cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)
ISSN : 26217430     EISSN : 26217422     DOI : -
Core Subject : Education,
Juring: Journal for Research in Mathematics Learning (pISSN 2621-7430 | eISSN 2621-7422) is a peer-reviewed publication with free access. The journal aims to publish original manuscripts on research and review from mathematics learning area. The main objective of the journal is to promote the discussion of issues related to mathematics learning in different levels and contexts. Published every six months, it receives original articles, and review article. Researchers of all countries are invited to submit their work, which will be evaluated by members of the Editorial Board. In the event of a tie, a third reviewer will be invited. Such works must be written in English and Bahasa. All items are preceded by a title and abstract in English. Each abstract should have approximately 150 words. For more details on the submission of papers see the author guidelines The originals should not have been published or submitted simultaneously to another journal.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
Pengembangan Electronic Module Mathematics Berbasis Steam Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Himpunan Untuk Siswa MTs Mustofa, Mustofa; Wahyuni, Fina Tri
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.21092

Abstract

E-MOMATH berbasis STEAM dapat dipakai sebagai media bahan ajar yang dapat untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah materi himpunan. Himpunan merupakan materi pokok yang dipelajari di sekolah menengah pertama. Materi pokok himpunan dapat memberikan manfaat untuk peserta didik dalam kehidupan sehari – hari, namun beberapa peserta didik masih kesulitan dalam menyelesaikan soal himpunan. Maka dari itu tujuan peneliti yaitu mengembangan E-Modul Matematika berbasis digital. Penelitian R&D ini memakai model pengembangan 4D yaitu “Define, Design, Develop, and Desseminate”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kevalidan atau kelayakan dengan memenuhi beberapa kriteria: uji kevalidan yang didapatkan dari hasil validasi ahli materi  memperoleh nilai 94,4%  dalam kategori sangat valid dan ahli media memperoleh nilai 73,16% dalam kategori valid. Uji Kepraktisan yang diperoleh dari guru dan peserta didik yaitu sebesar  83% dan 87,89%  keduanya dalam kategori sangat praktis. Serta uji untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dari nilai postest dan pretest mendapatkan nilai 0,44 dalam kategori sedang. Maka E-MOMATH berbasis STEAM untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah materi himpunan siswa MTs dapat digunakan dalam media pembelajaran.
Pembelajaran Ethno-RME Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Matematis Siswa Lubis, Fadhila Fajri; Nurdin, Erdawati; Fitri, Irma
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.25754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran Ethno-RME terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Sampel penelitian dipilih secara purposif, yaitu kelas IX.7 dan IX.8 MTsN 3 Pekanbaru. Data dikumpulkan menggunakan instrumen lembar observasi dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran Ethno-RME terlaksana dengan baik dan berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Pembelajaran Ethno-RME dapat menjadi alternatif pembelajaran yang memfasilitasi keterampilan matematis siswa. Unsur budaya dalam pembelajaran RME dapat menjadikan matematika menjadi menyenangkan dan menjadi jembatan untuk mengenalkan budaya kepada siswa. Hal ini dapat mengubah pandangan siswa terhadap matematika. Persepektif siswa terhadap matematika dalam pembelajaran Ethno-RME harus diuji pada penelitian selanjutnya.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER): Sebuah Studi Eksperimen Siagian, Dinda Syahra; Hasibuan, Ismail Mulia
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.23392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis (KKM) antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksprimen dengan desain quasy exsperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah  Diniyah Puteri Pekanbaru tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik tes menggunakan instrumen soal tes KKM serta teknik observasi menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa.  Berdasarkan hasil analisis data posttest dengan menggunakan uji-t diperoleh . Akibatnya  dengan  Oleh karena itu terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang belajar dengan menggunakan model MURDER dan siswa yang belajar  dengan model pembelajaran konvensional.
Pengembangan E-Modul Berbasis Model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa A'yuni, Rizqi Fu'adatul; Mutaqin, Anwar; Pujiastuti, Heni
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.22697

