cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci Skeleton Daun sebagai Upaya Peningkatan Art-Preneurship Siswa Fitriyati, Umi; Agung Wibowo; Sa'diyah, Halimatus; Khoirunnisa, Iin Lailatul; Lelitawati, Mardiana
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20558

Abstract

Background: Perkembangan industri 4.0 menuntut generasi muda memiliki keterampilan kewirausahaan untuk menghadapi persaingan global. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan teknis, dan pemahaman kewirausahaan siswa melalui pembelajaran berbasis art-preneurship dengan memanfaatkan seni kriya pembuatan gantungan kunci dari skeleton daun. Metode: Program dilaksanakan di SMA Dharma Wanita 1 Pare dengan melibatkan 25 siswa melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan metode project-based learning. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi lokal, pengenalan konsep art-preneurship, pelatihan teknis pembuatan skeleton daun dan gantungan kunci, perancangan produk, pelatihan kewirausahaan, implementasi produksi, dan evaluasi. Hasil: Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa siswa mampu memahami prinsip art-preneurship dengan baik, yang tampak pada 25 produk gantungan kunci skeleton daun yang dihasilkan. Sebanyak 90% di antaranya memenuhi standar kualitas, baik dari segi estetika maupun kerapian, serta memiliki kelayakan untuk dipasarkan. Selain itu, siswa juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah daun sebagai bahan baku. Kesimpulan: Pembelajaran berbasis art-preneurship melalui pembuatan gantungan kunci skeleton daun berpotensi untuk membentuk generasi muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Edukasi Pengawetan Pangan Laut Baik Tradisional Maupun Modern Hazimah, Hazimah; Alhamidi, Alhamidi; Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M. Ansyar; Hernando, Luki; Candra, Joni Eka; Jabnabillah, Faradiba; Hani Sulistyaningrum; Deslika, Deslika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20563

Abstract

Background: Ikan merupakan sumber protein hewani yang melimpah dan mudah diperoleh, namun memiliki kelemahan mudah mengalami pembusukan karena kandungan airnya yang tinggi. Kondisi ini menuntut adanya penanganan dan pengawetan yang tepat agar ikan tetap aman dikonsumsi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir Tanjung Uma, Batam, mengenai metode pengawetan pangan laut baik secara tradisional maupun modern, serta cara mendeteksi bahan pengawet berbahaya seperti boraks dan formalin dengan memanfaatkan indikator alami kunyit. Metode: Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung deteksi boraks dan formalin pada sampel ikan. Kegiatan diikuti oleh masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil pengolahan ikan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, meliputi pemahaman perbedaan metode pengawetan tradisional dan modern, pengetahuan mengenai bahaya boraks, serta keterampilan dalam melakukan uji sederhana untuk mendeteksi bahan pengawet berbahaya. Kesimpulan: Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi disertai praktik lapangan terbukti efektif meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengawetkan ikan secara aman tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya.
Fotografi sebagai Sarana Peningkatan Kemampuan Siswa Sekolah Menengah Akhir Adara, Reza Anggriyashati; Miftakhudin, Miftakhudin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20583

Abstract

Background: Fotografi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa untuk kehidupan profesional di masa depan. Penggunaan teknik fotografi yang tepat dapat meningkatkan nilai jual satu produk atau membuat foto tersebut memiliki nilai seni. Oleh karena itu, sebuah pelatihan fotografi dibutuhkan oleh generasi muda agar mereka dapat memiliki daya saing yang lebih besar. Berkenaan dengan tujuan tersebut, Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa (FKSB) Universitas Islam 45 Bekasi mengadakan pelatihan fotografi untuk siswa-siswa SMA. Artikel ilmiah ini ditulis untuk melaporkan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh FKSB Universitas Islam 45 Bekasi. Metode: Kegiatan ini diikuti oleh 72 partisipan yang berasal dari berbagai sekolah menengah di Bekasi, Indonesia. Metode dari kegiatan ini yaitu ceramah, praktek dan tanya jawab. Kegiatan ini terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama adalah pelatihan fotografi sedangkan sesi kedua adalah penggunaan ilmu fotografi dan desain untuk kehidupan profesional. Sesi ketiga adalah tanya jawab. Kuesioner dibagikan setelah acara untuk mengukur keberhasilan dari kegiatan ini. Hasil: Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas dari partisipan merasa kegiatan ini sangat berguna bagi mereka dan berharap ada kegiatan serupa yang akan diadakan dalam waktu dekat. Kesimpulan: Pelatihan fotografi yang diselenggarakan oleh Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa (FKSB) Universitas Islam 45 Bekasi di SMK Karya Guna 2 Bekasi berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan daya saing generasi muda dalam bidang komunikasi visual.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Gimkit untuk Guru Kimia Madrasah Aliyah (MA) di MGMP Kimia Provinsi DKI Jakarta Kartika, Irma Ratna; Kurniadewi, Fera; Widiawan, Ages Kayla Shyfa; Nugroho, Aidahaya Hanannisa; Handayani, Fitria; Dewanti, Farradilla Alenia; Irwanto, Irwanto; Susilo, Ahmad Dwi; Barkah, Eka; Saputra, Irwan; Allanas, Edith; Laurensia, Laurensia; Asworo, Yuliana Dwi; Rustini, Yeyet; Kartikawati, Nindya Galuh
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20603

