cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Hidup Pasien Koinfeksi TB-HIV : Tinjauan Sistematis Husna, Nadiyatul
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2606

Abstract

Koinfeksi Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan tantangan kesehatan global yang signifikan. Pasien yang mengalami koinfeksi ini memiliki risiko lebih tinggi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas. Pada Tahun 2022, kematian TB dengan HIV positif dilaporkan sebanyak 2,1 per 100.000 penduduk di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dan database yang digunakan yakni PubMed dan ScienceDirect dengan menggunakan beberapa kata kunci dengan Boolean operators “AND” serta menggunakan instrument PRISMA. Hasil penelitian menunjukan dari 15 studi yang ditelaah, terdapat 28 variabel yang berhubungan dengan ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV. 12 dari 15 studi menemukan bahwa jumlah CD4 yang rendah merupakan faktor yang ditemukan berhubungan dengan ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV. Sedangkan sepertiga studi lainnya menemukan bahwa status pengobatan ARV, usia lebih tua, dan jenis TB merupakan faktor yang berhubungan dengan ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV. Variabel yang paling banyak ditemukan berhubungan dengan ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV adalah jumlah CD4 yang rendah, kondisi tersebut mencerminkan adanya penurunan sistem kekabalan tubuh yang parah sehingga mengarah kepada prognosis buruk terhadap ketahanan hidup pasien koinfeksi TB-HIV.
EFEKTIVITAS SALEP FRAKSI N-BUTANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR MENCIT Sartika, Diza
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2930

Abstract

Luka bakar merupakan keadaan kerusakan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas. Daun sirih mengandung beberapa kandungan senyawa aktif seperti, tanin, flavonoid dan fenolik. Kandungan tersebut dapat membantu proses penyembuhan luka sebagai antiinflamasi, antimikroba dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas fraksi n-butanol daun sirih hijau konsentrasi 15% terhadap penyembuhan luka bakar. Terdapat 3 kelompok hewan uji, yaitu kelompok 1 basis salep, kelompok 2 pembanding Tekasol® dan kelompok 3 fraksi n-butanol daun sirih hijau konsentrasi 15%. Parameter pengamatan yaitu persentase penyembuhan luka bakar, waktu epitelisasi dan histopatologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok 3 memiliki hasil paling baik pada persentase penyembuhan luka bakar dengan persentase 98,38%. Rata-rata waktu epitelisasi basis salep hari ke-15, pembanding hari ke-14 dan fraksi hari ke-13. Hasil uji histopatologi kelompok fraksi hari ke-21 mendapatkan hasil skor yaitu 3 dengan sel fibroblast >50 sel, serabut kolagen saling terikat sempurna, epitelisasi sedang dan inflamasi incomplate. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salep fraksi n-butanol daun sirih hijau efektif terhadap penyembuhan luka bakar konsentrasi 15%.
Efektivitas Terapi Kombinasi Akupresur (Lv3, Li4) Dengan Potensi Minyak Kulit Jeruk (Citrus Sinensis) Dan Minyak Sereh (Cymbopogon Nardus) Terhadap Hipertensi Hardini, Sandra; Trisnadewi, Eliza
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2978

Abstract

Hypertension is a health issue that requires special attention. If uncontrolled, it puts patients at high risk for heart disease, stroke, kidney failure, and other severe conditions. The incidence of hypertension in Padang City is 46.7%. Hypertension is usually controlled pharmacologically through diuretics, beta-blockers, ACE inhibitors, or calcium channel blockers. Long-term use of antihypertensive drugs can affect metabolic aspects, worsen serum lipids, and reduce glucose tolerance. Acupressure therapy on LV3 and LI4 points stimulates specific meridian points in the body using fingers to influence particular organs and activate energy flow in the body. The combination of orange peel oil and lemongrass oil induces a relaxing effect, warming the body and improving blood flow. This study aims to determine the effectiveness of combining acupressure therapy with orange peel oil and lemongrass oil in reducing hypertension. The research uses a quasi-experimental design with a two-group pretest and posttest design. The sample consisted of 16 hypertensive patients. The results showed a significant difference between the pretest and posttest, with systolic blood pressure reduced by 16.07 mmHg and diastolic by 10.69 mmHg. It can be concluded that orange peel oil (Citrus sinensis) and lemongrass oil (Cymbopogon nardus) effectively lower hypertension.Keywords: Hypertension; Acupressure LV3; LI4; Citrus sinensis; Cymbopogon nardus
HUBUNGAN PENGETAHUAN, BODY IMAGE DAN POLA MAKAN TERHADAP STATUS GIZI PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR PRODI S1 GIZI UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA ILHAM, DEZI
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2934

