cover
Contact Name
ALBACORE
Contact Email
albacore@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622935
Journal Mail Official
albacore@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Jl. Agatis Kampus IPB, Dramaga – Bogor 16680 Telp. (0251)8622935
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut
ISSN : 25491326     EISSN : 2655559X     DOI : 10.29244
Albacore (Jurnal Penelitian Perikanan Laut) merupakan salah satu jurnal ilmiah di Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK IPB. Jurnal ini melanjutkan Bulletin PSP yang telah hadir lebih dahulu sejak tahun 1992 hingga tahun 2013.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore" : 10 Documents clear
RISIKO AKTIVITAS PENANGKAPAN TRAMMEL NET NELAYAN ANGGOTA KUB HARAPAN KITA BINA NUSANTARA Nugraha, Ridwan Maulana; Purwangka, Fis; Iskandar, Budhi Hascaryo; Romli, Muhammad
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.231-239

Abstract

Salah satu aktivitas penangkapan yang banyak dilakukan nelayan di Teluk Palabuhanratu menggunakan alat tangkap trammel net. Kegiatan penangkapan termasuk kegiatan dengan tingkat risiko yang tinggi. Pengkajian terhadap risiko pada kegiatan penangkapan trammel net perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dampak dari risiko yang dapat terjadi kepada nelayan agar nelayan dapat melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi bahkan menghilangkan dampak dari risiko yang mungkin terjadi pada aktivitas penangkapan yang dilakukan. Penelitian ini mengkaji risiko dalam tiga tahapan pra-penangkapan, penangkapan dan pasca penangkapan. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara kepada nelayan. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Hazard and Operability Study untuk memetakan risiko dari setiap tahapan kegiatan. Risiko pada tahapan pra-penangkapan berkaitan dengan risiko bisnis dan peralatan. Risiko aktivitas penangkapan adalah risiko keselamatan, bisnis, kesehatan dan peralatan. Risiko pada aktivitas pasca penangkapan diantaranya risiko bisnis, peralatan dan keselamatan. Nelayan harus bisa melakukan upaya mitigasi risiko sebagai upaya untuk meminimalisir risiko yang muncul dari setiap kegiatan yang dilakukan. Kata kunci: HAZOP, mitigasi, risiko, trammel net
ANALISIS TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI DI PT TEGAL SHIPYARD UTAMA, CILACAP Ayu, Erika Kusumaning; Prihantoko, Kukuh Eko; Kurohman, Faik
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.267-280

Abstract

PT Tegal Shipyard Utama cabang Cilacap adalah salah satu dari tiga perusahaan dock kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap. Perusahaan ini memiliki 3 (tiga) unit jalur slipway dock dan 1 (satu) unit mesin penarik. Sehingga dalam operasionalisasi jalur slipway dock digunakan secara bergantian menggunakan satu unit mesin penarik yang tersedia. Tingkat teknologi yang digunakan oleh suatu perusahaan akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Tingkat teknologi dapat diidentifikasi berdasarkan 4 (empat) komponen yaitu technoware, humanware, orgaware dan infoware. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan proses docking kapal dan menganalisis tingkat penerapan teknologi pada PT Tegal Shipyard Utama cabang Cilacap. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan studi pustaka, observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara dengan responden berjumlah 22 (dua puluh dua) orang yang merupakan tenaga kerja di lokasi penelitian. Data dianalisis secara deskriptif dan model teknometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses docking di lokasi penelitian terdiri dari 4 (empat) tahapan yaitu proses pelayanan dan administrasi, proses penaikan kapal ke dock, proses perawatan kapal dan proses penurunan kapal dari dock. Hasil analisis tingkat penerapan teknologi di lokasi penelitian termasuk pada kategori semi modern dengan nilai TCC sebesar 0,58. Kata kunci: Cilacap, dock kapal, SWOT, teknometrik
EFEKTIVITAS ATRAKTOR DAN STRATEGI PENGKAYAAN STOK CUMI-CUMI DI TANJUNG LUAR, KABUPATEN LOMBOK TIMUR, NTB Mustaruddin; Baskoro, Mulyono S.; Santoso, Didik; Karnan
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.281-291

