cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 841 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA JERUK DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Septiani, Indah; Dyah Aring Hepiana Lestari; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan internal, lingkungan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan agrowisata jeruk di Kabupaten Lampung Timur.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dilakukan di Agrowisata Jeruk Kabupaten Lampung Timur yang dipilih secara sengaja (purposive).  Data penelitian ini dikumpulkan pada bulan Desember 2020-Maret 2021. Responden dalam penelitian ini berjumlah 77 orang yang terdiri dari 4 orang pengurus agrowisata, 17 orang pemilik agrowisata, 15 orang karyawan agrowisata, 35 orang pengunjung. dosen, dan lembaga regulator. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian ini menunjukkan Agrowisata Jeruk berada pada sel I (growth and build). Kekuatan utama agrowisata adalah pemilik agrowisata dan pengurus mempunyai jiwa militan dan visi yang sama untuk mengembangkan agrowisata, kelemahan utama adalah akses jalan menuju lokasi masih bebatuan.  Peluang utama faktor eksternal adalah pemanfaatan teknologi sosial media, sementara ancaman yang paling utama adalah terdapat banyak pesaing dari agrowisata lain di daerah Lampung. Strategi prioritas yang dapat digunakan oleh agrowisata adalah memanfaatkan jiwa militan untuk meningkatkan usaha agrowisata menjadi lebih modern, mengajak warga sekitar yang memiliki lahan untuk menanam jeruk dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga, pemanfaatan teknologi media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar, bekerjasama dengan perusahaan atau pemerintah untuk mengadakan pelatihan peningkatan nilai tambah usaha agrowisata jeruk, membentuk Pokdarwis dan bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan akses jalan menuju lokasi dan membangun wisata edukasi. Kata kunci: Agrowisata, Jeruk, Strategi Pengembangan
Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Rawit Di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Mulyati, Yosefina Efradis; Jatmiko Setiaji; Farah Mutiara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.5

Abstract

Efisiensi pemasaran yaitu salah satu faktor pemasaran yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kelancaran arus barang dari produsen ke konsumen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran cabai rawit, 2) Efisiensi pemasaran cabai rawit dan, 3) Farmer’s Share yang diperoleh petani cabai rawit. Metode penelitian yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif, dengan Penentuan responden terdiri dari dua kategori yaitu petani cabai rawit dengan besar sampel sebanyak 23 orang menggunakan rumus Slovin, dan lembaga pemasaran dengan penentuan sampel menggunakan purposive atau secara sengaja yang meliputi: pedagang pengumpul, tengkulak,pedagang besar dan pedagang pengecer dengan besaran sampel sebanyak 18 orang sehingga total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 41 orang. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang menggunakan banyak angka, dimulai dengan pengumpulan data, interpretasi data, serta penyajian hasil dengan menggunakan atau menggambarkan saluran pemasaran yang ada di lokasi penelitian dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Bocek. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang terdapat tiga saluran yang digunakan dalam penjualan cabai rawit, yaitu: Petani, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 1. Petani, tengkulak, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membuat naikkan Saluran 2; petani, pedagang besar, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 3. 2) Saluran pemasaran cabai rawit yang paling  efisien adalah saluran pemasaran I dengan tingkat efisiensi 25,27%, saluran pemasaran III dengan tingkat efisiensi 27,27%, dan terakhir saluran pemasaran II dengan tingkat efisiensi 28,80%, 3) Nilai farmer share tertinggi yang diperoleh petani cabai rawit di Desa Bocek terdapat pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 64,28%.
