cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 34 Documents clear
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA JERUK DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Septiani, Indah; Dyah Aring Hepiana Lestari; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan internal, lingkungan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan agrowisata jeruk di Kabupaten Lampung Timur.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dilakukan di Agrowisata Jeruk Kabupaten Lampung Timur yang dipilih secara sengaja (purposive).  Data penelitian ini dikumpulkan pada bulan Desember 2020-Maret 2021. Responden dalam penelitian ini berjumlah 77 orang yang terdiri dari 4 orang pengurus agrowisata, 17 orang pemilik agrowisata, 15 orang karyawan agrowisata, 35 orang pengunjung. dosen, dan lembaga regulator. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian ini menunjukkan Agrowisata Jeruk berada pada sel I (growth and build). Kekuatan utama agrowisata adalah pemilik agrowisata dan pengurus mempunyai jiwa militan dan visi yang sama untuk mengembangkan agrowisata, kelemahan utama adalah akses jalan menuju lokasi masih bebatuan.  Peluang utama faktor eksternal adalah pemanfaatan teknologi sosial media, sementara ancaman yang paling utama adalah terdapat banyak pesaing dari agrowisata lain di daerah Lampung. Strategi prioritas yang dapat digunakan oleh agrowisata adalah memanfaatkan jiwa militan untuk meningkatkan usaha agrowisata menjadi lebih modern, mengajak warga sekitar yang memiliki lahan untuk menanam jeruk dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga, pemanfaatan teknologi media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar, bekerjasama dengan perusahaan atau pemerintah untuk mengadakan pelatihan peningkatan nilai tambah usaha agrowisata jeruk, membentuk Pokdarwis dan bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan akses jalan menuju lokasi dan membangun wisata edukasi. Kata kunci: Agrowisata, Jeruk, Strategi Pengembangan
Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Rawit Di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Mulyati, Yosefina Efradis; Jatmiko Setiaji; Farah Mutiara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.5