Abstract

Tubuh yang sehat ialah impian bagi setiap individu, karena tubuh adalah salah satu penunjang kehidupan menjadi lebih baik. Memiliki tubuh yang tidak sehat maka akan banyak pekerjaan yang terkendala dan terbengkalai. Selain memiliki tubuh yang sehat banyak individu yang menginginkan bentuk tubuh yang ideal. Pada dasarnya, wanita menganggap tubuh langsing identik dengan tubuh ideal. Bentuk tubuh seringkali mmpengaruhi penampilan seorang individu, umumnya seorang perempuan ingin terlihat menarik dan cantik dalam setiap kesempatan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dari peneitian ini adalah semua mahasiswa tingkat akhir Prodi S1 Gizi Universitas Perintis Indonesia yang berjumlah 51 mahasiswa, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel. Pengumpulan data menggunakan form Food Frequency Questionnaire (FFQ), kuesioner Body Shape Questionnaire (BSQ), dan kuesioner pengetahuan. Data dianalisis dengan uji Statistik Rank Spearman. Ditemukan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi (p=0,612), adanya hubungan antara body image dengan status gizi (p=0,000) dan tidak adanya hubungan antara pola makan dengan status gizi (p=0,763). Pengetahuan gizi yang cukup, body image sebagian besar positif dan pola makan yang tidak seimbang diharapkan mahasiswa dapat mengkonsumsi makanan buah dengan seimbang sesuai dengan kebutuhan yang dianjurkan, dan dianjurkan mengkonsumsi makanan lebih bervariasi.
EFEKTIFITAS DIETA KETAGONIK DALAM PENGURANGAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA nofia, vino rika; Sakti Anggraini, Siska; Novita Yusuf, Rahmi; Herlina MP, Andhika; Rusdi, Lidia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2951

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan suatu keadaan akibat terjadinya penyempitan, penyumbatan, atau kelainan pembuluh nadi koroner. Penyakit Jantung Koroner salah satu masalah kesehatan utama karena menjadi penyebab nomor satu kematian setiap tahunnya. Mortalitas akibat PJK menurut data WHO tahun 2020 yaitu sekitar 9,4 juta kematian dan lebih dari 203 juta jiwa hidup dengan kecacatan setiap tahunnya. Terapi farmakologi adalah pendekatan umum untuk mengurangi resiko penyakit jantung koroner, tetapi belum mencapai tingkat keberhasilan yang diinginkan dalam mencegah resiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Efektifitas Dieta Ketagonik dalam Pengurangan Resiko Penyakit Jantung Koroner di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ketogenik menunjukkan dampak yang beragam pada profil lipid. Tidak ada perubahan signifikan pada kolesterol total dan kadar HDL, meskipun ada sedikit peningkatan pada HDL, namun penurunan signifikan terlihat pada kadar LDL (p = 0.009) dan trigliserida (p = 0.002). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kolesterol total tidak berubah secara signifikan, diet ketogenik memiliki potensi yang positif dalam menurunkan kadar LDL dan trigliserida, yang berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Penelitian ini mendukung teori bahwa diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak sehat berpotensi memperbaiki profil lipid secara keseluruhan Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti bahwa Dieta Ketagonik dapat menjadi tambahan yang berharga dalam pengobatan penyakit jantung koroner, mengevaluasi efek jangka panjang dari dieta ketogenic pada kardiovaskular, khususnya pasien dengan kondisi penyakit jantung koroner, untuk mengambil keputusan tentang pola makan yang tepat dalam mengendalikan dan mencegah penyakit kardiovaskular.Kata kunci :  Dieta Ketagonik, Penyakit Jantung Koroner 
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP KEJADIAN CYBERBULLYING PADA MAHASISWA BARU DI STIKES ALIFAH PADANG Gusdiansyah, Edo
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2788

