cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Kedwibahasaan pada Masyarakat Desa Kacamarga Diana, Ani; Saputry, Dessy; Izhar, Izhar; Safitrian, Eka
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe kedwibahasaan berdasarkan klasifikasi tingkat dan konteksnya, serta faktor penyebab terjadinya kedwibahasaan pada masyarakat Desa Kacamarga Kecamatan Cukuhbalak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, rekam, dan simak. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 255 KK dan sampel 30 KK. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa untuk kedwibahaan berdasarkan tingkatnya ada 19 tuturan (63%) tipe koordinatif, 11 tuturan (37%) tipe majemuk, dan untuk tipe subordinatif tidak ada. Jika dilihat berdasarkan konteksnya semua tuturan tersebut termasuk dalam tipe alamiah, sedangkan untuk sedangkan jika dilihat dari kedwibahasaan berdasarkan konteksnya hanya ada tipe alamiah saja, yaitu 30 tuturan (100%). Faktor penyebab terjadinya kedwibahasaan pada masyarakat Desa Kacamarga karena pengaruh penggunaan lebih dari satu bahasa daerah, yakni bahasa Lampung, Jawa, dan Sunda dalam berkomunikasi sehari-hari sehingga terjadi transfer bahasa secara alamiah antarwarga, terutama yang tempat tinggalnya berdampingan. Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas tuturan kedwibahasaan berdasarkan tingkatnya untuk tipe koordinatif lebih tinggi daripada tipe majemuk, dan dilihat dari konteksnya hanya ditemukan tipe alamiah saja. Kata Kunci: Faktor Kedwibahasaan, Tipe Kedwibahasaan
Tindak Tutur dalam Kegiatan Diskusi pada Pembelajaran Berbicara Siswa Kelas VIII SMP Herniyastuti, Herniyastuti; Yusuf, A. Yusdarwati
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk tindak tutur dalam kegiatan diskusi pada pembelajaran berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sabbangparu Kabupaten Wajo. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan subjek penelitian terdiri dari 33 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan diskusi, siswa menggunakan berbagai bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Selain itu, interferensi bahasa dan tuturan membentuk karakter juga ditemukan dalam tuturan mereka. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan diskusi dalam pembelajaran berbicara dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengamati dan memahami praktik tindak tutur siswa. Kata Kunci: Diskusi, Pembelajaran Berbicara, Tindak Tutur
Nilai Religius dalam Lagu Rakyat Malind-Anim Merauke: Kajian Sosiologi Sastra Istiqomah, Nurul; Giovani, Evelin
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i1.8296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai nilai religius dalam sastra lisan masyarakat Malind-Anim. Sastra lisan berupa lagu-lagu saat memuji dema atau roh leluhur menjadi gambaran nilai religius yang ada dalam kehidupan masyarakat Malind-Anim. Metode yang digunakan adalah dengan grounded theory dan menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara terhadap narasumber untuk menggali nilai religius masyarakat Malind-Anim melalui lagu-lagu rakyat. Nilai religius masyarakat Malind-Anim dapat dilihat melalui tiga unsur hubungan yakni hubungan atar manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesamanya, dan hubungan dengan alam. Hubungan antara manusia dengan Tuhan terlihat dalam lagu-lagu pujian terhadap dema sebagai usaha untuk menghormati leluhur yang memiliki kekuatan mistik. Hubungan antara manusia dengan sesama terlihat dalam kesepakatan dalam ritual-ritual yang ada dalam mengamalkan sastra lisan yakni dengan tidak melanggar aturan turun temurun demi kepentingan bersama. Hubungan manusia dengan alam terlihat melalui tujuan dari sastra lisan berupa lagu pujian terhadap dema yakni agar panen atau hasil alam melimpah dan sukses. Simpulan dari penelitian ini adalah lagu-lagu rakyat Malind-Anim mengandung unsur-unsur religiusitas berupa hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam. Kata Kunci: Dema, Lagu Rakyat, Religiusitas
Uji Kelayakan Bahan Ajar Menulis Berbasis Pendekatan Produk Siswa Sekolah Dasar Murti, Sri; Masnon AR, Nyayu; Wahyuni, Ulpi; Sabrila A, Vella
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat uji kelayakan bahan ajar menulis berbasis pendekatan produk siswa SD Negeri 2 Lubukngin. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 2 Lubukngin yang berada di Desa Lubukngin Kecamatan Selangit Kabupaten Musirawas. Penelitian ini menggunakan model pengembangan R&D (research and development) untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Indonesia materi Menulis. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis wawancara dan angket menggunakan rumus V Aikens. Adapun hasil analisis data yang diperoleh melalui uji kelayakan tiga ahli dibidangnya yaitu ahli bahasa, ahli desain dan ahli materi adalah sebagai berikut: 1). Dari hasil kelayakan bahasa diperoleh hasil sebesar 0,821 berada di kategori “Sangat Valid”; 2). Dari hasil kelayakan desain diperoleh hasil sebesar 0,8 berada dikategori “Sangat Valid”; dan 3). Dari hasil kelayakan materi diperoleh hasil sebesar 0,78 berada di kategori “Cukup Valid”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar menulis berbasis pendekatan produk siswa SD Negeri 2 Lubukngin layak untuk digunakan oleh siswa pada materi menulis. Kata Kunci: Bahan Ajar, Menulis, Uji Kelayakan
Representasi Dominasi Kekuasaan dalam Novel “Saman” Karya Ayu Utami: Kajian Teori Michel Foucault Mariani, Titin; Surip, M.; Lubis, Malan
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk representasi dominasi dan relasi kekuasaan serta resistensi (perlawanan) yang terdapat dalam novel Saman karya Ayu Utami. Data dalam penelitian ini berupa kalimat dan paragraf yang berhubungan representasi dominasi otoritas dan relasi kuasa seta resistensi terhadap kekuasaan dalam novel Saman karya Ayu Utami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel yang berjudul Saman karya Ayu Utami ini. Diambil beberapa data yang berkaitan menggunakan tenik pengumpulan data yaitu simak dan catat. Data yang didapat akan dikaji dengan Teori Relasi Kuasa Michel Foucault. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) dominasi otoritas mutlak dari penguasa terhadap masyarakat kelas bawah terdapat 9 data (2) representasi relasi kuasa yang terbentuk dalam lingkungan sosial dan kelompok ideologi tertentu terdapat 4 data (3) perlawanan (resistensi) dari masyarakat kelas bawah (inferior) terhadap penguasa (superior) terdapat 4 data. Simpulan dari penelitian ini yaitu dalam Novel Sama karya Ayu Utami terdapat dominasi otoritas. Kata Kunci: Dominasi Otoritas, Inferior, Michel Foucault, Relasi Kuasa, Superior
Kreativitas dan Eksplorasi Diri melalui Penulisan Essai Buddhis Taslim, Husin; Nyanasuryana, Partono; Kabri, Kabri
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8594

