku tersebut dan juga mengungkapkan proses kejadian secara mendetail untuk mengetahui peran aktor dan sinergitas ketiga aktor dalam menjalankan BUMDes Tirta Mandiri. Informan berasal dari aktor yang ada di BUMDes Tirta Mandiri. Untuk menguji keabsahan data yang didapatkan dilapangan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antar aktor di BUMDes Tirta Mandiri saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan karena masyarakat sebagai pengguna sekaligus sebagai pengawas dan pemilik modal di BUMDes Tirta Mandiri. Selain itu, aktor-aktor dalam menjalankan BUMDes Tirta Mandiri saling bersinergi sehingga BUMDes Tirta Mandiri menjadi BUMDes yang berhasil.
PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI KANDIDAT DI INTERNAL PDI PERJUANGAN PADA PILKADA CIMAHI TAHUN 2017 Siti Witianti; Nasrullah Nazsir; Arry Bainus; Mudiyati Rahmatunnisa; Mohammad Fazrulzaman Azmi
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 6, No 2 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v6i2.35728

Abstract

Pada tatanan negara demokrasi, lazimnya partai politik melakukan upaya perekrutan calon kandidat yang akan menduduki jabatan-jabatan strategis. Oleh karena itu, partai politik harus menyediakan kader-kadernya yang siap mengikuti seleksi di intenal partai. Pada kasus Pilkada Kota Cimahi tahun 2017, Paslon yang terpilih bukan dari kader PDI Perjuangan, karena penjaringan dilakukan secara terbuka bagi kader dan non kader. Dengan demikian tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui dinamika dan metpde seleksi yang dilakukan PDI P Perjuangan dalam pencalonan walikota dan wakil walikota di Kota Cimahi pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengamati dan mendengarkan narasumber untuk mendapatkan pemahaman holistik. Pengumpulan data dilakukan dari unsur internal dan eksternal PDI Perjuangan dan beberapa bakal calon dari kader dan bukan PDI Perjuangan, sedangkanengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mandalam sedangkan penentuan informan dilakukan berdasarkan purposive technique. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Tim Seleksi tingkat lokal tidak hanya melaksanakan fungsi prosedural dalam proses seleksi, akan tetapi ada peran lebih dalam melakukan screening bakal calon, khususnya mengenai komitmen yang akan diberikan kepada partai. Dominasi dan kuatnya kewenangan DPP dalam memutuskan hasil seleksi masih sangat mencolok, termasuk tim seleksi pusat pun akan sangat bergantung dengan keputusan DPP, meskipun tahapan prosedural sudah secara rinci dilaksanakan. Proses penentuan calon dapat dikatakan dinamis di tingkat lokal, namun setelah mencapai tahap akhir, dinamika tersebut terhenti oleh kebijakan DPP yang berwenang untuk memutuskan dan merekomendasikan calon untuk berkontestasi dalam Pemilu. Hal yang menarik lainnya dalam proses pencalonan di internal PDI-P Kota Cimahi adalah tidak adanya mahar politik, namun bakal calon diminta komitmennya untuk membiayai pemenangan Pilkada. Selanjutnya, penelitian ini menunjukan adanya keterbatasan desentralisasi kewenangan dalam proses rekrutmen. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh kekuatan oligarki dalam proses rekrutmen dan seleksi kandidat, serta kekuatan finansial yang dapat mengimbangi pengaruh tersebut.
THE IMPROVEMENT STRATEGIES OF POLITICAL PARTICIPATION FOR NOVICE VOTERS IN PURWAKARTA REGENCY Astika Ummy Athahirah
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.36776

