cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR NEGERI 74 REJANG LEBONG Putri, Agustina Haryani; Wardhana, Dian Eka Chandra; Supadi, Supadi
Jurnal Korpus Vol 5 No 1: April 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.13105

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk campur kode, jenis campur kode, dan faktor penyebab terjadinya campur kode dalam kegiatan pembelajaran di kelas rendah Sekolah Dasar Negeri 74 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah bahasa guru saat interaksi dengan peserta didik dalam pembelajaran di kelas satu, dua, dan tiga Sekolah Dasar Negeri 74 Rejang Lebong. Data dalam penelitian ini berupa ujaran guru saat interaksi dengan peserta didik yang mengandung campur kode dalam pembelajaran di kelas satu, dua, dan tiga di Sekolah Dasar Negeri 74 Rejang Lebong. Langkah pengumpulan data dalam penelitian ini dengan perekaman dan pewawancaraan. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini (1) pentranskripsian data, (2) pengidentifikasian data, (3) pengklasifikasian data, (4) penginterpretasian data, (5) penyimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk campur kode kata meliputi bentuk kata verba, nomina, adjektiva, adverbia, pronomina, konjungsi, interogativa, demonstrativa, numeralia. Sementara itu, bentuk frasa verba, nomina, pronomina, adverbia, numeralia, interogativa, dan demonstrativa. Jenis-jenis campur kode dalam pembelajaran kelas rendah meliputi jenis campur kode ke dalam, dan campur kode ke luar, serta campur kode campuran. Peristiwa campur kode ke luar bersumber dari bahasa Indonesia yang disisipkan bahasa Inggris. Campur kode ke dalam bersumber dari bahasa daerah dan campur kode campuran bersumber dari bahasa daerah dan bahasa Inggris. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi faktor fungsi dan tujuan, mitra bicara, pembicara dan pribadi pembicara.
ANALISIS STRUKTUR TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMPN 7 KOTA BENGKULU Sandiya Desti Ayunisyah; Muhammad Arifin; Didi Yulistio
Jurnal Korpus Vol 4, No 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i1.8346

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan struktur teks prosedur yang berupa judul, tujuan, alat/bahan, dan tahapan yang ditulis siswa kelas VII C SMPN 7 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah membaca, mengelompokkan, menabulasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui sebagian besar judul teks prosedur yang ditulis berupa cara melakukan atau menggunakan sesuatu dan judul yang ditulis sesuai syarat judul yang baik. Seluruh tujuan teks prosedur ditulis berupa paragraf pengantar yang menyatakan tujuan penulisan dan menggunakan pilihan kata yang menarik. Sebagian besar bahan/alat teks prosedur ditulis berupa daftar rincian. Bahan/alat sebagian ditulis dengan ukuran yang rinci dan akurat sebagian tidak, dan tidak ditulis dengan ukuran yang rinci dan akurat. Sebagian besar tahapan teks prosedur menggunakan bentuk penomoran pada setiap langkah dan terdapat penggunaan kata penghubung waktu, kata penghubung tujuan, kata penghubung urutan, kalimat perintah dan kalimat larangan.
KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN TEMA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 KOTA BENGKULU Yanti, Novia Fitri; Yulistio, Didi; Purwadi, Agus Joko
Jurnal Korpus Vol 4 No 3: DESEMBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i3.13519