Abstract

Efisiensi pemasaran yaitu salah satu faktor pemasaran yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kelancaran arus barang dari produsen ke konsumen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran cabai rawit, 2) Efisiensi pemasaran cabai rawit dan, 3) Farmer’s Share yang diperoleh petani cabai rawit. Metode penelitian yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif, dengan Penentuan responden terdiri dari dua kategori yaitu petani cabai rawit dengan besar sampel sebanyak 23 orang menggunakan rumus Slovin, dan lembaga pemasaran dengan penentuan sampel menggunakan purposive atau secara sengaja yang meliputi: pedagang pengumpul, tengkulak,pedagang besar dan pedagang pengecer dengan besaran sampel sebanyak 18 orang sehingga total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 41 orang. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang menggunakan banyak angka, dimulai dengan pengumpulan data, interpretasi data, serta penyajian hasil dengan menggunakan atau menggambarkan saluran pemasaran yang ada di lokasi penelitian dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Bocek. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang terdapat tiga saluran yang digunakan dalam penjualan cabai rawit, yaitu: Petani, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 1. Petani, tengkulak, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membuat naikkan Saluran 2; petani, pedagang besar, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 3. 2) Saluran pemasaran cabai rawit yang paling  efisien adalah saluran pemasaran I dengan tingkat efisiensi 25,27%, saluran pemasaran III dengan tingkat efisiensi 27,27%, dan terakhir saluran pemasaran II dengan tingkat efisiensi 28,80%, 3) Nilai farmer share tertinggi yang diperoleh petani cabai rawit di Desa Bocek terdapat pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 64,28%.
Kelayakan Ekonomi Jamur Tiram Putih Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Zulfiyana, Vivi; Soetriono; Rokhani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kelompok Petani Jamur Tiram (KPJT) Manut merupakan kelompok petani yang sangat aktif dan sedang memulai pengembangan produksi jamur tiram putih sejak tahun 2016 yang bertempat di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kelayakan ekonomi usahatani jamur tiram pada KPJT Manut. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis kelayakan usaha (kelayakan ekonomi dan sensitivitas). Hasil analisis ekonomi usaha jamur tiram KPJT Manut melalui kriteria NPV Rp1.376.788.623; Net B/C 40,547; Gross B/C 2,702; IRR 1331,226% dan PP 0,1213 tahun. Hasil analisis kepekaan pada kriteria investasi ekonomi menunjukkan apabila terdapat kenaikan biaya pembuatan baglog 10% (Skenario 1) masih belum menyebabkan investasi menjadi tidak layak, sehingga tidak peka terhadap perubahan dan layak untuk diusahakan. Adapun hasil analisis kepekaan Skenario 2 (penurunan produksi jamur tiram 10%) juga masih belum menyebabkan investasi menjadi tidak layak, sehingga tidak peka terhadap perubahan tersebut. Kedua Skenario tersebut ditunjukkan dengan nilai kriteria NPV, Net B/C, Gross B/C, IRR dan PP. Kesimpulan berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa 1) usahatani jamur tiram KPJT Manut menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan secara ekonomi pada tingkat diskonto 9,87%; 2) usahatani jamur tiram KPJT Manut secara ekonomi tidak peka terhadap Skenario 1 dan 2, sehingga layak untuk diusahakan.
MODEL KEMITRAAN PRODUK AGRIBISNIS PADA PETANI MILENIAL DI KABUPATEN MALANG Novyanti, Avif Vera; Eri Yusnita Arvianti; Dyanasari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang merupakan istilah yang sangat populer beberapa tahun terakhir ini. Berbagai perusahaan kerap menggunakan istilah ini dalam menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi petani milenial atau masyarakat yang ingin membangun kemitraan khususnya di Kabupaten Malang. Metode analisis penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis data menggunakan Struktural Equation Modelling (SEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang seperti pola kemitraan inti plasma, pola kemitraan subkontrak, pola kemitraan dagang umum, pola kemitraan keagenan, dan pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis. Dari beberapa model kemitraan tersebut, pola kemitraan dagang umum yang paling tinggi jumlahnya sebesar 49 orang. Faktor-faktor yang mempengaruhi model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang adalah faktor kepercayaan, faktor komitmen, faktor komunikasi berpengaruh langsung signifikan, faktor kersajama, dan faktor minat petani milenial berpengaruh langsung sangat singnifikan terhadap model kemitraan. Namun, faktor manajemen konflik berpengaruh langsung tidak signifikan terhadap model kemitraan. Fakto-faktor yang berpengaruh tidak langsung terhadap model kemitraan melalui faktor minat petani milenial seperti faktor komunikasi, faktor kerjasama berpengaruh signifikan, faktor kepercayaan, faktor manajemen konflik berpengaruh sangat signifikan. Namun, faktor komitmen berpengaruh tidak singnifikan terhadap model kemitraan.
Analisis Presepsi Petani Kopi Terhadap Perubahaan Iklim Dalam Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Gulung Kecamatan Satarmese Utara Namung, Martina Rati; Maria Salestina Ngoni; Yorentina Akbelus Jebarus; Febrianus Juang; Emanuel Saputra Eky Bendar; Indriani Dambut; Lukhestus Farin Dahur; Paulus Every Sudirman
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.26

