Articles
1,627 Documents
Demplot Teknik Budidaya Bawang Merah Pada Musim Hujan Untuk Mengendalikan Penyakit Dan Menyelamatkan Hasil
Abdul Manan;
Loekas Soesanto;
Endang Mugiastuti
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10089
Background: Budidaya bawang merah pada musim hujan menghadapi kendala serangan penyakit moler, dan penyakit becak ungu yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa biopestisda campuran Trichoderma harzianum, Bacillus sp. B8 dan Pseudomonas flourescens P8 efektif mengendalikan patogen. Demikian juga teknik budidaya dengan penanaman varietas toleran dan manipulasi lingkungan mampu mengurangi dampak negatif dari kelebihan kelembaban tanah. Namun demikian, demplot penerapan teknik budidaya bawang merah di musim hujan tersebut belum diadopsi anggota kelompok. Hasil demplot diharapkan lebih meyakinkan petani untuk menerapkan teknologi tersebut secara mandiri dan mensubstitusi penggunan pestisida kimia sintetik sepenuhnya. Tujuan dari kegiatan yaitu meningkatkan ketrampilan petani tentang teknik budidaya tanaman bawang merah di musim hujan, meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman, serta meningkatkan pendapatan petani. Metode: Alih teknologi melalui demplot. Hasil: Keterampilan petani tentang budidaya bawang merah di musim hujan meningkat, paket teknologi dengan penanaman varietas toleran bauji, penggunaan biopestisida, dan penambahan kedalaman saluran drainasi serta memperlebar jarak tanam mampu mengendalikan penyakit tanaman dan mempertahankan potensi produksi bawang merah. Kesimpulan: Paket teknologi terbukti mampu mensubtitusi penggunaan pestisida kimia sintetik pada budidaya bawang merah di musim hujan.
Petunjuk Pelatihan Penyusunan Kisi-Kisi Soal dan Penilaian Akhir Bagi Guru-Guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang
Kanthi Pamungkas Sari;
Norma Dewi Shalikah;
Irham Nugroho;
Ahwy Oktaradiksa;
Minzani Aufa;
Muis Sad Imam
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10129
Background: Pada Penilaian Akhir Semester (PAS) maupun Penilaian Akhir Tahun (PAT), setiap Madrasah Ibtidaiyah (MI) wajib merujuk pada aturan-aturan yang ditetapkan oleh Dirjen Pendis Kementrian Agama serta Keputusan Kepala Kanwil Kementrian Agama Propinsi masing-masing dan setiap MI memiliki kewenangan menyelenggarakan secara mandiri. Namun dalam praktiknya masih ditemui sejumlah kendala dalam penyusunan kisi-kisi dan soal baik untuk PAS dan PAT, terjadi keragaman persepsi sehingga terjadi penggunaan alat ukur yang berbeda. Tujuan kegiatan ini tersosialisasinya prosedur penyusunan kisi-kisi untuk penilaian akhir, dan tersusunnya soal-soal PAS dan PAT Metode: Mitra dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah Majlis Dikdasmen PDM Kabupaten Magelang, peserta 52 orang Guru MIM. Tahapan kegiatan meliputi: melakukan persiapan, proses pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil: Respon peserta sangat baik, selama kegiatan pelatihan berlangsung semua peserta mengikuti dari awal sampai selesai dengan aktif dan antusias. Pada sesi praktik peserta dibagi 4 kelompok, hasilnya 3 kelompok mampu melengkapi kisi-kisi dan menyusun soal dengan baik, dan satu kelompok belum menyelesaikan sampai tuntas. Kesimpulan: Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan dalam penyusunan kisi-kisi soal dan soal PAS, PAT.
Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Promosi Wisata Lokal Baros
Puri Bestari Mardani;
Maria Febiana Christanti
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10160
Background: Pariwisata lokal dapat memanfaatkan media sosial sebagai media promosi mengingkat keberadaan media sosial sebagai media pemasaran yang mudah serta murah. Kegiatan ini akan fokus pada pembuatan konten promosi pada media sosial instagram. Permasalahan yang muncul yaitu kurangnya pemahaman akan komunikasi pemasaran digital sebagai acuan mengenai cara agar akun media sosial resmi Desa Baros dapat berfungsi secara optimal. Metode: Kegitan ini dibagi menjadi empat tahap, yaitu pemberian materi melalui whatsapp group, kegiatan webinar serta diskusi virtual, penugasan pembuatan konten promosi oleh pengelola media sosial Desa Baros, dan yang terakhir pendampingan pembuatan dan pengunggahan konten promosi yang dilakukan selama tiga bulan. Hasil: Selama masa pendampingan pembuatan konten promosi, pengelola media sosial Desa Baros mengunggah 4 konten promosi terkait wisata religi. Selain itu, ada unggahan yang memperkuat Desa Baros sebagai Desa religi, yakni unggahan pawai obor, tradisi warga Desa Baros untuk memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram. Kesimpulan: Pengelola media sosial mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan dapat mengoptimalkan penggunaan akun instagram Desa Baros sebagai media promosi. Sebaiknya pengurus Desa Baros mendukung kegiatan ini, agar dapat terus berlanjut.
Pendampingan, Pembuatan dan Pemanfaan Alat Permainan Tradisional Egrang Bagi Masyrakat Milenial
Herdin Muhtarom;
Nur Cahyo Firdaus;
Nur Isal;
Muhammad Ikhsan Muzaki;
Melina Supriyanti;
Mila Nursindi Rahayu;
Jumardi Jumardi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10165
Background: Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Salah satu daerah yang menjadi lokasi dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN-Dik) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Uhamka. Tercatat dalam data terdapat beberapa sekolah yang ada di Desa Mekarari mulai dari SD, Madrasah Aliyah, SMK, dan SMA. Pesatnya modernisasi di era sekarang, membuat banyak perubahan dan kebiasaan yang berubah, seperti banyaknya anak-anak di Desa Mekarsari yang cenderung memilih memainkan gadget untuk bermain game online atau sosial media dibadingkan dengan permainan tradisional. Padahal permainan tradisional memiliki nilai-nilai budaya dan bisa menjadikan anak-anak kreatif. Untuk itu kami kelompok 8 KKN-Dik melakukan program kerja untuk memperkenalkan mainan tradisional egrang kepada anak-anak di desa Mekarsari. Metode: Penyuluhan tentang permainan tradisional egrang kepada anak-anak secara langsung, mengedukasi dan melatih cara menggunakan permainan tradisonal egrang kepada anak-anak. Hasil: Program kerja yang dilakukan kelompok kami dapat dikatakan berhasil karena bisa menarik perhatian dan antusisas anak-anak di Desa Mekarsari untuk berlatih permainan egrang dan sekaligus belajar tentang sejarah permainan tradisional egrang. Kesimpulan: Dengan diperkenalkannya mainan tradisional egrang kepada anak-anak di desa Mekarsasi bertujuan agar eksistensi permainan tradisional tetap dilestarikan oleh anak-anak Milenial karena merupakan warisan nenek moyang.