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai partisipasi politik pemilih pemula dan strategi yang dilakukan dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif (quasi kualitatif). Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket, sedangkan analisis data menggunakan MDAP (Manual Data Analysis Procedure). Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yaitu KPU Purwakarta dan pemilih pemula. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa partisipasi politik latent pemilih pemula di Kabupaten Purwakarta masih terbatas pada beberapa kegiatan saja sehingga menyebabkan literasi politik pemilih pemula masih tergolong rendah. Sebagian pemilih pemula hanya tertarik dalam mendiskusikan isu-isu politik saja, meskipun demikian, tingkat partisipasi dalam pemilihan umum sudah tergolong tinggi. Oleh karena itu, diperlukan strategi dalam meningkatkan partisipasi politik latent yang berdampak terhadap partisipasi politik manifest pemilih pemula. Strategi dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula dapat dilakukan oleh KPU dan partai politik secara rutin dan terjadwal sehingga mampu meningkatkan literasi politik pemilih pemula. Selain itu, pemilih pemula itu sendiri memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi politiknya melalui penggunaan media sosial secara bijak dan membangun jejaring sosial yang berkontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi politik manifest di Purwakarta.
LOCAL POLITICS ARISTOCRACY OF BALI IN THE POST-REFORM ERA I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Kacung Marijan; I.B. Wirawan
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.36688

Abstract

Puri (Balinese palace) is one of the cultural symbols of the Balinese people. The power system that once placed puri as a central actor became a political tradition that led to the local politics aristocracy model which still adopted the values of feudalism, including in the political life of government. This study itself aims to analyze the political culture that shapes the pattern of local politics aristocracy of Bali in the post-reform era. The theories used to analyze the problem are elite theory and patron-client theory using the point of view of political sociology. The research method is qualitative research in the form of literature studies derived from books, journals, and descriptive analysis related to the research topic. The findings in this study are that the survival of puri in Bali is caused by an elitist political culture that is influenced by the caste system, and the position of the puri which places itself as a patron (ruler) to clients (community) related to religion, economy, and politics.
DEMOKRASI DELIBERATIF DALAM OPEN GOVERNMENT (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG TAHUN 2018-2019) Arie Hendrawan; Yuwanto Yuwanto; Dewi Erowati
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.31148

Abstract

ABSTRAK. Antara demokrasi delibertif dengan open government sebenarnya mempunyai relasi interaktif. Demokrasi deliberatif berpotensi merevitalisasi open government agar tidak hanya terjebak pada pembukaan data publik di kanal-kanal digital pemerintah. Sementara itu, open government dapat lebih merasionalisasikan gagasan demokrasi deliberatif di masyarakat kontemporer dengan sistem teknologi digital. Penelitian ini hendak menganalisis, bagaimana praktik demokrasi deliberatif dalam implementasi open government di Kota Semarang tahun 2018-2019. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan, bahwa praktik demokrasi deliberatif dalam implementasi open government tahun 2018-2019 dilakukan lewat beragam aktivitas deliberasi pada ruang publik fisik dan virtual. Namun, praktik demokrasi deliberatif antara pemerintah dengan masyarakat sebagian besar belum sampai pada tataran pengambilan keputusan deliberatif. Sebagai simpulan, open government terbukti mendukung praktik demokrasi deliberatif melalui berbagai program dan sistem teknologi digital yang memungkinkan proses deliberasi pada ruang publik fisik serta virtual. Meskipun demikian, syarat-syarat deliberasi dan ruang publik ideal dalam praktik demokrasi deliberatif belum semuanya terpenuhi secara komprehensif.
POLITICAL AWARENESS, KNOWLEDGE, AND PARTICIPATION RELATIONSHIP USING STRUCTURAL EQUATION MODELING APPROACH Aidinil Zetra; Kartini Aboo Talib @Khalid; Ferra Yanuar; Susi Marisa
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.36325

