cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAFTAR SMA/MA DI KABUPATEN SUMENEP MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI VARIABEL DUMMY Anik Anekawati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2013): Mei 2013
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v3i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi jumlah pendaftar sekolah SMA/MA di Kabupaten Sumenep, mendeskripsikan secara kuantitatif jumlah sekolah dan pendaftar SMA/MA di Kabupaten Sumenep berdasarkan mutu sekolah dan lokasi, mengkaji gejala disparitas pendidikan dalam kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu tingkat SMA/MA di Kabupaten Sumenep. Variabel independen adalah akreditasi, status sekolah, jenis sekolah, status mutu dan lokasi sekolah. Variabel dependen adalah jumlah pendaftar. Jumlah sampel 102 sekolah. Analisis data menggunakan analisis regresi variabel dummy dan uji beda kruskall-wallis. Hasil analisis regresi dummy didapatkan, yang berpengaruh terhadap jumlah pendaftar adalah status sekolah dan akreditasi. Jumlah pendaftar sekolah dengan status negeri 91,1% lebih banyak dari pada sekolah dengan status swasta. Jumlah pendaftar Sekolah dengan akreditasi A 161% kali lebih banyak dibandingkan sekolah yang belum terakreditasi. Sekolah dengan akreditasi B lebih diminati 86,2% kali dibandingkan sekolah yang tidak terakreditasi. Hasil dari uji kruskall-wallis setidaknya terdapat 2 sekolah yang mempunyai rata-rata jumlah pendaftar yang berbeda. Urutan rata-rata jumlah pendaftar mulai tertinggi adalah sekolah negeri akreditasi A, negeri akreditasi B, swasta akreditasi A, swasta akreditasi B, swasta akreditasi C dan swasta tidak terakreditasi. Dari hasil diskripsi disimpulkan terdapat gejala disparitas kesempatan dalam memperoleh pendidikan yang bermutu dan terdapat disparitas memperoleh kesempatan pendidikan yang tidak sama diantara berbagai tempat kota, pinggiran dan pesisir.
PENGEMBANGAN LEMBAR CATATAN KELUARGA (LCK) UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN IPA SMP/MTs BERBASIS KULTUR MASYARAKAT PESISIR Habibi Habibi; Anik Anekawati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2013): Mei 2013
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v3i1.104

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Lembar Catatan Keluarga (LCK) yang dapat mendukung pembelajaran IPA SMP berbasis kultur masyarakt pesisir, menganalisis penyesuaikan perangkat pembelajaran IPA SMP berdasarkan hasil penerapan LCK dan respon siswa terhadap perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R and D) dimana model pengembangan yang digunakan adalah Borg and Gall Model. LCK yang dikembangkan bersifat sederhana, estetis dan dapat menyerap informasi mengenai kehidupan siswa terutama yang berkaitan dengan materi dalam perangkat pembelajaran yang akan diberikan. Berdasarkan hasil informasi yang diperoleh melalui LCK dilakukan penyesuaian pada silabus, RPP, buku ajar dan LKS yang akan digunakan dalam pembelajaran. Respon siswa terhadap perangkat pembelajaran yang telah mengalami penyesuaian dengan kultur pesisir sangat baik (89,95 %), melebihi respon siswa pada kelas yang tidak menggunakan perangkat pembelajaran berbasis kultur masyarakat pesisir (12,96 %).
PENGEMBANGAN KOMIK BERBASIS SCIENCE EDUTAINMENT TERHADAP SIKAP LITERASI PESERTA DIDIK Pradana Meisandy; Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.109

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan komik berbasis Science Edutainment dan untuk mengetahui efektivitas implementasi komik berbasis Science Edutainment terhadap sikap literasi sains peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (Reseaerch and Development) dengan model 4 D. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs Asy-Syafi’iyyah Jatibarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan komik meliputi 4 tahap pengembangan yaitu; 1) tahap pendefinisian, 2) tahap perancangan, 3) tahap pengembangan, 4) tahap penyebarluasan meliputi uji skala kecil kepada 7 peserta didik dan uji skala besar kepada 32 peserta didik kelas VII MTs Asy-Syafi’iyyah Jatibarang. Hasil uji skala kecil memperoleh rata-rata skor 33,71, dan uji skala besar memperoleh rata-rata skor 33,6, Sehingga menunjukkan bahwa komik berbasis Science Edutainment sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil N-Gain Score pada bidang minat sains sebesar 0,52 yang termasuk kriteria sedang. Hasil N-Gain Score pada bidang menilai pendekatan ilmiah sebesar 0,51 yang termasuk kriteria sedang. Hasil N-Gain Score pada bidang kesadaran lingkungan sebesar 0,59 yang termasuk kriteria sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan media komik berbasis Science Edutainment yang dilakukan sudah cukup efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik pada aspek sikap.
HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR KRITIS DAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RWRS Bea Hana Siswati; Slamet Hariyadi; Aloysius Duran Corebima
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.110