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul berbasis model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Imlementation, dan Evaluation). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa kelas VIII SMPN 3 Cikupa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan tes. Intrumen yang digunakan adalah lembar validasi, lembar respon, dan lembar tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik anilisis kuantitatif. Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh validator ahli materi dan ahli media diperoleh kesimpulan bahwa e-modul telah valid dengan kategori sangat valid. Hasil respon guru dan siswa juga menunjukkan bahwa e-model telah praktis dengan  kategori sangat praktis. Serta melalui uji N-Gain dapat diketahui bahwa dari hasil tes siswa menunjukkan peningkatan kemampuan pemahaman konsep dengan kategorikan tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan e-modul yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Kata kunci: e-modul; relating, experiencing, applying, cooperating, transferring (REACT),  pemahaman konsep matematis.
Identifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dari Sudut Pandang Gaya Kognitif dalam Pembelajaran Matematika Amini, Aisyah; Nufus, Hayatun; Agustin, Eva
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.25627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis (KBKM) siswa dari sudut pandang gaya kognitif (field independent dan field dependent). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP negeri yang ada di kabupaten Kuansing, Riau. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan teknik wawancara, menggunakan instrumen soal tes GEFT, instrumen soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan naskah pedoman wawancara. Data dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe gaya kognitif Field Independent (FI) mampu memecahkan masalah lebih baik dan mempunyai tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis lebih tinggi dari siswa dengan tipe gaya kognitif Field Dependent (FD), namun signifikansinya masih perlu diuji. Secara umum, siswa dengan tipe gaya kognitif FI dan FD mampu menyelesaikan soal pada indikator kelancaran yaitu memikirkan lebih dari satu jawaban dan kesulitan dalam menyelesaikan soal pada indikator elaborasi yaitu menambah atau merincikan detail-detail dari suatu gagasan, objek, atau situasi menjadi lebih menarik.
Metacognitive Profile of Students Who Play Chess in Solving Mathematics Problems Bahri, Syaiful; Noviani, Julia; Kurniawati, Annisa Dwi
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.24721

Abstract

Mathematics is the study of patterns, so in chess pattern recognition is very important in problem solving. Chess is a problem-solving instrument and the best way to analyze problem-solving because chess has clear rules in decision making, thus a skilled chess player becomes a good problem solver. Metacognitive activity and problem-solving processes are intimately intertwined. The purpose of this research is to describe the metacognition profiles of students who play chess and students who do not play chess in solving mathematical problems. This research is a qualitative-research. The research subjects in this study were students who could play chess and students who could not play chess. The criteria are students who have participated in chess matches as low as possible at the sub-district level and regularly play chess, while students who cannot play chess are students who do not understand the basics of playing chess. This research carried out in class VIII at a junior high school in Surabaya. The instruments in this study were math ability tests, problem-solving tests and interview guidelines. The data collection procedure was carried out by giving students a math problem-solving test and interviews. The data analysis technique in this study was carried out in the following steps; transcribing the subject's answers, examining the subject's answer data from interviews, data reduction, data categories, analyzing students' metacognition profiles, and drawing conclusions. The results of the study stated that the metacognitive abilities in solving problems of chess students were better than those of non-chess students. The ES subject achieved 80% of metacognitive activity indicators, while the MI subject only achieved 54.25% of metacognitive activity indicators.
Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Aplikasi Padlet pada Materi Himpunan di Kelas VII SMP/MTs Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Kasih, Sutra; Siregar, Syarifah Nur; Roza, Yenita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.20072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar materi himpunan yang valid dan praktis untuk digunakan peserta didik kelas VII SMP/MTs dengan berbantuan aplikasi Padlet untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba pada penelitian ini terdiri dari uji coba kelompok kecil yakni 6 orang siswa dan uji coba kelompok besar terdiri dari 24 siswa, uji coba yang terdiri dari uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dilakukan mengingat wabah pandemi Covid sudah meredah dan proses belajar mengajar sudah kembali normal serta diharapkan penelitian ini lebih efektif dalam melihat KPMM peserta didik kelas VII SMPN 1 Kuok. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi dan lembar angket respon peserta didik. Hasil validasi dari tiga validator menunjukkan rata- rata 92,7% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan bahan ajar pada uji kelompok kecil adalah 90,5% dengan kategori sangat praktis serta rata-rata praktikalitas uji kelompok besar 89,6% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan pada proses pembelajaran matematika pada materi himpunan serta dapat memfasilitasi KPMM peserta didik dilihat dari hasil kerja dari uji kompetensi setiap subbab materi himpunan.
Validitas Soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Memfasilitasi Kemampuan Numerasi Siswa Materi Bangun Ruang Alawiyah, Tuti; Roza, Yenita; Maimunah, Maimunah
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.24764