Abstract

Kehadiran kopi di ranah perkebunan tidak sekadar simbol, melainkan juga sebuah kekuatan ekonomi yang menjadikannya sebagai pilar utama dalam dinamika perekonomian Indonesia. Persepsi petani terhadap perubahan iklim menjadi tujuan utama dari penelitian ini karena melibatkan penilaian para petani terhadap perubahan suhu, pola curah hujan, dan perubahan lainnya yang dapat mempengaruhi produksi kopi di desa Gulung, Kecamatan Satarmese Utara. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara lansung kepada petani dengan berpedoman pada kuisioner yang telah disiapkan, reponden yang digunakan yaitu sebanyak 30 orang. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu umur, pengetahuan petani, luas lahan, serta presepsi petani kopi terhadap perubahaan iklim dalam tingkat kesejahteraan masyarakat. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu data primer menggunakan Teknik wawancara berdasarkan bantuan kuisioner yang sudah dibuat sebelumnya. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan alat SPSS analisis uji korelasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa persepsi petani kopi terhadap perubahan iklim berdampak kurang baik pada tingkat kesejahteraan masyarakat, dengan 20% responden menilai demikian. Mayoritas responen penelitian ini, yaitu 96,67%, berada dalam kelompok umur produktif. Secara khusus, 46,67% responden memiliki tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP), sementara 50% memiliki tingkat pendidikan menengah atas (SMA), dan 3,33% memiliki tingkat pendidikan tinggi. Ditemukan pula bahwa 6,67% responden telah berusahatani dalam kategori cukup lama, sementara 93,33% memiliki pengalaman berusahatani yang dapat dikategorikan lama.Adapun faktor yang berhubungan signifikan dengan presepsi petani kopi terhadap perubahaan iklim dalam tingkat kesejahteraan masyarakat yaitu umur, luas lahan, sedangkan pengetahuan petani dan perubahaan iklim tidak memiliki hubungan yang signifikan.   
THE INFLUENCE OF LIVELIHOOD VULNERABILITY INDEX ON THE IMPACT OF MELON FARMING RISKS IN KAYULEMAH VILLAGE SUMBERREJO SUB DISTRICT BOJONEGORO REGENCY Hamdayyuwaafi, M. Wildan; Rosihan Asmara; Dwi Retno Andriani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.4

Abstract

Melon farming has been engaged by farmers in Kayulemah Village since a dozen years ago. Small land tenure makes melon farming as solution to improve the welfare of farmers through greater profits when compared to rice farming with the same land area. Profit maximization can be maintained and increased through the utilization of farmers' livelihood assets which are used as a basis for consideration in handling and controlling the risks of farming businesses that will be faced. The purpose of this research is to determine the influence between the level of vulnerability from livelihood assets to the impact of farming risks experienced. The location of the research was determined purposely and the samples were taken using the probability sampling method which was carried out randomly (simple random sampling) which resulted in 76 people as samples from a total of 325 melon farmers. This research data uses primary data and secondary data which is processed using SEM-PLS analysis using SmartPLS 4.1.0.3 which shows the positive direction of the significant influence of the level of vulnerability on the impact of farming risks experienced by farmers.
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PENGUNJUNG AGROWISATA DI JAWA TIMUR DENGAN MODAL INTELEKTUAL DAN PERSEPSI KUALITAS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Dina Riana, Fitria; Mahfudlotul 'Ula
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perkembangan teknologi informasi pada saat ini sangat berpengaruh terhadap promosi pariwasata, khususnya di bidang Agrowisata.  Digital marketing merupakan suatu kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan website dan media sosial. Peran digital marketing sangat penting, selain dapat menjangkau masyarakat secara luas juga efektif dan murah dalam memperkenalkan agrowisata dari skala kelompok tani hingga investasi besar kepada masyarakat luas. Dengan menjalankan digital marketing, pengelola agrowisata  berharap dapat mempengaruhi pemahaman tehadap modal intelektual dan persepsi kualitas produk serta layanan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi konsumen untuk berkunjung ke lokasi agrowisata.Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap keputusan pelanggan pada agrowisata yang ada di Jawa Timur dengan modal intelektual dan persepsi kualitas sebagai variabel mediasi. Berdasarkan hasil analisis SEM dengan pendekatan WarpPLS didapatkan hasil bahwa variabel digital marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pelanggan  agrowisata di Jawa Timur dengan modal intelektual  dan persepsi kualitas sebagai variabel mediasi. Secara parsial hasil penelitian menunjukkan  juga bahwa variabel  digital marketing memiliki pengaruh highly significant terhadap intellegence capital, variabel digital marketing memiliki pengaruh highly significant terhadap perceived quality, variabel digital marketing memiliki pengaruh highly significant terhadap keputusan berkunjung. Untuk variabel intellegence capital memiliki pengaruh weakly significant terhadap keputusan berkunjung, sedangkan variabel perceived quality terhadap agrowisata memiliki pengaruh highly significant terhadap keputusan berkunjung.
Agri Food Supply Chain Network: Kajian Literatur Sistematik Nabilasari, Melysa; Andriani, Nindi Silvia; Muflikh, Yanti Nuraeni
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi rantai pasok pangan komoditas pertanian dengan menggunakan pendekatan Food Supply Chain Network (FSCN). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan 28 artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok pangan komoditas pertanian memiliki sasaran pasar yang jelas, yaitu sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan dalam negeri dengan sasaran pengembangan yang berfokus pada upaya dalam memperbaiki dan meningkatkan koordinasi, kolaborasi, kelancaran informasi serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produksi serta mutu produk. Rantai pasok ini memiliki 21 saluran pemasaran yang terdiri dari petani, distributor, manufaktur, retail, dan konsumen. Para anggota yang terlibat dalam rantai pasok pangan komoditas pertanian memiliki pola manajemen, kepemilikan sumberdaya, dan proses bisnis yang beragam. Secara umum, rantai pasok pangan komoditas pertanian telah berjalan dengan baik, yang dilihat dari nilai kinerja rantai pasok yang efisien dan sedang (average), walaupun dengan adanya perbaikan yang perlu dilakukan pada atribut reliabilitas dan responsivitas.
Analisis Strategi Pemasaran Ekspor Produk Gula Kelapa Organik (Kasus CV Bunga Palm di Kabupaten Purbalingga) Noviani, Faizah; Suprapto; Afif Hendri Putranto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.6

