cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,874 Documents
Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal melalui Inovasi Produksi Teh Celup Rempah KhairunTea Gunawan Gunawan; Abd. SYukur Lumbessy
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20317

Abstract

Masyarakat di Ternate memiliki potensi besar dalam pemanfaatan rempah seperti jahe, kayu manis, pala, dan cengkeh, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan bahan mentah dengan nilai tambah rendah. Mitra UMKM menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan pengetahuan produksi higienis, minimnya keterampilan dalam pengemasan, serta kurangnya strategi pemasaran modern. Kondisi ini menyebabkan produk olahan rempah sulit bersaing di pasar, sehingga peluang ekonomi masyarakat belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui inovasi produksi teh celup rempah KhairunTea. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah rempah menjadi produk bernilai tambah tinggi, mengembangkan kemasan yang menarik, serta memperkenalkan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis produksi, pengemasan, branding, hingga pendampingan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta berdasarkan pre-test dan post-test, terciptanya produk teh celup dengan karakteristik sensori yang disukai konsumen, serta penguatan identitas merek melalui kemasan modern. Dampak awal terlihat dari meningkatnya motivasi usaha dan tambahan pendapatan rumah tangga mitra. Dengan demikian, kegiatan PKM ini membuktikan bahwa inovasi produk berbasis potensi lokal dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kampung MASAGI “Masyarakat Sadar Tekanan Darah Tinggi” Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Kalitengah Kabupaten Cirebon Ari Yulistianingsih; Asep Novi Taufiq Firdaus; Muhammad Zakaria; Yossi Karina; Sholeh Mochammad; Yuzky Alyda; Silvia Rani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20401

Abstract

Background: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Kecamatan Tengahtani memiliki cakupan pelayanan kesehatan yang masih rendah. Selain itu, berdasarkan wawancara dan pemeriksaan awal pada masyarakat Desa Kalitengah Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon, sebanyak 50% masyarakat mengalami hipertensi. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menurunkan angka hipertensi pada masyarakat Desa Kalitengah melalui program “Kampung MASAGI” Metode: Kegiatan ini melibatkan kader kesehatan berusia 30-55 tahun dan masyarakat desa yang terkena dan berisiko hipertensi berusia 50-69 tahun. Pelaksanaan pengabdian melalui metode penyuluhan langsung dan simulasi selama 4 bulan yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan, latihan fisik, edukasi gizi dan kesehatan, pelatihan kader, dan demo masak. Keberhasilan program dievaluasi melalui indikator perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik, dan peningkatan pengetahuan pencegahan dan pengendalian hipertensi. Hasil: Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dari tanggal 19 April 2024 hingga 2 Agustus 2024 diikuti oleh 22 responden dan 10 kader kesehatan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat mendeteksi dini hipertensi pada responden sebanyak 31,8%, latihan fisik atau senam dapat menurunkan angka hipertensi sebanyak 20%, edukasi gizi, pelatihan kader, dan demo masak meningkatkan tingkat pemahaman responden sebanyak 37%. Kesimpulan: Program ini dapat menurunkan hipertensi sebanyak 13,6% melalui pengelolaan hipertensi melalui modifikasi gaya hidup yang sehat dan bergizi seimbang.
Pemahaman Kelompok Peternak Terhadap Manfaat Pakan Fermentasi bagi Ternak ruminansia di Gampong Pulot, Kecamatan Leupung Aceh Besar Nurliana Nurliana; Wahyu Eka Sari; Muhammad Hanafiah; Amalia Sutriana Sutriana; Arman Sayuti; T Armansyah; Cut Nila Thasmi; Tongku N. Siregar; Juli Melia; Husnurrizal Husnurrizal
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20832

