cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Harga Diri Remaja Di SMA N 10 Padang Khairani, Sabilla; Jamil, Mohd; Murni, Dewi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i1.2585

Abstract

Penilaian diri masa remaja menjadi lebih lengkap karena banyak perubahan yang terjadi pada diri remaja. Harga diri pada remaja umumnya cenderung menurun karena meningkatnya penilaian diri remaja, yang bisa mengakibatkan masalah psikologis seperti kecemasan sosial dan kurangnya rasa percaya diri. Masa remaja sangatlah penting memiliki harga diri yang baik,  maka sangat diperlukan peran pola asuh orang tua yang tepat dalam membentuk harga diri yang baik pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan harga diri remaja di SMA N 10 Padang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari bulan september 2023-mei 2024. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA N 10 Padang kelas X dan XI dengan jumlah sampel 265 orang siswa dengan menggunakan teknik puspossive sampling. Instrumen yang  digunakan adalah Parental Bonding Instrument (PBI) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan harga diri remaja (p=0,000). Hasil penelitian ini diharapkan kepada orang tua untuk lebih responsif terhadap kebutuhan anak, baik dalam hal bantuan sehari-hari maupun dalam menjalin komunikasi yang bermakna agar anak merasa didukung dan dihargai.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN HIV DI PUSKESMAS TEMINDUNG KOTA SAMARINDA sulistyarini, wahyu dewi; Pratiwi, Rika Heriati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2185

Abstract

Latar Belakang: Menjalani diagnosis HIV dapat menjadi pengalaman yang menegangkan bagi orang yang hidup dengan HIV. Ketika seseorang terdiagnosa HIV, akan mengalami kondisi kecemasan, rasa bersalah, dan depresi, akibat lebih lanjut bisa berakibat bunuh diri. Mekanisme koping merupakan suatu usaha individu untuk melakukan atau mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima meskipun dalam situasi mengancam. Tujuan: untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kecemasan. Metode: penelitian ini berjenis deskriftif analitik, teknik pengambilan sampel Consecutive Sampling dengan populasi sebanyak 131 dan hasil hitung sampel didapatkan jumlah sampel sebanyak 100 responden menggunakan kuesioner mekanisme koping The Brief Cove dan kuesioner kecemasan ZAS dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Hasil: Dari hasil uji bivariat chi square didapatkan cont correction asymp sign (2-sided) adalah sebesar 0,045 atau < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien HIV di Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien HIV di Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Kata Kunci: Mekanisme Koping, Kecemasan, Cemas, HIV, Puskesmas 1,2Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda
PELAKSANAAN POSYANDU OLEH KADER DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS X, KABUPATEN BANYUWANGI Safitri, Ditya Fahlevi; Gustanela, Oktrina; Friska, Erlin; Raiya, Faradina; Edison, Aan; Martha, Evi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1905

Abstract

Angka stunting di Indonesia tahun 2018 sebesar 30,8% yang mana masih melebihi target dari World Health organization (WHO) yaitu 20%. Pada masa pandemi COVID-19 diperkirakan jumlah anak stunting di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini karena penurunan ekonomi masyarakat sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan pembatasan kegiatan di masyarakat seperti posyandu. Tujuan penelitian ini menganalisis pelaksanaan posyandu di masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas X, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan input pelaksanaan posyandu, yaitu kader posyandu memiliki jumlah yang sesuai dengan pedoman pelaksanaan posyandu dan mengikuti pelatihan, selain itu tenaga kesehatan yang ada posyandu sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dana posyandu diperoleh dari anggaran desa, iuran ibu bayi dan balita, serta dari puskesmas. Panduan pelaksanaan posyandu sesuai dengan panduan operasional upaya kesehatan di posyandu di masa pandemi. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah lengkap, tetapi masih menggunakan timbangan gabah, belum timbangan digital. Pada proses, perencanaan posyandu sudah tersusun dengan baik dan dilaksanakan sesuai jadwal. Pelaksanaan posyandu dilakukan sesuai zona daerah diwilayah tersebut. Adapun pengawasan dilakukan melalui whatsapp. Output pelaksanaan posyandu adalah posyandu tetap dilaksanakan yaitu di masjid dan salah satu rumah kader, bahkan door to door. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pelaksanaan posyandu dilakukan sesuai dengan panduan pelayanan kesehatan balita di masa pandemi.
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SUMATERA BARAT Dian Rahmi; Zabidah Putit; Dewi Eka Putri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.2124

