cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Politik Islam Inklusif dalam Perspektif Rached Ghannauchi Khudri, Nur Saadah; Ritonga, Mahyudin; SA, Saifullah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.942-949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa lebih dalam tentang dinamika pemikiran politik Islam di Tunisia yang di pelopori oleh Rached Ghannauchi sebagai pimpinan partai Ennahda, dimana perspektif politik yang ada saat itu lebih bersifat otoriter, sehingga membuat Rached Ghannauchi menawarkan sebuah inovasi baru tentang politik Islam yang lebih inklusif dan akomodatif, yang menjunjung tinggi demokrasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip keislaman dalam perpolitikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berbentuk jenis penelitian keperpustakaan dengan pengumpulan data dari berbagai sumber buku, jurnal dan artikel ilmiah yang mempunyai relevansi dengan topik penelitian. Selanjutnya data-data temuan dianalisa secara deskriptif   yang mencakup analisis literatur tentang pemikiran politik Islam inklusif menurut Rached Ghannauchi sehingga dapat membantu pembaca untuk memahami bahwa politik Islam inklusif itu terintegrasi dengan prinsip-prinsip demokrasi modern. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Islam dan modernisasi bukan suatu yang bertentangan melainkan dapat saling melengkapi untuk menciptakan politik yang inklusif. Ghannauchi menekatkan ijtihad dan juga menyoroti tentang bagaimana menghormati dan menyikapi dengan benar terhadap pluralitas yang terjadi pada masyarakat modern, untuk mencegah ekstremisme yang anti terhadap non islam, supaya terjadi stabilitas politik dan hamonisasi di masyarakat melalui politik Islam yang lebih akomodatif dan inklusif.Kata Kunci: Inklusif, Politik Islam, Rached Ghannauchi
Perbandingan Kebijakan Ketahanan Pangan Indonesia dan Vietnam Wulandari, Yulia Eka; Annisa, Windy; Gumilar, Gun Gun; Azijah, Dewi Noor
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.356-361

Abstract

Food and Agriculture Organization (FAO) memberikan peringatan terkait krisis pangan yang dapat menjadi ancaman di masa pandemi Covid-19. Berbagai negara berupaya mengambil tindakan secara tepat dan cepat untuk mencegah terjadinya krisis pangan termasuk negara Indonesia dan Vietnam. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan perbedaan kebijakan ketahanan pangan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia dan Vietnam selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan metode komparatif melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia maupun Vietnam memiliki perbedaan dalam menyikapi hal tersebut karena diakibatkan oleh perbedaan sistem pemerintahan serta situasi yang terjadi pada masing-masing negara.Pemerintah Indonesia merumuskan beberapa kebijakan baru untuk mencegah krisis pangan yaitu dengan menjaga stabilitas harga pangan, mendukung petani kecil, meningkatkan produksi tanaman pangan dan membangun food estate. Kebijakan ketahanan pangan Vietnam meliputi kerugian pajak pertanian, biaya irigasi dan pengurangan kerugian pascapanen dengan melindungi pinjaman bunga. Adanya proses perbedaan perencanaan kebijakan pada kedua negara tersebut, Pemerintah Indonesia merumuskan kebijakan baru dengan menyesuaikan kondisi yang terjadi, sedangkan Pemerintah Vietnam menjalankan kebijakan yang telah ada secara efektif dan bersifat turun temurun sehingga berdampak jangka panjang.Kebijakan ketahanan pangan Vietnam meliputi kerugian pajak pertanian, biaya irigasi dan pengurangan kerugian pascapanen dengan melindungi pinjaman bunga. Adanya perbedaan proses perencanaan kebijakan pada kedua negara tersebut, Pemerintah Indonesia merumuskan kebijakan baru dengan menyesuaikan kondisi yang terjadi, sedangkan Pemerintah Vietnam menjalankan kebijakan yang telah ada secara efektif dan bersifat turun temurun sehingga berdampak jangka panjang. Kebijakan ketahanan pangan Vietnam meliputi kerugian pajak pertanian, biaya irigasi dan pengurangan kerugian pascapanen dengan melindungi pinjaman bunga. Adanya proses perbedaan perencanaan kebijakan pada kedua negara tersebut, Pemerintah Indonesia merumuskan kebijakan baru dengan menyesuaikan kondisi yang terjadi, sedangkan Pemerintah Vietnam menjalankan kebijakan yang telah ada secara efektif dan bersifat turun temurun sehingga berdampak jangka panjang.
Peran Kecerdasan Buatan dalam Sistem Pertahanan Udara untuk Pengambilan Keputusan Taktis Nafriza, Muhammad Ismed; Herman, Erry; Amperawan, Cahyadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) telah mentransformasi sistem pertahanan udara, meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengambilan keputusan taktis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem AI adaptif dan kolaboratif untuk meningkatkan pengambilan keputusan taktis dalam pertahanan udara. Menggunakan metode studi literatur deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur terkait penerapan AI dalam sistem pertahanan udara. Hasil menunjukkan bahwa integrasi AI meningkatkan kesadaran situasional, efisiensi operasional, dan kemampuan perencanaan strategis. Metode seperti deep reinforcement learning dan teori permainan terbukti efektif dalam mengatasi kompleksitas pertempuran udara, terutama dalam skenario yang melibatkan Unmanned Combat Aerial Vehicles (UCAVs) dan sistem multi-agen. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu pengambilan keputusan, kebutuhan transparansi, dan pertimbangan etika masih perlu diatasi. Penelitian juga mengidentifikasi pentingnya pengembangan AI yang dapat dijelaskan (Explainable AI) untuk meningkatkan kepercayaan terhadap keputusan AI dalam konteks militer. Kesimpulannya, meskipun AI menawarkan potensi besar, diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam algoritma hybrid, XAI, dan model kolaborasi manusia-mesin untuk memaksimalkan efektivitas dan keandalan sistem pertahanan udara.Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Pertahanan Udara, Pengambilan Keputusan Taktis, Pembelajaran Mendalam, Reinforcement Learning
Evaluasi Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru Dalam Pencegahan Pernikahan Dini Juliana, Septa; Sahindra, Roni; Yuslaini, Nina; Yarni, Ertika
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.232-238

