cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Pada Masyarakat Penerima Program Jatim Puspa Di Desa Klumutan Sumani Sumani; Nanang Cendriono; Liana Vivin Wihartanti
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10519

Abstract

Background: Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Puspa Jatim di Desa Klumutan Kabupaten Madiun belum menunjukkan perubahan dan capaian yang signifikan, terutama dalam hal peningkatan kemandirian ekonomi. Pelibatan berfokus pada upaya peningkatan pendapatan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Puspa Jatim dalam rangka pemulihan ekonomi akibat wabah Covid-19. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan teknologi kepada warga Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun khususnya rumah tangga binaan Program Jawa Puspa Provinsi Jawa Timur agar lebih berdaya secara ekonomi. Metode: Bantuan ini fokus pada pengembangan industri kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mitra yang berpartisipasi adalah keluarga penerima manfaat Program Puspa (KPM) Jawa Timur Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terhadap KPM desa Klumutan. Pengabdian ini fokus pada dua bidang yaitu bidang produksi dan pemasaran.  Hasil: Hasilnya tampak bahwa setelah dilakukan penyuluhan pelatihan dan pendampingan terdapat Peningkatan Omset Mitra menjadi 75%, yang sebelumnya hanya 10%, Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk yang awalnya 20% menjadi 75%, dan Peningkatan pemahaman dan Ketrampilan Mitra tentang Usaha Kreatif berbasis Digitalisasi Pasar awalnya 10% menjadi 75%.
Pelatihan Pembuatan Herbarium Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Pajaran Kabupaten Madiun Cicilia Novi Primiani; Pujiati Pujiati; Darmadi Darmadi; Sudarmiani Sudarmiani; Sanusi Sanusi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10520

Abstract

Background: Literasi merupakan hal mendasar yang harus dimiliki peserta didik agar dapat menghadapi tantangan di era globalisasi. Budaya literasi ini perlu di terapkan sejak dini di berbagai lingkungan baik itu keluraga, masyarakat maupun di sekolah. Salah satu literasi yang dapat dikembangkan di level sekolah khususnya sekolah dasar adalah literasi sains. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan kemampuan literasi saina peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun.melalui pelatihan pembuatan herbarium. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SDN pajaran, kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pembelajaran dan evaluasi program. Hasil: Pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan dengan pelatihan pembuatan herbarium di SDN Pajaran Kabupaten Madiun merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi sains peserta didik. Adapun temuan-temuan yang diperoleh antara lain peningkatan keaktifan, motivasi, sikap peduli lingkungan, literasi sains, pengalaman pembuatan project dalam model PJBL. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelatihan pembuatan herbarium dapat meningkatkan literasi sains peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun. Motivasi belajar IPA meningkat 40%, Sikap peduli lingkungan meningkat 20% serta kemampuan literasi sains meningkat 35%.
Pemberdayaan Musisi Muda Purwokerto dalam Produksi Musik Edukatif Bidang Gizi dan Olahraga Yovita Puri Subardjo; Ajeng Dian Purnamasari; Gumintang Ratna Ramadhan
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10521

Abstract

Background: Mitra pengabdi adalah Axel Fost Music Labs. (Group) yang merupakan sekelompok musisi di Purwokerto yang memiliki berbagai prestasi dan karya seni musik. Namun, kelompok ini tidak memiliki sarana produksi karya musik secara mandiri dan perlindungan terkait hak cipta yang mengakibatkan terhalangnya proses produksi musik. Tujuan dari pengabdian ini mendorong kelompok musisi ini agar mampu produktif musik edukatif terkait gizi dan olahraga dengan kemudahan yang didapat dari sarana prasarana yang dirancang sehingga mudah terakses dan ekonomis tanpa perlu menyewa studio di luar sehingga waktu untuk memproses karya lebih panjang dan maksimal. Metode: Tim pengabdi melaksanakan pengabdian masyarakat dengan melengkapi peralatan home studio recording dan memberikan serangkaian penyuluhan untuk mengoptimalkan produksi karya termasuk pengurusan Hak Kekayaan Intelektual. Peningkatan pengetahuan mitra diketahui dengan peningkatan skor pre-test dan post-test. Hasil: Penyuluhan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan skor pengetahuan 70,67 (skor pre-test) menjadi 92,59 (skor post-test). Home Studio Recording dapat dimanfaatkan mitra untuk memproduksi karya musik untuk edukasi dan penunjang penampilan musik. Pengabdi bersama mitra telah mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual bidang Komposisi Musik. Axel Fost Music Labs. (Group) mendapatkan manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat dari segi sarana prasarana, peningkatan pengetahuan dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual.
Pelatihan Pembuatan Dan Penggunaan Mesin Pilin Pelepah Pisang Di Desa Pomahan Kecamatan Baureno Agus Sulistiawan; Denny Nurdiansyah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10560

