cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Walau Tanpa Melihat, Hati Mampu Merasakannya: Bagaimana Self – Compassion Membentuk Regulasi Emosi pada Dewasa Tunanetra Velycia Andsny; Angeline Ong; Gracia Celia Saragih Jawak; Rina Mirza; Winida Marpaung
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17250

Abstract

Pemahaman terkait adanya kaitan antara self-compassion dan regulasi emosi pada penyandang tunanetra dewasa menjadi tujuan dalam penelitian ini. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah “terdapat hubungan positif antara self-compassion dan regulasi emosi pada penyandang tunanetra dewasa”. Populasi sebanyak 74 orang penyandang tunanetra dewasa di Persatuan Tunanetra Indonesia sebagai subjek penelitian dengan teknik total sampling. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data mengunakan skala self-compassion dan skala regulasi emosi. Pengelolahan data mengunakan uji analisis yang mencakup pada pengujian normalitas dan linearitas serta analisis data korelasi Pearson Product Moment dengan mengunakan aplikasi IBM SPSS Statistic versi 22. Hasil analisis data pada penelitian menyatakan koefisiensi korelasi bernilai r = 0.641 dengan p = 0.000 (p < 0.05), yang artinya tingginya potensi self-compassion dalam diri penyandang tunanetra dewasa maka tingkat regulasi emosi pada diri penyandang tunanetra dewasa juga semakin tinggi. Sebaliknya jika semakin rendah kemampuan self-compassion dalam diri penyandang tunanetra dewasa maka semakin rendah juga regulasi emosi pada diri penyandang tunanetra dewasa.
Emotion Regulation Strategies of University Students in Coping with the Impostor Syndrome: A Systematic Review Cantika Putri Nindita; Kinanti Dwi Restika; Alsyabilla Sekarkinasih Virenlish; Donny Hendrawan
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17320

Abstract

This systematic literature review synthesizes emotion regulation strategies that help students cope with impostor feelings, with a focus on cognitive reappraisal. A PRISMA 2020 guided search was conducted across multiple databases from November 2024 to December 2024. Eight studies met the inclusion criteria after title and abstract screening and full text assessment. The included evidence used quantitative, qualitative, and mixed method designs and represented 2400 participants aged 18 to 38 from several countries and academic disciplines. The synthesis indicates that cognitive reappraisal is most explicitly supported in educational and wellness interventions that train students to reinterpret failure, feedback, and achievement through structured reflection and evidence based self talk. The benefits of reappraisal tend to be stronger when supported by self compassion, which reduces self criticism. Interpersonal resources, especially peer and mentor support and inclusive communities, also contribute by strengthening belonging and stabilizing self evaluation in demanding academic contexts. Situation modification and task management strategies, such as planning routines and structured online modules, further support reductions in impostor experiences and related academic difficulties. These findings suggest that campus programs combining reappraisal training, self compassion skills, and sustained social support may help protect student mental health and academic persistence.
Gambaran Disonansi Kognitif pada Penggemar BTS (ARMY) di Indonesia terkait Persepsi Apatisme Idola dalam Isu Kemanusiaan Palestina Ananda Fairuz Nafisya; Novi Wulandari; Elis Yulia Ningsih
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat disonansi kognitif pada penggemar BTS (ARMY) di Indonesia terkait persepsi apatisme idola dalam isu kemanusiaan Palestina. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan model deskriptif. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 101 orang, yang merupakan penggemar BTS (ARMY) di Indonesia berusia di atas 18 tahun. Instrumen penelitian menggunakan Skala Disonansi Kognitif berdasarkan teori Sweeney dkk yang terdiri dari emosi, kebijaksanaan pembelian, dan kekhawatiran atas kesepakatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 101 orang, terdapat 42,6% yang memiliki disonansi kognitif yang tinggi dan 37,6% memiliki disonansi kognitif yang sedang, serta 19,8% memiliki disonansi kognitif yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar penggemar BTS (ARMY) mengalami konflik antara keyakinan atau nilai pribadi dengan sikap idola terhadap isu kemanusiaan di Palestina atau dalam hal ini disebut disonansi kognitif. Dimensi yang paling berpengaruh pada penggemar BTS (ARMY) adalah emosional dan kekhawatiran atas kesepakatan, artinya sebagian besar penggemar BTS (ARMY) merasa marah, kecewa, dan bingung setelah mengetahui sikap apatis BTS terhadap isu kemanusiaan Palestina.
Pengaruh Kontrol Diri dan Rentang Perhatian terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z yang berdomisili Kerja di Jabodetabek Intan Fadilah Marantika; Adelia Rahmawati; Cut Mellyza Rizka
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17445

