cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Peningkatan Pemahaman Tentang Beyond Use Date Sebagai Upaya Mencegah Kesalahan Penggunaan Obat Pada Masyarakat Desa Dono Sari, Tri Anita; Tilarso, Dara Pranidya; Ningsih, Devi Ayu; Anggraini, Diva Maula; Sari, Endah Luthfita
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20654

Abstract

Background: Batas waktu penggunaan suatu obat yang telah diracik atau setelah kemasan primernya dibuka disebut dengan beyond use date. Masyarakat seringkali beranggapan bahwa obat yang telah dibuka dari kemasannya memiliki masa simpan hingga batas waktu kadaluarsa yang tercantum pada kemasan produk obat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa Dono terhadap pentingnya informasi beyond use date dalam penggunaan produk obat, untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan obat yang dapat mengakibatkan penurunan efektivitas terapeutik obat serta menimbulkan toksisitas. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dengan media leaflet dan pre-post test melalui pengisian kuesioner. Pada awal kegiatan dilakukan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi tanya jawab dan diakhiri dengan post-test. Hasil: Hasil nilai rata-rata pre-test responden sebesar 60, sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 93. Kegiatan ini dinilai efektif karena pemahaman masyarakat desa Dono meningkat 33% terhadap beyond use date. Kesimpulan: Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesalahan penggunaan obat dapat dicegah seiring dengan meningkatnya wawasan masyarakat terkait beyond use date.
Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Liniment Rimpang Jahe Merah (Zingiber Officinale) Di Pondok Pesantren Adnan Al Charish, Desa Ngumpakdalem Agni, Titi; Atika, Atika Nirmala; Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Nafisah, Roihanatun; Pawestri, Inggria Eka; Saputro, Satriyo Tantyo Danu; Suma, Muhammad Habiburrohman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20658

Abstract

Background: Program pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Adnan Al Charish dilaksanakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), khususnya rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum), yang selama ini hanya dimanfaatkan secara tradisional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam mengolah bahan alam menjadi produk bernilai guna melalui edukasi dan pelatihan pembuatan Liniment herbal. Metode: Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahap sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 25 santri yang menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 26,8% (dari 58,4% menjadi 85,2%) serta peningkatan keterampilan formulasi sebesar 92%. Hasil: Hasil tersebut menegaskan efektivitas pendekatan berbasis praktik dalam meningkatkan literasi farmasi dan keterampilan wirausaha santri. Implikasi kegiatan ini juga berimplikasi terhadap penguatan kapasitas pesantren sebagai pusat pemberdayaan berbasis bahan alam dan pengembangan ekonomi kreatif melalui rencana pembentukan unit usaha santri di bidang produk herbal. Implikasi bagi penelitian selanjutnya adalah perlunya kajian mendalam tentang model keberlanjutan usaha berbasis pesantren dan analisis kelayakan produksi Liniment herbal dalam skala komersial untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesantren.
Pengembangan Sistem Pendeteksi Uang Otomatis Berbasis Arduino untuk Meningkatkan Kemandirian Penyandang Tuna Netra Hutabarat, Purnama Helena; Muhammad Sakban; Ricky Jonathan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20663

