cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
Upaya Penerapan Penilaian Pembelajaran Daring Melalui Kegiatan Zoom Meeting Fadillah Tus Sholihah; Farah Fauzia Rosyida; Islamiyah Nur Fadhillah; Luthfiyah Zahrotun Thoyyibah; Mega Putri Pangestika; Putri Chusnul Indrawati; Sikhatul Afiyah; Aminatur Roisa; Erika Laila Rosyida; Nur Saida
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.12062

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang mendasari bagaimana terjadinya evaluasi terhadap berjalannya suatu proses pembelajaran merupakan hasil dari adanya penilaian. karena penilaian merupakan proses pengukuran terhadap hasil dari kegiatan belajar anak, yang dalam artian lain penilaian pembelajaran merupakan suatu rekapan atau pengumpulan informasi dan data tentang sebuah hasil/capaian pembelajaran peserta didik. Perlu di lakukannya penilaian yang berupa pengamatan yang di lakukan oleh seorang pendidik atau guru, karena pada dasarnya selain guru memfasilitasi dalam proses berjalannya pengajaran peserta didik, guru juga perlu melakukan pengamatan yang di mana dalam hal tersebut guru mengamati hal – hal apa saja yang sudah di ketahui anak, apa yang sudah bisa di lakukan anak dalam segi kebiasaan atau tindakan dari sebuah perintah. Akan tetapi, dalam hal ini bukan suatu hal yang harus di lakukan hanya pembelajaran secara tatap muka saja, Proses berjalannya pembelajaran secara daring juga perlu adanya penilaian yang di mana sebagai acuan untuk guru dalam mengamati setiap peserta didiknya. Untuk itu, perlu adanya pemahaman bagi guru terkait upaya dalam menerapkan penilaian pembelajaran yang terjalin secara daring dengan menggunakan sebuah perangkat yang dapat membantu bahkan memudahkan untuk kelancaran proses pembelajaran secara daring yang salah satunya perangkat lunak seperti Zoom
Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Usia Dini Di Era Digital Melalui Media Cerita Bergambar zulkarnaen zulkarnaen; Fakhira Amalia
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17221

Abstract

iterasi merupakan suatu kemampuan membaca dan menulis yang harus dimiliki oleh peserta didik. Melalui literasi anak-anak akan semakin mencintai dunia membaca. Budaya literasi sangat diperlukan anak melalui pembiasaan dan kesadaran dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Tujuan artikel ini adalah analisis pemanfaatan media buku cerita bergambar di google play store untuk menumbuhkan budaya literasi anak usia dini di era digital. Artikel ini menggunakan analisis kualitatif dengan metode content analysis. Hasil menunjukkan bahwa beberapa aplikasi media cerita bergambar di google play store dapat menumbuhkan budaya literasi anak usia dini di era digital dan memiliki pesan moral yang sangat baik untuk penanaman nilai karakter. Aplikasi yang baik untuk media pembelajaran anak usia dini adalah aplikasi buku dongeng anak memiliki rating aplikasi 3+ keatas, memiliki pesan moral yang mengajarkan pendidikan karakter. Membudayakan budaya literasi penting bagi anak usia dini maka hal yang perlu dilakukan adalah pembiasaan dan kesadaran sejak dini baik dilingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat pada umumnya. Orang tua hendaknya memberikan bimbingan dimulai dengan pengenalan buku seperti, membacakan dongeng
Analisis Keterampilan Sosial Anak Usia 4-6 Tahun di Pemukiman Kumuh Sedang Fitria Millati Dewi; Amelia Vinayastri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.14233

