cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Analisis Respon Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Terhadap Konflik Palestina Israel Tahun 2023 Butarbutar, Muhammad Zulkifli; Harahap, Aprilinda M.
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.860-867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam terhadap konflik Palestina-Israel tahun 2023. Konflik Palestina-Israel merupakan isu kompleks dan kontroversial dalam hubungan internasional, yang menjadi fokus utama dalam politik global dan studi agama. Penting untuk memahami bagaimana mahasiswa fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatra Utara menyikapi konflik ini karena pandangan dan pemahaman mereka dapat memberikan wawasan berharga dalam upaya penyelesaian konflik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan beragamnya perspektif dan sikap yang diungkapkan mahasiswa, mencerminkan kompleksitas permasalahan ini serta peran agama dan identitas dalam penilaian mereka terhadap konflik. Meskipun terdapat perbedaan pandangan, namun secara keseluruhan mahasiswa fakultas Ushuluddin dan Studi Islam menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap konflik Palestina-Israel. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan berharga terhadap upaya perdamaian dan pemahaman yang lebih baik mengenai kompleksitas konflik.
STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK SATUAN TUGAS MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER DALAM PENANGANAN CORONA DI KOTA MEDAN Audina, Rafika; Ginting, Rahmanita; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.270-279

Abstract

AbstrakStrategi komunikasi publik pada kondisi bencana dan darurat merupakan strategi utama yang harus digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Strategi Komunikasi Publik oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 dalam Penanganan Corona di Kota Medan. Teori yang digunakan adalah teori Komunikasi Publik Risiko Komunikasi, Media Kampanye, Media Massa, Opinion Leader, dan Strategi Komunikasi Publik oleh Organisasi Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan teorinya Komunikasi Publik. Teknik penelitian yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Informan pada penelitian ini sebanyak empat orang dengan satu triangulator.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan yakni selain melakukan komunikasi secara langsung mulai dari Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah akan tetapi ke masyarakat kegitan yang dilakukan seperti Perencanaan dengan memberikan edukasi 3M Media yang dilakukan oleh Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan seperti media cetak yaitu brosur dan poster, media massa seperti Radio dan TVMu, media online seperti Infomu, Tajdid.id, suaramuhammadiyah.id dan covid19.muhammadiyah.id dan juga media sosial seperti facebook , instagram, whatsapp, dan zoom.Pendekatan dalam komunikasi risiko yang dilakukan tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah dengan bekerjasama dengan ortom-ortom Muhammadiyah seperti Pemuda Muhammadiyah dan IMM. Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan Tim satgas MCCC Kota Medan dipilih atau diberi amanah dari PDM Muhammadiyah sebagai bentuk kebijakan yang harus dilakukan dengan diketuai oleh Bapak Dr.dr.Delyuzar, M.Ked(PA),SpPA(K) di MCCC Kota Medan sebagai Tokoh dari Muhammadiyah sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberikan pendampingan, sehingga nantinya dapat memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak diperbaiki kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Publik, Penanganan Corona Di Kota Medan.
Analisis Kerentanan Pelanggaran Netralitas ASN Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024 Pasca Penghapusan KASN Rafifah, Azura Marha; Rahmatunnisa, Mudiyati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Abstrak Artikel ini akan membahas kerentanan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kontestasi elektoral daerah tahun 2024 dengan mengeksplorasi kasus pembubaran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai lembaga independen yang salah satunya bertugas mengawasi netralitas ASN. Melihat posisi ASN sebagai salah satu jaringan sosial yang rentan dimobilisasi kandidat, muncul kekhawatiran bahwa keputusan untuk menghapus KASN dapat membuka potensi pelanggaran netralitas ASN dalam pemilu. Artikel ini akan fokus membahas potensi pelanggaran netralitas pasca dibubarkannya KASN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan desk study melalui studi pustaka terhadap data sekunder yang berasal dari sumber data yang sudah ada. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dihapuskannya KASN jelang pilkada serentak akan membuka potensi risiko dan tantangan netralitas ASN dalam pemilu, karena berkurangnya deterrence effect atau efek gentar yang dimiliki ASN. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi penyelenggara pemilu untuk menjamin penyelenggaraan pemilu secara adil dan netral. Terlebih lagi, akan perubahan mekanisme penanganan netralitas ASN dalam pemilu yang menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk sebisa mungkin mempertahankan independensi dan imparsialitasnya. Dalam konteks ini, penting untuk kembali meninjau ulang penghapusan KASN atau jika tidak mungkin, paling tidak perkuat kewenangan Bawaslu agar memiliki kewenangan menekan pelaksanaan rekomendasi/tindak lanjut dari institusi terkait. Kata kunci: aparatur sipil negara, netralitas, pemilu AbstractAbstracts This article will discuss about the vulnerability of Civil Servant Neutrality (ASN) infringement in the next year's electoral contest by exploring the dissolution of the Civil Servant Commission (KASN) as an independent institution tasked, among other things, with overseeing the neutrality of ASN. Considering ASN's position as a social network susceptible to candidate mobilization, we are concerned that the decision to abolish KASN could further open up the potential for ASN neutrality infringement in elections. This article will focus on discussing potential infringement of neutrality following the dissolution of KASN. This research employs a qualitative research method with a desk study approach through a literature review of secondary data from existing sources. The findings indicate that the removal of KASN ahead of simultaneous elections may expose potential risks and challenges to ASN neutrality in elections due to a reduced deterrence effect possessed by ASN. It is a task for election organizers to ensure fair and neutral elections. Moreover, changes in the mechanism for handling ASN neutrality in elections pose a challenge for election organizers to strive to maintain their independence and impartiality. In this context, it is important to reconsider the abolition of KASN or, if not possible, at least strengthen the authority of Bawaslu to have the power to press for the implementation of recommendations/follow- ups from relevant institutions. Key words: election, state civil servant,neutrality
Relasi Sosial Perkawinan Semarga Pada Etnis Nias di Kota Sibolga Lase, Dian Kristina; Amal, Bakhrul Khair
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.247-259