Kelayakan Ekonomi Jamur Tiram Putih Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Zulfiyana, Vivi; Soetriono; Rokhani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kelompok Petani Jamur Tiram (KPJT) Manut merupakan kelompok petani yang sangat aktif dan sedang memulai pengembangan produksi jamur tiram putih sejak tahun 2016 yang bertempat di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kelayakan ekonomi usahatani jamur tiram pada KPJT Manut. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis kelayakan usaha (kelayakan ekonomi dan sensitivitas). Hasil analisis ekonomi usaha jamur tiram KPJT Manut melalui kriteria NPV Rp1.376.788.623; Net B/C 40,547; Gross B/C 2,702; IRR 1331,226% dan PP 0,1213 tahun. Hasil analisis kepekaan pada kriteria investasi ekonomi menunjukkan apabila terdapat kenaikan biaya pembuatan baglog 10% (Skenario 1) masih belum menyebabkan investasi menjadi tidak layak, sehingga tidak peka terhadap perubahan dan layak untuk diusahakan. Adapun hasil analisis kepekaan Skenario 2 (penurunan produksi jamur tiram 10%) juga masih belum menyebabkan investasi menjadi tidak layak, sehingga tidak peka terhadap perubahan tersebut. Kedua Skenario tersebut ditunjukkan dengan nilai kriteria NPV, Net B/C, Gross B/C, IRR dan PP. Kesimpulan berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa 1) usahatani jamur tiram KPJT Manut menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan secara ekonomi pada tingkat diskonto 9,87%; 2) usahatani jamur tiram KPJT Manut secara ekonomi tidak peka terhadap Skenario 1 dan 2, sehingga layak untuk diusahakan.
MODEL KEMITRAAN PRODUK AGRIBISNIS PADA PETANI MILENIAL DI KABUPATEN MALANG Novyanti, Avif Vera; Eri Yusnita Arvianti; Dyanasari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang merupakan istilah yang sangat populer beberapa tahun terakhir ini. Berbagai perusahaan kerap menggunakan istilah ini dalam menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi petani milenial atau masyarakat yang ingin membangun kemitraan khususnya di Kabupaten Malang. Metode analisis penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis data menggunakan Struktural Equation Modelling (SEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang seperti pola kemitraan inti plasma, pola kemitraan subkontrak, pola kemitraan dagang umum, pola kemitraan keagenan, dan pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis. Dari beberapa model kemitraan tersebut, pola kemitraan dagang umum yang paling tinggi jumlahnya sebesar 49 orang. Faktor-faktor yang mempengaruhi model kemitraan produk agribisnis pada petani milenial di Kabupaten Malang adalah faktor kepercayaan, faktor komitmen, faktor komunikasi berpengaruh langsung signifikan, faktor kersajama, dan faktor minat petani milenial berpengaruh langsung sangat singnifikan terhadap model kemitraan. Namun, faktor manajemen konflik berpengaruh langsung tidak signifikan terhadap model kemitraan. Fakto-faktor yang berpengaruh tidak langsung terhadap model kemitraan melalui faktor minat petani milenial seperti faktor komunikasi, faktor kerjasama berpengaruh signifikan, faktor kepercayaan, faktor manajemen konflik berpengaruh sangat signifikan. Namun, faktor komitmen berpengaruh tidak singnifikan terhadap model kemitraan.
Kepuasan Konsumen Dalam Pembelian Karkas Ayam Broiler Beku Andi, Andi; Dolorosa, Eva; Kusrini, Novira
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Karkas ayam broiler berfungsi sebagai sumber protein hewani yang berharga berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia. Konsumen mengkonsumsi karkas karena kandungan proteinnya yang tinggi, kandungan lemaknya yang rendah, harganya yang terjangkau, dan aksesibilitas pasarnya. Wilayah Kalimantan Barat merupakan rumah bagi Kios XYZ yang terdiri dari satu kios utama dan 15 cabang pembantu. Kios-kios ini terutama fokus pada pemasaran karkas ayam broiler beku yang disimpan dalam freezer. Secara spesifik, terdapat 6 kios yang berlokasi di Kota Pontianak. Meskipun sukses besar, kios XYZ tidak memiliki banyak pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji signifikansi kualitas kinerja penting dan tingkat kepuasan konsumen terhadap karkas ayam panggang beku di Kios XYZ Kota Pontianak. Pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menilai tingkat kepentingan kinerja, sedangkan Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk analisis yang komprehensif. Sampel berjumlah 96 konsumen dikumpulkan dari 6 kios di Kota Pontianak untuk penyelidikan ini. Berdasarkan temuan analisis IPA, kuadran I terdiri dari lima kualitas yang dianggap prioritas tinggi, kuadran II terdiri dari tiga unsur yang dianggap mempertahankan prestasi, kuadran III terdiri dari empat atribut yang dianggap prioritas rendah, dan kuadran IV terdiri dari empat sifat yang dianggap berlebihan. Riset CSI mengungkapkan, tingkat kepuasan pelanggan karkas ayam panggang di Kios XYZ Kota Pontianak sebesar 75,37 persen. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen merasa puas saat melakukan pembelian karkas ayam panggang beku. Temuan menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan untuk meningkatkan layanan untuk atribut yang menunjukkan tingkat kepuasan rendah namun memiliki tingkat relevansi tinggi, khususnya dalam dimensi promosi, dengan tujuan mencapai kepuasan optimal.