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial di kalangan mahasiswa membuat kemajuan yang besar dan menjadikannya suatu kebutuhan dalam memberi pemahaman tentang perkembangan dunia seperti: mendapatkan wawasan, hiburan, informasi peristiwa/ kejadian dan informasi kesehatan, kebebasan dalam menggunakan media sosial akan menimbulkan berbagai penyalahgunaan dalam bentuk kenalakan remaja biasa disebut cyberbullying. Untuk Mengetahui pengaruh psikoedukasi terhadap kejadian cyberbullying pada mahasiswa baru di STIKes Alifah Padang. Jenis penelitian yaitu Pre Eksperimen dengan desain One Group pre-post test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru program studi keperawatan STIKes Alifah Padang angkatan 2023 berjumlah 254 orang dengan sampel berjumlah 72 orang melalui simple random sampling. Penelitian dilakukan di kampus STIKes Alifah Padang. Instrumen penelitian cyberbullying menggunakan RCBI (Revised Cyber Bullying Inventory) yang disebut dengan KISI (Kuisioner Interaksi Sosial di Internet) Dan psikoedukasi menggunakan modul. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji t-test. Ada pengaruh pengetahuan mahasiswa tentang cyberbullying sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi dengan nilai pre-test mean 37.60 dan post-test mean 44.80 p-value 0.000 (p<0.05). ada pengaruh sikap mahasiswa tentang cyberbullying sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi dengan nilai pre-test mean 34.30 dan post-test mean 40.00 p-value 0.003 (p<0.05). ada pengaruh tindakan mahasiswa tentang cyberbullying sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi dengan nilai pre-test mean 32.80 dan post-test mean 39.00 p-value 0.001 (p<0.05). Terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa tentang cyberbullying sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi, pemberian psikoedukasi sama-sama berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan Tindakan mahasiswa. Diharapkan kepada mahasiswa agar lebih bijak lagi menggunakan media sosial dan lebih aktif untuk menambah pengetahuan, sikap dan tindakan tentang cyberbullying yang dapat meningkatkan perilaku baik.
Terapi Musik Klasik Terhadap Depresi Lansia sari, febria syafyu; Afnuhazi, Ridhyalla; Anwar, Bobby Arfhan
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2935

Abstract

Depresi merupakan masalah psikologis yang paling banyak di alami oleh para lansia. Depresi pada lansia dapat disebabkan oleh banyak hal misalnya kehidupan ekonomi terkena depresi, penyakit ini dapat dialami oleh semua orang tanpa membedakan gender, status sosial, ras, suku, bangsa. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap depresi pada lansia. Penelitian ini merupakan Pre Eksperimental design dengan menggunakan metode penelitian one group pretest – postest design. Lokasi penelitian di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu pada tahun 2021. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dan jumlah responden yang memenuhi kriteria sebanyak 21 orang. Uji statistik yang digunakan adalah paired samples t-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara terapi musik klasik terhadap depresi pada lansia dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini setelah dilakukan penelitian maka disimpulkan bahwa dengan diberikan terapi musik klasik kepad lansia dapat menurunkan tingkat depresi. Diharapkan lansia dapat menjadikan terapi musik klasik sebagai program terapi dalam menurunkan depresi yang dialami.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KASUS RABIES DI PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2020-2021: STUDI EKOLOGI Toras, Muhammad; Putri, Ade Suzana Eka; Nursal, Dien Gusta Anggraini
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2759