Abstract

Indonesia menempati peringkat empat besar populasi lansia terbanyak didunia. Keberadaan lansia yang semakin meningkat akan mengakibatkan masalah yang muncul seperti kondisi fisik yang menurun, perasan tidak berguna, stres berkepanjangan menyebabkan lansia mengalami deperesi. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan antara faktor psikososial dengan depresi pada lansia di PSTW Sumatera Barat Tahun 2016. Metode penelitian survey analitik dengan desain cross sectional study, Sampel 109 responden. Tekhnik pengambilan sampel Total Sampling dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman.  Hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara kesepian dengan depresi (p=0,014), kekuatan korelasi lemah(0,235) dan arah yang positif. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dengan depresi (p=0,039) kekuatan korelasi sedang (0,443) dan arah positif sementara tidak terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual dengan depresi (p=0,490) kekuatan korelasi yang kuat(0,67) dan arah yang positif. Oleh sebab itu pihak PSTW perlu mengadakan lagi kegiatan berkelompok,seperti terapi aktivitas kelompok agar sesama lansia saling mengenal dan bisa berbagi cerita.Kata Kunci       : Kesepian, Spiritual, Dukungan Sosial dan Depresi
Implementasi Program Penanggulangan Stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Kurniadi, Helman; Aghadiati, Faradina; Ardianto, Oril
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2921

Abstract

Stunting adalah masalah gizi akibat kekurangan asupan jangka panjang, terutama dari masa kehamilan hingga anak berusia 24 bulan. Penelitian ini menganalisis implementasi program penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling, melibatkan petugas kesehatan dan masyarakat yang terkait langsung dengan program ini. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi dalam penanggulangan stunting berjalan efektif dengan dukungan komitmen yang kuat. Terdapat 724 kasus stunting pada anak usia 0-59 bulan, atau sekitar 4,24%, dengan prevalensi tertinggi di Kecamatan Kuliling Danau mencapai 11,80%. Inovasi dalam program penanggulangan stunting telah diterapkan dan mendapatkan respon positif dari masyarakat, meski partisipasi masih perlu ditingkatkan. Implementasi program telah optimal, namun terdapat beberapa tantangan, seperti rendahnya pengetahuan dan kondisi ekonomi kelompok sasaran, keterbatasan anggaran, serta kurangnya publikasi dan konvergensi lintas sektor.
FORMULASI NANOKAPSUL BIJI LABU (Cucurbita moschata) SEBAGAI SUPLEMEN ZAT BESI DAN ZINK UNTUK STUNTING Rahmadevi, Rahmadevi; Khutami, Chindiana; Oktavia, Nazifa
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2950

Abstract

 Kasus stunting di Indonesia sampai tahun 2022 masih terbilang tinggi menurut riskesdas yaitu 21,6% dari seluruh populasi penduduk Indonesia. Salah satu faktor yang menyebabkan kasus ini adalah kurangnya asupan mineral untuk pertumbuhan terutama zink dan Fe (zat besi). Zink bertanggung jawab terhadap pembelahan sel pada manusia, sedangkan Fe (zat besi) sangat berperan dalam pembentukan sel darah merah. Masalh ini dapat diatasi dengan cepat jika ada produk atau suplemen yang mengandung zink dan Fe. Suplemen ini telah beredar dipasaran, namun yang berasal dari alam masih sangat sedikit didapat. Kelangkaan ini dapat diatasi dengan melakukan eksplorasi produk dari alam yang mengandung banyak mineral terutama zink dan Fe. Salah tumbuhan yang memiliki kandungan mineral yang cukup banyak terutama zink adalah labu kuning. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suplemen berbentuk nanokapsul dengan teknik freeze drying. Sampel merupakan campuran antara serbuk biji labu kuning dengan maltodekstrin yang dilarutkan dalam aquadest dengan perbandingan (0,5:5; 1,5:5 dan 3:5). Dan dibekukan dengan freeze drying. Sampel dikarakterisasi dengan AAS, FTIR, PSA dan SEM. Hasil yang diperoleh Formulasi terbaik adalah sampel 3 dengan persentase maltodekstrin 90,9%, ukuran partikel nanokapsul (214,6 nm) dengan indeks polidipersitas terendah yaitu 0,47, nilai rendemen 95,64%, dan bentuk morfologi cenderung bulat, permukaan sedikit cekungan (hampir sempurna). Serbuk biji labu kuning dan maltodekstrin dengan Teknik freeze drying merupakan suplemen yang menjanjikan sebagai suplemen untuk penanganan stunting. Kata kunci : Stunting; Zink; Biji labu kuning
HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DAN MIGRASI PENDUDUK TERHADAP KEJADIAN CAMPAK DI KOTA PADANG TAHUN 2019-2022 Rifky, Adji Fauzan
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2768