Abstract

Pendahuluan: Proses mengenali uang kertas bagi individu dengan penglihatan normal berbeda dengan penyandang tunanetra. Orang dengan penglihatan normal dapat membedakan nominal uang antara pecahan melalui pengamatan visual, perabaan maupun dengan cara menerawang. Sebaliknya penyandang tuna netra memiliki keterbatasan visual yang menyulitkan mereka dalam mengindetifikasi perbedaan nilai antar pecahan uang kertas. Para tunanetra selama ini menggunakan cara konvensional seperti melipat pada bagian uang untuk melihat beda nominal uang tersebut dan dengan cara meraba nominal uang ataupun mengenali nominal uang dengan meraba tekstur pada setiap nominal uang. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode metode edukasi partisipatif dan demonstrasi langsung. Peserta yang mengikuti kesediaan ini adalah 3-5 orang yang dipilih secara purposive yaitu berdasarkan kesediaan dan kemampuan mereka untuk mengikuti simulasi Hasil: Kegiatan  pengenalan alat pendeteksi uang otomatis bagi penyandang tuna netra di Pematang Siantar terbukti berhasil, ditunjukkan dengan observasi serta analisis dari pre-test dan post-test, tampak adanya peningkatan rasa percaya diri dari 35 menjadi 95. Jika sebelumnya peserta mengalami kesulitan dalam membedakan nilai uang secara manual dari 30 , setelah pelatihan mereka mampu mengoperasikan alat pendeteksi tersebut dengan lebih cepat, tepat, dan efisien meningkat menjadi 90. Kesimpulan: Pelaksanaan kegiatan pengenalan alat pendeteksi uang otomatis terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan penyandang tunanetra dalam mengidentifikasi nominal uang. Efektivitas kegiatan ini tercermin dari peningkatan skor pengetahuan yang diperoleh melalui pengukuran pre-test dan post-test, yang menunjukkan perbedaan yang secara statistik signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi diberikan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Kenanga XXII Cikarang dalam Pemantauan Stunting dengan Alat Antropometri serta Aplikasi eStuntCare Amalia, Tisa; Haifa, Ayu Izzatin; Sari, Nita Winda; Ariyanti, Maulia Bunga; Nurazizah, Aidina; Kustiawan, Nazwa Meilia; Ananta, Jenny Risca; Amelia, Siti; Anjani, Jenni; Debora, Fransisca; Elfaladonna, Febie
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20674

Abstract

Background: Stunting merupakan kondisi kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam periode waktu panjang, yang berdampak pada hambatan pertumbuhan fisik serta perkembangan mental anak. Dampak stunting tidak hanya terbatas pada gangguan pertumbuhan tubuh, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, produktivitas di masa depan, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 10% pada tahun 2025. Oleh karena itu, Posyandu Kenanga XXII Cikarang yang berlokasi di Perumahan Imanan Residence perlu melakukan upaya perbaikan melalui peningkatan kapasitas kader sebagai tenaga pendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pemahaman kesehatan serta keterampilan pengukuran tinggi dan berat badan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, hingga rencana keberlanjutan program. Pelaksanaan dimulai dengan diskusi kelompok terarah (FGD) bersama mitra, yang kemudian menghasilkan tiga materi utama untuk pelatihan. Hasil: Kegiatan berlangsung pada 5 Juli dan 9 Agustus 2025 di Posyandu Kenanga XXII Cikarang dengan agenda utama pelatihan bagi kader serta sosialisasi aplikasi e-StuntCare kepada masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader hingga 100% terkait kesehatan ibu dan anak (KIA), gizi serta pemberian makanan dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta penggunaan antropometri sebagai alat ukur pertumbuhan. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan kader posyandu, serta menghasilkan dukungan berupa penyediaan alat antropometri dan pemanfaatan aplikasi digital e-StuntCare sebagai sarana pemantauan stunting yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri.
Pemberdayaan Perempuan Nasyiatul Aisyiyah melalui Kewirausahaan Pengelolaan Sampah Arsela, Primadiyanti; Setiowati, Yuli; Nuraini, Nuraini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20681

Abstract

Background: Peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota organisasi sehingga mereka dapat mencapai sasaran program dan tujuan organisasi dengan lebih efisien dan efektif. Salah satu program yang dilakukan adalah meningkatkan kesadaran kader tentang memanfaatkan dan mengelola sampah di lingkungan tempat mereka bekerja dan tinggal. Kegiatan PKM ini ditujukan untuk kader Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Paser. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, dan praktik langsung pembuatan produk dari sampah, yang diikuti oleh 30 peserta.  Hasil: Peningkatan kapasitas SDM kader telah berkontribusi dalam menyebarluaskan serta menanamkan kesadaran akan pentingnya cinta lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola sampah menjadi sumber pendapatan tambahan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda Muhammadiyah, yang mampu mendorong terwujudnya perubahan positif di tingkat masyarakat, bangsa, dan negara.
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Untuk Pemberdayaan Masyarakat Kampung Tahu Kota Pekalongan Imtikhanah, Sobrotul; Dahlan, Betty Dahfiani; Sari, Kristina Novita
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20686