Abstract

Keterampilan sosial merupakan suatu tindakan dan sikap yang muncul pada seseorang saat berinteraksi dengan orang lain, baik secara verbal ataupun non verbal. Lima aspek keterampilan sosial yang dikembangkan pada anak usia dini, yaitu: kerjasama, ketegasan, kemampuan bertanggung jawab, empati, pengendalian diri. Penelitian dilaksanakan di wilayah kelurahan Pondok Kopi Jakarta Timur yang berdasarkan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta 2017 termasuk kedalam pemukiman kumuh sedang. Subjek penelitian ialah orang tua yang mempunyai anak berusia 4-6 tahun sejumlah 60 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan analisis data menggunkan statistik deskriptif. Hasil ditemukan sejumlah 43% anak usia 4-6 tahun belum memiliki keterampilan sosial yang baik dan 57% anak usia 4-6 tahun sudah memiliki keterampilan sosial yang baik.
Peran Dan Upaya Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kepedulian Sosial Anak Usia Dini Akan Peristiwa Sosial Kemanusiaan: Pelajaran Dari Pandemik Covid-19 Ana Dienka Madania; Maila D.H. Rahiem
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi bagaimana peran dan upaya orang tua dalam menumbuhkan kepedulian Anak Usia Dini (AUD) akan berbagai peristiwa sosial yang terjadi di masa COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi. Narasumber penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun berjumlah 20 orang. Data menunjukkan peran dan upaya orang tua dalam menumbuhkan kepedulian sosial kemanuasiaan anak adalah: 1) orang tua memberikan contoh nyata perilaku kepedulian sosial kepada anaknya, 2) orang tua mengulang-ulang contoh perbuatan peduli sosial dan memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukannya, 3) orang tua memberikan contoh kepada anak anaknya sikap empati kepada mereka yang terdampak COVID-19, dan 4) orang tua memotivasi anak untuk membantu mereka yang kesulitan akibat terdampak COVID-19. Masa kritis COVID-19 sudah terlewati, namun varian baru masih muncul dan ancaman wabah dan bencana bisa terjadi kapan saja di masa depan. Orang tua merupakan orang terdekat bagi anak. Dalam kesulitan dan kemalangan mereka menjadi tempat anak mendapatkan perasaan aman dan dari orangtua Anak belajar untuk memahami dan beradapatasi dengan situasi dan kondisi. 
Penerapan Pembelajaran Home Visit Terhadap Rasa Percaya Diri Anak Kelompok A Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Denpasar Lailatul Fadila
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.16386

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengdeskripsikan penerapan pembelajaran home visit terhadap rasa percaya diri anak kelompok A di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini secara deskriptif yaitu menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang didapat bahwa pembelajaran home visit dapat berpengaruh baik terhadap rasa percaya diri anak. Home visit merupakan kunjungan ke rumah siswa yang dilakukan untuk membantu permasalahan peserta didik, dimana home visit ini dilakukan untuk mencari tahu lebih lanjut informasi tentang peserta didik. Pembelajaran home visit bisa menjadi cara dalam memonitoring perkembangan anak pada saat di rumah akibatnya kegiatan anak serta peran orang tua dalam membimbing belajar anak di rumah dapat tercapai. Perlu diketahui bahwa dengan adanya kontak mata langsung antara guru dan anak akan membuat anak menjadi senang dan nyaman saat terjadinya pembelajaran serta membuat anak merasa lebih dihargai dan membuatnya berani dalam memberikan pendapat ataupun pertanyaan. Sehingga anak akan mudah menceritakan apapun dan perlahan rasa percaya diri tersebut akan tumbuh.
Ekokiritik Sastra dalam Fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” Karya Luis Sepulveda Agus Budiman; Holy Ichda Wahyuni; Radius Setiyawan
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17518

Abstract

Berangkat dari menjamurnya persoalan lingkungan, beberapa tokoh mulai konsen terhadap kajian tentang keterkaitan erat antara lingkungan dan karya sastra sebagai bentuk gerakan kritis, yang lebih dikenal dengan ekokritik. Ekokritik merupakan pandangan yang menilai karakteristik dari suatu tulisan yang menggambarkan tentang efek budaya dan/atau manusia terhadap alam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana representasi persoalan lingkungan dan keberpihakan pandangan ekokritik yang ditampilkan dalam fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” karya Luis Sepulveda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Data yang digunakan adalah sumber data primer, yakni berupa catatan teks dalam fabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan melalui pandangan ekokritik sastra dari beberapa tokoh seperti Garrard dan Glofelty, fabel ini memiliki alur yang memang dalam setiap bagiannya menekankan representasi lingkungan dan hubungan timbal balik antar entitas di dalamnya. Terdapat tiga ranah pembahasan menurut teori Garrard dan Glofelty, yakni tentang habitat, pencemaran, binatang, dan ekorasism.
Pengaruh Penerapan Power Point Interaktif Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Kelompok B TK Aisyiyah 52 gusma arti arti; Nurul Afifah; Henita Retnasari
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i2.19806