Preferensi Konsumen Terhadap Katering Sehat Dailee Healthy Club Di Kota Malang Putri, Izza Rachma; Faizal, Febriananda; Pintakmi, Lintar Brillian
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tren gaya hidup sehat mengalami perkembangan pesat, termasuk mengonsumsi makanan sehat. Hal itu, memotivasi pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang bisnis dengan membuat makanan dengan tren gaya hidup sehat, salah satunya telah diterapkan Dailee Healthy Club dengan produk yang diminati adalah katering sehat. Banyaknya produsen katering sehat dapat menjadi pesaing Dailee Healthy Club. Persaingan membuat menurunnya pendapatan dan konsumen, berarti preferensi konsumen rendah. Tetapi, konsumen berhak memutuskan sebelum membeli katering sehat dengan memperhatikan atribut katering sehat seperti harga, klaim kesehatan, dan nutrisi. Dengan demikian, untuk meningkatkan katering sehat, maka produsen perlu mengetahui preferensi dan willingness to pay konsumen terhadap atribut katering sehat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi karakteristik konsumen katering sehat, 2) menganalisis preferensi konsumen terhadap katering sehat Dailee Healthy Club, 3) menganalisis willingness to pay konsumen terhadap atribut katering sehat Dailee Healthy Club. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Discrete Choice Experiment. Pengambilan sampel yang digunakan non-probability sampling secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Dailee Healthy Club melalui survei menggunakan kuesioner dengan kriteria konsumen pernah membeli serta mengonsumsi katering sehat Dailee Healthy Club dan bersedia memberikan waktu untuk mengisi kuesioner. Jumlah sampel terkumpul sebanyak 116. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki preferensi terhadap katering sehat dengan atribut klaim kesehatan mencegah risiko obesitas, atribut klaim nutrisi rendah lemak dan membayar katering sehat dengan harga rendah yaitu Rp. 27.029. Berdasarkan hasil marginal willingness to pay disimpulkan nilai MWTP tertinggi untuk atribut klaim nutrisi dan kesehatan pada katering sehat adalah rendah sodium dan mencegah risiko obesitas.
Analisis Presepsi Petani Kopi Terhadap Perubahaan Iklim Dalam Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Gulung Kecamatan Satarmese Utara Namung, Martina Rati; Maria Salestina Ngoni; Yorentina Akbelus Jebarus; Febrianus Juang; Emanuel Saputra Eky Bendar; Indriani Dambut; Lukhestus Farin Dahur; Paulus Every Sudirman
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.26

Abstract

Kehadiran kopi di ranah perkebunan tidak sekadar simbol, melainkan juga sebuah kekuatan ekonomi yang menjadikannya sebagai pilar utama dalam dinamika perekonomian Indonesia. Persepsi petani terhadap perubahan iklim menjadi tujuan utama dari penelitian ini karena melibatkan penilaian para petani terhadap perubahan suhu, pola curah hujan, dan perubahan lainnya yang dapat mempengaruhi produksi kopi di desa Gulung, Kecamatan Satarmese Utara. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara lansung kepada petani dengan berpedoman pada kuisioner yang telah disiapkan, reponden yang digunakan yaitu sebanyak 30 orang. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu umur, pengetahuan petani, luas lahan, serta presepsi petani kopi terhadap perubahaan iklim dalam tingkat kesejahteraan masyarakat. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu data primer menggunakan Teknik wawancara berdasarkan bantuan kuisioner yang sudah dibuat sebelumnya. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan alat SPSS analisis uji korelasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa persepsi petani kopi terhadap perubahan iklim berdampak kurang baik pada tingkat kesejahteraan masyarakat, dengan 20% responden menilai demikian. Mayoritas responen penelitian ini, yaitu 96,67%, berada dalam kelompok umur produktif. Secara khusus, 46,67% responden memiliki tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP), sementara 50% memiliki tingkat pendidikan menengah atas (SMA), dan 3,33% memiliki tingkat pendidikan tinggi. Ditemukan pula bahwa 6,67% responden telah berusahatani dalam kategori cukup lama, sementara 93,33% memiliki pengalaman berusahatani yang dapat dikategorikan lama.Adapun faktor yang berhubungan signifikan dengan presepsi petani kopi terhadap perubahaan iklim dalam tingkat kesejahteraan masyarakat yaitu umur, luas lahan, sedangkan pengetahuan petani dan perubahaan iklim tidak memiliki hubungan yang signifikan.   