Pemanfaatan Instagram sebagai Informasi Wisata Religi
Maria Febiana Christanti;
Puri Bestari Mardani
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10185
Background: Penelitian ini sebagai tindak lanjut kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Baros, Serang, Banten sejak tahun 2020. Berdasarkan keberhasilan dalam pembuatan Instagram Desa, tim meningkatkan level kegiatan pada pemanfaatan Instagram untuk menginformasikan kearifan lokal desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan instagram sebagai informasi wisata religi dan budaya desa. Metode: Mitra pengabdian adalah pengelola media sosial berjumlah tiga orang. Tim menggunakan kombinasi metode ceramah, pendampingan pembuatan konten, diskusi dan refleksi. Pengumpullan data berdasarkan wawancara dan dokumentasi. Hasil: Hasil temuan utama kegiatan ini yaitu Desa Baros memiliki kearifan lokal berupa wisata religi makam kramat Syekh Tubagus Kholifah. Tiga temuan pendukung kegiatan ini: (1) peningkatan pengetahuan pentingnya informasi wisata religi dan budaya; (2) eksplorasi wisata religi; (3) alur produksi konten Instagram. Kesimpulan: Kegiatan ini mencapai target yaitu peserta memanfaatkan Instagram sebagai informasi wisata religi makam kramat Syekh Tubagus Kholifah dengan baik.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Jiwa Entrepreneurship Masyarakat Desa Tenjojaya
Neni Rosmiati;
R. Edy Rachmadio
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10371
Background: Desa Tenjojaya merupakan desa yang memiliki potensi untuk mengembangkan potensi masyarakat untuk berwirausaha, salah satu dari sekian banyak produk yang dapat dihasilkan dari desa ini, salah satu produk yang sangat terkenal adalah produk gula aren. Di sisi lain, desa ini memiliki berbagai keterbatasan, tidak hanya dari akses pendanaan, teknis pemasaran dan pengembangan produk dengan teknologi modern. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemberdayaan sumber daya masyarakat dalam berwirausaha. Metode: Kegiatan seminar kewirausahaan dengan jumlah peserta 35 orang yang memiliki unit usaha maupun tidak. Hasil: Menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan seminar yang diadakan. Sehingga masyarakat Desa Tenjojaya memiliki motivasi untuk bangkit memperbaiki taraf ekonomi keluarganya malalui aktifitas kewirausahaan. Kesimpulan: Memberikan pengalaman yang berharga baik bagi pelaksana maupun bagi para peserta hal ini membuktikan bahwa kegiatan yang sudah direncanakan mampu berjalan dengan baik.
Menanamkan Jiwa Konservasi Dini Pada Siswa SDIT Nurul Fikri Makassar Melalui Materi “Ayo Menyayangi Makhluk Ciptaan Allah”
Muh. Yunus;
Ahmad Hasyim;
Surahman Nur;
Hasria Alang;
Wiwik Wiji Astuti
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10387
Background: Pemahaman sikap terhadap lingkungan sangat penting untuk unsaha konservasi alam semesta. Namun, masih banyak manusia yang mengabaikan lingkungan sekitar bahkan merusaknya. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya siswa SDIT Nurul Fikri tentang pemahaman sikap konservasi secara dini untuk menyayangi makhluk ciptaan Allah SWT. Metode: Tiga tahapan yaitu observasi, koordinasi jadwal, dan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan pemberian pretes dan pos test. Hasil: Menunjukkan antusiasme yang sangat besar dari peserta yang dapat diamati dari jawaban yang diberikan akan pemahaman pentingnya melindungi dan menyayangi makhluk hidup sebagai ciptaan Allah SWT. Kesimpulan: Kegiatan PKM ini dikategorikan berhasil. Meskipun masih ada beberapa peserta yang belum memahami secara sempurna, setidaknya para peserta telah memahami arti penting makhluk hidup sehingga harus dijaga kelestariannya. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, karena adanya kerjasama antara tim pengabdian dan mitra, terlihat dari antusiasme peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Hal ini dikarenakan materi yang diberikan dikemas menarik dengan adanya visualisasi contoh menggunakan awetan atau gambar berbingkai.
