cover
Contact Name
Noh Ibrahim Boiliu
Contact Email
nohibrahim.boiliu@uki.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
regulafidei@uki.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Kristen, FKIP, Universitas Kristen Indonesia., Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 25028030     EISSN : 26209926     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah di bidang Pendidikan Agama Kristen dan yang terkait dengan studi keagamaan Kristen.
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
Pola Pendidikan Agama Kristen yang Humanis dalam Pembentukan Perilaku Anak Usia 6-12 Tahun Melalui Persekutuan Doa Efata Jemaat GMIT Betlehem Oesapa Barat, Kota Kupang Selan, Yeson A.; Natonis, Harun Y.; Tari, Ezra
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v8i2.178

Abstract

Persekutuan Doa Efata Jemaat GMIT Oesapa Barat Kota Kupang memiliki permasalahan yang dihadapi yakni: pertama, belum adanya Pendidikan Agama Kristen Yang Humanis. Kedua, pembentukan perilaku anak dalam ibadah.  Kondisi perilaku anak-anak di kalangan persekutuan doa tidak tertib dalam ibadah Persekutuan doa. Kondisi seperti ini mendatangkan sorotan dari oknum-oknum tertentu menyangkut perilaku anak-anak dalam persekutuan doa tersebut. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Penting untuk diingat bahwa setiap anak adalah individu yang unik, dan pendekatan pendidikan agama Kristen yang humanis harus memerhatikan kebutuhan, minat, dan perkembangan anak secara holistik. Pengurus membuat grup WhatsApp agar pengajar membagikan video-video yang berkaitan dengan Pendidikan Humanis lewat grup tersebut. Pengajar mengarahkan anak-anak dengan lemah lembut, bukan dengan kekerasan.
Prinsip Pemilihan Teknologi Pembelajaran dalam Teori Belajar Kognitif Anak 8-12 Tahun dan Relevansinya bagi Pendidikan Agama Kristen Rombe, Eunice Yatundu; Dillak, Irwanto; Noti, Yetri Anisa; Rantung, Dyoys Anneke
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v8i2.197

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip pemilihan teknologi pembelajaran bagi anak 8-12 tahun. Latar belakangnya yaitu pemahaman prinsip pemilihan teknologi pembelajaran yang masih sangat minim khususnya bagi pendidik yang baru mengajar atau pemula. Kurangnya pengalaman membuat mereka tidak kreatif dalam memberikan pengajaran, sehingga peserta didik kurang atau bahkan tidak memahami apa yang pendidik sampaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara literatur yaitu dengan menggali ide dan mengutip pendapat dari penulis buku-buku serta artikel yang juga dapat menjadi acuan literatur. Hasilnya adalah pemilihan teknologi pembelajaran yang tepat mampu mengoptimalkan perkembangan kognitif anak, khususnya anak usia 8-12 tahun. Kesimpulan, pendidik Pendidikan Agama Kristen harus memperhatikan prinsip pemilihan teknologi pembelajaran dan memahami teori belajar kognitif serta memahami bagaimana kognitif anak usia 8-12 tahun untuk mencapai tujuan pembelajaran dan menjadikan peserta didik sebagai pusat dari pembelajaran.
Pembelajaran Transformatif Pendidikan Agama Kristen di Era Teknologi Digital Darti, Darti; Rantung, Djoys Anneke; Naibaho, Lamhot; Boiliu, Noh Ibrahim
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v8i2.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sumbangsih pada dunia pendidikan khususnya Pendidikan Agama Kristen. Menghadapi era teknologi digital, guru Pendidikan Agama Kristen harus dapat melakukan transformasi dalam pembelajaran khususnya di sekolah. Upaya transformasi tersebut harus mampu memahami karakteristik generasi milenial dan generasi Z untuk menentukan strategi mengajar yang efektif. Melalui teori pembelajaran transformatif, guru Pendidikan Agama Kristen dapat mengadaptasi pemebelajaran transformatif bahwa dalam konteks Indonesia, transformasi pendidikan Kristen memiliki tujuan yaitu, mempromosikan ciri dari kewarganegaraan yang berilmu, serta menghayati identitas kebersamaan secara kolektif dalam satu kesatuan. Hal ini didasari karena pendidikan Kristen berasal dari, oleh dan untuk warga gereja dan pada saat yang sama merupakan warga negara, yang bersifat publik. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode literatur yaitu dengan menggali ide dan mengutip pendapat dari penulis buku serta artikel yang dapat menjadi acuan tulisan ini. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa tujuan utama PAK adalah membawa peserta didik untuk mengenal lebih dekat kepada kasih Allah dalam Kristus.
Makna “Perempuan Sebagai Penolong” dalam Kehidupan Wanita Karir Kristen di Era Teknologi Digital Aritonang, Delinda Elizabeth; Rombe, Eunice Yatundu; Laondang, Jilian Kristina; Rantung, Dyoys Anneke; Naibaho, Lamhot
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v8i2.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa wanita karier Kristen merupakan fenomena yang banyak terjadi di era teknologi digital. Perempuan sudah banyak yang memiliki kesempatan dan peluang besar menjadi seorang pekerja keras yang sukses dan bahkan menjadi pemimpin di suatu lembaga atau pemerintahan. Namun, dalam implementasinya perempuan yang sudah bekerja memiliki pemikiran yang menggeser makna perempuan sebagai penolong dalam kehidupan mereka. Konsep wanita karier Kristen diyakini sebagai salah satu hal yang tidak merepresentasikan makna perempuan sebagai penolong. Metode kualitatif deskriptif dilakukan untuk mengumpulkan data, menganalisis, dan mengevaluasi melalui pemikiran kritis dari buku, artikel jurnal dan Alkitab yang berkaitan dengan pembahasan. Metode ini membagi penelitian ini menjadi tiga poin penting. Pertama, makna perempuan sebagai penolong. Kedua, wanita karier Kristen di era teknologi digital. Ketiga, pemaknaan perempuan sebagai penolong yang diimplementasikan kepada wanita karier Kristen. Hasil dari penelitian ini adalah nilai penghormatan kepada wanita karier kristen untuk tetap mengimplementasikan makna perempuan sebagai penolong. Kesimpulannya adalah untuk menyampaikan pesan makna perempuan sebagai penolong menarik wanita karier Kristen untuk setia dan taat terhadap tanggung jawab dalam pekerjaannya
Manajemen Pendidikan Agama Kristen dalam Konflik di Gereja dan Keluarga Tjandraputra, Edwin Nugraha; Rantung, Dyoys Anneke; Naibaho, Lamhot; Boiliu, Noh Ibrahim
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v8i2.196