Abstract

Penulisan essai dalam tradisi Buddhis tidak hanya menjadi bentuk ekspresi diri, tetapi juga menjadi wahana mendalam untuk eksplorasi diri dan pengembangan pemahaman filosofis serta spiritual. Melalui pendekatan penelitian sistematik berbasis literatur, artikel ini menyajikan serangkaian karya yang secara menyeluruh mengeksplorasi konsep-konsep Buddhis melalui berbagai medium, termasuk sastra, filsafat, dan praktik meditasi. Metode Systematic Literature Review digunakan dengan cermat untuk memastikan pemilihan artikel yang tidak hanya relevan tetapi juga memiliki kualitas yang tinggi. Hasil-hasil penelitian menyoroti kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman eksistensi diri, transformasi pribadi, dan nilai-nilai dalam konteks Buddhisme. Integrasi konsep-konsep seperti kesadaran penuh, anicca, karuna, dan meditasi aktif dalam proses kreatif menawarkan pandangan yang unik terhadap eksplorasi diri melalui penulisan essai Buddhis. Dengan demikian, artikel ini menggambarkan bahwa penulisan essai dalam kerangka Buddhisme bukan hanya sekadar bentuk tulisan, melainkan merupakan perjalanan mendalam menuju pemahaman diri dan perkembangan spiritual yang lebih tinggi. Kata Kunci: Eksplorasi Diri, Konsep Buddhis, Kreativitas, Penulisan Essai Buddhis
Objektifikasi Perempuan dalam Film Uang Panai’ Mahal (Analisis Semiotika Roland Barthes) Rasyd, Mohamad Ibnu; Sunarto, Sunarto
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan objektifikasi perempuan dan mengidentifikasi ideologi dominan dalam sebuah teks. Sutradara film ini menggambarkan uang panai’ mahal sebagai bentuk peningkatan kesadaran terhadap budaya patriarki Indonesia dengan menghadirkan fakta sosial dan membuka perspektif baru tanpa mendiskreditkan perempuan. Teori utama yang digunakan adalah teori standpoint theory yang didukung dengan teori feminisme radikal lebertarian, dan konsep objektifikasi oleh Nussbaum dan Langton. Metode analisis yang digunakan ialah analisis sintagmatik dan paradigmatik (5 kode pembacaan) semiotika Roland Barthes. Temuan penting dalam penelitian ini adalah adanya bentuk objektifikasi perempuan dalam konsep Nussbaum dalam film uang panai’ mahal yang dilakukan oleh laki-laki, perempuan dengan sesama perempuan serta perempuan dengan dirinya sendiri. Dalam penelitian ini ditemukan bentuk objektifikasi seperti denial of autonomy, ownership, denial of subjectivity dan inertness. Gambaran bentuk objektifikasi perempuan dalam film uang panai’ mahal dilandasi dengan kehadiran ideologi patriarki yang mendominasi. Ditemukan pula asumsi bahwa adanya penyajian fakta sosial yang menyudutkan perempuan, penembahan karakter perempuan pendukung malah menambah tindakan objektifikasi, kurangnya konstruksi perlawanan perempuan terhadap objektifikasi, kurang dimunculkannya karekter terobjektifikasi pada saat objketifikasi dilakukan, dan karekter dominan seakan mengatur kehidupan karakter terobjektifikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengungkapkan pola-pola objektifikasi perempuan dalam industri film Indonesia. Dengan menyoroti aspek-aspek seperti interaksi antar karakter, representasi fakta sosial, dan ketidakselarasan kekuasaan, Penelitian ini membuka jalan untuk pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana perempuan digambarkan dalam karya film Indonesia. Melalui analisis yang teliti, penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi tren dan pola yang mungkin terjadi dalam representasi perempuan dalam film, serta mengungkapkan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap gender dan peran perempuan dalam kehidupan nyata. Kata Kunci: Film, Objektifikasi, Perempuan, Semiotika
Analisis Tindak Tutur pada Cerpen Si Malanca Karya Harris Effendi Thahar Abid, Syaiful; Muslihah, Nur Nisa'i
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.8794

