cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 6 (2022): Desember" : 68 Documents clear
SOSIALISASI BLENDED LEARNING UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DALAM MASA PANDEMI DI SMPN 3 SADANIANG KALBAR Kristina Kristina; Ricky Imanuel Ndaumanu; Daniel Nugraha; Dewi Santika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11232

Abstract

Abstrak: Kegiatan sosialisasi blended learning untuk mendukung pembelajaran dalam masa pandemi di SMPN 3 Sadaniang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 11 April 2022. Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan materi tentang blended learning kepada para peseta. Pandemi virus corona telah berlangsung selama lebih dari 2 tahun dan memaksa dunia pendidian harus beradaptasi dan berinovasi dalam suatu metode pembelajaran sehingga pendidikan dapat mencapai tujuan pembelajaran sekolah tersebut. Tujuan dunia pendidikan adalah mencerdaskan manusia dari masa ke masa sehinga dapat bertahan dan terus berkembang sepanjang masa. Salah satu hasil adaptasi dunia pendidikan dalam masa pandemi adalah blended learning. Model pembelajaran yang mengkombinasikan strategi penyampaian pembelajaran yang menggunakan kegiatan tatap muka dengan membelajaran berbasis komputer (online). Dari pelatihan yan sudah dilaksanakan, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan mengenai blened learning dilihat dari pretest sebesar 51% dan posttest sebesar 73%.Abstract: Blended learning socialization activities to support learning during a pandemic at Sadaniang Middle School 3 were completed on April 11 2022. In this activity, the team delivered material on blended learning to the participants. The corona virus pandemic has been going on for more than 2 years and has forced the world of education to adapt and innovate in a learning method so that education can achieve the school's learning objectives. The aim of the world of education is to educate people from time to time so that they can survive and continue to develop over time. One of the results of the adaptation of the world of education during the pandemic is blended learning. A learning model that combines learning delivery strategies that use face-to-face activities with computer-based (online) learning. From the training that has been carried out, participants get an increase in knowledge about blended learning seen from the pretest by 51% and the posttest by 73%.
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT SEBAGAI IMUNOSTIMULAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ulya Safrina; Harpolia Cartika; Yayan Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10892

Abstract

Abstrak: Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) merupakan penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pengembangan vaksin dan peningkatan sistem imun tubuh saat ini menjadi fokus utama dalam mengatasi COVID-19. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun tubuh adalah dengan mengkonsumsi zat atau substansi yang bersifat imunomodulator. Imunomodulator dapat diperoleh dari tanaman obat tradisional, seperti Jahe (Zingiber officinale), dan Kencur (Kaemferia galanga L.) yang aman untuk diminum. Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat perlu diterapkan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat agar terhindar dari penyakit COVID-19, yaitu dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk mengolah/memanfaatkan bahan alami yang dapat diperoleh di lingkungan sekitarnya dalam berbagai bentuk produk minuman dan disinfektan. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam metode ceramah dan diskusi secara virtual meeting menggunakan Zoom. Jumlah peserta kegiatan kader ibu PKK dan warga Kelurahan Cempaka Putih adalah sebanyak 20 orang. Peserta terbanyak berdasarkan usia adalah 35 – 44 tahun (40%) dan pekerjaan peserta adalah Ibu Rumah Tangga (90%). Terdapat peningkatan pengetahuan peserta yang pada awal sebelum kegiatan berada pada rentang rendah (51 poin) menjadi sangat baik (90,5 poin). Diharapkan untuk kegiatan selanjutnya dapat dilakukan edukasi pemanfaatan bahan alam khususnya untuk terapi alternatif pada penyakit hipertensi dan diabetes.Abstract: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a respiratory disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The development of vaccines and improving the body's immune system are currently the main focus in overcoming COVID-19. One way to increase the body's immune system is to consume substances or substances that are immunomodulators. Immunomodulators can be obtained from traditional medicinal plants, such as Ginger (Zingiber officinale) and Kencur (Kaemferia galanga L.), which are safe to drink. In addition, clean and healthy living behaviour needs to be implemented. This community service program aims to improve clean and healthy living behaviour in the community to avoid COVID-19 disease, namely by providing knowledge to the community to process/utilize natural materials that can be obtained in the surrounding environment in various forms of beverage products and disinfectants. Method implementation of activities is divided into three stages: planning, implementation, and evaluation. The activities are carried out in a lecture and discussion method in a virtual meeting using Zoom. The number of participants in the activities of PKK cadres and residents of Cempaka Putih Village is 20 people. Most of the participants by age were 35-44 years (40%), and the participants' occupations were housewives (90%). There was an increase in participants' knowledge which at the beginning before the activity was in the low range (51 points) to excellent (90.5 points). It is hoped that further activities can provide education on using natural materials, especially for alternative therapies for hypertension and diabetes.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SOAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN INSTRUMEN EVALUASI BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS Febblina Daryanes; Hesty Marwani Siregar; Fitri Aldresti; Darmawati Darmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11147