Abstract

Background: Pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi menjadi merosot dan banyak pengangguran terjadi terutama di daerah pedesaan. Dampak dari pandemi ini menyebabkan penghasilan masyarakat mengalami penurunan. Namun, di wilayah Timur Bojonegoro terdapat sekelompok masyarakat yang memanfaatkan limbah pohon pisang yaitu pelepah pisang menjadi nilai ekonomis di Desa Pomahan Kecamatan Baureno. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan penggunaan mesin pilin yang telah dibuat untuk membantu mempermudah proses pilin dan pintal pelepah pisang menjadi tali agar menghemat waktu dan meningkatkan kuantitas produksi. Metode: Kelompok masyarakat pengrajin pelepah pisang Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari 25 kepala keluarga. Hasil: Pelepah pisang dari hasil panen pisang biasanya menjadi sampah organik yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelepah pisang dimanfaatkan oleh sekelompok masyarakat sebagai kerajinan tangan, seperti gedebog pluntu atau tali yang digunakan untuk kerajinan tangan yaitu tas, sandal, tempat duduk, dan kerajinan lainnya. Untuk menjadikan tali, sekelompok masyarakat ini masih menggunakan teknik manual dalam proses pilin dan pintal sehingga proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, jika pelepah pisang hanya dijual dalam bentuk uraian tanpa dipilin harga yang didapat juga murah. Hasil yang dicapai dalam pelatihan ini masyarakat desa dapat menambah pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam penggunaan mesin pilin dalam proses pilin dan pintal pelepah pisang sampai menjadi tali yang meningkatkan nilai jual bagi perajin pelepah pisang di Desa Pomahan Kecamatan Baureno.
Pelatihan Digital Marketing UMKM Untuk Membangun Ekonomi Revolusi Industri 4.0 di Kelurahan Sukorejo Bojonegoro Hilmy Aliriad; Mohamad Da'i; Rohmad Apriyanto; Adi S
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10578

Abstract

Background: Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sukorejo sudah berjalan dengan baik dalam segi pembuatan produk dan pengemasan produk. Produk utama yang banyak diminati adalah makanan jajanan jadul. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan ekonomi dimasa revolusi industry 4.0 di Sukorejo. UMKM di Sukorejo memproduksi Jajanan Jadul dikarenakan peminatnya masih sangat tinggi. Metode: pelaksanaan pelatihan digital marketing dilaksanakan dengan tahapan-tahapan pelatihan mulai dari pengenalan E-commerce Shopee, cara pembuatan toko online dan tahapan penjualan. Subyek dalam penulisan ini adalah pemilik UMKM di RW 08 Kelurahan Sukorejo Bojonegoro. Jumlah subyek terdiri dari 30 Peserta yang diambil secara random. Motode kegiatan dilakukan dengan pemaparan pelatihan penjualan online di Shopee dengan menggunakan pendekatan demontrasi. Hasil: Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi mitra untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat, mulai dari tahap Persiapan pelatihan, pelatihan membuat toko online di shopee, pelatihan pengemasan dan mengatur resi penjualan serta pelaporan kegiatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian pelatihan digital marketing UMKM dapat diambil kesimpulan bahwa peserta UMKM sangat semangat dalam memperhatikan pelatihan digital marketing. Menanyakan hal-hal yang belum jelas serta antusias untuk belajar berjualan di akun Shopee. Peserta dapat memulai dari produk jajanan atau makanan ringan yang dijadikan makanan khas UMKM di Sukorejo Bojonegoro
Peningkatan Pemahaman Bidang Kesehatan Masyarakat Untuk Pembuatan Handsanitizer Alami, Edukasi Aktivitas Fisik, Asupan Gizi Seimbang, dan Deteksi Kesehatan Purwandari Purwandari; Desi Kusumawati; Andri Wahyu Utomo; Arum Suproborini; Anggun Retno Muzdalifah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10685