Abstract

Pendahuluan: Penurunan skor sains siswa Indonesia dari 403 poin (tahun 2015) menjadi 383 poin (tahun 2022) mendorong penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital dan inovatif. Sehingga diperlukan pelatihan pembuatan soal interaktif berbasis game online yang bertujuan membekali guru Kimia Madrasah Aliyah (MA) Provinsi DKI Jakarta yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk menguasai pembuatan soal interaktif berbasis game online guna mempersiapkan siswa menghadapi ujian berbasis teknologi serta mengurangi kecemasan siswa. Metode: Kegiatan dilakukan secara luring dan daring pada 20 guru melalui tahap sosialisasi informasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil: Kegiatan pelatihan meningkatkan pemahaman dan penguasaan guru Kimia MA tentang pembuatan soal interaktif berbasis game online, yaitu Gimkit. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru Kimia MA dalam pemanfaatan teknologi, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di MGMP melalui penggunaan aplikasi Gimkit.
Transformasi Ekonomi Sirkular Berkelanjutan: Pemberdayaan Perempuan Desa Giripurno Batu Jawa Timur melalui Inovasi “Banagurt – Banana Yogurt” dari Kulit Pisang Islami, Mega Cattleya; Sari, Rizqi Novita; Issafira, Radissa Dzaky; Maghfur, Maula Aringga; Firmansyah, Aries; Astutik, Rossa Lina; Ristanti, Ira Galuti; rahmawati, Arum
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20609

Abstract

Background: Ekonomi sirkular merupakan strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, terutama di daerah pedesaan. Giripurno Batu Jawa Timur memiliki potensi pemanfaatan limbah kulit pisang yang belum optimal untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian ini memberdayakan kelompok perempuan melalui inovasi Yogurt berbahan kulit pisang, sekaligus meningkatkan keterampilan praktis dan pemahaman mereka terkait ekonomi sirkular. Metode: Pendekatan partisipatif melalui pendampingan, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan produk. Sebanyak 30 orang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan 94,28%, yang menandakan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan awal, namun terbatas pada penerapan praktis. Setelah kegiatan, post-test meningkat menjadi 95,71%, dengan peningkatan 1,43%, yang menggambarkan efektivitas proses pembelajaran. Kesimpulan: Inovasi Banagurt tidak hanya memperkuat kapasitas perempuan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung transformasi menuju ekonomi sirkular berkelanjutan dan membuka peluang usaha mandiri yang ramah lingkungan.
Peningkatan Penjualan Benih Ikan Di Unit Pembenihan Rakyat Karya Yuda Melalui Perbaikan Strategi Pemasaran Puspitasari, Dian; Andriani, Tri; Zahar, Intan; Alfaresa, Aisyah; Hariyani, Riska; Rumiati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20618

Abstract

Background: Penjualan ikan dan pendapatan tiap bulan di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Karya Yuda tidak stabil. Tingkat penjualan ikan maupun pendapatan bulanan terkadang tidak sesuai target, yaitu tingkat penjualan ikan kurang dari 50.000 dan tingkat pendapatan kurang dari Rp. 4000.000,00.  Pemasaran secara digital yang sudah dilakukan yaitu menggunakan media sosial Facebook. Akan tetapi, hasilnya masih belum optimal. Oleh sebab itu diperlukan kegiatan penyuluhan terkait dengan perbaikan strategi pemasaran yang berfokus pada media sosial Facebook. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk meningkatkan pendapatan mitra. Metode: Tahapan yang dilakukan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi persiapan, pelaksanaan penyuluhan, pendampingan dan evaluasi. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan beberapa perubahan untuk media sosial Facebook, antara lain: penambahan nomor kontak untuk memudahkan komunikasi antara penjual dan pembeli dan isi profil yang tidak sesuai untuk budidaya perikanan sudah dihilangkan, serta terdapat konten terbaru yang di upload ke Facebook seperti jenis-jenis benih ikan yang di jual. Selain itu, juga terdapat peningkatan jumlah ikan yang terjual dan terjadi peningkatan pendapatan mitra. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan memberikan dampak positif, karena mampu meningkatkan pendapatan. Selain itu, juga menambah wawasan terkait strategi pemasaran menggunakan media sosial. Demi menjaga keberlanjutan usaha, mitra perlu rutin memperbarui konten. Selain itu, juga dapat memanfaatkan media sosial lain seperti Instagram. 
Strategi Pembelajaran Interaktif untuk Mengembangkan Partisipasi Anak dalam Kegiatan Bahasa Inggris Nonformal Zaki, Leil Badrah; Pratiwi, Theodesia Lady; Purba, Hilarius Raditya Priambada; Gukguk, Vriskila Piolawanti Raja; Raswita; Azizah, Yulia Nur; Akbar, Malik
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20619