Abstract

Manusia hidup tidak terlepas dari keberadaan orang lain, karena manusia akan terus berusaha untuk selalu menjalin interaksi dengan orang lain, baik itu berbicara, bertukar gagasan maupun berbagi pengalaman. Dalam interaksi manusia ini tidak jarang terjadinya konflik. Konflik ini bahkan bisa terjadi di dalam gereja dan juga dalam kehidupan keluarga. Konflik yang terjadi di dalam gereja dapat disebabkan oleh ketidakpuasan anggota jemaat (Internal) maupun disebabkan oleh orang lain (eksternal). Faktor internal misalkan manajemen/admistrasi gereja yang tidak jelas, laporan keuangan yang tidak transparan, program kerja dan kebijakan lainnya yang dianggap hanya menguntungkan individu atau kelompok tertentu. Faktor eksternal misalnya: masyarakat sekitar yang tidak setuju berdirinya gereja juga politik. Konflik yang terjadi di tengah gereja akan berdampak pada peribadahan yang tidak kondusif, anggota jemaat yang saling membenci, sampai akhirnya pelayanan di gereja tidak terlaksana dengan baik. Sedangkan konflik yang terjadi dalam keluarga misalnya konflik antara anak dan orang tua, konflik antara suami dan istri. Manajemen Pendidikan Agama Kristen memiliki peran untuk menghindari dan    menyelesaikan konflik yang terjadi dalam kehidupan gereja dan juga keluarga Kristen.
Kecerdasan Emosional Menurut Matius 5:1-48 dan Implikasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Untuk Remaja di Era Digital Sri Rizki Marpaung
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46307/rfidei.v8i2.174

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi secara efektif dan membangun hubungan sosial dengan orang lain sangat minim. Hal ini merupakan esensi dari kecerdasan emosional. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kecerdasan emosional menurut Matius 5. Bagian ini diimplikasinya ke dalam Pendidikan Agama Kristen di era digital, karena kecerdasaan emosional merupakan salah satu esensi dari ajaran Tuhan Yesus dalam Matius 5 dan bagian ini masih jarang yang membahasnya secara khusus. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mengunakan eksegese yaitu dengan menafsirkan ajaran Tuhan Yesus dalam Matius 5 secara khusus mengenai kecerdasan emosional dalam Matius 5. Hasilnya adalah kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang untuk mengelola emosinya, sehingga ini merupakan dasar untuk berelasi dengan orang lain. Hal ini harus berakar pada Allah itu sendiri, yaitu melalui perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Maka, Pendidikan Agama Kristen berfungsi sebagai strategi mengajarkan kecerdasan emosional, bahkan menjadi wadah atau tempat untuk melatih dan membimbing peserta didik.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Sistem Penilaian Kinerja Guru yang Efektif Sagala, Kartika Putri; Messakh, Jefrit Johanis; Harefa, Kasieli
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.210