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Berkunjung ke Wisata Taman Buah Lubuk Pakam Deli Serdang Simarmata, Irvan Hotmando; Rika Fitri Ilvira
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung ke WISATA TAMAN BUAH LUBUK PAKAM DELI SERDANG. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Lokasi penelitian berada di kompleks Kantor Bupati Deli Serdang, Pagar Merbau, Deli Serdang, Sumatera Utara yang dilaksanakan pada bulan february-mei 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung wisata taman buah lubuk pakam deli serdang pada tahun 2019 berjumlah 576,661 pengunjung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah jumlah populasi 576,661 pengunjung x 10% = sebanyak 58 pengunjung. Metode pemgambilan sampel yaitu menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi yang dilakukan terhadap objek penelitian yaitu pengunjung taman buah. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil analisis data yang berpengaruh secara parsial terhadap minat berkunjung adalah ketersediaan fasilitas, yang tidak berpengaruh terhadap minat berkunjung adalah aksesibilitas, kebersihan lingkungan, dan keamanan.
Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang: Literature Review Lutfi, Burhanudin; Sri Lestari; Imam Widhiono MZ; Budi Darmawan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Strategi pengembangan agribisnis adalah rencana atau langkah-langkah yang disusun untuk mencapai tujuan usaha pertanian atau agribisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan. Strategi pengembangan agribisnis mencakup aspek produksi, pemasaran, keuangan dan manajemen dalam mengoptimalkan hasil usaha pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi pustaka atau literature review terkait strategi pengembangan agribisnis kentang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari penelitian yang sudah ada sebelumnya atau literature review melalui analisis beberapa artikel jurnal ilmiah dan literatur terkait. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penyaringan dan telaah artikel pada jurnal yang dianggap relevan meliputi: judul artikel, terakreditasi sinta dan batasan tahun publikasi maksimal 10 tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah strategi pengembangan agribisnis kentang yang dapat diterapkan dengan penggunaan benih yang berkualitas dan bersertifikat melalui program penguatan penangkar benih kentang, penggunaan lahan dengan sistem budidaya monokultur dan rotasi tanam serta memanfaatkan teknologi yang sesuai, peningkatan kapasitas petani melalui bimbingan teknis/pelatihan dan peningkatan peran koperasi pertanian sebagai sarana yang efektif untuk memproses kentang menjadi berbagai bentuk olahan untuk meningkatkan nilai ekonomi kentang.
Dampak Adopsi Sistem Tabela Terhadap Produktivitas Padi Dan Pendapatan Usaha Tani Desa Sumbertlaseh  Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Masruroh, Ririn; Hery Toiba; Tri Wahyu Nugroho
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengadopsi sistem tabela. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2024 di Desa Sumbertlaseeh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dengan Jumlah responden yaitu 101 responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah diskriptif kualitatif Pada penelitian ini variabel yang kan di teliti adalah jenis kelamin, jumlah anggota rumah tangga, umur, pengalaman, pendidikan, partisipasi dalam kelompok tani, luas lahan, kepemilikan lahan, bibit dan jumlah tenaga kerja. Dengan menggunkan regresi probit , dari hasil analisis ini diperoleh bahwa jumlah anggota rumah tangga, umur,  luas lahan dan tenga kerja berpengaruh signifikan dalam adopsi tabela sedangkan jenis kelamin, pengalaman, pendidikan, partisipasi dalam kelompok tani, kepemilikan lahan  dan bibit tidak berpengaruh dalam adopsi tabela.