Abstract

Latar belakang: Pembelajaran bahasa Inggris di ranah nonformal masih menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi, rasa percaya diri, serta keterbatasan konsentrasi anak. Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi dan keberanian anak dalam menggunakan bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif di Sanggar Belajar Tunas Harapan. Metode: yang diterapkan mencakup permainan, lagu, aktivitas fisik, dan media visual, dengan mahasiswa berperan sebagai fasilitator. Hasil: kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan secara signifikan. Dari 25–30 peserta tiap pertemuan, sekitar 17–20 anak (65–70%) aktif menjawab pertanyaan, menunjukkan perubahan positif dibanding kondisi awal yang cenderung pasif. Lingkungan belajar juga menjadi lebih menyenangkan, kolaboratif, suportif, dan secara konsisten mendorong tumbuhnya rasa percaya diri serta solidaritas antarpeserta. Observasi memperlihatkan bahwa kegiatan bermain kontekstual dan pendampingan sederhana dapat memicu keberanian anak untuk lebih aktif mencoba berbahasa Inggris. Kesimpulan: ini menegaskan efektivitas metode interaktif dalam mendukung pembelajaran nonformal yang bermakna. Rekomendasi ke depan adalah memperluas variasi media ajar dan memastikan kesinambungan kerja sama dengan mitra lokal.
Pelatihan Supervisi dalam Peningkatan Kualitas Mengajar Guru pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Karawang Nurhattati, Nurhattati; Mestika, Gelar Gelora; Ripki, Ahmad Jauhari Hamid
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20631

Abstract

Background: Penerapan supervisi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di tingkat dasar. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Karawang dalam melaksanakan supervisi akademik yang efektif. Metode: Program pelatihan dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu: pengenalan konsep supervisi, pelatihan keterampilan praktis, simulasi pelaksanaan di kelas, pendampingan langsung, serta evaluasi dan rencana keberlanjutan. Kegiatan berlangsung pada 26 Juli 2025 di Yayasan Mahad Al Istiqlal Karawang, dengan melibatkan narasumber dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Jurusan Manajemen Pendidikan. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta, dari skor rata-rata pretest 58,2 menjadi 81,7 pada posttest. Guru juga mampu menyusun dan melaksanakan supervisi secara mandiri di lingkungan sekolah masing-masing. Kesimpulan: Program ini terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru MI dalam melakukan supervisi yang mendukung perbaikan kualitas pembelajaran. Tingginya partisipasi dan hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan dan memberikan dampak positif terhadap profesionalisme pendidik di Karawang.
Penguatan Branding dan Promosi Produk UMKM Blitar melalui Whatsapp Business Mardiana, Nur; Latifah, Nunuk
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20638

Abstract

Background: Banyak UMKM di Blitar masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, seperti penjualan langsung atau promosi dari mulut ke mulut, sehingga jangkauan konsumen menjadi terbatas. Pemanfaatan teknologi digital, khususnya media komunikasi interaktif, belum sepenuhnya optimal. Salah satu platform yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk mendukung promosi dan branding UMKM adalah WhatsApp Business. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan penggunaan WhatsApp Business pada pelaku UMKM di Blitar. Metode: Kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan dimana melibatkan salah satu pelaku UMKM untuk menggali permasalahan yang dihadapi, pelatihan melibatkan 12 pelaku usaha UMKM di wilayah Blitar dengan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung, dan evaluasi dilakukan dengan mengukur peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan Hasil: Adanya peningkatan pemahaman peserta dimana rerata nilai pre-test sebesar 3,14 meningkat menjadi 4,70 pada post-test Kesimpulan: Sebanyak 12 pelaku usaha UMKM di wilayah Blitar telah memahami penggunaan WhatsApp Business dan mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan usahanya.
Pendampingan Desa Wisata Ranuklindungan sebagai Referensi Destinasi Outing Class Prianto, Agus; Hawa, Syakura Putri; Sintawatian, Devi Ningrum; Aulia, Nurul Afifah; Rizal, Gilang Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20643

Abstract

Background: Desa Ranuklindungan memiliki potensi wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang cukup beragam, namun potensi belum sepenuhnya tergali dalam konsep pengembangan desa wisata. Hal ini karena belum ada pengelolaan dan pengembangan potensi desa wisata, belum mengenalnya masyarakat terhadap potensi desa sehingga kesulitan dalam mengelola dan mempromosikan potensinya. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan potensi desa menjadi wisata edukasi berbasis Outing Class melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), terdiri tahap: Discovery (pemetaan), Dream (perumusan), Design (perancangan), Define/Deploy (peluncuran), dan Destiny (keberlanjutan). Hasil: keberadaan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) dan Pokdarwis lebih bisa fokus dalam mengembangkan dan mengelola potensi ke arah Desa Wisata Edukasi (DeWE) terintegrasi, pada destinasi digitalisasi Bank Sampah, Budidaya ASMAN TOGA berbasis Eco-Enzyme, Destinasi Peternakan, Destinasi Kampung Budidaya Ikan. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata, memperkuat identitas desa, dan membangun ekosistem wisata edukasi yang berkelanjutan.