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui kemampuan menulis puisi dengan tema pandemi Covid-19 pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Bengkulu yang berjumlah 340 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan simple sampling purposive yaitu sampel berdasarkan pertimbangan kriteria-kriteria tertentu dengan jumlah sampel yaitu 52 orang siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa tes menulis puisi yang dikerjakan siswa. Kemampuan menulis puisi dengan tema pandemi Covid-19  ini dinilai dari lima aspek, yaitu kesesuaian tema dan isi puisi, pilihan kata atau diksi, imajinasi, gaya bahasa dan rima/ritma. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik desktiftif dengan menghitung nilai rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis puisi dengan pandemi Covid-19 pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Bengkulu adalah 62,52 dengan kategori cukup. Rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dengan tema pandemi Covid-19 berdasarkan aspek kesesuaian tema dan isi puisi adalah 19,03 dengan kategori baik. Rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dengan tema pandemi Covid-19 berdasarkan aspek pilihan kata atau diksi adalah 12,63 dengan kategori cukup. Rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dengan tema pandemi Covid-19 berdasarkan aspek imaji adalah 13,19 dengan kategori baik. Rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dengan tema pandemi Covid-19 berdasarkan aspek gaya bahasa adalah 11,31dengan kategori cukup. Rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dengan tema pandemi Covid-19 berdasarkan aspek rima/ritma adalah 6,31 dengan kategori cukup. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikesimpulan bahwa kemampuan menulis puisim siswa termasuk pada kategori cukup dimana siswa masih mengalami kesulitan menulis puisi berdasarkan unsur-unsur pembangun puisi. Hal ini diharapkan perlu adanya peningkatan lagi supaya kedepannya keterampilan menulis puisi siswa dapat lebih maksimal karena hal tersebut menunjukkan bahwa siswa belum baik dalam menulis puisi berdarkan unsur-unsur pembangunnya.                                                                     Kata kunci: kemampuan menulis, puisi, pandemi Covid-19
MAKNA SIMBOLIK PROSESI BARONG LANDONG SUKU LEMBAK TANJUNG AGUNG KOTA BENGKULU Gilang Anggraini; Emi Agustina; Amrizal Amrizal
Jurnal Korpus Vol 4, No 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i1.9484

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosesi dan makna simbolik permainan rakyat Barong Landong suku Lembak Tanjung Agung kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif etnografi. Data pada penelitian ini berupa hasil dari pengamatan langsung pada lingkungan penelitian, dari hasil observasi dan wawancara. Sumber data dari penelitian ini adalah informan yang memiliki informasi mengenai permainan rakyat Barong Landong suku Lembak Tanjung Agung kota Bengkulu. Lokasi penelitian dilakukan di Tanjung Agung kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan mentranskip, mengidentifikasi, mengklasifikasikan dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pada prosesi permainan Barong Landong diturunkan yang terdapat makna teks dan konteks di dalamnya. Prosesi penurunan Barong Landong yaitu, nyabo, mendoa, dan menari. Nyabo yaitu pembersihan yang ditandai dengan adanya alat pembersih, seperti lap, air, daun cakraw, daun sedingin, dan jeruk nipis. Nyabo mempunyai makna sebelum melakukan sesuatu harus bersih terutama sesuatu yang bersifat sakral. Mendoa atau sedekah yaitu selamatan karena memperoleh hasil panen serta mendoa turunnya Barong Landong, yang ditandai dengan adanya pemimpin. mendoa berarti mensyukuri, menerima dengan hati yang bersih dan terbuka. Gerak tari, terdapat 9 gerak yaitu gerak sembah, gerak mengayunkan tangan, gerak maju mundur, gerak samping sambil melenggang, gerak berhadapan, gerak memutar, dan gerak serong, gerak mundur, dan gerak sembah membuka jalan. Gerak yang terdapat pada tari Barong Landong adalah gerak kreasi, tidak semua geraknya mempunyai makna. Prosesi Barong Landong memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Lembak Tanjung Agung kota Bengkulu karena telah mendapatkan hasil panen padi dari Allah SWT.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR PEMBANGUN CERITA FANTASI SISWA KELAS VII SMPN 6 KOTA BENGKULU Riska Handayani; Gumono Gumono; Muhammad Arifin
Jurnal Korpus Vol 4, No 2: AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i2.8386