Abstract

Abstrak: Analisis situasi pada sekolah mitra yaitu SMAN 1 Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau menunjukkan para siswa masih berada pada kategori Lower Order Thinking Skills (LOTS). Masih banyak guru menggunakan instrumen evaluasi berupa soal yang hanya ada di buku paket dan tingkatan soal C1-C3. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun instrumen evaluasi berbasis HOTS. Mitra pada kegiatan pengabdian ini yaitu SMAN 1 Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, yang terdiri dari 34 orang guru. Kegiatan terdiri dari (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan; dan (3) Evaluasi. Untuk mengukur ketercapaian tujuan kegiatan yang dilakukan digunakan instrumen soal pretest dan posttest. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan nilai rerata pretest yang awalnya 40 meningkat menjadi 83. Seluruh peserta (100%) memperoleh peningkatan skor nilai pretest-posstest. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam menyusun soal berbasis HOTS.Abstract: Analysis of the situation at the partner school, SMAN 1 Tambang, Kampar Regency, Riau Province, showed that the students were still in the Lower Order Thinking Skills (LOTS) category. There are still many teachers who use evaluation instruments in the form of questions that only exist in textbooks and level questions C1-C3. This service activity aims to improve the knowledge and skills of teachers in preparing HOTS-based evaluation instruments. Partners in this service activity are SMAN 1 Tambang, Kampar Regency, Riau Province, which consists of 34 teachers. Activities consist of (1) Preparation; (2) Implementation; and (3) Evaluation. To measure the achievement of the objectives of the activities carried out, pretest and posttest questions were used. Based on the results obtained that there was an increase in the mean value of the pretest which was initially 40 increased to 83. All participants (100%) obtained an increase in the score of pretest-posttest scores. It can be concluded that training activities can improve the ability and skills of teachers in preparing HOTS-based questions.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KADER KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI GAMPING Yoni Astuti; Alfaina Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10658

Abstract

Abstrak: Generasi yang berkualitas bersumber pada ibu, melalui ASI. Menyusui memberikan nutrisi terbaik untuk pencegahan stunting kepada bayi. Ironisnya, tidak semua ibu memahami dengan baik, sehingga masih ada yang tidak menyusui secara eksklusif. Di Indonesia, hampir 90% memberikan ASI, namun 49,8% yang memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang stunting dan keuntungan menyusui dan diskusi permasalahan yang ada selama menyusui untuk kader dan anggota posyandu Tirtasari. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan diskusi suka duka menyusui dan interview terarah untuk menggali pengetahuan dan perilaku tentang stunting dan menyusui serta pemberian poster pencegahan stunting dan keuntungan menyusui dan praktek penggunaan alat timbang berat badan digital dan pengukur panjang bayi. Hasil menunjukkan rerata kapasitas pengetahuan tentang stunting 82,61%, namun yang melakukan dalam keseharian 30,43%. Kesimpulan pemberian poster ditempel di rumah diperlukan untuk membantu mengingatkan asi eksklusif. Program seperti ini diharapkan dapat dilakukan berkelanjutan untuk membantu mencegah stunting di Indonesia.Abstract: Qualified generation comes from the mother, through breast milk. Breastfeeding provides the best nutrition for stunting prevention to infants. Many mothers do not understand well, so many of those who do not exclusively breastfeed. In Indonesia 90% doing breast milk; 49.8% doing exclusive breastfeeding. These aims to provide knowledge about stunting and the benefits of breastfeeding and discussion of problems that exist during breastfeeding for cadres and members of the Posyandu Tirtasari. The methods were counseling and discussions on the benefit of breastfeeding, interviews to explore knowledge and behavior about stunting and breastfeeding, providing posters on stunting prevention, the benefits of breastfeeding, the practice of using digital weights and baby lengths. The results show the average knowledge capacity about stunting is 82.61%, but those doing in daily life are 30,43%. The conclusion is that giving posters pasted at home is needed to help remind exclusive breastfeeding. Hopefully these programs doing continuously to help prevent stunting in Indonesia.
LITERASI DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK MGMP BAHASA INGGRIS SMP Ilza Mayuni; Uwes Chairuman; Imas Wahyu Agustina; Tara Mustikaning Palupi; Kurniawan Aji Subianto; Alvin Harya Putra; Pieter Pieter
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11650