Abstract

Latar belakang: Pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi dan industrialisasi, tetapi juga oleh kemandirian ekonomi masyarakat. Kota Pekalongan yang dikenal sebagai kota kreatif masih menghadapi persoalan pengangguran sebesar 4,9% pada tahun 2024, serta rendahnya keterampilan kewirausahaan masyarakat, khususnya di Kelurahan Sokoduwet sebagai Kampung Tahu. Mayoritas pengrajin tahu masih memproduksi produk konvensional (tahu putih/goreng) dengan diversifikasi yang terbatas, sehingga nilai tambah dan daya saing produk rendah. Tujuan: mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Metode: kegiatan menggunakan pendekatan workshop dan praktik langsung, meliputi manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, legalitas usaha, inovasi produk berbahan dasar tahu dan ampas tahu, serta strategi pemasaran. Peserta berjumlah 40 orang dipilih melalui kelurahan, dengan pendampingan dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Hasil: pretest menunjukkan 57,5% peserta belum memahami kewirausahaan, sementara hasil posttest memperlihatkan peningkatan signifikan, yaitu 36 peserta (90%) peserta memahami aspek pembukuan, inovasi produk, dan strategi pemasaran. Ketrampilan peserta meningkat menjadi 90 % dibanding sebelum pelatihan yakni 67 %. Dengan demikian, pelatihan terbukti efektif meningkatkan literasi kewirausahaan, memperkuat kapasitas inovasi, dan mendorong pengembangan ekosistem ekonomi lokal berbasis potensi tahu. Kesimpulan: pelatihan ini mendukung temuan Shofiyuddin dkk. (2024) yang menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan kontekstual mampu membentuk  entrepreneurial mindset dan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Keberlanjutan program diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, mengurangi pengangguran, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kota Pekalongan.
Pendampingan Keterampilan Proses Sains Anak TPA St.Giulia Salzano School Maumere Kolaborasi Eksperimen STEAM Loose Part dan Ekologi Bronfenbrenner Nirmalasari, Yohanita; Helvina, Maria; Puang, Desi Maria El; Tuto, Maria Eufrosina; Dalewuk, Maria Costarika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20691

Abstract

Background:The science process skill is very important in early childhood. The golden age is a sensitive period for children as it’s a big potential for science learning. Innovation of STEAM loose parts and Bronfenbrenner ecology has a very significant impact on the development of the science process. The aim of this community service is to accompany the science process skill through a child-friendly experiment. Methods: Accompany the direct experiment through preparation, action, and evaluation. The number of samples is twenty to thirty children of TPA St.Giulia Salzano School aged 3-6 years. The instruments of data collection are an observation sheet, anecdote notes, an interview sheet, and a science product. Quantitative data analysis based on percentage calculations of achievement categories and qualitative narratives. Results: The average of the science process skill of children is well developed. These categories are BSB (33, 23 %), BSH (40, 47%), MB (24, 37%) dan BB (1, 92%). Conclusions: Most children have science process skills that develop as expected with only a small group of children yet to develop. Every child has the potential to develop science process skills through science experiments based on a loose-part STEAM environment.
Pendampingan Pembuatan Media Matematika Berbasis Digital dengan Pendekatan Joyful Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Slamet Kusmanto, Agung; Yudi Purwoko, Riawan; Agus Triyanto, Wiwit
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20692