Abstract

Tujuan peneltian ini untuk mengevaluasi kinerja dinas pemberdayaan perempuan dan anak (DP3A) Kota Pekanbaru dalam mengurangi tingkat pernikahan dini. Metode yang digunakan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan teknis analisis data yang melibatkan pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kesimpulan adalah belum mencapai hasil yang memuaskan untuk meminimalisir pernikahan usia dini. Kesimpulan penelitian dinas terkait kurang efektif  dalam meminimalisir perkawinan usia dini sehingga masih banyaknya dijumpai anak yang menikah dibawah umur dikarenakan kurangnya sosialisasi secara menyeluruh mengenai perkawinan usia dini dan  masih ada ditemukan masyarakat yang belum sadar dengan dampak pernikahan dini tersebut. Kontribusi peneltian ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru.Kata kunci; Evaluasi Kinerja, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Partai Politik Sebagai Sarana Rekrutmen Politik Sa’ban, L.M. Azhar; Sadat, Anwar; Hanafi, Hanafi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.364-373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi fungsi partai politik sebagai sarana rekrutmen politik serta faktor pendukung dan penghambat penerapan fungsi partai politik sebagai sarana rekrutmen politik. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penyelenggaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Buton sebagai sarana rekrutmen yaitu melalui Pendidikan Kader Pertama (PKP) diharapkan dapat menjaga kesinambungan dan percepatan program perjuangan partai dalam mempersiapkan diri menghadapi pemilu serta regenerasi kepemimpinan PKB. Melalui pendidikan pemula ini diharapkan para kader mempunyai semangat yang tinggi untuk mengembangkan Partai PKB di masyarakat dan menegakkan Negara Kesatuan Repoblik Indonesia. Setiap kader harus mengikuti beberapa tahapan terlebih dahulu dimulai dari kader pemula, madya dan selanjutnya hingga kader inti. Ada tiga tahapan pola pembentukan kader di partai PKB, yaitu: 1) Tingkat Dasar, 2) Tingkat Menengah, dan 3) Tingkat Lanjut. Faktor pendukung adalah segala faktor yang mendorong, menunjang, memperlancar, menunjang, menolong, mempercepat dan lain sebagainya. Sedangkan faktor penghambat adalah segala jenis faktor yang menghambat atau bahkan menghalangi terjadinya sesuatu. Faktor pendukung dan penghambat terselenggaranya Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Buton adalah 1) Faktor pendukung meliputi gaya kepemimpinan, rekrutmen kader dan kader, mempunyai hubungan dengan rakyat, adanya pendanaan, dan wadah perjuangan. 2) Faktor penghambat gaya kepemimpinan, kontrol kader dalam politik, kepengurusan partai politik yang belum berdasarkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian
ADAPTATION OF PUBLIC SERVICES IN THE ERA OF COVID 19 Victor, Muhammad Wilson; Adnan, Ricardi S
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i2.2022.394-400

