cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)
ISSN : 26217430     EISSN : 26217422     DOI : -
Core Subject : Education,
Juring: Journal for Research in Mathematics Learning (pISSN 2621-7430 | eISSN 2621-7422) is a peer-reviewed publication with free access. The journal aims to publish original manuscripts on research and review from mathematics learning area. The main objective of the journal is to promote the discussion of issues related to mathematics learning in different levels and contexts. Published every six months, it receives original articles, and review article. Researchers of all countries are invited to submit their work, which will be evaluated by members of the Editorial Board. In the event of a tie, a third reviewer will be invited. Such works must be written in English and Bahasa. All items are preceded by a title and abstract in English. Each abstract should have approximately 150 words. For more details on the submission of papers see the author guidelines The originals should not have been published or submitted simultaneously to another journal.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2025)" : 10 Documents clear
Ekplorasi Learning Obstacle Mahasiswa Field Dependent: Studi Kasus pada Pembelajaran Persamaan Diferensial Biasa Ariawan, Rezi; Zetriuslita, Zetriuslita; Indriati, Mefa; Tita Azzahra, Sevilla; Riyanto, Mahadar
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.36310

Abstract

Rendahnya hasil belajar yang diperoleh mahasiswa pada mata kuliah persamaan diferensial biasa menjadi indikasi untuk dilakukan proses penelusuran learning obstacles yang dialami oleh mahasiswa pada pembelajaran persamaan diferensial biasa. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menjawab tujuan yang telah ditetapkan. Subjek penelitian terdiri dari 14 orang mahasiswa semester 5 Pendidikan Matematika FKIP UIR yang memiliki gaya kognitif field dependent, 3 orang mahasiswa yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan diberikan tindakan lanjutan yaitu wawancara mendalam. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes angket, dan wawancara. Instrumen penelitian terdiri dari lembar GEFT, soal tes hasil belajar, lembar angket learning obstacle, dan lembar wawancara. Analisis data di lakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan ontogenik dialami oleh mahasiswa yaitu materi yang disajikan terlalu sulit dan cepat, mahasiswa belum menguasai materi prasyarat dengan baik; hambatan didaktik ditemui pada rencana pembelajaran yang belum sempurna dan materi yang digunakan dalam perkuliahan; hambatan epistemologis ditemukan dengan ditandai dengan belum adanya interaksi yang maksimal antara mahasiswa dengan dosen
Strategi Pembelajaran Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika SD/MI Gusmana, Iin; Syamzaimar, Syamzaimar
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.36300

Abstract

Mathematical problem solving skills are essential competencies in primary education, yet many elementary school students still struggle to understand concepts and apply them effectively. The STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach offers an alternative learning strategy that is more applicable and contextual to address these challenges. This study aims to analyze the effectiveness of STEM based learning in improving students’ mathematical problem-solving abilities. The research employed a mixed methods approach with an explanatory sequential design, beginning with the collection of quantitative data through problem solving tests, followed by qualitative data from classroom observations and interviews with teachers and students. The research subjects were fifthgrade students at MIN 3 Rokan Hulu. The results indicate that students who participated in STEM-based learning experienced a significant improvement in their problem-solving skills compared to the control group. STEM learning also fostered active engagement, critical thinking, and deeper understanding of mathematical concepts. Nevertheless, the implementation of STEM-based learning faced challenges such as limited facilities, insufficient teacher training, and technical constraints in the field. Therefore, ongoing support in resource development and teacher capacity building is crucial for the optimal implementation of STEM strategies in primary school settings.
Modul Berbasis Numerasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SD Nurul Ulum pada Materi Perkalian dan Pembagian Noerdiana, Azizah Firdha; Siswono, Tatag Yuli Eko; Wiryanto, Wiryanto
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37261

