Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran)
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) aims to develop and disseminate science and technology through the scientific article of research and study of concepts or theories as an effort to enrich the scientific knowledge in the field of education and teaching. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) covers issues concerning education and teaching at the level of primary, secondary and higher education. This article is based on the results of research and theoretical studies which are equivalent to research supported by various theoretical studies that produce research in the form of educational research, learning research, classroom action research, and development. The fields of science include: Social Sciences Education; Mathematics Education; Language Education; Science Education; Arts and Culture Education; Early Childhood Education; Civics Educational; Religious Education; Physical Education; Education and Teaching; Educational Psychology; Learning Media; Education Management; Educational Technology; Music Education; Economics Education.
Articles
35 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 3 (2022): May"
:
35 Documents
clear
AN ANALYSIS OF SPEAKING ANXIETY EXPERIENCED BY THE THIRD-YEAR STUDENTS AT SMPN 2 BAYAT OF ANAMBAS ISLAND
Suhaimi;
Fadly Azhar;
Eliwarti
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8752
This article focuses on the study that aims to find out the levels and the major causes of speaking anxiety experienced by the third-year students at SMPN 2 Bayat of Anambas Island. Total sampling was used in this research since the pool of participants was relatively small consisting of 13 students overall. In collecting the data, students were asked to fill out a set based on a modified version of the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) questionnaire developed by Horwitz et al (1986). After analyzing the data, it was found that most students experienced speaking anxiety on a moderate level. The results suggested that 4 students with a percentage of 30.77% were classified as a high level, 9 students with a percentage of 69.23% were classified as a moderate level and none of the students or 0% was classified to have a low level of anxiety. Additionally, “lack of preparation”, “afraid of being laughed at” and “afraid of being called in English classes” were the major causes of speaking anxiety that most participants agreed with. Thus, some suggestions were provided with the expectation of reducing students’ anxiety while speaking English.
QUIZIZZ APPLICATION FOR ENGLISH ONLINE LEARNING: THE STUDENTS’ PERCEPTIONS
Eka Wulandari
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8774
Education and technology are becoming indispensable nowadays. The pandemic outbreak also hastens all things up. This also applies to the English teaching and learning process that should be done by using a hybrid learning system, which combines direct interaction and an online platform. Due to that condition, a suitable online-based learning media should be applied to support the process. Quizizz application is one of the learning media that can be considered to be employed since it has attractive features and design. The research described in this article was aimed to find out the level of the students’ satisfaction with the use of Quizizz for learning English. It also presented survey data about students’ perceptions on the use of the Quizizz application for English online learning. The population involved 68 students of the Health Promotion Study Program, Poltekkes Kemenkes Malang. The data was collected by applying an online questionnaire form, presented in the form of percentage data, and analyzed by using a descriptive explanation. The results showed a high perception of the students on the use of Quizziz for English online learning which can be seen through the result of the survey that showed a high percentage of students’ satisfaction in regards to the application. Regarding the result of the study, it is recommended for teachers to consider utilizing this application to create meaningful and engaging online learning interactions.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS IV SD
Rosanti Nainggolan;
Rumiris Lumban Gaol;
Dyan Wulan Sari HS;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8482
Artikel ini membahas sebuah penelitian yang menggunakan pendekatan eksperimen. Penelitian tersebut dilaksanakan di SD Negeri 091363 Huta Tinggir Kec. Purba Kab. Simalungun. Populasi penelitian melibatkan 30 siswa kelas IV SD Negeri 091363 Huta Tinggir Kec. Purba Kab. Simalungun tahun pembelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata rata siswa kelas IV pretest yang hanya mencapai 64,1. Sedangkan, rata rata nilai siswa kelas IV pada posttest yaitu 77,6. 26 siswa dengan nilai yang tuntas, sementara nilai yang tidak tuntas sebanyak 4 siswa. Angket model Circuit Learning berada dalam kategori rendah 43,3% atau memiliki rata-rata 84,4. Kolerasi product moment menunjukkan bahwa diperoleh rtabel = 1,697. Dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa rhitung ≤ rtabel. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang kuat antara model Circuit Learning dengan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 091363 Huta Tinggir sebesar 95%. Dan sebanyak 5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME “AN INTEL’S SCIENCE MISSIONS” BERBASIS BORLAND DELPHI 7 PADA MATERI LISTRIK STATIS UNTUK SISWA KELAS IX SMP
Cahya Meirita;
Muhammad Nasir;
Ernidawati
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8642