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan mengidentifikasi unsur pembangun cerita fantasi siswa kelas VII SMPN 6 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 6 Kota Bengkulu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 6 Kota Bengkulu. Sampel penelitian berjumlah 47 orang siswa dari jumlah populasi. Teknik sampling yang diterapkan adalah purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis data menggunakan persentase dalam mengidentifikasi unsur pembangun cerita fantasi. Hasil penelitian kemampuan mengidentifikasi unsur pembangun cerita fantasi siswa kelas VII SMPN 6 Kota Bengkulu dari keseluruhan aspek memperoleh nilai rata-rata sebesar 67,89 termasuk dalam kategori cukup berada pada rentang nilai 56-69
ANALISIS STILISTIKA NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA DALAM MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Muhajirah, Nisrina; Chanafiah, Yayah; Agustina, Emi
Jurnal Korpus Vol 5 No 1: April 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.13104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara Tere Liye merekayasa atau memanfaatkan bahasa serta efek yang ditimbulkan oleh penggunaan bahasa tersebut dalam novel Tentang Kamu dan relevansi novel Tentang Kamu sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan stilistika. Penelitian ini menggunakan data dari novel Tentang Kamu karya Tere Liye dan materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah, Tere Liye merekayasa atau memanfaatkan bahasa dengan cara, yaitu: (1) menggunakan kata-kata yang mengandung ungkapan emotif meliputi ungkapan emosi cinta, kagum, bangga, bahagia, sedih, bingung, malu, terkejut, takut, cemas, kebencian dan marah (2) mengaburkan konsep kata melalui eufemisme (3) menggunakan majas sebagai cara pengungkap realitas secara tidak langsung yang meliputi majas simile, metafora, personifikasi, hiperbola dan litotes. Efek dari penggunaan bahasa Tere Liye dalam novel Tentang Kamu yakni pembaca dapat mengetahui makna dan pesan dari novel serta memberi ciri khas bahasa yang digunakan oleh Tere Liye. Novel Tentang Kamu karya Tere Liye dapat direlevansikan sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA pada kelas XI dan XII karena sesuai dengan syarat dan kriteria materi ajar yang baik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan bahasa Tere Liye dalam novel Tentang Kamu yakni menggunakan ungkapan emotif, memanfaatkan eufemisme dan menggunakan majas. Efek yang ditimbulkan oleh penggunaan bahasa Tere Liye membuat pembaca dapat memahami isi novel serta memberi ciri khas penggunaan bahasa yang digunakan oleh Tere Liye. Berdasarkan hasil analisis penggunaan bahasa Tere Liye dengan menggunakan pendekatan stilistika terhadap novel Tentang Kamu, maka hasil analisis tersebut dapat direlevansikan ke dalam materi ajar bahasa Indonesia di SMA khususnya di kelas XI dan kelas XII karena sesuai dengan syarat dan kriteria materi ajar yang baik.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 KOTA BENGKULU Dedi Arianto; Gumono Gumono; Suhartono Suhartono
Jurnal Korpus Vol 4, No 2: AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i2.8412

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa yang sedang melaksanakan pembelajaran menulis naskah drama di kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah  triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menulis naskah drama di kelas VIII dilaksanakan menggunakan pendekatan saintifik. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah dibuat oleh guru. Guru menjelaskan materi dan memberikan petunjuk mengerjakan tugas menulis naskah drama dengan metode ceramah, siswa mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas berupa naskah drama dan kemudian guru menilai naskah drama siswa berdasarkan kriteria penilaian yang terdapat di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
CAMPUR KODE BAHASA PENYIAR RADIO SETIAWANA 97,2FM KECAMATAN ARGAMAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA Wulandari, Siska; Wardhana, Dian Eka Chandra; Rahayu, Ngudining
Jurnal Korpus Vol 4 No 3: DESEMBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i3.12881