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika, namun masih rendah terutama pada siswa sekolah dasar. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang tersedianya bahan atau media pembelajaran yang kontekstual dan belum terintegrasi pada literasi numerasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji validitas, praktikalitas dan efektivitas modul berbasis numerasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi perkalian dan pembagian. Penelitian dan pengembangan dilakukan mengikuti tahapan model ADDIE, yang mencakup lima tahapan; analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas III A SD Nurul Ulum Surabaya. Angket digunakan untuk mengumpulkan data kevalidan dan kepraktisan modul. Tes digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data menggunakan persentase kevalidan dan kepraktisan, serta uji statistik t-test one sample untuk efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis numerasi tergolong sangat valid, sangat praktis dan efektif dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan modul berbasis numerasi sebagai alternatif bahan ajar inovatif dalam mendukung pembelajaran matematika kontekstual dan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi di sekolah dasar.
Pengaruh Penerapan Model Eliciting Activities Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Disposisi Matematis Siswa SMP Sukma, Cut Wira; Yuanita, Putri; Kartini, Kartini
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model eliciting activities (MEAs) terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis siswa secara keseluruhan dan berdasarkan kategori kemampuan awal matematika (KAM), serta mendeskripsikan interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap peningkatan kedua kemampuan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 120 siswa kelas VIII dari dua SMP Negeri di Pekanbaru, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan non tes. Instrumen penelitian mencakup lembar angket disposisi matematis, soal tes kemampuan komunikasi matematis, serta perangkat pembelajaran yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t, ANOVA satu$ jalur dan dua jalur, serta uji lanjut Scheffe. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan MEAs secara signifikan lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis siswa. Nilai rata-rata N-Gain kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran MEAs lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji hipotesis juga menunjukan bahwa terdapat interaksi antara pembelajaran dengan KAM terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Nilai rata-rata N-Gain kemampuan disposisi matematis siswa yang mendapat pembelajaran MEAs lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Terdapat interaksi antara pembelajaran dengan KAM terhadap peningkatan kemampuan disposisi matematis. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran MEAs lebih tinggi dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional, kemudian kemampuan disposisi matematis siswa yang mendapat pembelajaran MEAs lebih tinggi dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dan terdapat interaksi antara pembelajaran dengan KAM (tinggi, se$dang, re$ndah) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis. Oleh karena itu  dapat dinyatakan bahwa pembelajaran dengan model eliciting activities berpengaruh  terhadap kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis siswa SMP.Kata kunci:  disposisi matematis; kemampuan komunikasi matematis; model eliciting activities
Integrasi Project-Based Learning dan Simulasi pada Mata Kuliah Geometri untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Sumatera Barat Yusri, Radhya; Rosyana, Tina; Junaidi, Satrio
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37530

Abstract

Kurangnya penelitian yang mengkombinasikan project-based learning dan simulasi dalam pendidikan matematika, terutama dalam mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar mahasiswa, menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan integrasi project-based learning dan simulasi mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Sebanyak 30 mahasiswa pendidikan matematika Universitas PGRI Sumatera Barat dilibatkan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengukur tingkat motivasi belajar mahasiswa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik One-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan mengintegrasikan project-based learning dan simulasi mengalami peningkatan motivasi belajar yang signifikan. Mahasiswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan menghadapi tantangan akademik dengan antusiasme yang lebih besar, yang berkontribusi pada peningkatan motivasi belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi project-based learning dan simulasi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah geometri. Temuan ini memberikan manfaat praktis bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di perguruan tinggi. Sebagai rekomendasi, penelitian lanjutan diharapkan dapat mengeksplorasi pengaruh integrasi model pembelajaran ini terhadap pengembangan keterampilan yang lain, serta mengevaluasi penerapan nya pada berbagai disiplin ilmu lainnya.
Kemampuan Literasi Statistik Siswa dalam Pembelajaran Abad 21: Systematic Literature Review dan Bibliometric Analysis Ritmayanti, Indah Rahmania; Turmudi, Turmudi; Dasari, Dadan
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37382