Abstract

Guru menjadi variabel penting dalam pendidikan. Kompetensi guru dalam mendidik, membina dan mengajar menjadi faktor penting yang harus diketahui. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pemantauan kinerja guru. Kinerja guru sering dihadapkan pada berbagai tantangan. Penilaian yang tidak akurat dan tidak efektif dapat mengakibatkan kurangnya motivasi bagi guru, serta kurangnya pengakuan terhadap prestasi yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas pendidikan melalui sistem penilaian kinerja guru yang efektif dalam lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan mengimplementasikan sistem penilaian kinerja guru yang holistik dan adil, sekolah dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan guru-guru, memfasilitasi pelatihan dan pengembangan yang sesuai, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja guru.
Pengaruh Materi Keluarga Terhadap Pemaknaan Keluarga Kristen Pada Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri di Jakarta Barat Setiawati, Devi Wahyu
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i2.199

Abstract

Materi Keluarga merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran siswa selama jenjang Sekolah Dasar. Akan tetapi dalam realitasnya, buku pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Penerbit Kemendikbud pada jenjang Sekolah Dasar Negeri belum cukup banyak menyinggung mengenai keluarga. Pemaknaan dalam pembelajaran memberi pengertian bahwa siswa mampu untuk memahami, menghayati, memaknai dan juga mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari kedalam dunia sosial mereka. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh materi keluarga terhadap pemaknaan keluarga Kristen pada siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik penelitian yaitu Cluster Sampling serta cara pengumpukan data dengan skala penelitian yakni skala Guttman. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji t sebesar 0.214 dan uji f sebesar 1.578 yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara materi keluarga terhadap pemaknaan keluarga Kristen pada siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri di Jakarta Barat.
Penerapan Kurikulum Learner Centered Design Untuk Meningkatkan Partisipasi Remaja Usia 15-17 Tahun dalam Pelayanan Koinonia Tobing, Sarah Gracia; Messakh, Jefrit Johanis; Toulasik, Ferderika
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.188

Abstract

Kurikulum merupakan alat yang didalamnya terdapat seperangkat pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pendidikan di suatu lembaga pendidikan sehingga kurikulum sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan demi ketercapaian suatu tujuan. Pendidikan tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi, juga dapat dilakukan di gereja. Namun, permasalahan yang sering muncul adalah terdapat gereja belum memiliki kurikulum dalam melaksanakan Pendidikan Agama Kristen dan kesulitan dalam menerapkan kurikulum yang dirancang sehingga aktivitas pembelajaran di gereja tidak berjalan dengan teratur untuk mencapai suatu tujuan.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kurikulum Learner Centered Design dapat meningkatkan partisipasi remaja dalam pelayanan koinonia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah dengan menggunakan desain kurikulum Learner Centered Design dapat meningkatkan partisipasi remaja usia 15-17 dalam pelayanan koinonia.
Transformasi Spiritual melalui Pendidikan Agama Kristen untuk Orang Dewasa Mendrofa, Yuliani
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i2.249

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi spiritual yang dialami oleh orang dewasa melalui pendidikan Agama Kristen. Banyak orang dewasa mengalami krisis iman dan pencarian makna hidup yang dapat mempengaruhi kedalaman spiritual mereka. Tantangan kehidupan modern seperti tekanan pekerjaan, masalah keluarga, dan kebutuhan akan pemenuhan material sering kali menyebabkan kelelahan emosional dan spiritual. Selain itu, ada juga masalah keterlibatan religius yang menurun, di mana orang dewasa merasa sulit untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan gereja dan komunitas keagamaan. Oleh karena itu, penting untuk membentuk spiritualitas individu dewasa pada aspek kehidupan yang mendorong kepada pertumbuhan religius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang transformasi spiritual melalui pendidikan agama Kristen untuk orang dewasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen memberikan dampak signifikan dalam memperdalam pemahaman spiritual, meningkatkan keterlibatan religius, dan memperkuat komitmen iman. Transformasi spiritual ini tercermin dalam perubahan perilaku, peningkatan kualitas hubungan sosial, dan pengembangan sikap positif terhadap tantangan hidup.

Page 11 of 17 | Total Record : 163