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dan mendeskripsikan faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode pada penyiar di radio Setiawana 97, 2FM Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data di dalam penelitian ini adalah teknik rekam dan teknik wawancara. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menganalisis data ada lima tahap yaitu pentranskripsikan data, penyeleksian data, pengklasifikasiandata, penafsiran dan penyimpulan data. Dalam penelitian ini ditemukan adanya bentuk campur kode yang berbentuk kata berupa kata nomina dasar, nomina turunan, verba dasar, verba turunan, ajektiva dasar, numeralia dasar, konjungsi, reduplikasi dan kategori fatis. campur kode yang berbentuk frasa berupa frasa nomina, verba, reduplikasi, ajektiva dan preposisi. Dan campur kode yang berbentuk klausa, serta faktor-faktor yang mempengaruhi  terjadinya campur kode pada bahasa yang digunakan oleh penyiar radio pada saat melakukan siaran. Hasil analisis data ditemukan bentuk campur kode yang berasal dari enam bahasa yaitu, BKL, BING, BJW, BPM, BAR, BGR. Bentuk campur kode berupa kata misalnya nak, lagunyo, siapo, request, urung, break, Bentuk campur kode berupa frasa misalnya jugo kksnyo, mintak lagunyo, idak ado,  dan bentuk campur kode berupa klausa misalnya request samo kawan kito, punyo mete tapi kalo misalnyo,  misalnyo idak ado mete ko. Faktor-faktor  yang menyebabkan terjadinya campur kode yakni (1) kebiasaan penutur, (2) pengaruh lingkungan tempat tinggal, (3) konteks situasi agar lebih santai dan akrab dengan pendengar, (4) menggunakan istilah yang lebih populer agar terlihat lebih keren, (5) untuk membangkitkan  rasa humor, dan (6) latar belakang suku / asal penutur. Kata kunci: campur kode, bahasa, penyiar, radio setiawana 97,2 FM
PENGENALAN CERITA RAKYAT ASAL-USUL EMPAT LAWANG DI SMK N 1 EMPAT LAWANG SEBAGAI PENANAMAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL Penty Rikeyana; Emi Agustina; Yayah Chanafiah
Jurnal Korpus Vol 4, No 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i1.12428

Abstract

ANALISIS RETORIKA KHOTBAH JUMAT DI MASJID NUR-ILAHI KELURAHAN GUNUNG ALAM KECAMATAN ARGA MAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA Anggraini, Fifi Alfionita; Rahayu, Ngudining; Djunaidi, Bambang
Jurnal Korpus Vol 4 No 3: DESEMBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i3.13101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik persuasi dan ciri penanda lingual dalam retorika khotbah Jumat di Masjid Nur-Ilahi Kelurahan Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini berasal dari tuturan khatib yang mengandung teknik persuasi dan ciri penanda lingual yang terdapat dalam teknik persuasi tersebut. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik rekaman. Teknik analisis data yang dilakukan adalah menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh bahwa pada bagian pendahuluan, isi, dan penutup khotbah ditemukan 5 teknik persuasi yaitu teknik persuasi secara langsung; teknik persuasi secara tidak langsung; teknik persuasi dengan menggunakan acuan/referensi; teknik persuasi dengan menggunakan analogi; dan teknik persuasi menggunakan harapan dan doa. Ciri penanda lingual dalam teknik persuasi tersebut adalah: (1) teknik persuasi secara langsung ditemukan enam variasi yang menjadi ciri penanda lingualnya yaitu menggunakan kata saya berpesan, marilah, kembali khatib mengingatkan, mari, kembali saya mengajak, dan selamatkan diri kita demi Allah selamatkan diri kita lari dari fitnah; (2) teknik persuasi secara tidak langsung ditemukan ciri penanda lingualnya yaitu maksud/ makna dari kutipan khatib (dilihat berdasarkan maksud yang disampaikan dalam tuturan khatib); (3) teknik persuasi dengan menggunakan acuan/referensi ditemukan ciri penanda lingualnya yaitu sebagaimana dalam Al-Quran, cerita hadits Nabi Muhammad, Allah berfirman, menurut Abdullah bin Mubarok (ulama), Nabi Muhammad bersabda, Abu Dzar berkata, Rasulullah bersabda, kata para ulama, dialog Nabi dengan para sahabat, dan dijelaskan dalam hadits; (4) teknik persuasi dengan menggunakan analogi ditemukan ciri penanda lingualnya yaitu analogi balans atau neraca yang dianalogikakan dengan amal perbuatan manusia; (5) teknik persuasi menggunakan harapan dan doa ditemukan ciri penanda lingualnya yaitu mudah-mudahan dan semoga.