Abstract

Relasi sosial mengacu pada interaksi dan hubungan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Penelitian bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis relasi sosial pasangan perkawinan semarga etnis Nias dengan masyarakat di Kota Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Sibolga. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan semarga oleh etnis Nias di Kota Sibolga cenderung disembunyikan dan tidak dibicarakan secara terbuka atau ditutup-tutupi. Perkawinan semarga secara umum memiliki tujuan agar tetap berada dalam satu garis keluarga marga yang sama, cenderung mempermudah urusan jujuran dan sebagai upaya mempertahankan asset keluarga. Secara khusus perkawinan semarga dianggap dapat diterima lebih mudah dalam keluarga, sebagai wujud kasih sayang, mengangkat derajat ekonomi keluarga dan menghindari perceraian. Perbedaan perspektif atas perkawinan semarga menjelaskan kompleksitas masyarakat dan pranata sosial di dalamnya. Perkawinan semarga dianggap sebagai aib dan hal ini menciptakan stereotipe, bullying dan pemutusan hubungan keluarga, hal ini kemudian mendorong pasangan perkawinan semarga cenderung menyembunyikan status perkawinannya dan mengubah identitas diri sebagai cara untuk menjaga relasi sosial yang positif di lingkungan sosial yang heterogen.
Persepsi Peternak Sapi Dalam Tehnologi Inseminasi Buatan Di Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat Wahyudi, Bambang; Asaad, Mhd.; Karo-Karo, Rasidin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.274-286

Abstract

Permintaan daging sapi meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, namun di Kecamatan Pematang Jaya, Langkat, peningkatan populasi sapi tidak signifikan. Data menunjukkan pada 2018-2019 populasi sapi meningkat hingga 1.400 ekor, tetapi pada 2019-2020 hanya naik 9 ekor, dan pada 2020-2021 naik 14 ekor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Aspek Ekonomi, Manfaat Sapi, Pengetahuan, dan Revenue terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan (IB). Teknologi IB penting untuk meningkatkan produktivitas ternak, namun faktor-faktor yang memengaruhi adopsinya masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan skala Likert untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi peternak, serta metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) untuk menganalisis hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sampel representatif. Hasil penelitian menunjukkan Aspek Ekonomi dan Revenue tidak berpengaruh signifikan terhadap adopsi IB, meskipun memiliki potensi keuntungan jangka panjang. Sebaliknya, Aspek Pengetahuan dan Manfaat Sapi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi teknologi IB. Peternak dengan pengetahuan lebih baik tentang teknologi IB dan yang menyadari manfaat genetiknya cenderung lebih terbuka untuk mengadopsi teknologi ini. Adopsi IB membutuhkan peningkatan pemahaman peternak untuk mencapai produktivitas yang optimal
DAMPAK PANDEMI TERHADAP KESEJAHTERAAN PEDAGANG DI SEKOLAH MI SULTAN AGUNG 02 DESA TENGAHAN, KABUPATEN PATI Ismiyatin, Laela; Angreni, Wara; Markhamah, Markhamah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 1 (2022): Pebruari, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i1.2022.152-160