Abstract

Pembelajaran daring bukan suatu alasan untuk para pendidik tidak menggunakan suatu model pembelajaran. Model pembelajaran diterapkan dengan tujuan untuk melatih kemampuan berpikir salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Keterampilan abad 21 perlu dibelajarkan kepada peserta didik termasuk juga kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian korelasional yang melibatkan 64 mahasiswa semester 2. Data penelitian diambil menggunakan instrumen rubrik keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Data yang didapatkan dianalisis dengan bantuan software aplikasi SPSS 23. Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan positif antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,001. Besar sumbangan relative keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar sebesar 21,5%. Besar sumbangan efektif keterampilan berpikir kritis 3,5% dan sumbangan efektif keterampilan metakognitif 18% terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Adanya hubungan yang signifikan ini maka disarankan untuk para pendidik khususnya dosen mempertimbangan model RWRS agar diterapkan di pembelajaran agar mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterampilan metakognitif dan hasil belajar mahasiswa.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONTEKSTUAL DI MANGGARAI UNTUK BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMIC COVID-19 Ricardus Jundu; Fransiskus Nendi; Valeria Suryani Kurnila; Hildegardis Mulu; Gabariela Purnama Ningsi; Ferdinandus Ardian Ali
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran IPA SMP berbasis pendekatan kontekstual sesuai latar belakang siswa di kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Tahapan yang akan dilakukan yaitu tahap analisis yang dilakukan meliputi: analisis pengetahuan atau kompetensi sasaran, karakteristik sasaran, dan peralatan yang menunjang penggunaan media; tahap perancangan yang dilakukan meliputi: pemindahan informasi dari fase analisis ke dalam bentuk dokumen yang menjadi tujuan dibuatnya video pembelajaran; tahap pengembangan yang dilakukan meliputi: kegiatan produksi atau mengembangkan video pembelajaran, inti dari kegiatan ini adalah pengambilan gambar berupa perekaman gambar dengan menggunakan kamera, dimana pengembangan video dilakukan menggunakan beberapa aplikasi yaitu videoscribe, photoshop, dan editor video; tahap implementasi yang dilakukan meliputi video pembelajaran diterapkan pada siswa kelas VII SMP; dan tahap evaluasi meliputi kegiatan: penilaian media berdasarkan evaluasi formatif. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu dihasilkannya video pembelajaran IPA SMP kelas VII berbasis pendekatan kontekstual Manggarai yang bisa digunakan guru dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa di Manggarai memahami konsep materi berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 92,5% dan ahli media sebesar 96% serta hasil uji coba pada kelompok kecil yaitu kelayakan isi sebesar 93,33%, penyajian sebesar 93,89%, dan bahasa sebesar 94,28%. Dengan demikian, video pembelajaran ini bisa digunakan siswa untuk membantu proses belajarnya dari rumah sehingga dengan mudah memahami konsep IPA dasar.
KEMAMPUAN ARGUMENTASI IPA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) Nurhasana Siregar; Rini Anggreini Pakpahan
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran ADI terhadap kemampuan argumentasi IPA siswa. Metode penelitian yang digunakan quasi experiment, dan sampel penelitian ialah siswa kelas VIII yang terdiri dari 27 siswa diperlakukan pembelajaran ADI dikategorikan kelas eksperimen sedangkan 30 siswa yang diperlakukan pembelajaran konvensional dikategorikan kelas kontrol. Tes esai argumentasi gelombang digunakan sebagai instrumen pengumpulan data kemampuan argumentasi IPA siswa yang diberikan pada pretest dan posttest kepada kelas eksperimen dan kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu analisis statistik inferensial dengan memakai uji t. Diperoleh hasil nilai Sig.(2-tailed) < (0,000<0,05) dan nilai thitung diperoleh 3,965, nilai ttabel =1,673. Oleh karena itu jika dikaitkan pada kriteria analisis hipotesis, maka thitung > ttabel (3,965> 1,673) sehingga cukup bukti untuk menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Ini artinya bahwa Argument Driven Inquiry (ADI) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan argumentasi IPA Siswa SMP. Hasil Level argumentasi mengalami peningkatan pada kelas eksperimen mencapai level 4, sedangkan kelas kontrol dominan level 1 dan 2 yang berada pada diatas 25%. Pembelajaran ADI dengan penguatan praktikum dapat memberi pengaruh terhadap kemampuan keterampilan praktikum siswa dalam hal investigasi. Dalam pengambilan data tidak bisa dilakukan satu kali melainkan minimal lima kali pengambilan data.
KORELASI GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN IPA SMP Nia Sari; Septi Budi Sartika
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i1.114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendekripsikan gaya belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo, 2) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo, dan 3) mendeskripsikan hubungan gaya belajar dengan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPA di SMP Muhammadiyah 4 Porong. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif jenis korelasi, dengan teknik analisis statistic inferensial dengan uji regresi product moment. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo memiliki gaya belajar visual 13,79%, auditorial 37,93%, kinestetik 41,38, dan audio-kinestetik 6,89%, 2) hasil belajar kognitif siswa meliputi 65,52% dengan predikat tinggi dan 34,48% dengan predikat sangat tinggi sehingga dapat dikatakan 100% tuntas, 3) hasil perhitungan statistika, diperoleh perhitungan korelasi pada taraf signifikansi 5% (0,048) maka pada taraf signifikansi 5% hipotesis nol ditolak, sedangkan hipotesis alternatif diterima, dengan demikian dapat disimpulkam terdapat korelasi yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPA di SMP Muhammadiyah 4 Porong, dan pada angka indeks terhadap interpretasi 0,021-0,40 adalah antara variabel X dan variabel Y terdapat tingkat korelasi rendah. Hal ini bisa dikatakan juga bahwa gaya belajar bukan satu-satunya faktor yang memperngaruhi hasil belajar kognitif siswa. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap faktor-faktor lainnya yang turut berperan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, misalnya motivasi belajar, gaya mengajar guru, dan sebagainya.
PENGEMBANGAN LKS IPA SMP KELAS VII BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES IPA SISWA Rohmatus Syafi'ah; Alik Mustafidal Laili
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.115