Abstract

Abstrak: Kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama, namun sebagian besar guru di Kabupaten Agam mengalami kendala dalam penguasaan digital ini. Program pendampingan menjadi salah satu upaya untuk memfasilitasi guru Bahasa Inggris SMP tersebut dengan kemampuan literasi digital melalui program Kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Universitas Negeri Jakarta. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian multiyear, program pendampingan ini dilaksanakan selama empat hari penuh secara tatap muka, pada 23 – 26 Juni 2022, dan melibatkan lima orang dosen dan tiga orang mahasiswa. Hasil angket dan refleksi akhir program menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuannya memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Pasca pendampingan, lokakarya berseri bertema Microlearning untuk pembelajaran digelar secara virtual setiap bulan dan melibatkan lebih banyak dosen. Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Kabupaten Agam, kegiatan ini dijadikan sebagai program unggulan untuk tiga tahun ke depan dan akan melibatkan semua guru pengampu Bahasa Inggris.Abstract: The ability to use technology is one of the important factors in learning English in the Kurikulum Merdeka in Junior High Schools, however, most teachers in Agam Regency experience problems mastering these digital skills. This mentoring program is one of the efforts to facilitate Junior High School English teachers with digital literacy skills as a Partnership program between the Agam Regency Government and the Jakarta State University. As a follow-up to the results of multi-year research in the previous year, this program was held face-to-face for four full days, 23 – 26 June 2022, involving five lecturers and three students. The questionnaire and the final reflection show that this activity is beneficial and in line with the needs of teachers in utilizing technology for learning. After the mentoring, this program continued with a series of workshops themed on Microlearning in English learning held virtually every month. Based on the evaluation results of Agam Regency, this activity is designated as a flagship program for the next three years and will involve all English teachers.
PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KERJA KONSTRUKSI UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN DAN KESIAPSIAGAAN TERHADAP BENCANA GEMPA Erik Wahyu Pradana; Senot Sangadji; Muhammad Yani Bhayusukma; Purwanto Purwanto; Setiono Setiono; Agus Parwito Rahmadi; Sholihin As'ad; Endang Rismunarsi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11075

Abstract

Abstrak: Sebagian besar tenaga kerja konstruksi di Indonesia hanya berbekal pada pengalaman dan proses belajar autodidak. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya partisipasi tukang bangunan dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Untuk itu, Grup Riset SMARTQuake, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempa. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 14 Juli 2022 bersama Dinas PUPR Kabupaten Pacitan. Sebanyak 39 peserta dari kalangan kontraktor, kepala tukang/mandor, tukang, dan pelayan tukang tercatat mengikuti kegiatan ini. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi peserta. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rerata post-test sebesar 33% dari nilai rerata pre-test.Abstract: The majority of Indonesian construction workers are merely equipped with experience and a self-taught learning process. The low engagement of construction workers in education and training to increase their competence exacerbates this issue. Therefore, SMARTQuake Research Group, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret (UNS) initiate community service activities through training, increasing the construction worker's competence to raise earthquake awareness and preparedness for earthquake disaster mitigation. This activity was carried out on 14th July 2022 in collaboration with Dinas PUPR of Pacitan Regency. Thirty-nine participants from the contractors, chief builders, builders, and builder's servants were registered to participate in this activity. The monitoring and evaluation results show that this training positively impacts the participant’s competence. It is evidenced by the increase in the post-test mean value by 33% from the pre-test mean value.
PENGEMBANGAN KAWASAN KONSERVASI TANAMAN OBAT BERBASIS BIODIVERSITAS UNGGULAN LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA Nina Mistriani; Phia Susanti Helyanan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11298