Abstract

The success of public service organizations in the Covid 19 Era is greatly influenced by the ability to adapt to social changes that occur. This study illustrates how adaptation in public services in the Covid 19 era has shifted to serving via digital or online. The changes that have occurred have resulted in changes in people's behavior due to the implementation of the covid 19 protocol and government policies in handling Covid-19 during the pandemic. With the existing limitations, public services must be ensured to continue to run effectively and optimally so that the quality of public services provided remains. This study uses a literature review approach which is part of the qualitative type. In collecting research data, researchers utilize some literature, both library research and field research, which are primary and secondary. By combining all findings, both theories, models, and concepts of public service transformation to the changes that occur. This is done to provide input on existing Public ServicesKeywords: Public Service, Covid 19
Proses Komunikasi Terapeutik Pada Pendampingan Anak Korban Kekerasan Seskual Di UPTD PPA Sumatera Utara Matondang, Aisyah Rayhan Nabila; Zuhriah, Zuhriah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.687-694

Abstract

Salah satu tanggung jawab UPTD PPA Sumatera Utara adalah mendampingi korban dalam pemulihan trauma dengan psikolog. Pendampingan ini sangat penting untuk mengembalikan rasa aman korban dan memudahkan proses pemulihan trauma. Pendampingan ini menggunakan komunikasi interpersonal, dengan fokus pada komunikasi terapeutik. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan wawancara observasi dan dokumentasi penting. Informan dalam penelitian ini, para psikolog pendamping dan penjaga asrama di UPTD PPA Sumatera Utara, dipilih secara curvatif. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis dan humberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendampingan psikologi di UPTD PPA Sumatera Utara menggunakan komunikasi interpersonal dan berkonsentrasi pada penyembuhan trauma korban. Proses komunikasi terapeotik dibagi menjadi empat tahap, menurut Suryani (2015): pra interaksi, orientasi, kerja, dan terminasi. Psikolog juga cukup baik untuk mendampingi anak korban kekerasan seksual, tetapi mereka kurang memperhatikan latar belakang budaya, suku, dan ekonomi korban di tahap pra-interaktif.
Tergerusnya Tradisi Marsialap Ari Dalam Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan Zulfiqar, Effan; Pasaribu, Safran Efendi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.526-531

Abstract

Marsilap ari sebagai salah satu bentuk tradisi masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan yang telah dipraktikan berabad-abad ternyata dalam 40 tahun terakhir sudah tergerus dalam kehidupan masyarakat terutama di perdesaan. Artikel ini mencoba melihat apa saja yang menjadi factor penyebab tergerusnya kearifan lokal marsialap ari. Dengan pendekatan studi pustaka, diketahui  penyebab tergerusnya tradisi marsialap ari tersebut, diantaranya menguatnya nilai-nilai individualistik, pragmatis dan materialistik di tegah-tengah masyarakat. Termasuk  kehadiran mesin-mesin  pertanian  juga telah mengambil alih semua yang dikerjakan dengan marsialap ari selama ini sejak tahap pembersihan sawah sampai panen. Di samping tradisi marsialap ari tidak lagi tersosialisasi dengan baik kepada kaum muda di desa sebagai betuk tradisi lokal yang harus dipertahankan keberadaannya. Sementara para kaum tua sudah tidak mampu lagi bekerja di sawah/kebun dengan marsialap ari. Hal-hal tersebutlah yang menjadi penyebab mengapa tradisi ini dalam 40 tahun terkhir semakin tergerus dalam kehiduoan sosial masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan
Implementasi Kebijakan Pembinaan Dan Perlindungan Anak Jalanan Melalui Save Street Child Kabupaten Sidoarjo Lestari, Dita Dwi; Mursyidah, Lailul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.779-791