Abstract

Background: Gampong Pulot, Kecamatan Leupung, Aceh Besar memiliki potensi limbah pertanian dan perikanan yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas ternak dan kesejahteraan peternak. Melalui kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan fermentasi berbasis limbah lokal dengan probiotik RABAL, tujuan utama yang ingin dicapai adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian peternak dalam mengolah pakan bergizi untuk mendukung kesehatan dan produktivitas ternak secara berkelanjutan. Metode: Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan manfaat pakan fermentasi, praktik langsung pembuatan pakan, pendampingan teknis, serta evaluasi menggunakan survei kuesioner terhadap pengetahuan dan pemahaman mitra. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak terkait manfaat dan teknik pembuatan pakan fermentasi. Data survei menggambarkan bahwa mayoritas peternak sebelumnya hanya memberikan rumput sebagai pakan utama (63,16%), dengan frekuensi pemberian terbatas, serta kepemilikan ternak dalam skala kecil dan tradisional. Melalui kegiatan ini, peternak memperoleh keterampilan baru dalam mengolah limbah lokal menjadi pakan fermentasi yang lebih bergizi, efisien, dan bernilai ekonomis. Kesimpulan:  Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok peternak dalam mengelola pakan fermentasi secara mandiri. Program ini berkontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak, menekan biaya pemeliharaan, mengurangi limbah lingkungan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Gampong Pulot secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Tani dan Perikanan Berbasis Biokonversi dan Diversifikasi Produk Maggot BSF Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Lokal Muhammad Bibin; Rifni Nikmat Syarifuddin; Dian Nirmasari; Ani Ardian; Nur Zafitri; Aldhy Iskandar; Reza Reza; Nurhaliza Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20857

Abstract

Pendahuluan: Tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pakan ikan komersial dan pupuk non subsidi kimia menjadi tantangan utama bagi Kelompok Perikanan Anugrah dan Kelompok Pertanian Sipakaenre di Desa Kulo. Studi ini bertujuan untuk memberdayakan kedua kelompok mitra melalui penerapan teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengolah limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Metode: Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi program, demonstrasi plot (Demplot) teknik budidaya maggot, diversifikasi produk, pendampingan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mencapai 70,17% tentang pembuatan kandang maggot dengan desain bertingkat dan memproduksi produk turunan maggot. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengurangi biaya produksi, mengelola limbah, serta memperkuat ekonomi lokal.
Strategi Branding Produk Jamu Tradisional di Era Digital: Meningkatkan Daya Tarik Konsumen Melalui Media Sosial Ardana Putri Farahdiansari; Jatmiko Budi Santosa; Melinda Rizki Febrianti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20983

Abstract

Background: Program penguatan branding produk jamu tradisional di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM jamu di era digital. Sebelum program berjalan, sekitar 85% pelaku usaha belum memiliki izin edar dan 90% masih memasarkan produk secara tradisional, serta menggunakan botol bekas tanpa label yang menurunkan daya tarik dan kepercayaan konsumen. Metode: Kegiatan ini dilakukan melalui observasi, pelatihan branding dan digital marketing, pembuatan kemasan dan label, pendampingan pendaftaran legalitas usaha, serta promosi melalui Cafe Jamu di lingkungan Universitas Bojonegoro. Hasil: Sosialisasi diikuti oleh 18 dari 20 pelaku usaha dan menghasilkan peningkatan pemahaman mengenai identitas merek dan estetika kemasan. produk jamu yang dikemas ulang dan diberi label, kemudian diperkenalkan kepada segmen konsumen baru, terutama mahasiswa, sehingga pemasaran tidak lagi terbatas pada konsumen dewasa dan lansia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan citra produk, perluasan akses pasar, serta kesadaran pelaku usaha terhadap legalitas dan pemasaran digital. Kesimpulan: Program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya jamu sebagai warisan tradisional.
Penguatan Digitalisasi dalam Pendidikan Islam melalui Penerapan Statistika Dasar di Pondok Pesantren Roudlatul Ulum Campurejo Bojonegoro Denny Nurdiansyah; Moh. Miftahul Choiri; Auliyaur Rokhim; Andika Dwi Setiawan; Muhammad Kholil Asyhuri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20984