Abstract

Pandemi membawa berbagai dampak dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya kesejahteraan para pedagang di masa pandemi mengalami perubahan yang signifikan.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dampak pandemi bagi kesejahteraan pedagang di sekolah MI Sultan Agung 02 desa Tengahan Kabupaten Pati. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam pidato mahasiswa yang berperan menjadi Bupati terpilih Kabupaten Karanganyar. Sumber data penelitian berupa pandangan pedagang di sekolah terkait dampak pandemi bagi kesejahteraan mereka. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Untuk menganalisis data penelitian ini digunakan pendekatan fenomenologi. Adapun hasil penelitian ini menemukan dampak-dampak yang dirasakan oleh pedagang di sekolah MI Sultan Agung 02 Desa Tengahan Kabupaten Pati, yakni (1) Ada yang omzet penjualannya turun sampai 50%.  (2) Peran pihak sekolah dalam memberikan dukungan informatif tampak dalam upaya mereka menyebarluaskan informasi mengenai pandemi dan pencegahannya. Kata kunci: Dampak pandemi, kesejahteraan, pedagang
Analisis Persepsi Security Guard (Satpam) Kota Surabaya Perubahan Dari Seragam Biru Menjadi Seragam Coklat Dan Krem Prasetijowati, Tri; Setyarahajoe, Ratna; Wijaya Purnomo, Agus; Manuella Belva, Anya
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1162-1175

Abstract

Perubahan seragam Security guard dari warna biru ke coklat dan krem telah menuai reaksi dari para Security Guard yang menimbulkan beberapa presepsi Security Guard (SATPAM). Fenomena ini menyebabkan persepsi dari masyarakat yang menganggap Satpam bahwa sebagai anggota kepolisian  Peurbahan seragam corak baju satpam yang semula biru, coklat menjadi warna krem. Rumor timbul lantaran publik kebingungan perbedaan seragam antara aparat kepolisian dan satpam. Penelitian ini tujuanya menganalisis persepsi Security Guard (Satpam) kota Surabaya perubahan dari seragam biru menjadi seragam coklat dan krem. Metode penelitian ini diskriptif kualitatif, teknik purposive sampling dan Akisedental sampling (wawancara dan dokumentasi), maka analisis hasil persepsi Security Guard (Satpam) kota Surabaya dalam aspek kognitif semua anggota Satpam mengetahui peraturah perubahan seragam satpam dari pimpinan,tempat kerja, aspek afektif tanggapan berbeda dari masing – masing Satpam lebih menyukai warna biru-putih karena tidak identik sebagai anggota kepolisian. Aspek konatif Satpam pada intinya menyutujui ada perubahan dalam seragam kerja dan atributnya agar dirasa sudah tidak sama dengan seragam kepolisian. Kata kunci :Persepsi, Security Guard (Satpam), Perubahaan warna seragam
IMPEMENTASI PROGRAM JUMPA ARTIS ( JEMPUT BOLA PELAYANAN GRATIS ) DI KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO Prasetijowati, Tri; Kurniawan, Bagus Ananda; Agustina, Diana Eka
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.592-602

