cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,874 Documents
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Budaya Osing Berbasis Artificial Intelligence Sebagai Sarana Pelestarian Budaya Reski Yulina Widiastuti; Senny Weyara Dienda Saputri; Salsabila Palupi Wursita Hayuningtyas; Kurnia Ivani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21348

Abstract

Background: Pengenalan budaya hendaknya dilakukan sejak dini, dan kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi salah satu teknologi yang digunakan untuk membuat media pengenalan budaya bagi anak usia dini.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru PAUD yang tergabung di Gugus 6 Barong Ider Bumi, Banyuwangi agar mampu memanfaatkan media pembelajaran budaya Osing berbasis AI dan memiliki keterampilan membuat sendiri media interaktif dengan memanfaatkan AI. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu perencanaan dan studi pendahuluan, pelaksanaan dan pratik serta evaluasi. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua sesi acara yaitu penyampaian materi/diskusi dan praktik langsung. Selanjutnya pada tahap evaluasi, guru diminta untuk mengisi survei evaluasi kegiatan pelatihan. Hasil: Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan tim pengabdian yaitu peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru dalam memanfaatkan AI untuk membuat media pembelajaran dengan tema budaya Osing sebesar 85%. Guru antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan serupa sebagai tambahan kompetensi guru sehingga nantinya mampu mengenalkan budaya Osing dengan menggunakan media pembelajaran digital yang interaktif, menarik dan menyenangkan pada anak dalam proses pembelajaran di kelas. Kesimpulan: Hasil evaluasi terdapat peningkatan kemampuan guru sebesar 36% walaupun dalam hal ini belum semua Gen-AI dipraktikkan oleh guru.
J-DIGI: Platform Journaling Digital dalam Upaya Mengatasi Dampak Bullying dan Meningkatkan Produktivitas Siswa di MTs AL-WAHDAH Nur Mahmudah; Siti Jubaedah; Nur Indah Lestari; Sinta Purnamasari; Indriyani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21590

Abstract

Background: Maraknya kasus bullying terutama di dunia pendidikan, menjadi permasalahan serius yang sering terjadi menimpa para siswa. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman untuk bertumbuh dan berkembang justru menjadi tempat paling menakutkan bagi siswa yang menjadi korban dari tindakan bullying yang mengakibatkan dampak negatif, seperti mengalami gangguan mental, menurunkan semangat belajar, dan tidak percaya diri dengan potensi yang dimilikinya. Studi ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dari permasalahan tersebut dengan menghadirkan J-DIGI Platform Journaling Digital. Efektifitas penggunaan platform J-DIGI dalam mengubah pola kebiasaan negatif siswa menjadi lebih positif dan produktif diujicobakan pada siswa di MTs AL-WAHDAH selama 4 bulan, melalui kegiatan pengabdian masyarakat pada Program Kreatifitas Mahasiswa. Metode: Pendekatan Teknologi Digital (Digital-Based Approach), Pendekatan Edukatif (Educational Approach) dan Pendekatan Partisipatif (Participatory Approach) digunakan dalam pengabdian ini. Hasil: Berdasarkan hasil observasi dengan menggunakan kuesioner test, siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 93,49 dan hasil pre-test dan post-test menunjukan nilai Signifikasi 2-tailed = 0,000 < 0,05, hal ini membuktikan bahwa program J-DIGI dinilai efektif dalam merubah kebiasaan negatif siswa menjadi lebih positif dan mampu meminimalisir terjadinya tindakan bullying disekolah dan meningkatkan produktifitas siswa. Kesimpulan: Program J-DIGI efektif dalam mengatasi dampak bullying dan meningkatkan produktivitas siswa di MTs AL- WAHDAH.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika bagi Guru MGMP Matematika MTs di Lumajang untuk Mendukung Kompetensi Pedagogik Yayan Eryk Setiawan; Sunismi Sunismi; Gusti Firda Khairunnisa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21679

Abstract

Background: Guru MGMP Matematika MTs di Lumajang masih mengalami kesulitan dalam memahami pendekatan etnomatematika dan mengembangkan bahan ajar yang kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan awal dalam menyusun bahan ajar berbasis etnomatematika untuk mendukung pembelajaran matematika. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, praktik penyusunan bahan ajar secara berkelompok, presentasi hasil, serta evaluasi menggunakan angket dan wawancara. Hasil: Pelatihan diikuti oleh guru MGMP Matematika MTs di Lumajang dan menunjukkan respons positif. Hasil evaluasi angket menunjukkan skor rata-rata 84,91 yang termasuk kategori sangat baik, sementara 80% peserta berhasil mengumpulkan bahan ajar berbasis etnomatematika sesuai tugas yang diberikan. Wawancara juga menunjukkan bahwa peserta memperoleh wawasan baru mengenai penerapan budaya dalam pembelajaran matematika. Kesimpulan: Pelatihan ini berpotensi meningkatkan pemahaman guru mengenai pendekatan etnomatematika dan mendukung kemampuan awal mereka dalam menyusun bahan ajar yang lebih kontekstual.
Penguatan Kepatuhan Regulasi Tata Kelola Retensi Arsip Aktif–Inaktif di Rumah Sakit melalui Pendampingan Manajemen Arsip Digital Rekam Medis Indah Susilowati; Ayu Pangestuti; Amir Ali; Agus Sulistiawa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21755