Abstract

Abstrak: Desa wisata Branjang memiliki berbagai macam potensi baik alam, budaya dan kuliner. Pengembangan wisata ini layak direkomedasikan sebagai daya tarik wisata unggulan di Jawa Tengah. Keanekaragaman hayati Desa Wisata Branjang dikembangkan melalui budidaya tanaman obat, dikelola oleh masyarakat lokal, khususnya tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai pengembangan kawasan konservasi tanaman obat yang dikemas melalui daya tarik wisata lokal sebagai potensi wisata edukasi. Misalnya konservasi tanaman obat sebagai pelestarian tanaman obat. pengolahan produk minuman sebagai branding café jamu, penyediaan barcode tanaman sebagai informasi jenis tanaman, manfaat tanaman, dll. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu identifikasi, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada kelompok sasaran masyarakat desa wisata Branjang yaitu pengelola, ibu PKK dan masyarakat setempat. Hasil dari pendampingan yaitu kegiatan program pendampingan tercapai sampai 95% berhasil diantaranya pemetaan potensi, wisata edukasi tanaman obat, produk olahan tanaman obat sebagai wirausaha masyarakat, paket wisata daya tarik. Sehingga program ini sebagai unggulan lokal daya tarik desa Branjang.Abstract: Branjang tourist village has a variety of potentials which is natural, cultural, and culinary. This tourism development is worth recommending as a leading tourist attraction in Central Java. The biodiversity of Branjang Tourism Village developed through the cultivation of medical plants managed by local communities, especially family medicinal plants (TOGA). This activity aims to achieve the development of medical plants conservation areas packaged through local tourist attractions as educational tourism potential. For example, the conservation of medicinal plants is the preservation of medicinal plants. The processing of beverage products as a branding of cafe jamu, supply of plant barcodes with the information of plant types, plant benefits, etc. The methods used in this service are identification, socialization, assistance, and training to the target groups of the Branjang tourism village community, namely managers, Ibu PKK, and local communities. The result of the mentoring is that the mentoring program activities reach up to 95% successful, including potential mapping, educational tours of medicinal plants, processed medicinal plant products as community entrepreneurs, and attractiveness tour packages. This program is a local flagship of the attraction of Branjang village.
PELATIHAN PENGOLAHAN BABY CRAB KRISPI DI PROVINSI BANTEN Mohammad Sayuti; Heny Budi Purnamasari; I Ketut Sumandiarsa; Yuliati H. Sipahutar; Simson Masengi; Niken Dharmayanti; Resmi Rumenta Siregar; Siti Zachro Nurbani; Randi Bokhi S. Salampessy; Asriani Asriani; Aef Permadi; Yudi Prasetyo Handoko; Achmad Poernomo; Rufnia Ayu Afifah; Aghitia Maulani; Nur Hidayah; Rahmat Yuliandri; Sri Siswahyuningsih; Anugerah Anugerah; M. Chotim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10938

Abstract

Abstrak: Desa Pagedangan Ilir merupakan desa yang mempunyai potensi yang sangat besar di bidang perikanan khususnya baby crab. Perlu pemanfaatan potensi baby crab di Desa Pagedangan Ilir dengan mengolahnya untuk meningkatkan nilai tambah baby crab. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Pagedangan Ilir dalam mengolah baby crab krispi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama yaitu pemberian materi yang dilakukan melalui ceramah dan diskusi secara tatap muka (luring) sedangkan tahap kedua yaitu kegiatan praktik pengolahan baby crab krispi yang dilakukan secara langsung. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 orang peserta dengan 3 (tiga) kelompok dan masing-masing kelompok terdapat 5 orang peserta, evaluasi dilakukan setelah semua kegiatan pelatihan selesai. Tahapan kegiatan ini meliputi koordinasi awal kegiatan, pembukaan, pemberian materi (teori), praktik pengolahan baby crab dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan masing-masing peserta mampu mengolah baby crab krispi, mampu membuat desain kemasan, mampu menghitung analisa usaha dan mampu membuat pemasaran produk secara digital. Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah baby crab krispi krispi.Abstract: Pagedangan Ilir Village is a village that has enormous potential in the field of fisheries, especially baby crab. It is necessary to utilize the potential of baby crab in Pagedangan Ilir Village by processing it to increase the added value of baby crab. The purpose of this service activity is to improve the skills of the people of Pagedangan Ilir Village in processing crispy baby crab. Service activities are carried out in two stages, the first stage is the provision of material through lectures and discussions face-to-face (offline) while the second stage is the practice of processing baby crab crispy which is carried out directly. This service activity was attended by 15 participants with 3 (three) groups and each group had 5 participants, the evaluation was carried out after all training activities were completed. The stages of this activity include initial coordination of activities, opening, providing material (theory), baby crab processing practices and evaluation. The results of the service showed that each participant was able to process crispy baby crab, able to make packaging designs, able to calculate business analysis and able to make product marketing digitally. Service activities can improve community skills in processing crispy baby crabs.
EDUKASI BUDIDAYA IKAN NILA HEMAT LISTRIK DAN RAMAH LINGKUNGAN DENGAN TEKNOLOGI JET AERASI Dewi Hikmah Marisda; Farhanah Wahyu; Ilham Hadianto Karamma; Ihzan Wahyudi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11193