Abstract

Cumi-cumi merupakan satu dari empat komoditas perikanan penting dari Kabupaten Lombok Timur, namun produksinya cenderung menurun akibat degradasi habitat cumi. Tindakan pemasangan atraktor cumi-cumi diyakini dapat membantu memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis persiapan teknis dan efektivitas operasional atraktor, serta merumuskan strategi pengkayaan stok cumi-cumi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, effectiveness analysis, dan analytical hierarchy process. Pemasangan atraktor, perlu memilih wilayah perairan berstatus bebas/tidak sedang dimanfaatkan, memiliki kedalaman sedang (remang-remang), dan kondisi oseanografinya cocok untuk cumi-cumi. Atraktor drum bekas yang dipasang di perairan Tanjung Luar mempunyai efektivitas 63,33 %. Kemitraan industri dan nelayan dalam pengkayaan stok merupakan strategi unggulan (prioritas I) untuk pengkayaan stok cumi-cumi yang berkelanjutan di Tanjung Luar, Kabupaten Lombok Timur (L = 0,221, inconsistency 0,03). Kata kunci: atraktor, cumi-cumi, degradasi habitat, perairan, strategi pengkayaan stok
ANALISIS PEMANGKU KEPENTINGAN: RENCANA OPERASIONALISASI SENTRA BISNIS PERIKANAN TERPADU NUMANA KABUPATEN WAKATOBI Zahirudin; Solihin, Iin; Nurani, Tri Wiji; Wahju, Ronny Irawan
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.241-255

Abstract

Pemerintah Kabupaten Wakatobi berupaya membangun Sentra Bisnis Perikanan Terpadu (SBPT) pada kawasan taman nasional. Wilayah dengan banyak kepentingan dalam penggunaannya (proyek infrastruktur, konservasi laut, dan pemanfaatan sumberdaya ikan) melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemangku kepentingan di wilayah pembangunan SBPT Numana dan memberikan solusi terhadap kendala pembangunan dan pengoperasian SBPT Numana berdasarkan pengaruh dan kepentingan dari pemangku kepentingan. Data yang dikumpulkan adalah pemangku kepentingan yang terlibat, pengaruh dan kepentingan, harapan, dan kendala para pemangku kepentingan. Analisis data menggunakan analisis pemangku kepentingan melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif dan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 pemangku kepentingan yang dipetakan menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat pengaruh-kepentingan yang berbeda-beda yaitu kelompok key players, context setters, subjects, dan crowds. Rekomendasi yang diusulkan adalah menyelesaikan dokumen Amdal dan WKOPP SBPT Numana, meningkatkan keterlibatan DKP Provinsi Sulawesi Tenggara, melaksanakan komitmen perjanjian kerja sama, dan berbagi tanggung jawab dengan pemangku kepentingan yang memiliki pengaruh dan kepentingan terhadap SBPT Numana. Kata kunci: kepentingan, pemangku kepentingan, pengaruh, rekomendasi, Sentra Bisnis Perikanan Terpadu Numana
PENERAPAN STANDARDISASI PEMBUATAN KAPAL BERBASIS FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC (FRP) PADA GALANGAN KAPAL TANJUNG BENOA Putra, I Putu Yoga Iswara; Jaya, Made Mahendra; Azis, Muh. Arkam
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.257-265

Abstract

Galangan kapal berbasis fiberglass dalam memproduksi kapal umumnya menggunakan kebiasaan turun-temurun tanpa dilandasi dengan standar pembuatan kapal yang sudah ditetapkan. Standar pada aktivitas galangan kapal dinilai perlu untuk diterapkan agar kapal yang diproduksi memiliki kualitas dan aman dalam pengoperasiannya. Kurangnya pemahaman standar baku pembuatan kapal dikhawatirkan akan menyebabkan kapal yang dihasilkan tidak maksimal atau tidak laik operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesesuaian kegiatan proses pembuatan kapal dan penyimpanan bahan baku berdasarkan Biro Klasifikasi Indonesia pada galangan kapal fiberglass. Metode analisis yang digunakan adalah analisis skoring data tunggal. Berdasarkan 2 bagian aturan yang tertuang pada peraturan Biro Klasifikasi Indonesia part 3 volume V tahun 2021 tentang Rules for Fiberglass Reinforced Plastic Ships sejumlah 20 pernyataan diperoleh hasil, yaitu sebesar 10% kegiatan masuk dalam kriteria tidak sesuai, 30% masuk dalam kriteria sesuai dan 60% kegiatan di galangan kapal masuk dalam kriteria sangat sesuai, sementara hasil skoring dengan menggunakan kuesioner standardisasi part 3 volume B Guidance for Certification of FRP Fishing Vessel less than 12 m dengan jumlah 10 pernyataan, diperoleh hasil sebesar 10% kegiatan yang masuk dalam kriteria tidak sesuai, 20% masuk dalam kriteria sesuai dan 70% kegiatan di galangan kapal masuk dalam kriteria sangat sesuai. Kata kunci: galangan kapal, kapal fiberglass, standardisasi
METODE PENANGKAPAN, JENIS DAN UKURAN LOBSTER YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN SUKA MULYA, LABANGKA, SUMBAWA Marsela; Kautsari, Neri; Ahdiansyah, Yudi; Mardhia, Dwi; Bachri, Syamsul; Latuconsina, Husain
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.293-304