Abstract

Rabies adalah penyakit zoonosis yang memiliki tingkat Case Fatality Rate (CFT) mencapai 100% bagi pasien yang belum diberikan vaksinasi. Upaya pemberantasan rabies di Indonesia belum berhasil dilakukan karena berbagai tantangan yaitu cakupan vaksinasi belum mencapai minimal 70% didaerah tertular dan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Lyssa (kasus kematian) yang masih fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhui kejadian rabies terhadap peningkatan ataupun penurunan kasus rabies dan upaya pencegahan rabies. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi yang membandingkan populasi yang sama pada waktu yang berbeda dan dilanjutkan analisis berganda. Populasi diambil di Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari 19 kabupaten/kota dalam kurun waktu dua tahun (2020-2021) dan statistik provinsi Sumatera Barat. Variabel dalam penelitian ini meliputi jumlah kasus rabies yang positif laboratorium dan Lyssa/mati, jumlah kasus gigitan hewan pembawa rabies (GHPR), jumlah vaksin hewan Pembawa rabies (HPR), Jumlah populasi penduduk, sex ratio, Kepadatan penduduk, Jumlah Puskesmas, Indeks pembangunan manusia (IPM), Persentase penduduk miskin dan tingkat partisipasi angkatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan, variabel yang berhubungan dengan jumlah kasus positif rabies di Provinsi Sumatera Barat adalah Vaksinasi HPR (p-value 0,004) dan Jumlah Puskesmas (p-value 0,025). Adapun variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kasus positif rabies yaitu jumlah puskesmas (B=0,523). Kasus GHPR, vaksinasi HPR, populasi penduduk, sex ratio, jumlah puskesmas, IPM, persentase penduduk miskin, dan tingkat partisipasi angkatan kerja dapat mempengaruhi jumlah kasus positif rabies di Sumatera Barat sebesar 52,3%.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis pada Anak di Kota Padang Tahun 2022 Aufa, Salma Winda; Putri, Ade Suzana Eka; Haq, Arinil; Masrizal, Masrizal; Kasra, Kamal
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2730

Abstract

Kasus TB anak di Kota Padang mengalami kenaikan. Untuk menekan laju pertumbuhan dan morbiditas, peran petugas kesehatan dalam penemuan kasus dan pengobatan pasien sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis pada anak di Kota Padang Tahun 2022. Penelitian menggunakan desain studi case control dengan mencocokan umur dan jenis kelamin. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pegambiran, Andalas, dan Anak Air pada bulan Maret-April 2023. Populasi yang digunakan adalah pasien yang tercatat di formulir TB 06 tahun 2022 dengan 80 sampel. Teknik pengambilan sampel kasus menggunakan Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Dari hasil uji bivariat terdapat varibel yang memiliki hubungan dengan kejadian tuberkulosis pada anak yaitu riwayat kontak, pendapatan orang tua, dan keberadaan perokok dirumah. Disarankan Dinas Kesehatan Kota Padang dan Puskesmas dapat meningkatkan pelaksaan skrining TB dalam penemuan kasus baru dan mengoptimalkan pemberian TPT.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN MELALUI PEMBERIAN MADU HUTAN JAMBI DAN DAUN KELOR (Moringa Oleifera) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA ASTRIA, NIKI; Badriyah, Lailatul
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2908

Abstract

Remaja masih banyak sekali yang menderita anemia. Jika tidak diobati, penyakit ini akan menetap hingga dewasa dan secara signifikan meningkatkan angka kematian ibu, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Ada kebutuhan mendesak untuk melakukan penelitian ini untuk mengobati anemia pada remaja putri dengan pengobatan alami (madu hutan dan daun kelor). Sebagai upaya untuk menghindari anemia pada remaja, tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati kadar hemoglobin dengan pemberian daun kelor (Moringa oleifera) dan madu dari hutan Jambi. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan Madu asli hutan Jambi dan tanaman obat daun kelor terdiri dari 2 kelompok yang diberi perlakuan (masing-masing kelompok diberi daun kelor kering dan madu hutan Jambi), sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan, Kemudian hasil penelitian di analisa dengan menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis. H. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar Hb pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan nilai p-value 0,009 (<0,05). Dengan demikian, pada masa depan penelitian ini mampu memberikan sumbangsih dalam mengoptimalkan Kesehatan remaja putri sebagai langkah awal mencegah terjadinya berbagai masalah kesehatan Kesehatan terutama mengatasi anemia dan memutus salah satu penyebab berat badan lahir rendah yang menjadi faktor resiko stunting.