Abstract

Background: Permasalahan kesehatan dalam kehidupan masyarakat adalah perilaku hidup sehat yang masih kurang serta faktor lingkungan yang kurang memadai. Permasalahan tersebut dapat dikurangi dengan peningkata kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan hidup bersih dan sehat. Didesa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Tujuan dalam kegiatan ini adalah perlunya diadakan pelatihan pembuatan handsanitizer alami dalam upaya pembiasaan menjaga kebersihan terlebih pada masa pandemi covid 19, peningkatan edukasi mengenai aktivitas fisik, asupan gizi seimbang, pemeriksaan dan deteksi kesehatan, karena di desa tersebut masyarakatnya masih kurang memahami tentang berperilaku hidup sehat. Metode: Metode yang  diterapkan untuk mencapai tujuan berisikan kegiatan pelatihan pembuatan handsanitizer, sosialisasi mengenai pentingnya peranan gizi seimbang, serta praktik aktivitas fisik berolahraga dengan  menghitung denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas sedang, deteksi kesehatan kolesterol, gula darah dan asam urat  dengan jumlah peserta 75 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan 2 kali. Hasil: Hasil pelaksanaan PkM yaitu berupa produk handsanitizer, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, dibuktikan dengan adanya peningkatan pemahaman dari hasil pre test dan post test, deteksi kesehatan kolesterol rata-rata 55% normal, 45% tidak normal, gula darah 87% normal, 13% tidak normal, dan cek asam urat 95% tidak normal, normal 4%.
Pendampingan Pengelolaan Bisnis Dan Aspek Legalitas Pada Kelompok UKM Produsen Brem Di Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun Nizam Zakka Arrizal; Siska Diana Sari; Bintang Ulya Kharisma; Sulistya Eviningrum; Karuniawati Hasanah; Ida Widyawati; Sofyantoro Sofyantoro
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10707

Abstract

Background: Setiap pelaku usaha bisnis menempatkan kepentingan bisnis di prioritas utama. Masih ada beberapa aspek lain yang perlu difikir dan diikutsertakan diantaranya aspek hukum dan manajemen khususnya bagi pelaku usaha brem di wilayah Kabupaten Madiun. Tujuan kegiatan ini untuk mengadakan penyuluhan dan pendampingan terkait Pengelolaan Bisnis dan Aspek Legalitas Pada Kelompok UKM Produsen Brem Di Desa Bancong Metode: Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan berdasarkan yuridis-empiris. Hasil: Aspek hukum dan aspek manajemen sangat penting bagi penyelenggaraan kegiatan bisnis UKM. Aspek hukum pada UKM terkait bentuk badan usaha, perizinan, kekaryawanan atau SDM (sumber daya manusia), perjanjian/kontrak, pertanahan, jaminan kesehatan, permodalan dan kekayaan intelektual seperti merek. Aspek manajemen pada UKM terkait dengan keberadaan tata kelola perusahaan, struktur organisasi, bussiness plan, audit perusahaan, pemasaran, pembukuan, dan pertanggung jawaban/laporan. Aspek hukum pada UKM terkait bentuk badan usaha, perizinan, kekaryawanan atau SDM (sumber daya manusia), perjanjian/kontrak, pertanahan, jaminan kesehatan, permodalan dan kekayaan intelektual seperti merek sedangkan Aspek manajemen pada UKM terkait dengan keberadaan tata kelola perusahaan, struktur organisasi, bussiness plan, audit perusahaan, pemasaran, pembukuan, dan pertanggung jawaban/laporan.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Lingkungan Hidup di SMPN 25 Kota Malang Daroe Iswatiningsih; Fida Pangesti; Lila Puspitasari; Dluhayati Dluhayati
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.8801