Abstract

Pemerintah saat ini menetapkan suatu kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 sebagai hasil dari perkembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dari segi penilaian dan pendekatan yang digunakan terdapat perbedaan, yaitu penilaian pada kurikulum 2013 adalah penilaian autentik dan pendekatan saintifik atau pendekatan berbasis proses keilmuan. Pendekatan saintifik sangat cocok sekali dengan karakteristik pembelajaran IPA. Siswa diarahkan untuk membandingkan hasil prediksi siswa dengan teori melalui kegiatan eksperimen dengan menggunakan metode ilmiah dalam belajar IPA sesuai dengan maksud diterapkannya pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan tentunya jika didukung dengan sumber belajar yang dapat menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih terarah yaitu LKS. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKS IPA SMP Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Melatihkan Keterampilan Proses Siswa yang disusun berdasarkan model pengembangan4-D. Proses pengembangan LKS meliputi empat tahapan yaitu: Define ,Design, Develop, and Disseminate. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah LKS berbasis Pendekatan Saintifik yang telah dikembnagkan mampu melatihkan keterampilan proses IPA siswa. Hal ini didukung dari hasil penelitian yaitu rata-rata persentase dari kelima aspek keterampilan proses sains tersebut, berada dalam kategori baik dan sangat baik dengan perolehan persentase total antara 72% sampai 96%.
ANALISIS KETERAMPILAN MENYUSUN RPP MAHASISWA CALON GURU IPA MENGGUNAKAN ACTIVE LEARNING Lina Arifah Fitriyah; Nur Hayati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.117

Abstract

Suatu pembelajaran perlu dirancang atau direncanakan agar proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan memperoleh hasil baik sesuai keinginan. Merencanaan pembelajaran adalah membuat perkiraan tentang kegiatan ketika akan melaksanakan pembelajaran. Mahasiswa sebagai calon guru dibelajarkan menggunakan active learning untuk menentukan tujuan, materi, metode/model, media dan sumber pembelajaran, serta menetapkan alokasi waktu dan menyusun kegiatan pembelajaran sesuai kurikulum IPA di SMP/MTs. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dengan memonitor kemajuan belajar mahasiswa dalam menyusun RPP tersebut melalui asesmen RPP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre experimental desain. Data dikumpulkan menggunakan teknik penugasan yaitu pembuatan RPP yang mengacu pada standar proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dapat dikatakan baik dengan data skor rata-rata keterampilan mahasiswa menyusun RPP adalah 80,80 (baik) dan hasil uji t dengan nilai signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000.
PENGARUH PENGGUNAAN DIAGRAM ROUNDHOUSE TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNISI SISWA wakhidatul hardiyanti; Yunin Hidayati; Wiwin Puspita Hadi; Irsad Rosidi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi diagram roundhouse terhadap keterampilan metakognisi siswa. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII di SMPN 1 Pungging Mojokerto tahun ajaran 2019/2020 dan sampel penelitian pada kelas VII-H. Instrumen pengambilan data menggunakan tes MSI (metacognitive skills inventory) sebanyak 10 soal essay untuk mengetahui keterampilan metakognisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest MSI sebesar 70.0 dengan kategori tinggi. Pengujian hipotesis menggunakan uji t berpasangan. Hasil uji hipotesis menunjukkan thitung sebesar 18.595 dan ttabel sebesar 2.04523 maka thitung ttabel (18.595 2.04523). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi diagram roundhouse berpengaruh terhadap keterampilan metakognisi siswa.

Page 8 of 18 | Total Record : 180