Abstract

Background: Manajemen arsip rekam medis sangat penting dalam tata kelola pelayanan kesehatan RSU Lirboyo Kediri. Perubahan regulasi mendorong transformasi dari sistem manual ke digitalisasi guna mengatasi keterbatasan ruang penyimpanan, meminimalkan risiko kehilangan dokumen, serta meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan data. Tujuannya untuk peningkatan mutu layanan, menunjang kesiapan pelaksaanaan reakreditasi serta perlindungan informasi medis. Metode: Dilaksanakan secara langsung dengan partisipatif dan edukatif pada petugas PMIK melalui 3 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan dan Evaluasi. Hasil: Pada pre-posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan petugas terhadap alur retensi aktif inaktif DRM sebesar 91%. Adanya Pembaruan kebijakan Transisi Rekam Medis Manual ke RME, termasuk SOP retensi aktif inaktif dan digitalisasi DRM. Peningkatan pemahaman petugas PMIK terhadap digitalisasi dan integrasi SIMRS sebesar 93%. Jumlah Pemilahan dan penyusutan dokumen rekam medis melalui aplikasi, yaitu yang in aktif sebanyak 3.511 dokumen dan yang siap dimusnahkan sebanyak 2.582 dokumen. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kualitas tata kelola rekam medis dengan manajemen arsip di RSU Lirboyo Kediri dengan perubahan manual ke digitalisasi guna wujudkan kepatuhan regulasi. Rekomendasi kegiatan pemusnahan DRM tahun 2025 untuk mengurangi beban arsip fisik, serta menyusun rencana perbaikan dan penguatan keamanan informasi medis pasien.
PF Peningkatan Produktivitas dan Nilai Tambah Madu Kelulut melalui Inovasi Semen-Fero dan Pelatihan Pembuatan Sabun Madu di Kampung Temenin Lama–Malaysia Yulcherlina Yulcherlina; Nor Hasanah binti Abdul Shukor Lim; Popi Fauziati; Khadavi Khadavi; Rizky Ananda Zulkarnain; Mentari Salmita
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21862

Abstract

Background: Stingless bee (kelulut) honey has significant economic potential for rural communities due to its rich bioactive composition and growing market demand. However, kelulut farmers in Kampung Temenin Lama still face limitations in product diversification, resulting in suboptimal income. This Community Service Program (PkM) aims to enhance the added value of kelulut honey through training in honey-based soap production and to improve honey productivity using innovative ferro-cement hive technology. Methods: The program was implemented in three stages: (1) preparation through field surveys, needs assessment, and training module development; (2) implementation through hands-on training on Melt & Pour soap-making techniques for 26 kelulut farmers; and (3) evaluation through assessing soap quality and participants’ mastery of the production process. Results: This program indicate a 35% increase in honey production within one year following the adoption of ferro-cement hives, along with the successful transfer of skills enabling farmers to process honey into higher-value products. The resulting kelulut honey soap demonstrated good characteristics in terms of shape, color, aroma, and functional benefits such as moisturizing effects, reduced skin irritation, antibacterial activity, and suitability for sensitive skin. Conclusions: this PkM program effectively improved honey productivity and expanded business opportunities through product diversification, thereby contributing to increased income and enhanced economic resilience among kelulut farmers in Kampung Temenin Lama. The program demonstrates that technological innovation combined with value-added product development can serve as a sustainable strategy for strengthening local community livelihoods.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Untuk Produksi Paving Block Ramah Lingkungan Melalui Pendampingan Mitra Industri Di Karawang Bhisma Mahendra; Umi Nuraini; Mahmudah Sukma Suci; Alfia Yufariani; Anis Mustaghfirin Kusuma; Wahyuni Eka Sari; Sophia Fadhilah Albany Tanjung; Vera Hawalia Putri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21902

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai material alternatif dalam pembuatan paving block serta meningkatkan keterampilan teknis mitra industri dalam proses formulasi dan produksi. Metode: Program dilaksanakan bersama PT Kalsium Investama Indonesia melalui tahapan perancangan formula paving block, pembuatan produk dengan variasi komposisi serbuk cangkang kerang, pelatihan teknis, dan evaluasi mutu hasil produk. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penambahan serbuk cangkang kerang hingga 30% menghasilkan paving block dengan kuat tekan terbaik sebesar 7,88 MPa. Kegiatan pelatihan juga membantu mitra memahami hubungan antara komposisi material dan kualitas fisik produk. Secara umum, program ini menunjukkan bahwa limbah cangkang kerang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi alternatif ramah lingkungan. Kesimpulan: Namun, pendampingan lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat standardisasi mutu, efisiensi produksi, dan pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sebagai Produk Kreatif untuk Mendukung Ekonomi Pemuda Pesisir di Desa Sungaibuntu, Karawang Umi Nuraini; Alfieta Rohmaful Aeni; Dara Phonna Sibthi Zahara; Fufu Samrotul Fuadah; Rana Ardila Rahma; Nadia Fasa; Firda Ainun Nisah; Reni Nur Jannah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21904