Siswa SMP mengalami kesulitan belajar dalam mata pelajaran IPA karena minat, motivasi, kebiasaan belajar, intelegensi dan kosentrasi yang rendah. Selain itu, mata pelajaran IPA juga dinilai abstrak salah satunya pada materi listrik. Tujuan dari penelitian yang dijelaskan pada artikel ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran yang valid berupa game “An Intel’s Science Missions” berbasis Borland Delphi 7 pada materi listrik statis untuk siswa kelas IX SMP. Pengembangan media pembelajaran ini dilakukan sebagai solusi dari kesulitan belajar IPA akibat pelajaran IPA yang abstrak serta kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu tahap analisis (Analyse), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), dan tahap evaluasi (Evaluation). Teknik pengumpulan data berbentuk lembar validasi yang diberikan kepada tiga validator. Teknik analisis data yaitu dengan cara menghitung skor penilaian validasi dengan menggunakan indeks validitas formula Aiken’s V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran game “An Intel’s Science Missions” berbasis Borland Delphi 7 pada materi listrik statis untuk siswa kelas IX SMP yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dari aspek yang divalidasi meliputi aspek kelayakan desain, aspek kelayakan pedagogi, aspek kelayakan konten, dan aspek kelayakan teknikal dengan indeks validitas Aiken’s V sebesar 0.88.
PENGARUH MODEL ROLE-PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA DENGAN SUBTEMA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KELAS V SD
Ester Hutagalung;
Novalina Sembiring;
Antonius Remigius Abi;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8489
Hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang masih rendah merupakan masalah yang dipaparkan dalam artikel ini. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pembelajaran Role Playing terhadap hasil belajar siswa Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia dan Lingkungan kelas V SD Negeri 060937 Kecamatan Medan Johor tahun pembelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan melibatkan sebanyak 50 siswa yaitu 26 siswa kelas VA dan 24 siswa kelas VB, pengambilan sampel ini menggunakan teknik sampling porpusive (sampel bertujuan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Coefficients). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Model Role Playing terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mengarah pada terjadimya peningkatan sebanyak 25% dari pretest ke post test melalui nilai rata-rata, sehingga menyatakan bahwa hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari model Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa dalam membahas Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia Dan Lingkungan Kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021.
COMPLAINING STRATEGIES USED BY THE EFL LEARNERS OF ENGLISH STUDY PROGRAM IN RIAU
Sri Mahmudah;
Indah Tri Purwanti;
Rumiri Aruan
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8631
Complaint commonly appears in daily life interaction (Sukyadi, 2011). People do not only provide words when they speak up but also deliver an action. The way how they complain is sometimes different. Hence, the study described in this article aimed to investigate the types of complaining strategies produced by the EFL learners of the English Study Program at Universitas Riau. The research was conducted in Pekanbaru. Research design used was a descriptive qualitative study accompanied by descriptive statistics. The participants of the research involved 36 EFL students of the English Study Program selected by using the cluster random sampling technique. The data were collected by using a DCT( Discourse Completion Task) system consisting of some situations in which students were requested to express their complaints. The result showed that the students mostly used direct complaint strategies. Subsequently, based on the overall strategies, the direct accusation strategy appeared as the strategy mostly employed by students in their daily interactions. It means that they prefered to give a direct and simple complaint by using a question to accuse the complainant directly. Moreover, they complain about something by using an Indonesian structural context as their L1, which was not appropriate in the English structural context as their L2. One of the strategies that were not used by the students was the direct strategy to condemn or curse the defendant’s actions because it was claimed as a harsh accusation.
PENGARUH PENGGUNA HANDPHONE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Ayu Sinaga;
Rumiris Lumban Gaol;
Dyan Wulan Sari HS;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8494
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang efek dari penggunaan HP terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode deskriptik analitik dengan tujuan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Populasi melibatkan 25 orang dari seluruh siswa kelas V B semester II (Genap) di SD Negeri 096136 Sukarakyat II Kecamatan Pematang Bandar Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang berjumlah 25 orang. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa, penelitian dilakukan melalui Pre-Test dengan hasil rata-rata 124,24. Dapat dikatakan kemampuan awalnya cukup. Hasil dari Post Test tersebut memiliki peningkatan dari hasil Pre Test yang diberikan sebelumnya. Hasil Post Test yang sudah diujikan sebesar 120,08 dapat dikatakan tingkat keberhasilan keterampilan berpikir kritisnya meningkat. Hasil koefisien korelasi membuktikan bahwa adanya pengaruh pengguna handphone (X) terhadap motivasi belajar siswa (Y) dengan hasil thitung > ttabel dengan hasil 0,412 > 0,389. Pada uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dari perhitungan data yang dilakukan, hasil pengujian yaitu fhitung > ftabel hasilnya 4.542 > 4,24 dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil skor tersebut berdasarkan hasil data yang diperoleh dari penelitian di SD Negeri 096136 Sukarakyat II Kecamatan Pematang Bandar.