Abstract

Penelitian ini membahas membahas implementasi kebijakan pembinaan dan perlindungan anak jalanan melalui Save Street Child di Kabupaten Sidoarjo. Program ini bertujuan untuk mengembalikan hak-hak dasar anak jalanan, terutama dalam bidang pendidikan dan perlindungan dari eksploitasi. Save Street Child memberikan dukungan berupa pembelajaran, pelatihan keterampilan, dan akses pendidikan. Namun, implementasi program ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, minimnya sumber daya manusia terlatih, dan kurangnya dukungan finansial dari pemerintah. Kolaborasi antara Dinas Sosial, Satpol PP, dan komunitas Save Street Child memainkan peran penting dalam keberhasilan program ini. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Kebijakan Pembinaan dan Perlindungan Anak Jalanan Melalui Save Street Child Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori implementasi kebijakan publik dari Van Meter dan Van Horn melalui enam variabel yaitu, standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi antar organisasi, sikap pelaksana, lingkungan sosial, ekonomi dan politik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, program ini berhasil mengurangi jumlah anak jalanan secara signifikan. Dukungan yang lebih kuat, baik secara politik maupun sosial, diperlukan untuk meningkatkan keberlanjutan program ini
Manajemen Polda Riau Dalam Upaya Pengungkapan Kejahatan Narkotika Menggunakan Teknik Undercover Buy Zulherawan, Muhammad; Afrianda, Rendi Tri; Setiawan, Sauqi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.484-489

Abstract

AbstrakDalam mengungkap kejahatan narkotika,  menggunakan beberapa menejemen teknik seperti teknik undercover buy (pembelian terselubung), hal ini juga dilakukan oleh Polda Riau. Namun dalam teknis pelaksanaanya, teknik undercover buy ini memiliki resiko yang tinggi dan banyak kendala yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya Polda Riau dalam pengungkapan kejahatan narkotika menggunakan teknik undercover buy. Penelitian ini yaitu dilakukan menggunakan metode kualitatif Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada kendala internal dan eskternal Polda Riau menggunakan teknik undercover buy seperti internal yaitu kurangnya jumlah personel, dana operasional tidak mencukupi, kurangnya peralatan yang diperlukan untuk pelaksanaan undercover buy dan sulitnya melakukan penangkapan karena banyaknya pelaku yang sudah mengetahui identitas agen penangkapan. Lalu, kendala eskternal yaitu tidak adanya keterlibatan Masyarakat, susahnya mendapatkan informasi, susahnya menentukan lokasi pembelian terselubung dan teror yang didapatkam oleh penyidik. Selanjutnya, tidak ada teknik khusus yang digunakan Polda Riau, hanya menggunakan teknik standar seperti penyergapan, penyamaran, dan penguntitan. Selain itu, beberapa faktor dipertimbangkan dalam perencanaan menggunakan teknik undercover buy yaitu jumlah orang, sifat dan luasnya pengawasan, uang, waktu, alat dan bantuan Hukum.Kata Kunci : Narkotika, Undercover buy, MenejemenAbstractIn uncovering narcotics crimes, several management techniques are used, such as the undercover buy technique, this is also carried out by the Riau Regional Police. However, in its technical implementation, this undercover buy technique has high risks and many obstacles to face. This research aims to find out how the Riau Regional Police attempt to reveal narcotics crimes using the undercover buy technique. This research was conducted using qualitative methods. Based on the results of the interviews that have been conducted, it can be concluded that there are internal and external obstacles to the Riau Regional Police using undercover buy techniques such as internal ones, namely the lack of personnel, insufficient operational funds, lack of equipment needed to carry out undercover buy and the difficulty make arrests because many perpetrators already know the identity of the arresting agent. Then, external obstacles include the lack of community involvement, the difficulty of obtaining information, the difficulty of determining the location of hidden purchases and the terror experienced by investigators. Furthermore, the Riau Police used no special techniques, they only used standard techniques such as ambush, disguise and stalking. Apart from that, several factors are considered when planning to use the undercover buy technique, namely the number of people, the nature and extent of supervision, money, time, tools and legal assistance.Keywords: Narcotics, Undercover buy, Management

Page 70 of 149 | Total Record : 1482