Abstract

Literasi statistik merupakan kompetensi kunci yang diperlukan siswa untuk memahami, mengevaluasi, dan menggunakan data secara kritis dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era abad ke-21 yang ditandai dengan derasnya arus informasi berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arah dan perkembangan studi mengenai literasi statistik siswa melalui pendekatan systematic literature review dengan metode PRISMA. Sebanyak 56 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025 dianalisis secara sistematik dan bibliometrik menggunakan bantuan Publish or Perish dan VOSviewer. Hasil kajian menunjukkan adanya tren peningkatan jumlah publikasi sejak tahun 2018, dengan puncaknya pada tahun 2024, menandakan perhatian yang semakin besar terhadap literasi statistik dalam konteks pendidikan. Fokus utama penelitian banyak diarahkan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang dinilai sebagai fase strategis dalam pengembangan kemampuan ini. Pendekatan kualitatif mendominasi (87%) studi yang dianalisis, menunjukkan kecenderungan eksplorasi aspek proses berpikir dan pengalaman belajar siswa. Analisis co-occurrence kata kunci mengungkapkan tiga klaster utama: penguasaan literasi statistik oleh siswa, pengukuran kemampuan literasi dalam studi empiris, dan integrasi literasi statistik dalam pembelajaran abad ke 21. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa literasi statistik telah menjadi aspek fundamental dalam pendidikan modern. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah agar dapat mengembangkan peneliatian melalalui pendekatan kuantitatif atau mengeksplorasi pada jenjang pendidikan lain seperti sekolah dasar dan perguruan tinggi.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Self-Efficacy melalui Penerapan Model Planning Monitoring Evaluating (PME) Nalvira, Fraulin; Granita, Granita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.29487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penerapan model Planning Monitoring Evaluating terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis jika ditinjau dari self-efficacy peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu factorial experiment. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 15 Pekanbaru tahun ajaran 2022/2023. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X.C sebagai kelas eksperimen dan kelas X.D sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes, angket, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket self-efficacy, lembar observasi guru dan Lembar Kendali Keterlaksanaan (LKK) PME. Analisis data yang digunakan yaitu uji Anova dua arah. Berdasarkan hasil analisisnya didapati kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran PME dengan peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran langsung, 2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang dan rendah, 3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Fase E dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Eksponensial di SMAN Pekanbaru Nasution, Fitri Rahmayani; Yuanita, Putri; Hutapea, Nahor Murani
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi fungsi eksponensial. Penelitian ini. menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Pekanbaru dengan subjek siswa kelas X-5 yang berjumlah 19 siswa. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan penalaran matematis sebanyak 4 butir soal dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa pada materi fungsi eksponensial tergolong dalam kategori rendah. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi fungsi eksponensial. Rendahnya kemampuan penalaran matematis subjek terlihat pada  ketidakmampuannya dalam indikator: (1) melakukan manipulasi matematika, (2) menarik kesimpulan berdasarkan data yang teramati (generalisasi), dan (3) menganalisis situasi matematis menggunakan pola dan hubungan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya latihan yang dilakukan siswa, terutama ketika soal yang diberikan memiliki bentuk yang berbeda dari contoh yang diajarkan. Selain itu, ditemukan adanya miskonsepsi, di mana beberapa siswa menganggap bahwa persamaan fungsi eksponensial sama dengan persamaan fungsi linear.
Pengembangan Modul Statistik Berbasis Penemuan Terbimbing bagi Mahasiswa di STAIN Bengkalis Abrory, Mizan; Mukhlas, Mukhlas
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.36112

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini merupakan  penelitian pengembangan yang bertujuan untuk merancang dan mengembangkan modul statistik berbasis penemuan terbimbing yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Penelitian dilaksanakan di STAIN Bengkalis dengan subjek penelitian yaitu dosen sebagai pakar pada uji validitas produk dan mahasiswa semester 5 yang sedang mengambil matakuliah statistik sebagai subjek pada uji kepraktisan serta uji efektivitas. Objek dalam penelitian ini adalah modul pembelajaran statistik yang dikembangkan dengan pendekatan penemuan terbimbing. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi instrumen tes dan non tes. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diperoleh data bahwa modul Statistik yang dikembangkan menunjukkan tingkat validitas yang tinggi. Penilaian yang dilakukan oleh ahli memperoleh skor rata-rata sebesar 3,49, yang termasuk dalam kategori sangat valid, sehingga modul dinyatakan telah memenuhi kriteria validitas. Selanjutnya, hasil penilaian kepraktisan berdasarkan pengisian angket oleh mahasiswa menunjukkan persentase rata-rata sebesar 82,92%, persentase tersebut mengindikasikan bahwa modul tersebut memenuhi kriteria praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Terakhir, efektivitas modul diukur melalui analisis tugas akhir mahasiswa dalam mata kuliah Statistik, dengan hasil rata-rata sebesar 93,15%, yang menunjukkan modul memenuhi kriteria efektif dalam meningkatkan pemahaman dan capaian belajar mahasiswa. Dengan demikian, modul Statistik berbasis penemuan terbimbing yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam  proses pembelajaran.Kata kunci: modul; penemuan terbimbing; statistik
Pengaruh POGIL terhadap Kemampuan Koneksi Matematis dan Metakognitif Siswa Ditinjau dari AQ Triani, Nur; Nasution, Sri Purwanti; Farida, Farida; Salsabila, Salsabila
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.32900

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis dan metakognitif dipengaruhi oleh model POGIL atau tidak yang dilihat dari AQ. Hasil dari pra penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis dan metakognitif siswa masih kurang. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 153 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar Baru. Sedangkan sample adalah kelas VIII A sebagai kelompok kontrol dalam penelitian ini dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dan kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dengan pendekatan POGIL. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan angket. Kemudian instrumen yang digunakan yaitu soal tes kemampuan koneksi dan metakognitif serta angket AQ. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Two-Way Manova. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran POGIL memiliki kemampuan koneksi matematis dan metakognitif yang lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction.

Page 1 of 1 | Total Record : 10