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan Tindak Tutur berupa Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam cerpen Si Malanca karya Harris Effendi Thahar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa Tindak Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi yang terdapat dalam cerpen Si Malanca Karya Harris Effendi Thahar. Adapun sumber data diambil dari percakapan yang ada pada cerpen Si Malanca karya Harris Effendi Thahar. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada cerpen si Malanca, ujaran yang muncul adalah Rasa Terkejut dan Takut, Penasaran, Rasa Egoisme. Keangkuhan Kekuasaan dan Kesombongan. Tindak lokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 10 kutipan. Pada cerpen Si Malanca, Ilokasi yang digunakan adalah sikap protes dan rasa bersalah akan sesuatu. Tindak Ilokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 13 kutipan. Adapun tindak perlokasi yang digunakan adalah ekspresif (Expressives) dan komisif (Commissives). Tindak perlokusi pada Si Malanca karya Harris Effendi Thahar ada 7 kutipan. Kata Kunci: Analisis, Cerpen Si Malanca, Tindak Tutur
Pengaruh Bermain Catur terhadap Kemampuan Komunikasi Berbahasa Ekspresif pada Anak Autisme Putra, Muchlis Adi; Ariyanto, Dedy; Udhiyanasari, Khusna Yulinda
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.9322

Abstract

Anak autis hipoaktif ditunjukkan dengan kemampuan komunikasi berbahasa ekspresif yang kurang sehingga menyebabkan anak sulit untuk menyampaikan dengan berbahasa ekspresif. Anak juga cenderung pasif dan tidak memiliki minat untuk melakukan aktivitas gerak serta lebih suka menyendiri ketika melihat teman-temannya bermain. Untuk membantu anak autis hipoaktif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi berbahasa ekspresif, diperlukan suatu permainan yang menarik minat anak untuk melakukan komunikasi yaitu melalui bermain permainan catur. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi berbahasa ekspresif sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan permainan catur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian single subject research (SSR) dengan desain A-B. Hasil dari penelitian dilakukan menunjukkan bahwa intervensi menggunakan permainan catur memberikan pengaruh terhadap kemampuan berbahasa ekspresif pada anak autis. Hasil tersebut dibuktikan dengan Persentase overlape dari perbandingan intervensi (B): baseline (A1). Dari persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan catur efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak autis. Kata Kunci: Autis Hipoaktif, Berbahasa Ekspresif, Catur, Permainan
Formula Materi Ajar Tata Bunyi dan Kosakata BIPA Level 1 dengan Menggunakan Media Audio Visual Astari, Nadia Puti; Yusuf, Cahyo; Wahyono, Hari
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.9372

Abstract

BIPA menjadi salah satu usaha untuk menginternasionalkan bahasa Indonesia dapat terselenggarakan dengan baik didukung materi ajar yang tepat. Penelitian ini bertujuan memformula materi ajar tata bunyi dan kosakata BIPA Level 1 dengan menggunakan media audio visual. Metode analisis dalam penelitian ini ialah metode hubung. Data dianalisis dengan menggunakan metode hubung, yaitu menghubungkan isi inti-materi ajar denganSKL dan Kurikulum Kursus dan Pelatihan BIPA. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah jabar, yaitu konstruk materi ajar dijabarkan menjadi bahan dasar untuk membuat media pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan: (1) hasil materi ajar tata bunyi dan kosakata BIPA Level 1 berhasil disusun sesuai acuan SKL dan Kurikulum BIPA serta di triangulasi oleh beberapa pakar BIPA; (2) materi ajar dikemas dalam media audio visual setelah dikonsultasikan dengan pakar media; (3) mencobakan materi ajar kepada pelajar BIPA pemula memperoleh hasil yang baik saat membaca kosakata sederhana bahasa Indonesia. Beberapa pelajar BIPA pemula yang bisa lebih baik membaca bahasa Indonesia dengan tepat yaitu Joanna dari Vietnam dan Louis dari Vietnam. Diharapkan dengan adanya penelitian BIPA Level 1 terkhusus mengenai tata bunyi dan kosakata ini dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan pada para pelajar BIPA pemula. Kata Kunci: Kosakata, Materi Ajar, SKL dan Kurikulum BIPA, Tata Bunyi