Abstract

Perairan Desa Suka Mulya, Sumbawa adalah salah satu lokasi penangkapan lobster di Nusa Tenggara Barat. Saat ini, informasi terkait pola penangkapan, spesies dan ukuran lobster sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penangkapan, jenis dan ukuran lobster (Panulirus spp) yang ditangkap di perairan Desa Suka Mulya. Pola penangkapan ikan diperoleh dari hasil wawancara dengan nelayan. Sampel lobster diperoleh dari pedagang di Desa Suka Mulya. Pengamatan dilakukan terhadap jenis, panjang karapas dan bobot lobster, persentase lobster layak tangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan di Suka Mulya melakukan penangkapan lobster menggunakan alat tangkap jaring. Penangkapan hanya dilakukan setelah kegiatan bertani. Terdapat empat jenis lobster yang ditangkap yaitu Panulirus versicolor, Panulirus penicillatus, Panulirus homarus dan Thenus orientalis. Komposisi hasil tangkapan tertinggi diperoleh pada jenis Panulirus penicillatus. Ukuran panjang dan bobot pada jenis Panulirus penicillatus, Panuliris versicolor, P. homarus dan Thenus orientalis berturut-turut adalah 5,53 hingga 14,99 cm, 8,93 hingga 11,51 cm, 6,20 hingga 13,21 cm dan 22 ,40 cm. Jenis P. homarus memiliki berat berkisar 100-884 gram. P. penicillatus memiliki berat berkisar 80 hingga 1437 gram dan jenis P. versicolor memiliki berat berkisar 250 hingga 610 gram. Sekitar 66-93% termasuk layak tangkap. Kata kunci: lobster, panulirus, tangkapan lestari
PENERAPAN STANDAR LAIK OPERASI (SLO) PADA KAPAL PERIKANAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MAYANGAN I Gusti Ngurah Kadek Hary Mahardi; Noveldesra Suhery
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.305-314

Abstract

Standar Laik Operasi (SLO) merupakan salah satu instrumen dalam pengawasan perikanan sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 23 Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alur dan prosedur penerbitan SLO serta status penerapannya pada kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Metode yang digunakan yaitu observasi langsung dan wawancara. Data yang digunakan berupa data primer yang didapatkan dengan mengikuti kegiatan pemeriksaan dokumen dan fisik kapal. Selain itu, digunakan data sekunder berupa rekapitulasi penerbitan SLO oleh Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Probolinggo. Proses penerbitan SLO dimulai dari pelaporan rencana keberangkatan pada aplikasi SIPELIKAN yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dokumen dan fisik kapal. Penyebab tidak diterbitkannya SLO yaitu adanya syarat dokumen yang habis masa berlaku dan/atau tidak terpasangnya transmitter Sistem Pemantauan Kapal Perikanan pada kapal penangkap ikan skala besar. Tercatat sebanyak 256 SLO yang diterbitkan selama Januari hingga Juni 2022 yang didominasi oleh SLO untuk kapal penangkap ikan sebesar 78,13 % sedangkan sisanya merupakan SLO untuk kapal pengangkut ikan. Penerbitan SLO di PPP Mayangan didominasi oleh kapal perikanan skala besar sebanyak 62 %, diikuti kapal skala menengah 36 % dan skala kecil 2 %. Kata kunci: Mayangan, Probolinggo, SLO
ANALISIS KOEFISIEN DIMENSI KAPAL PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Suharyanto; Wulandari, Ully; Istrianto, Kadi
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.315-322