PENGARUH METODE PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SD
Srinanchi Pardosi;
Patri Janson Silaban;
Regina Sipayung
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8527
Artikel ini membahas pengaruh penggunaan metode problem solving pada mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif analitik. Populasi penelitian tersebut melibatkan 27 siswa dalam satu kelas dari keseluruhan siswa kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 27 siswa. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan metode problem solving termasuk kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 81.18. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil pengujian kolerasi dapat dilihat pada nilai koefisien kolerasi sebesar rhitung > rtabel yaitu 0,839 > 0,381 maka Ha diterima. Maka terdapat pengearuh sangat kuat antara metode problem solving terhadap hasil belajar siswa dengan materi pembulatan hasil pengukuran kesatuan, puluhan atau ratusan terdekat di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal. Dapat juga dilihat dari hasil pengujian uji-t dimana thitung ≥ ttabel yaitu 7,21 ≥ 1,708 sehingga Ha diterima. Hal ini menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan dari penggunaan metode problem solving pada mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021.
PENDIDIKAN KARAKTER BERFIKIR KRITIS: SEBUAH STUDI TEORI KARL R. POPPER
Irwan Supriyanto;
Ahmad Syamsu Rizal
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8734
Artikel ini merupakan gambaran sebuah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data deskriptif. Analisis dari penelitian tersebut menggunakan pembacaan deskriptif mengenai pendidikan karakter berdasarkan cara berfikir kritis siswa, lalu dikaitkan dengan falsifikasi teori yang dicetuskan oleh ilmuan bernama Karl Raymund Popper yaitu teori falsifikasi. Tujuannya adalah agar menjadi salah satu cara untuk mengatasi fenomena yang terjadi hari ini, dimana segala kemudahan ilmu teknologi dan informasi berkembang begitu masif. Anak harus dibekali karakter kuat yang mampu menghadapi segala persoalan atau menyaring informasi yang diterimanya agar tidak diterima secara mutlak tanpa mengetahui keshahihan persoalan tersebut. Sehingga dalam hal ini para pendidik harus mampu menumbuhkan dan mengembangkan cara berpikir kritis anak agar bisa dijadikan bekal dalam kehidupannya menghadapi perkembangan dunia yang semakin kuat. Hal ini sejalan dengan teori falsifikasi yang dicetuskan oleh Karl Raymund Popper yang menyatakan bahwa sebuah informasi atau pengetahuan harus diuji kesalahannya agar dapat dinyatakan sebagai kebenaran atau pengetahuan yang kokoh. Sehingga siswa bisa memfilter informasi yang didapatkan, mengkaji setiap pengetahuan yang diperoleh, serta mampu menyelesaikan persoalan dengan pemikiran yang rasional dan sistematis. Hasil kajian ditemukan bahwa Teori Karl Popper ini lebih menekankan pada kebenaran sebuah fakta yang mana kebenaran tersebut haruslah mutlak tanpa ada cacat. Teori ini mengajak peserta untuk memastikan teori atau informasi yang didapat terlebih dahulu. Falsifikasi dijadikan sebagai penentu demarkasi untuk proposisi yang ilmiah dan tidak.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING
Sari Meliana Sitanggang;
Jontra Jusat Pangaribuan;
Regina Sipayung;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8536
Artikel ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah terkait tentang masih kurangnya pengunaan metode pembelajaran, peserta didik kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, dan hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi bilangan bulat di Sekolah Dasar dengan menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan satu kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah test dan observasi. Tes yang diberikan sebanyak 31 soal dalam bentuk pilihan berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretest diperoleh bahwa nilai rata-rata 50,75, dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 29,41%. Pada postest siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching dengan nilai rata-rata 66,55 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 52,95%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postest siklus II maka diperoleh sebanyak 15 siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 2 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata postest siklus II meningkat menjadi 76,86 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 88,22%.