Abstract

Generasi Z semakin mendominasi dunia kerja dan membawa perubahan dalam pola kerja, penggunaan teknologi, serta pengelolaan tuntutan pekerjaan. Karakteristik sebagai digital natives berpotensi mempengaruhi aspek psikologis yang berkaitan dengan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontrol diri dan rentang perhatian terhadap kinerja karyawan Generasi Z di wilayah Jabodetabek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 385 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Brief Self-Control Scale (BSCS), Attention Control Scale (ATTC), dan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan (F = 141,766 ; p < 0,05; R² = 0,426) bahwa kontrol diri dan rentang perhatian berpengaruh positif dan signifikan (p = 0,00 < 0,05) terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor regulasi diri dan kontrol atensi sebagai determinan psikologis dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan intervensi dan strategi manajemen sumber daya manusia yang berbasis pada penguatan kapasitas psikologis karyawan Generasi Z.
Pengaruh Dukungan Sosial dan Self-Efficacy Terhadap Resiliensi pada Generasi Z Dewasa Awal di Karawang Putri Faradilla Gustianty; Wina Lova Riza; Devi Marganing Tyas
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17539

Abstract

Generasi Z dewasa awal dihadapkan pada tekanan sosial, akademik, pekerjaan, dan tuntutan kemandirian yang semakin kompleks di era digital. Paparan media sosial, tuntutan masa depan, serta stigma sebagai “Generasi Strawberry” dapat meningkatkan stres, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas, dimana pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini yaitu Generasi Z pada fase dewasa awal, dengan rentang usia 20–29 tahun, yang berdomisili di Karawang, dengan jumlah populasi sebanyak 404.600 jiwa. Sampel penelitian berjumlah 348 responden yang ditentukan menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala CD-RISC untuk mengukur resiliensi, MSPSS untuk dukungan sosial, dan GSES-12 untuk self-efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan self-efficacy secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap resiliensi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi Generasi Z dewasa awal dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui penguatan self-efficacy dengan dukungan sosial yang memadai.
Gambaran Perencanaan Karier Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Khairuddin Khairuddin; Sartika Simatupang
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Perencanaan Karier Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 339, sampel dari penelitian ini 170 Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan skala perencanaan karier. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif presentase dan analisis deskriptif frekuensi (f%). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa nilai rata rata aspek pengetahuan dan pemahaman diri sendiri sebesar 22,76, nilai rata rata aspek pengetahuan dan pemahaman dunia kerja sebesar 25,06, nilai rata rata aspek penalaran yang realistis akan hubungan pengetahuan dan pemahaman diri sendiri dengan pengetahuan dan pemahaman dunia kerja sebesar 22,67. Aspek yang memiliki persentase tertinggi yaitu nilai rata rata aspek 2 sebesar 35,55% dan yang memiliki persentase terendah yaitu nilai rata rata aspek 3 sebesar 32,17%.
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Sosial Pada Mahasiswa Tingkat Awal Fakultas Psikologi Di Universitas Prima Indonesia Afriyanti Saragih; Elizabeth Monica Ginting; Sabrini Mentari Rezeki; Gracia Thio Helena Siahaan; Via Putri Agnesia Sidebang; Beby Astri Tarigan; Lodiana Ayu
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17643