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan kemampuan yang penting dalam membekali siswa menghadapi tantangan Abad 21. Kemampuan numerasi berkaitan erat dengan kemampuan menganalisis, menginterpretasikan, menggunakan, dan mengkomunikasikan berbagai macam angka dan simbol matematika untuk memecahkan masalah dalam berbagai macam konteks kehidupan. Salah satu cara untuk melatihkan kemampuan numerasi yakni melalui pemberian soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang sejalan dengan indikator kemampuan numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal tipe HOTS untuk memfasilitasi kemampuan numerasi siswa materi bangun ruang. Pengembangan ini merupakan yang dilakukan dalam dua tahapan yaitu preliminary  dan tahapan awal formative evaluation yaitu self evaluation dan expert review. Berdasarkan penilaian ketiga validator pada 30 butir soal tipe HOTS yang dikembangkan disimpulkan bahwa soal-soal tersebut sangat valid. Soal-soal ini layak untuk diujicoba dan diimplikasikan untuk mengetahui keefektifannya terhadap kemampuan numerasi siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project Berbantuan Math City Map terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Febrian, Seprial Alit; Rahmawati, Fadhilah; 'Adna, Syita Fatih
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.23567

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diterapkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan Math City Map lebih baik daripada siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung berbantuan Math City Map pada materi bangun ruang sisi datar. Selain itu, juga untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan Math City Map pada materi bangun ruang sisi datar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan eksperimen semu yaitu pretest-posttest control group design. Teknik pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Magelang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan angket. Uji hipotesis pertama dengan uji Independet sample t-Test diperoleh  sehingga  ditolak. Pada pengujian hipotesis kedua menggunakan uji Paired Sample t-Test diperoleh  sehingga  ditolak serta hasil analisis N-gain adalah 0,829. Kesimpulan pada penelitian ini kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diterapkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan Math City Map lebih baik daripada siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung berbantuan Math City Map. Selain itu, kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diterapkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan Math City Map mengalami peningkatan dengan berkriteria tinggi.
Eksplorasi Etnomatematika Kerajinan Anyaman Bambu sebagai Sumber Belajar Matematika pada Materi Geometri di Dusun Malangan, Sumberagung, Moyudan, Sleman Kristiamita, Angel; Maharani, Prita Adelia; Astuti, Erni Puji; Tamur, Maximus
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.25521

Abstract

Pembelajaran berbasis etnomatematika dapat menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan antara budaya dan matematika dengan tujuan untuk mempermudah peserta didik dalam mempelajari materi matematika yang cukup abstrak. Contoh budaya lokal yang dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran berbasis etnomatematika adalah kerajinan anyaman bambu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografis. Metode ini digunakan oleh penulis dengan tujuan dapat memahami dan mengkaji budaya, perilaku, dan pengalaman manusia yang berada di lingkungan sekitar sehingga nantinya dapat dihubungkan dengan matematika. Penulis mengumpulkan data dengan teknik wawancara dan kajian literatur. Instrumen berupa wawancara yang dilakukan secara langsung dengan salah satu pengrajin dan mengkaji beberapa artikel dan buku yang sesuai dengan penelitian sebagai bahan kajian literatur untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh selanjutnya direduksi oleh penulis sehingga lebih memudahkan dalam menuliskan pembahasan dan membuat kesimpulan. Motivasi dibalik ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara anyaman bambu dan materi matematika. Di dalam kasus geometri, kerajinan tersebut dapat membantu peserta didik dalam memvisualkan bangun geometri karena dapat dilihat secara langsung. Bentuk konkret bangun geometri yang penulis temukan pada bentuk-bentuk kerajinan anyaman bambu, yaitu lingkaran pada cermin rotan, persegi pada tampah, tabung pada keranjang, kubus pada bangku bambu, balok pada tempat tisu, serta bola pada kap lampu. Temuan hasil eksplorasi ini diharapkan dapat mempermudah peserta didik dalam menganalisis sifat-sifat dan unsur-unsur bangun geometri. Selain itu diharapkan dapat membantu untuk lebih mengembangkan hasil belajar peserta didik, dan untuk menjaga budaya sekitar.