Abstract

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit menular yang sangat infeksius. Kota Padang menjadi wilayah di Provinsi Sumatera Barat dengan angka kasus campak tertinggi pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor iklim dan migrasi penduduk terhadap kejadian campak di Kota Padang tahun 2019-2022. Penelitian ini menggunakan studi ekologi dan dilaksanakan di Kota Padang pada bulan Juni hingga Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini berupa data kasus campak, faktor iklim, dan migrasi penduduk di Kota Padang yang tercatat dari tahun 2019 hingga 2022 dengan unit analisis data perbulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kasus campak di Kota Padang pada tahun 2022 mengalami peningkatan drastis dari tahun 2019 hingga 2022. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian campak yaitu kelembaban relatif (p= 0,005) dan tekanan udara (p= 0,040). Faktor yang paling dominan berhubungan terhadap kejadian campak di Kota Padang yaitu kelembaban relatif (p= 0,030). Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kota Padang untuk lebih memprioritaskan promosi kesehatan terkait campak dan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) saat terdapat laporan peningkatan kelembaban relatif di Kota Padang.
PENGARUH EDUKASI PHBS TATANAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Rima Putri, Audila; Trisnawati, Elly; Budiastutik, Indah; Marlenywati, Marlenywati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2927

Abstract

 PHBS di tatanan keluarga adalah upaya untuk menjadikan setiap anggota keluarga tahu, mau dan mampu melaksanakan PHBS. Kecamatan Rasau Jaya khususnya di Kampung KB “Desa Membangun” Desa Umum Rasau Jaya menggambarkan adanya permasalahan yang berkaitan dengan kurangnya pengetahuan ibu balita tentang PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi PHBS Tatanan Keluarga terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain one group t-test. Populasi yang diteliti adalah ibu yang memiliki balita berusia 0 hingga 59 bulan. Sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari 30 orang responden. Intervensi dilakukan sebanyak 6 kali selama 3 bulan dengan menggunakan buku saku sebagai media. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pengetahuan ibu tentang tatanan keluarga PHBS sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa edukasi PHBS tatanan keluarga berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pencegahan stunting.
Hubungan Faktor Perilaku dengan Kejadian Tuberkulosis di Kota Padang Marsyah, Finy; Rosa, Audrey Faiza; Sary, Annisa Novita; Dasril, Oktariyani
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2885

Abstract

Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi tujuan SDGs. Pada tahun 2021 jumlah kasus tuberkulosis di Kota Padang adalah 1.656 kasus, angka kesembuhan menurun dari 1009 menjadi 457. Angka kematian meningkat dari 75 menjadi 93 kematian akibat tb. Tujuan: Menganalisis faktor kesehatan lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan tuberkulosis. Metode: Penelitian kuantitatif, desain comparative cross sectional study. Responden kelompok tuberkulosis adalah penderita tuberkulosis yang pernah tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis (36 orang). Kelompok non tb adalah bukan penderita tb yang pernah serumah dengan penderita tb (36 orang). Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dan regresi logistik. Penelitian ini dilakukan di 5 Puskesmas di Kota Padang dari Januari-Juli 2023Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 63,9% responden berpengetahuan, 51,4% responden cenderung bersikap baik dan 51,4% responden sudah melakukan tindakan yang baik terhadap pencegahan tuberkulosis. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,01), sikap (p=0,005) dan tindakan (p=0,000) dengan kejadian tuberkulosis. Variabel tindakan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian tuberkulosis di Kota Padang pada tahun 2023.Kesimpulan dan Saran: Variabel yang paling berhubungan dengan kejadian tuberkulosis adalah tindakan pencegahan tuberkulosis. Penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan bagi perguruan tinggi untuk melakukan pengabdian masyarakat terkait pencegahan tuberkulosis agar dapat meningkatkan health literacy masyarakat
ANALISIS BERKAS PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI RS X BATAM putri, riza suci ernaman
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2864

Abstract

Pelayanan di rumah sakit yang mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan yaitu, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan  Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Ketepatan pengiriman berkas rekam medis merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketepatan pengklaiman BPJS di unit rekam medis, namun karna masih banyaknya berkas rekam medis yang masih kosong dan ditemukan berkas persyaratan tidak lengkap pada pelayanan rawat jalan maka berkas rekam medis dapat beresiko lamanya pengklaiman asuransi, sehingga dapat merugikan rumah sakit karena memperlambat proses pembayaran klaim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran berkas klaim tertunda pasien rawat jalan BPJS Kesehatan di RS X. Metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan data primer adalah data dari hasil wawancara  dan data sekunder dari telaah dokumen data klaim tertunda pasien BPJS Kesehatan. Dari hasil penelitian didapatkan total pengajuan pada bulan januari, februari, maret 2024 adalah 41.921 berkas BPJS Kesehatan, terdapat 41.776 dengan status layak klaim, 146 pending klaim, dan 0 dispute klaim. Kesimpulan : penyebab terjadinya pending klaim di RS X diantaranya masih adanya berkas yang diajukan belum memenuhi persyaratan klaim BPJS Kesehatan, yaitu berkas tidak lengkap, kesalahan dalam memasukkan kode diagnosis atau prosedur, serta kasus-kasus dalam menangani pasien BPJS Kesehatan masih kurang jelas.