Abstract

Abstrak: Permasalahan mitra adalah borosnya pemakaian listrik, mitra belum memperhatikan kandungan oksigen dalam budidaya, dan belum konsisten menggunakan pakan. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan cara mengedukasi mitra tentang budidaya ikan. Selain itu, mengikutsertakan mahasiswa dengan mengenalkan mahasiswa pada kegiatan di luar kampus. Metode yang digunakan adalah sosialisasi pemberian edukasi kepada mitra tentang teknologi jet aerasi, teknis pelaksanaan budidaya dan penyakit ikan yang bisa saja muncul pada saat budidaya. Mitra kegiatan ini adalah KUB Chanos Jaya yang berjumlah 10 orang. Namun, peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi berjumlah 21 orang yang terdiri dari anggota KUB Chanos Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar. Sebelum memberikan materi, tim dosen mengevaluasi pemahaman awal peserta dengan pertanyaan seputar budidaya. Di akhir kegiatan sosialisasi, tim PkM mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Berdasarkan jawaban peserta, hasil pre-test ada 45% peserta yang mengetahui budidaya, dan hasil post-test ada sekitar 80% peserta memahami proses budidaya setelah pemberian edukasi.Abstract: Partner problems are wasteful use of electricity, partners have not paid attention to the oxygen content in cultivation, and have not consistently used feed. The purpose of the activity is to educate partners about tilapia cultivation that is environmentally friendly and saves electricity by using jet aeration technology in tilapia cultivation. In addition, involving students by introducing students to off-campus activities. The method used is the dissemination of education to partners about jet aeration technology, technical implementation of aquaculture and fish diseases that may arise during cultivation. The partners of this activity are KUB Chanos Jaya, which consists of ten people. However, the participants who attended the socialization activity were 21 people consisting of members of KUB Chanos Jaya, community leaders, and the surrounding community. Before giving the material, the lecturer team evaluated the participants' initial understanding with questions about cultivation. At the end of the socialization activity, the PkM team evaluated the increase in participants' understanding. Based on the participants' answers, the pretest results showed that 45% of the participants knew about cultivation, and the post-test results showed that 80% of the participants understood the cultivation process after providing education.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI AKUPRESURE UNTUK MENGURANGI STRES BELAJAR PADA SISWA Istiqomah Dwi Andari; Evi Zulfiana; Riska Arsita Harnawati; Novia Ludha Arisanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10824

Abstract

Abstrak: Stres merupakan bagian yang tak terhindari dari kehidupan sehari-hari. Setiap manusia dari berbagai lapisan manapun pernah mengalami termasuk remaja Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penyebab remaja SMA antara lain: tuntutan akademis yang terlampau berat, kegagalan menuntaskan tugas perkembangan, pengalaman masa lalu, konflik keluarga, konflik interpersonal, ketakutan kegagalan, kehilangan harga diri, kondisi atau bentuk tubuh dan lingkungan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi dan praktek kepada siswa mengenai pentingnya terapi akupresure untuk mengurangi stress belajar dan mengurangi kejadian sakit kepala yang berlebihan. Cara kerjanya dengan terapi akupresur bekerja dengan membebaskan sumbatan energy yang ada didalam tubuh. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhanmengenai teknik pijat relaksasi akupresure setelah itu siswamemprakrekkan teknik arelaksasi akupresure pelaksanaan dilakukan disalah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu MAN 01 Kota Tegal pada tanggal 16 - 17 Juni 2022 diikuti oleh siswa Kelas XI yang aktif dengan jumlah 50 siswa Dari posttest dan pretest yang sudah dilakukan semua peserta mendapat gambaran dan dapat mempraktikkan materi tersebut dengan baik, Hal ini terbukti dengan rata-rata posttest adalah bernilai 86. Penilaian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan terdapat 77% siswa dapatb mengetahui materi tentang teknik relaksasi akupresure.Abstract: Stress is an unavoidable part of everyday life. Every human being from various walks of life has experienced this, including high school students. The causes of high school adolescents include: academic demands that are too heavy, failure to complete developmental tasks, past experiences, family conflicts, interpersonal conflicts, fear of failure, loss of self-esteem, body condition or shape and environment. The purpose of this community service is to provide socialization and practice to students regarding the importance of acupressure therapy to reduce learning stress and reduce the incidence of excessive headaches. How it works with acupressure therapy works by freeing energy blockages in the body. The activity was carried out by providing counseling about acupressure relaxation massage techniques after which students practiced the acupressure relaxation technique. The implementation was carried out in one of the senior high schools (SMA), namely MAN 01 Tegal City on 16-17 June 2022 followed by active Class XI students with a total of 50 students. Posttest and pretest that has been done all participants get an idea and can practice the material well, this is proven by the average posttest is worth 86. This assessment shows an increase in knowledge and skills there are 77% of students can know material about techniques acupressure relaxation.