Abstract

Pembelajaran pada anak usia dini dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan  kemampuan  kognitif  peserta didik sehingga anak dapat memperoleh dan membangun  pengetahuan mereka  melalui  cara  menemukan  sendiri  pengetahuan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan media power point interaktif terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di TK Aisyiyah 52. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan populasi penelitian anak usia 5-6 tahun pada sekolah TK Aisyiyah 52 Sukolilo, Surabaya. Sampel penelitian berjumlah 20 anak. Data didapatkan melalui hasil nilai pre-test dan post-test. Dari hasil analisis data yang diperoleh bahwa nilai rata-rata untuk pre-test adalah 1,6 dan nilai rata-rata untuk post-test adalah 3,65, hal ini menandakan bahwa nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari rata-rata nilai pre-test. Sedangkan untuk nilai t hitung adalah 2.10239 dan nilai t-tabel adalah 2.03586 dengan taraf signifikan 5% dan N = 20. Maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh media power point interaktif  terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di sekolah TK Aisyiyah 52 Sukolilo.Kata Kunci : AUD; Power Point Interaktif; Kognitif
EFEKTIFITAS PLAY TERAPI MENGGUNAKAN PERMAINAN LEGO UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA PADA ANAK DI TK LINTANG SURABAYA Isabella Hasiana; Mudhar
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 01 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama pada anak usia dini merupakan keterampilan sosial yang sangat penting untuk perkembangan sosial, emosi dan kognitif anak. Melalui kerjasama, anak dapat membangun hubungan yang sehat dengan orang lain, mengembangkan keterampilan sosial yang kuat dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mencapai tujuan bersama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas play terapi menggunakan permainan lego untuk meningkatkan kerjasama anak di TK Lintang Surabaya. Observasi awal yang dilakukan di TK Lintang menunjukkan bahwa perilaku yang selalu ingin menonjol, menang sendiri dan tidak mau mengalah masih muncul pada anak-anak. Untuk menyikapi hal tersebut, maka dilakukan suatu teknik play terapi menggunakan permainan lego untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak. Adapun metode yang dilakukan ialah menggunakan pendekatan kuantitatif deskrisptif dan subyek penelitian ialah siswa TK B yang ada di TK Lintang Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan permainan lego dalam play terapi efektif dalam meningkatkan kerjasama pada anak.
PENGARUH PERMAINAN SIAPA CEPAT DIA DAPAT TERHADAP KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB TALENTA Fatimatuzzahroh; Muhammad Nofan Zulfahmi
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 01 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Usia Dini juga dikenal sebagai masa keemasan, merupakan periode untuk menerima semua pengalaman serta pengetahuan untuk diserap secara optimal. Pada periode ini perhatian khusus dari guru serta orang tua sangat diperlukan. Pendidikan pada anak usia dini berperan sebagai dasar yang mendasari tahap perkembangan selanjutnya. Sebagai landasan pendidikan usia dini tidak dapat diabaikan, melainkan harus direncanakan dan disiapkan sebaik-baiknya. Aspek dalam perkembangan anak usia dini mencakup bahasa, kognitif, emosional, motorik, dan seni dan agama, aspek ini tercakup dalam pendidikan yang tidak luput dalam keterbatasan kemampuan konsentrasi anak usia dini. Keterbatasan keterampilan koordinasi antara mata, telinga dan tangan pada anak, termasuk keterampilan penggunaan jari-jemari, m enunjukkan tingkat kemampuan yang rendah, karena itu anak usia dini memerlukan optimalisasi kemampuan konsentrasi melalui pendekatan permainan Siapa Cepat Dia Dapat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah permainan Siapa Cepat Dia Dapat mampu meningkatan konsentrasi pada 20 anak di KB Talenta Mutih Wetan, Demak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen One Group Pre-test - Post-test Design. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi serta teknik analisis data yang digunakan adalah Paired Simple T-test. Hasil data pre-test serta post-test didapatkan meningkat secara signifikan. Dari rata-rata uji pre-test didapatkan hasil = 38.55 dan uji post-test = 54.40. Sedangkan uji Paired Simple T-test mendapatkan hasil = 0.000 < 0.05. Dengan begitu penelitian ini Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga hasil yang didapatkan menunjukkan jika permainan Siapa Cepat Dia Dapat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan konsentrasi pada anak usia dini.
PENERAPAN TEKNIK SCAFFOLDING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AL-QUR’AN ANAK USIA DINI Syahrianti Nawir
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 01 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik Scaffolding dalam meningkatkan minat belajar Al-Qur’an anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di PAUD Hafidz Hafidzah MHQ Banggai Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data, peneliti melakukan observasi, wawancara dan catatan lapangan. Adapun prosedur penelitian ini adalah: mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi, mengidentifikasi data, menganalisis data dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan teknik Scaffolding dapat meningkatkan minat belajar Al-Qur’an pada anak usia dini. Adapun tahapan Scaffolding yang dilakukan guru dalam meningkatkan minat belajar adalah (1) upaya pencegahan dengan cara menjelaskan kepada anak cara mengucapkan huruf, memberikan contoh kata yang memiliki huruf awal dari huruf hijaiyah yang dikenalkan dan menirukan bunyi huruf tersebut (2) upaya pengembangan dilakukan dengan menyediakan alat bantu berupa papan tulis, spidol dan kartu huruf, dan (3) upaya penyembuhan dilakukan dengan memberikan motivasi, semangat dan kesempatan kepada anak dalam mengenal huruf hijaiyah.