Abstract

Pendahuluan: Pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan dan pemberdayaan dalam upaya peningkatan kompetensi guru sekolah dasar untuk merancang, membuat dan mengimplementasikan pembelajaran matematika berbasis media digital dengan pendekatan joyful learning untuk mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Undaan Tengah, Kabupaten Kudus, dengan melibatkan 14 guru. Metode: metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap: analisis situasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Analisis awal menunjukkan rendahnya pemanfaatan media digital dan belum optimalnya pengembangan kemampuan literasi numerasi siswa. Pada tahap pelatihan, guru dibekali pemahaman pengembangan kemampuan literasi numerasi pada siswa, prinsip joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan), dan keterampilan membuat media digital interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa. Pendampingan difokuskan pada integrasi media tersebut ke dalam modul ajar dan praktik pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi guru, dan peninjauan perangkat ajar. Kesimpulan: Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam pembelajaran matematika. Selain itu, terbentuk komunitas belajar guru yang berfungsi sebagai wadah berbagi praktik baik dan mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Program ini membuktikan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik langsung efektif mengoptimalkan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran literasi numerasi yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Transformasi Pembelajaran Bangun Datar Melalui Etnomatematika: Pendampingan untuk Guru Pamong SD Mitra PPG Universitas Negeri Malang Yuniawatika; Surayanah; Wibowo, Sigit; Bringesti, Jacinda Elva; Lestari, Feti Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20694

Abstract

Background: Guru pamong memiliki peran strategis dalam membimbing mahasiswa PPG, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam mengaitkan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun datar, dengan konteks budaya lokal. Artikel pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru pamong melalui pelatihan dan pendampingan berbasis etnomatematika. Metode: Metode kegiatan meliputi pelatihan, workshop, dan implementasi pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan reflektif guru pamong. Skor reflektif meningkat antara 80–125%, dan persentase jawaban benar pada posttest mencapai 100% untuk beberapa indikator kunci. Guru pamong juga mampu mengaitkan konsep bangun datar dengan unsur budaya seperti kue tradisional, motif batik, dan arsitektur rumah adat. Kesimpulan: pelatihan berbasis etnomatematika efektif memperkuat kompetensi pedagogis dan kemampuan reflektif guru pamong sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas agar dampaknya menjangkau lebih banyak guru di berbagai wilayah.
Edukasi Kesehatan Remaja sebagai Strategi Pencegahan Stunting Amelia Puspitasari, Feni; Rinestaelsa, Ursula Arus; Nuhan, Helena Golang
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20696

Abstract

Background: Masa remaja menjadi periode kritis dalam menentukan kualitas kesehatan generasi mendatang. Salah satu permasalahan gizi pada remaja di Indonesia yaitu anemia dan gizi kurang yang dapat berdampak pada risiko melahirkan anak stunting di kemudian hari. Pendidikan kesehatan reproduksi dan gizi yang tepat pada remaja menjadi strategi penting dalam memutus mata rantai stunting. Metode: Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan edukasi kesehatan berbasis sekolah yang dilaksanakan di SMK Budhi Warman 1, Jakarta Timur, sasaran siswa/siswi kelas X. Data karakteristik meliputi usia, jenis kelamin, pengalaman seksual, riwayat penerimaan pendidikan seksual, konsumsi tablet tambah darah (TTD), serta status gizi. Evaluasi intervensi dilakukan melalui pre-test dan post-test mengenai pengetahuan pendidikan seksual dan pencegahan stunting. Hasil: Intervensi edukasi memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pengetahuan pendidikan seksual meningkat 2,1 poin, dan pengetahuan pencegahan stunting meningkat lebih besar yaitu 7,3 poin. Kesimpulan: Edukasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pendidikan seksual dan pencegahan stunting. Integrasi berkelanjutan diperlukan dalam kurikulum sekolah dengan pendekatan media interaktif sesuai karakteristik remaja digital, serta penguatan program konsumsi TTD melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, dan keluarga.