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Strategi Pemasaran Ekspor Produk Gula Kelapa Organik (Kasus: CV Bunga Palm di Kabupaten Purbalingga). Tujuan penelitian ini yaitu 1) Mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang terkait pemasaran ekspor produk gula kelapa organik yang ada di CV Bunga Palm, 2) Merumuskan strategi pemasaran ekspor produk gula kelapa organik CV Bunga Palm. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Responden merupakan karyawan CV Bunga Palm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi kekuatan (11 indikator) dan kelemahan (4 indikator), sedangkan faktor eksternal meliputi peluang (8 indikator) dan ancaman (3 indikator). Dari hasil analisis SWOT, CV Bunga Palm berada pada kuadran 1, dimana dihasilkan perhitungan pada faktor internal sumbu X= 4,595 dan faktor eksternal sumbu Y = 4,275. Posisi tersebut merupakan posisi yang menguntungkan karena dengan kekuatan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk meraih peluang yang lebih optimal. Rumusan strategi pemasaran yang dapat diterapkan adalah strategi S-O (Strength-Opportunity) dengan menggunakan strategi agresif.
Analisis Faktor Kendala Dalam Penerapan Sertifikasi Halal Pada Produsen Pangan Olahan Nabati Tahun 2024(Studi Kasus Di Paguyuban UMKM Kecamatan Jatirogo) Khoiria, Rizkia Mila; Afsah Indah Maulidah; Kristiyoningsih
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.14

Abstract

Produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia harus memiliki sertifikasi halal sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021. Kecamatan Jatirogo merupakan salah satu kecamatan teramai kedua yang berada di Kabupaten Tuban, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah faktor pengetahuan, izin edar, biaya dan tempat menjadi kendala penerapan kewajiban sertifikasi halal pada tahun 2024 di Paguyuban UMKM Kecamatan Jatirogo dan bagaimana solusi untuk pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan conclusion drawing/ verivication. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor pengetahuan, izin edar, biaya dan tempat menjadi kendala produsen olahan pangan nabati untuk menerapkan kewajiban sertifikasi halal. Maka, para produsen perlu mendapatkan sosialisasi lebih lanjut dan pendampingan agar mendapatkan prosedur pengurusan izin usaha makanan.

Page 1 of 4 | Total Record : 34