Abstract

Mahasiswa tingkat awal sering mengalami kecemasan sosial akibat kesulitan penyesuaian diri di lingkungan perkuliahan, yang diduga berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kepercayaan Diri dengan Kecemasan Sosial Mahasiswa Tingkat Awal Fakultas Psikologi di Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain korelasional. Jumlah sampel sebanyak 131 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode Dispropotionate Stratified Random Sampling, dengan menggunakan tabel Isaac dan Michael. Hasil analisis data menggunakan Teknik Product Moment Correlation. Alat ukur yang digunakan adalah skala kecemasan sosial dan skala kepercayaan diri. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecemasan sosial dan kepercayaan diri dengan nilai koefisien korelasi r = -0.621 dan signifikasi p = 0.000 (p < 0.05). Adapun hasil perhitungan sumbangan efektif menunjukkan bahwa kepercayaan diri berkontribusi sebesar 38.5% terhadap kecemasan sosial. Hasil ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki peranan penting dalam menurunkan kecemasan sosial pada mahasiswa tingkat awal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukkan kepada pihak universitas dalam menyusun program pengembangan kepercayaan diri bagi mahasiswa baru.
Studi Kasus Tentang Self-Esteem pada Individu dengan Kecenderungan Fetisisme Arieani Agustin Fadilah; Nurul Octavianti; Dinar Saputra
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.17958

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya self-esteem pada individu dengan kecenderungan fetish, khususnya dalam konteks kehidupan sosial dan hubungan interpersonal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui self-esteem individu yang memiliki kecenderungan fetisisme yang ditinjau dari faktor model self-competence dan worthiness. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah laki-laki dewasa berusia 29 tahun, dengan dua informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan analisis data menggunakan proses coding tematik, kategorisasi tema, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fetish mempengaruhi kondisi internal subjek, seperti munculnya distraksi, kecenderungan perilaku seksual mandiri (mastrubasi), serta selektivitas dalam hubungan. Pada faktor model self-competence, subjek menunjukkan keraguan dalam menghadapi konflik hubungan dan cenderung menghindar. Pada faktor model worthiness, subjek mengalami penilaian diri negatif, terutama saat menghadapi penolakan dari lawan jenis. Dalam kehidupan sosial, subjek menjadi cenderung tidak acuh, kurang empati, dan menjaga jarak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa fetish berperan dalam membentuk dinamika self-esteem, terutama dalam hubungan interpersonal dan penerimaan diri.
Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Agresif Siswa di MTS Al Islamiyah Eva Yulina; Nini Sri Wahyuni; Istiana; Tsalsa Qonitah
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.18007

Abstract

Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul pada masa remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam munculnya perilaku agresif pada siswa adalah pengaruh teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku agresif siswa di MTs Al Islamiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa MTs Al Islamiyah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan karakteristik penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pengaruh teman sebaya dan skala perilaku agresif  demgan menggunakan model Likert yang disusun berdasarkan aspek-aspek teori yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku agresif siswa, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,552 menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 55,2% terhadap perilaku agresif siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan pengaruh teman sebaya diikuti oleh peningkatan perilaku agresif siswa. Selain itu, hasil perbandingan mean hipotetik dan mean empirik menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya dan perilaku agresif siswa berada pada kategori tinggi.
Pengaruh Social Support Terhadap School Well Being Dimediasi Self Regulated Learning pada Siswa SMA Negeri 1 Bangun Purba Dwie Anggraini; Salamiah Sari Dewi; Suaida Lubis
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.18152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social support terhadap school well-being yang dimediasi oleh self-regulated learning pada siswa SMA Negeri 1 Bangun Purba. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh social support terhadap school well-being, terdapat pengaruh social support terhadap self-regulated learning, terdapat pengaruh self-regulated learning terhadap school well-being, serta terdapat pengaruh social support terhadap school well-being melalui self-regulated learning sebagai variabel mediasi. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Bangun Purba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian mediasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala school well-being, social support, dan self-regulated learning. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social support berpengaruh positif terhadap school well-being, social support berpengaruh positif terhadap self-regulated learning, dan self-regulated learning berpengaruh positif terhadap school well-being. Selain itu, self-regulated learning terbukti memediasi pengaruh social support terhadap school well-being pada siswa SMA Negeri 1 Bangun Purba. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dari orang tua, guru, dan teman sebaya mampu meningkatkan kesejahteraan siswa di sekolah, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kemampuan regulasi diri dalam belajar.

Filter by Year

2015 2026