Sosialisasi Peningkatan Kualitas Produktivitas Panen Udang Melalui Pemberian Pakan Udang Secara Otomatis di Meunasah Aron
Raihan Putri;
Asran Asran;
Arnawan Hasibuan;
Kartika;
Faisal Faisal;
Saifannur Saifannur
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10492
Background: Budidaya udang diwilayah pesisir pantai sebagian besar menjadi pencaharian bagi masyarakat di Aceh Utara. Pemberian pakan udang dilakukan secara manual pada saat pagi dan sore dengan cara menaburkan pakan ke dalam tambak. Pemberian pakan tersebut tidak efektif karena terikat dengan waktu dan ukuran pakan yang diberikan. Hal tersebut yang melatar belakangi tim pengabdian memberikan pengetahuan dengan memperkenalkan prototipe berupa teknologi alat pemberi pakan secara otomatis. Metode: Metode yang dilakukan adalah observasi, perancangan dengan cara merakit dan sosialisasi, serta memperaktekkan secara langsung penggunaan alat otomatis tersebut. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan bahwa petani tambak udang sangat termotivasi untuk dapat segera menggunakan alat pakan udang otomatis karena sangat tepat dalam memperbaiki manajemen pemberian pakan sehingga dapat berkelanjutan agar ketahanan pangan terjaga. Teknologi yang digunakan berupa mikrokontroller Arduino Uno, sensor ultrasonik sebagai pendeteksi volume pakan, RTC sebagai modul pewaktu, Lcd sebagai penampil informasi hari, tanggal, bulan, modul relay, driver motor, dan motor DC. Kesimpulan: Harapan pengabdian kepada masyarakat ini adalah akan memberikan pengetahuan dan temuan baru untuk petani tambak sehingga petani mampu merancang pemberian pakan udang secara otomatis untuk memudahkan pemberian pakan agar meningkatkan produktivitas serta menghasilkan kualitas udang.
Proses Layanan Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Anak di Gunung Sari Ilir
Rahayu Sri Waskitoningtyas;
Ganjar Susilo;
Besse Intan Permatasari
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10497
Background: Now the awareness of parents to give tutoring or tutoring to their children when outside of school. Various kinds of tutoring service processes can be provided to students in improving their learning outcomes so that they can be optimal. This community service aims to find out how the tutoring process works in improving children's learning abilities in Gunung Sari Ilir. Methods: This PKM is a type of qualitative research with a qualitative descriptive approach. The subjects in this PKM were elementary school children who took tutoring at Gunung Sari Ilir, with purposive sampling as the subject. Results: With students participating in tutoring activities like this, it is expected that students will be able to find ways of learning according to their abilities. The quality of the teaching-learning process is increasing and can improve student learning outcomes. Giving material when the process of tutoring services in class is able to analyze the academic level of students. Based on the PKM that has been done, it can be concluded that students are very attentive when the teacher explains, students are also enthusiastic about answering teacher questions, students are also enthusiastic in answering questions on the blackboard so that the learning ability of each child increases
Program Pendampingan Guru Pada Rancangan Program Ekoliterasi di Sekolah Inklusi
Sri Lestari;
Dewi Tryanasari;
Alfina Fitria Rahmasari
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i3.10518
Background: Adanya kesulitan pengorganisasian pada implementasi program ekoliterasi sebagai salah satu program penguatan literasi di SD Sukowinangun. Kesulitan terbesar yang dirasakan adalah kurangnya kemampuan tim literasi sekolah untuk merencanakan dan mengembangkan program ekoliterasi dan implementasinya. Untuk meningkatkan keterampilan tim literasi di sekolah dalam merencanakan program ekoliterasi yang relevan dengan kebutuhan pengembangan diri siswa. Metode: Mitra program pendampingan ini adalah SDN 2 Sukowinangun Magetan, dengan jumlah guru yang didampingi adalah 7, dan metode yang dilaksanakan adalah dengan melakasankan analisisis masalah dan kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan program, dan evaluasi pendampingan. Hasil: Program workshop dengan materi Identifikasi Perencanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD berbasis Ekoliterasi telah terlaksana dengan maksimal. Selanjutnya rancangan program dan pendampingan pembuatan Lembar Kerja Siswa pada program ekoliterasi telah diselesaikan. Target program tercapai di mana tim literasi sekolah membuat rancangan program ekoliterasi selama 1 semester serta menjabarkannya dalam bentuk kegiatan terperinci dilengkapi dengan instrument penguatan pemahaman ekoliterasi. Berdasarkan pendampingan, workshop dan evaluasi yang telah dilaksanakan, dapat diketahui bahwa materi telah tersampaikan dengan baik dan mitra memberikan respon positif atas pelaksanaan.