Abstract

Background: Limbah cangkang kerang di wilayah pesisir Desa Sungaibuntu, Karawang, belum dimanfaatkan secara optimal meskipun memiliki potensi ekonomi sebagai bahan baku kerajinan berbasis pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya Karang Taruna, mengenai peluang pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai produk kreatif bernilai jual. Metode: Program dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu pembuatan prototipe produk kerajinan oleh tim pelaksana dan sosialisasi kepada mitra melalui metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi produk. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru mengenai berbagai kemungkinan pemanfaatan limbah cangkang kerang yang sebelumnya hanya dipersepsikan sebagai bahan hiasan sederhana. Sosialisasi juga menumbuhkan minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan teknis lanjutan dan mengembangkan kerajinan berbasis potensi lokal sebagai bagian dari promosi ekowisata pesisir. Kesimpulan: Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai tambah limbah cangkang kerang serta menjadi tahap awal bagi pengembangan program pelatihan keterampilan dan UMKM berbasis kerajinan pesisir.
Transformasi Ekonomi Pesisir Melalui Diversifikasi Olahan Udang: Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM Samudra Manik Najmudin Fauji; Bhisma Mahendra; Eri Widianto; Fitri Yuliasari; Hilman Imadul Umam; Alfieta Rohmaful Aeni; Kaisa Zaskia Syakib; Umi Nuraini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21907

Abstract

Background: Desa Sungaibuntu di Kabupaten Karawang merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi hasil laut cukup tinggi, namun belum memiliki UMKM yang fokus pada pengolahan hasil laut. Kelompok nelayan di daerah ini sebelumnya hanya menjual ikan dan udang dalam bentuk mentah, sehingga kerap mengalami kerugian akibat keterbatasan daya simpan dan fluktuasi harga pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kapasitas UMKM baru berbasis olahan hasil laut, sebagai upaya diversifikasi usaha dan penguatan ekonomi lokal. Metode: Program dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis, dengan pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang diversifikasi usaha berbasis olahan udang, disertai peningkatan keterampilan dalam mengolah satu adonan dasar menjadi beberapa produk seperti sempol udang, pempek udang, udang rambutan, odeng, dan dimsum. Peserta juga menunjukkan minat tinggi untuk mengembangkan usaha secara mandiri, meskipun kualitas dan konsistensi produk masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat kapasitas usaha pesisir berbasis produk olahan hasil laut.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kepariwisataan dan Pengelolaan Homestay di Desa Wisata Sukadana, Lombok Tengah: - Lalu Ratmaja; Komang Mahawira; Sirajuddin; Surayyal Hizmi; Muh Husni; Oktomi Harja; A. A Putu Gede Puja Anggara; Desak Putu Candra Dewi; Bagas Dwie Abrinzar Prajan Maturbongs
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22424

Abstract

Background: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Wisata Sukadana melalui pelatihan kepariwisataan dan pengelolaan homestay sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan pariwisata berbasis masyarakat. Desa Sukadana, yang terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, memiliki potensi besar dalam pengembangan desa wisata, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelayanan wisata dan manajemen homestay yang profesional. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar kepariwisataan, prinsip hospitality, strategi pemasaran homestay, hingga manajemen pelayanan tamu. Kegiatan ini juga diiringi dengan pendekatan partisipatif agar masyarakat terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan penerapannya. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kepariwisataan dan pengelolaan homestay. Masyarakat menjadi lebih siap menyambut wisatawan dan mampu memanfaatkan rumah tinggal sebagai sumber ekonomi baru. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran aktif mereka dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dari perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa melalui penerapan ilmu dan teknologi. Kesimpulan: Rekomendasi dari kegiatan ini meliputi perlunya pendampingan lanjutan, kerja sama lintas sektor, serta replikasi model pelatihan serupa di desa wisata lain yang memiliki karakteristik serupa.
Optimalisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam di Pondok Pesantren Al Fatah, Cileungsi Kanaria Herwati; Anjelis Ratuwulan; Rudeva Juniawaty; Isnaeni Widowati Sutoyo
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22469

Abstract

Background: Pondok pesantren menghadapi kebutuhan untuk beradaptasi dengan transformasi digital agar tetap relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun, literasi digital dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran di lingkungan pesantren masih terbatas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu observasi dan analisis kebutuhan, sosialisasi konsep AI dan pembelajaran mendalam, pelatihan praktik penggunaan AI tools, serta evaluasi dan rencana keberlanjutan. Hasil: Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep dasar AI, etika penggunaannya dalam pendidikan, dan kemampuan memanfaatkan ChatGPT, Gemini, dan Quizizz untuk mendukung aktivitas pembelajaran. Program juga mendorong sikap yang lebih terbuka terhadap inovasi digital di lingkungan pesantren. Kesimpulan: Pelatihan AI berpotensi mendukung penguatan pembelajaran di pesantren, tetapi keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, dukungan kelembagaan, dan penguatan infrastruktur digital.