Abstract

Political participation is fundamental in consolidating democracy in which political participation influences the legitimacy of society towards the running of a government. In elections, political participation could be considered community control over a government. Therefore, modeling the factors of political participation becomes essential. This cross-sectional study investigates the relationship between political awareness, political knowledge, and political participation of individuals living in Padang, Indonesia, and participating in the general election of 2020. This study employs the structural equation modeling (SEM) approach to construct the proposed model. The stability of SEM’s algorithm is checked using a reliability test. The performance of SEM and its algorithm is identified using the Bootstrap technique. The statistical tests proved that the proposed model is acceptable. This study found that political awareness has a positive and direct effect on political knowledge while political knowledge positively impacts political participation. It means that political awareness does not directly influence political participation. The political knowledge mediates it. This study suggests that individuals have to improve their public knowledge in the election to improve political participation. Meanwhile, political knowledge could be increased by improving political awareness. Indicator variables for each latent variable are also investigated in this study.
MENAKAR PENGARUH POLITIK DINASTI DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI INDONESIA Halilul Khairi
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.37770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh dinasti politik dalam pemilihan kepala daerah yang diukur dari tingkat keterpilihan terhadap calon kepala daerah yang terkait dengan dinasti politik. Penelitian ini juga akan menggambarkan tipe patron yang efektif dalam mempengaruhi kemenangan calon kepala daerah yang terkait dengan politik dinasti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menghitung persentase dari setiap parameter yang diamati. Pendekatan kualitatif juga digunakan untuk menganalisis data hubungan calon yang terkait dinasti politik dengan patronnya. Gejala politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah semakin meningkat dari waktu ke waktu sejak pemilihan kepala daerah langsung pertama kali dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2005. Politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020 terjadi di 29 provinsi dari 32 provinsi yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, dengan jumlah pasangan calon yang tekait dengan politik dinasti mencapai 135 pasangan calon atau 16,8 % dari total 804 pasangan calon yang mengikuti pemilihan kepala daerah tahun 2020. Sebanyak 58 pasangan calon politik dinasti atau sebesar 42,96 % terpilih dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020, dan sisanya 77 pasangan calon tidak terpilih. Calon kepala yang paling banyak terpilih adalah calon politik dinasti yang mempunyai hubungan anak/menantu, suami/isteri dan kakak/adek dengan patron politik dinastinya yaitu mencapai 51 pasangan calon atau sebanyak 88 % dari calon politik dinasti yang terpilih.
PERILAKU MEMILIH DALAM MASYARAKAT MULTIKULTUR: STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA MEDAN 2020 Ahmad Hasan Ubaid; H.B. Habibi Subandi
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v7i1.34592

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana perilaku memilih masyarakat dalam Pemilihan Wali Kota Medan Tahun 2020. Studi ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sumber data utama dari hasil survei perilaku memilih dan wawancara mendalam. Artikel ini menunjukkan bahwa perilaku memilih yang paling dominan pada masyarakat Medan ialah model sosiologis, yakni perilaku pemilih yang didasarkan pada preferensi sosiologis masyarakat. Faktor utamanya ialah disumbang oleh preferensi agama, etnis, maupun gender. Pemilih sosiologis tercatat dalam angka survey adalah sebesar 43,1%. Sedangkan pemilih rasional juga muncul, namun tidak sebesar pemilih sosiologis, yaitu pada persentase sebesar 36,8%. Demikian juga dengan pemilih psikologis yang jumlahnya hanya sekitar 10,8%. Kuatnya perilaku memilih sosiologis ini, kami menilai dipengaruhi salah satunya oleh narasi politik identitas yang sudah muncul dalam momen pemilihan sebelumnya, yakni Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018, dan Pemilihan Presiden 2019. Narasi politik identias ini ikut menyumbang terhadap menguatnya pertimbangan agama dalam perilaku pemilih di Kota Medan.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) September Vol 10, No 2 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) May Vol 10, No 1 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) January Vol 9, No 3 (2024): JWP (Jurnal Wacana Politik) September Vol 9, No 2 (2024): JWP (Jurnal Wacana Politik) May Vol 9, No 1 (2024): JWP (Jurnal Wacana Politik) January Vol 8, No 2 (2023): JWP (Jurnal Wacana Politik) October Vol 8, No 1 (2023): JWP (Jurnal Wacana Politik) March Vol 7, No 2 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) October Vol 7, No 1 (2022): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 6, No 2 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 6, No 1 (2021): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 5, No 2 (2020): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 5, No 1 (2020): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 4, No 2 (2019): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 4, No 1 (2019): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 3, No 2 (2018): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 3, No 2 (2018): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 3, No 1 (2018): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 3, No 1 (2018): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 2, No 2 (2017): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 2, No 2 (2017): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 2, No 1 (2017): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 2, No 1 (2017): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 1, No 2 (2016): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 1, No 2 (2016): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober Vol 1, No 1 (2016): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret Vol 1, No 1 (2016): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret More Issue