Abstract

Penelitian untuk membandingkan nilai koefisien pengali variabel V dalam menentukan nilai tonase kotor atau Gross Tonage (GT) menggunakan persamaan 3 sesuai ketentuan Permenhub nomor 8 tahun 2013 dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Pantai Larangan, Tegal Jawa Tengah. Sampel yang diambil sebanyak N=42 buah kapal ikan jenis kapal purse seine berbagai ukuran antara 6-20 GT. Penelitian difokuskan untuk membandingkan koefisien pengali V yang sesuai persamaan 3 sebesar 0,25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien pengali V untuk kapal-kapal purse seine di Larangan sebesar 76 % (Koefiesien = 0,23-0,25), nilainya mendekati nilai koefisien standar 0,25. Terdiri dari 19 % = koefisien standar 0,25; 57 % di bawah nilai koefisien standar (0,23-0,24) < 0,25. Kata kunci: kapal ikan, koefisien dimensi, purse seine, tonase kotor
JENIS DAN UKURAN LOBSTER (Panulirus spp) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN KABUPATEN KEBUMEN Wahyuningrum, Prihatin Ika; Widianti, Elvanri Anggi; Kurniawati, Vita Rumanti; Bangun, Tri Nanda Citra; Nurani, Tri Wiji
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.323-332

Abstract

Lobster merupakan salah satu komoditas ekspor yang banyak ditangkap oleh nelayan di pesisir selatan Kabupaten Kebumen. Nelayan Kebumen menangkap lobster sepanjang tahun. Pemerintah perlu memonitor perikanan lobster agar pengelolaan lobster berkelanjutan. Dibutuhkan baseline data lobster terutama panjang berat untuk menduga status pemanfaatan lobster. Namun, informasi yang minim menjadi tantangan untuk mengestimasi dan menganalisis status stok terutama pada perikanan skala kecil. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis spesies lobster yang didaratkan dan menghitung ukuran lobster yang didaratkan di tiga pendaratan ikan Perairan Kebumen pada Maret-Agustus 2022. Data yang dibutuhkan yaitu jenis, panjang karapas dan berat lobster yang didaratkan di tiga TPI di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis lobster yang tertangkap pada saat penelitian, yaitu; lobster pasir, lobster mutiara dan lobster bambu. Jumlah total hasil tangkapan lobster mencapai 3.530 ekor. Rata-rata panjang karapas lobster yang didaratkan adalah 40-112 mm dengan rata-rata berat mencapai 32-355 gram. Ukuran lobster yang tertangkap sudah dapat dikatakan dalam status yang layak tangkap. Jumlah lobster serta rata-rata ukuran panjang karapas dan distribusi berat mengalami penurunan jika dibandingkan hasil tangkapan periode November-Desember 2020 dan Januari 2021. Sebaiknya lobster ditangkap pada musim puncak penangkapan lobster. Kata kunci: jenis, Kebumen, lobster (Panulirus spp), ukuran
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PELAYANAN BONGKAR MUAT HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA Astarini, Julia Eka; Wiyono, Eko Sri; Laksono, Arief Bayu; Bangun, Tri Nanda Citra
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.333-342

Abstract

Salah satu fungsi pelabuhan perikanan adalah memberikan pelayanan bongkar muat hasil tangkapan. Sangat penting untuk mengetahui kepuasan pelanggan sebagai feedback jasa yang telah diberikan. Dalam penelitian ini belum diketahui kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bongkar muat hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menentukan tingkat kepuasan pelanggan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden terdiri dari 20 orang pemilik kapal dan 20 orang pengurus kapal dari jumlah populasi kapal yang mendaratkan hasil tangkapan sebanyak kurang lebih 300 kapal per bulan. Data dianalisis menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Dari analisis CSI diperoleh tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bongkar muat hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta sebesar 81,78 % yang berada pada kategori “Sangat Memuaskan”. Faktor-faktor yang berperan dalam kepuasan pelanggan yaitu kehadiran petugas di lapangan, kemampuan petugas dalam melayani, ketersediaan petugas saat dibutuhkan, kelancaran kegiatan bongkar muat hasil tangkapan, terjaminnya kerahasiaan dokumen, dan sikap petugas dalam pelayanan. Namun demikian masih ada faktor-faktor yang membuat pelanggan tidak puas terhadap pelayanannya. Kata kunci: bongkar muat, kepuasan pelanggan, pelabuhan perikanan, pelayanan pelabuhan

Page 1 of 1 | Total Record : 10