Abstract

In order to achieve the status of Adiwiyata Mandiri School, SMPN 25 Malang City implements an environment-based curriculum. This has not been balanced with the competence of teachers in the preparation of environmental-based learning tools. The purpose of this service activity is to increase the knowledge and skills of teachers in designing environmentally friendly learning and compiling environmental-based learning tools. This activity was carried out at SMPN 25 Malang City with a total of 11 teachers from 11 fields of study. The method applied is workshops and mentoring which is carried out online and offline. To measure the success of the activity, pretest-posttest, observations, and interviews were conducted in guided discussions. The results of the training activities showed that (1) there was an increase in teacher understanding in designing environmentally friendly learning and (2) an increase in teacher skills in preparing environmental-based learning tools. The training activities for preparing environment-based RPP have increased the knowledge and skills of teachers in preparing environment-based RPP, so that they can support schools in achieving the status of Adiwiyata Mandiri Schools.
Rembug Stunting Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Kasus Stunting di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Siti Kurnia Widi Hastuti; Setianingsih Setianingsih; Ony Linda; Nur Ulfah; Muchamad Rifai
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10208

Abstract

Background: Kejadian stunting secara global cukup tinggi, mencapai 149.2 juta balita atau seperempat dari jumlah balita di dunia. Indonesia memiliki kasus stunting mencapai 24,4% atau 5,33 juta balita. Kasus Stunting mengalami penurunan satunya di Kabupaten Boyolali, dimana sebelumnya pada Kecamatan Kemusu ditemukan angka keluarga dengan risiko kejadian stunting sebanyak 2200 keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab stunting dan menemukan solusi alternatif sebagai upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode: Melakukan focus group discussion (FGD) dengan sasaran stakeholder terkait (camat, kepala Puskesmas, Pendamping dari BKKBN, kepala Desa, Bidan, bagian gizi, PLKB, dari dinas pertanian, dan Bagian PKH Kecamatan, serta kelompok kekuarga berisiko stunting. Pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali. Hasil: Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah tersebut kurang optimal dalam penanganan stunting, terlihat dari kurangnya koordinasi antar OPD dan belum optimalnya pengalokasian dana. Pada kelompok pelaksana ditemukan masih banyak kader yang kurang optimal dan kompeten. Sedangkan pada kelompok keluarga berisiko permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman tentang informasi stunting dan status sosial ekonomi yang rendah. Kesimpulan: Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya risiko stunting di wilayah Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali yang turut melibatkan berbagai pihak seperti OPD, pelaksana dan keluarga sasaran. Upaya percepatan penurunan angka stunting harus dilakukan dengan kerjasama berbagai pihak mulai dari tingkat pemerintah sampai tingkat keluarga.
Pelatihan Mengelola Sumber Daya Sekolah Di Smkn 14 Jakarta Pusat Istaryatiningtias Istaryatiningtias; Rismita Rismita
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i2.7292

Abstract

Background: Pendidikan di Indonesia merupakan aspek yang sangat penting untuk mencerdaskan bangsa, sehingga untuk saat ini memerlukan evaluasi dan peningkatan yang sistematis. Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola sumber daya manusia di sekolah baik guru maupun tenaga kependidikan dengan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Metode: Kegiatan ini bermitra dengan SMKN 14 Jakarta Pusat dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 67 orang yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan tahap berikut: Tahap Pertama, Pendekatan persuasif, Tahap kedua, pelaksanaan pelatihan pengelolaan sumber daya sekolah dan Tahap ketiga, evaluasi. Hasil: Peserta mampu mengembangkan kariernya melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang meliputi 3 unsur yaitu, pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Kesimpulan: Pengembangan dan ekspresi keterampilan dan kecerdasan yang bermanfaat bagi para guru mencapai kinerja, sebagai aspek penilaian yang merupakan bagian penting dari manajemen dan mendapatkan nilai tambah bagi sekolah, yang outputnya juga untuk para peserta didik.

Page 37 of 163 | Total Record : 1627