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan administrasi dan evaluasi pembelajaran di Pondok Pesantren Roudlatul Ulum Campurejo Bojonegoro sebelumnya masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan menyulitkan proses pengambilan keputusan berbasis data. Disamping itu berita terkait kegiatan-kegiatan pondok pesantren kurang sampai ke masyarakat, sehingga pondok pesantren kurang mendapat dukungan dari masyarakat baik dalam hal donasi maupun tenaga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi manajemen, transparansi data, dan keterlibatan masyarakat melalui penerapan teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan mitra. Metode: Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan serangkaian kegiatan, meliputi sosialisasi, empat workshop teknis (digitalisasi administrasi berbasis Microsoft Excel, evaluasi pembelajaran menggunakan Analysis ToolPak, pembuatan database digital dengan Google Forms/Sheets, dan pengelolaan WebBlog), penerapan teknologi, pendampingan, serta strategi keberlanjutan program. Hasil: ditunjukkan peningkatan signifikan hasil pengabdian pada empat indikator utama, yaitu: digitalisasi administrasi (70%), tersusunnya laporan evaluasi pembelajaran (80%), pendataan penerima manfaat pesantren (santri) (75%), dan publikasi kegiatan-kegiatan pondok pesantren dengan masyarakat melalui media digital (70%). Luaran ini berdampak langsung pada peningkatan kapasitas digital tenaga pendidik, efisiensi tata kelola pesantren, dan keterhubungan dengan masyarakat. Kesimpulan: Penerapan digitalisasi berbasis pelatihan dan pendampingan intensif terbukti efektif menjawab tantangan pengelolaan pesantren, dan direkomendasikan untuk dikembangkan ke sistem berbasis cloud agar dapat diadopsi oleh lebih banyak lembaga pendidikan berbasis komunitas.
Pengembangan Kepemimpinan Sosial Santri Melalui Program Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren Al Itqon Kota Semarang Muhammad Anam Alhakim; Abdul Karim; Agus Riyadi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21238

Abstract

Background: Kepemimpinan sosial merupakan kompetensi penting abad ke-21 sebagaimana ditekankan oleh UNESCO, yang berperan dalam membentuk generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga peduli terhadap transformasi sosial. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk kepemimpinan sosial melalui nilai-nilai keislaman dan pengalaman langsung di masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Pondok Pesantren Al-Itqon, Kota Semarang. Informan terdiri dari santri, pengurus program, dan pengasuh pesantren yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil: Program pengabdian masyarakat berbasis penempatan daerah pelosok meningkatkan kemampuan mobilisasi dan interaksi sosial santri, sekaligus menumbuhkan nilai kepemimpinan seperti inisiatif, tanggung jawab, serta kepekaan sosial. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan sosial yang berbasis spiritualitas Islam, sekaligus mempertegas pesantren sebagai pusat pendidikan karakter yang kontekstual dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Pangan Lokal UMKM melalui Workshop Pengemasan, Pelabelan, dan Regulasi Pangan di Kabupaten Sanggau Sethyo Vieni Sari; Marselus Hendro; Dody Radiansah; Yuni Selvianti Sari; Yulius Beni; Vika Yudistina; Intan Aisyah; Anesti Viantika Gea; Fajar Rizki
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21262

Abstract

Background: Kabupaten Sanggau memiliki potensi besar dalam pengembangan pangan lokal, tetapi pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengemasan, pelabelan, dan regulasi pangan yang memengaruhi daya saing produk. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM pangan lokal dalam teknik pengemasan, pelabelan yang informatif, dan pemahaman regulasi pangan untuk mendukung peningkatan nilai tambah dan perluasan pasar. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui workshop yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan alat kemasan, serta praktik langsung pengemasan, dan pelabelan produk. Hasil: Workshop diikuti oleh 20 UMKM dengan tingkat kehadiran 100%. Hasil evaluasi menunjukkan 80% peserta merasa sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan, 55% peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat baik, dan 95% peserta menyatakan ingin menerapkan pengemasan dan pelabelan yang lebih baik pada produknya. Kesimpulan: Kegiatan workshop efektif meningkatkan kapasitas UMKM dalam pengemasan, pelabelan, dan pemahaman regulasi pangan, serta berpotensi memperkuat daya saing produk pangan lokal di Kabupaten Sanggau.
Edukasi Berbasis Sekolah untuk Menjawab Kesenjangan Literasi Kesehatan Mental dan Reproduksi Remaja di SMKN 2 Malang Rizqie Putri Novembriani; Dessy Amelia; Alifia Candra Puriastuti; Dena Indra Winahyu; Nadine Aulia Rahma; Nina Rini Suprobo
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21269