Abstract

Abstrak   Kecamatan Sedati Salah satu kecamatan terluas di Kabupaten Sidoarjo. Program yang diciptakan Kecamatan Sedati Sidoarjo yaitu JUMPA ARTIS (Jemput Bola Pelayanan Gratis). Implementasi program tersebut baru di ciptakan oleh Kecamatan Sedati bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan juga mempermudah dan mempercepat proses pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang ada di Kecamatan Sedati. Dengan adanya layanan KIA ( Kartu Identitas Anak ) dan juga layanan persyaratan pendaftaran pencari kerja (Prakerja) masyarakat merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhannya. Jumpa Artis (Jemput Bola Pelyanan Gratis) sebuah progrm dari kecamatan sedati yang memudahkan warga untuk mengakses permohonan tentang kependudukan yang ada di kecamatan sedati. Metode penelitian yang digunakan penulis yaitu metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah instrumen pengambilan sampel sumber data yang dilakukan secara purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program Jumpa Artis (Jemput Bola Pelayanan Gratis) di Kecamatan Sedati mempermudah pelayanan adminitrasi kependudukan dan pencatatan sipil masyarakat di Kecamatan Sedati dan sesui dengan visi dan misinya. Program Jumpa Artis dikenalkan melakui sosialisasi dan juga memberikan informasi di media sosial, agar masyarakat mampu mengetahui informasi mengenai Jumpa Artis.Kata Kunci : Implementasi, Jumpa Artis, Purpose SamplingAbstractSedati District One of the widest districts in Sidoarjo Regency. The program created by Sedati Sidoarjo District is JUMPA ARTIS (Pick Up Free Service Balls). The implementation of this program was just created by the Sedati District with the aim of improving the quality of public services and also facilitating and accelerating the process of population administration and civil registration services in the Sedati District. With the existence of the KIA service (Child Identity Card) and also the job seeker registration requirements service (Prakerja) the community feels helped in fulfilling their needs. Meet Artis (Pick Up Free Service Balls), a program from the Sedati sub-district that makes it easier for residents to access applications regarding citizenship in the Sedati sub-district. The research method used by the author is a qualitative research method. The qualitative research method is a method based on the philosophy of postpositivism, used to examine the condition of natural objects, where the researcher is the instrument for sampling data sources by purposive sampling. The results of this study indicate that the implementation of the Meet Artist program (Pick Up Free Service Balls) in Sedati District facilitates population administration and civil registration services for the community in Sedati District and is in accordance with its vision and mission. The Meet Artists program was introduced through socialization and also providing information on social media, so that the public is able to find out information about Meet Artists.Keywords: Implementation, Meet Artists, Purpose Sampling
Efekvitas Program Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Untuk Meminimalisir Terjadinya Pernikahan Dini Dikabupaten Sidoarjo Nisa, Khoirun; Riyadh, Ahmad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.695-707

Abstract

Program Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) bertujuan untuk menurunkan angka pernikahan dini di Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan yang diterapkan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini didasarkan pada lima indikator efektivitas, yaitu Tepat Kebijakan, Tepat Pelaksana, Tepat Target, Tepat Lingkulngan, dan Tepat Proses. Hasil penelitian menunjukkan beberapa indikator pada program PIK-R masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman remaja terhadap program serta rendahnya tingkat keterlibatan mereka. Sosialisasi yang dilakukan di Kabupaten Sidoarjo berkisar antara 2 hingga 4 kali dalam setahun, namun kehadiran peserta yang tidak sepenuhnya sukarela menjadi kendala dalam mencapai tujuan utama program, yakni menekan angka pernikahan dini. Sebagai kesimpulan, meskipun program PIK-R memiliki potensi besar, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan dengan memperbanyak kegiatan sosialisasi dan mendorong keterlibatan aktif para remaja
Strategi Pemerintah Kota Palembang Dalam Mengatasi Kemiskinan Dikehidupan Masyarakat Pesisir Sungai Musi (Studi di Jalan Pantai Musi Kelurahan 11 Ulu Kota Palembang) Al Yamani, Abdurrasyid; Kariem, M. Qur'anul; Isabella, Isabella
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.421-431

Abstract

Kajian ini berupaya membahas tentang Strategi pemerintah Kota Palembang dalam mengatasi kemiskinan pada masyarakat pesisir Sungai Musi. Permasalahan penelitian yaitu bagaimana cara pemerintah Kota Palembang dalam mengatasi kemiskinan pada masyarakat pesisir Sungai Musi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, dengan sumber data primer dan data sekunder, sumber dari data sekunder berasal dari beberapa instansi yang berwenang dan berkaitan seperti Badan Pusat Statistik dan Dinas Sosial Kota Palembang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kajian pustaka. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan Strategi Pemerintah yang diterapkan meliputi beberapa aspek yaitu tujuan, lingkungan , pengarahan , tindakan, dan pembelajaran. Sehingga Strategi Pemerintah yang dibuat dapat berjalan dengan baik dan efektif. Dalam penelitian menemukan bahwa Strategi pemerintah Kota Palembang dalam mengatasi kemiskinan ini sudah berjalan dengan cukup baik namun sebagian program pengentasan kemiskinan ini masih bergantung pada program pemerintah pusat, pemerintah Kota Palembang sendiri belum memiliki banyak program dalam mengatasi kemiskinan ini. Dan yang menjadi evaluasi dari program pengentasan kemiskinan ini pada faktor komunikasi dan koordinasi antar organisasi pemerintah daerah dan masyarakat, dan data administrasi masyarakat yang belum lengkap.Kata kunci: Strategi Pemerintahan, Pengentasan Kemiskinan, Masyarakat Pesisir Sungai

Page 72 of 149 | Total Record : 1482