Abstract

Background: Remaja memiliki masalah yang saling terkait dalam kesehatan mental dan reproduksi, yang sering diperburuk oleh terbatasnya akses terhadap informasi yang akurat, stigma, dan kurangnya dukungan berbasis sekolah. Analisis situasional di SMKN 2 Malang mengungkapkan adanya tekanan emosional dan perilaku reproduksi berisiko di kalangan siswa, serta rendahnya literasi kesehatan mental dan nilai-nilai reproduksi. Kegiatan ini diimplementasikan di sekolah dan dikembangkan untuk mengatasi rendahnya literasi kesehatan mental dan reproduksi siswa. Metode: Inisiatif PROMISE (Promoting Mental and Reproductive Health for Adolescents through Sustainable Education) melibatkan siswa dari berbagai tingkat dan disiplin ilmu melalui kegiatan pembelajaran interaktif, seperti diskusi kelompok yang difasilitasi, refleksi berbasis skenario, dan sumber daya multimedia yang dirancang untuk beresonansi dengan pengalaman sehari-hari remaja. Evaluasi dilakukan untuk menentukan tingkat pengetahuan awal siswa. Hasil: Studi awal menunjukkan kekurangan pengetahuan yang signifikan, terutama di kalangan siswa kelas XI. Terlepas dari keterbatasan waktu kegiatan, pendekatan interaktif tersebut menunjukkan partisipasi siswa yang signifikan dan relevansi yang dirasakan. Temuan ini menggarisbawahi perlunya pendidikan kesehatan mental dan reproduksi yang terorganisir dan sesuai dengan perkembangan di lembaga pendidikan formal. Kesimpulan: PROMISE mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3, 4, dan 5 dengan mempromosikan literasi kesehatan, pendidikan inklusif, dan kesetaraan gender. Implementasi di masa mendatang harus memprioritaskan keberlanjutan di seluruh tingkatan kelas, peningkatan keterlibatan siswa laki-laki, dan inisiatif pembelajaran campuran untuk meningkatkan keberlanjutan program.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam Penyusunan Perangkat Ajar Seni Budaya bagi Guru SMP Se-Kota Blitar Indar Sabri; Setyo Yanuartuti; Djuli Djatiprambudi; Setya Yuwana; Warih Handayaningrum; Syaiful Qadar Basri; Anbie Haldini Muhammad
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21317

Abstract

Pendahuluan: Guru seni budaya di Kota Blitar masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa dan higher order thinking skills (HOTS). Berdasarkan asesmen diagnostik awal, hanya 3 dari 26 guru (11,53%) yang memiliki pemahaman yang sesuai dengan konsep pembelajaran mendalam. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa sekolah mitra dan rendahnya kemampuan menyusun perangkat pembelajaran inovatif turut menjadi hambatan utama. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru seni budaya MGMP Kota Blitar dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam melalui pelatihan tiga hari dan pendampingan reflektif. Metode: Blended Learning dan pendampingan reflektif berbasis model coaching for reflective teaching. Hasil: Setelah pelatihan, sebanyak 46,15% berhasil menyusun perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran mendalam, berpusat pada siswa, HOTS, asesment autentik, dan ruang refleksi belajar. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman awal guru serta mendorong sebagian peserta menyusun perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.