cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN REMAJA TENTANG GIZI ISI PIRINGKU SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TRIPLE BURDEN MALNUTRITION Umi Baroroh; Ulfatul Latifah; Seventina Nurul Hidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10028

Abstract

Abstrak: Berdasarkan hasil survey yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Tegal pada siswa sekolah menengah keatas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) terdapat 56% siswa dengan anemia. Berdasarkan data tersebut Dinkes Kota Tegal melakukan pemeriksaan gizi anemia remaja putri yang bertujuan untuk menurunkan anemia sejak dini. Remaja putri dianggap lebih banyak berisiko dan akan menjadi calon ibu yang akan melahirkan sehingga pemeriksaan diprioritaskan kepada remaja putri. Remaja merupakan masa yang sangat penting dalam membentuk perilaku yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, namun remaja sangat rentan terhadap resiko kekurangan gizi, kurangnya aktivitas fisik, pergaulan bebas, dan berbagai perilaku yang dapat memicu masalah kesehatan. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang gizi isi piringku. Metode yang digunakan dengan penyuluhan kepada remaja Paskibraka Kota Tegal tentang Triple Burden Mallnutrition dan menu gizi Isi Piringku. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui observasi dan penjelasan kembali kepada peserta untuk memastikan peserta memahami mengenai materi. Berdasarkan hasil pre test dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta yaitu dari nilai pre test 40% pengetahuan dan ketrampilan kurang serta nilai pos test 85% dengan pengetahuan dan ketrampilan baik.Abstract: Based on the results of a survey conducted by the Tegal City Health Office on students from high school (SMA) and vocational high schools (SMK) there were 56% of students with anemia. Based on this data, the Tegal City Health Office conducted a nutritional examination of adolescent girls' anemia which aims to reduce anemia from an early age. Young women are considered more at risk and young women will become prospective mothers who will give birth so that the examination is prioritized for young women. Adolescence is a very important period in shaping behavior related to health and nutrition, however, adolescents are very vulnerable to the risk of malnutrition, lack of physical activity, promiscuity, and various behaviors that can trigger various health problems. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of teenagers about the nutrition of the contents of my plate. The method used in this community service activity is counseling the Paskibraka of Tegal City about Triple Burden Mallnutrition and Balanced Nutrition on the My Plate Fill Menu. Evaluation of community service activities is carried out through observation and explanation back to participants to ensure participants understand the material. Based on the results of the pre-test and post-test, there was an increase in the knowledge and skills of the participants, namely from the pre-test value of 40% less knowledge and skills and 85% post-test score with good knowledge and skills.
PENGUATAN BUDAYA LITERASI EKOLOGIS DI SEKOLAH Nurasyah Dewi Napitupulu; Daud Karel Walanda; Mery Napitupulu; Ryka Marina Walanda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10169

Abstract

Abstrak: Tingkat literasi peserta didik di Indonesia masih berada pada kategori rendah. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilakukan untuk menguatkan budaya literasi ekologis peserta didik di Sekolah Bala Keselamatan Palu terhadap 56 orang peserta didik baru. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah, tanya jawab, dan simulasi menggunakan presentasi dan video tentang isu-isu fenomena ekologis dengan tujuan: (1) Membangun budaya literasi ekologis; dan (2) Membangun perilaku go green school. Hasil evaluasi melalui tanya jawab sepanjang penyuluhan menunjukkan rata-rata persentase “Membangun budaya Literasi Ekologis” sebesar 60,4% dan “Membangun perilaku dan go green school activity” sebesar 84,9%. Hasil evaluasi melalui observasi dan wawancara seminggu setelah penyuluhan menunjukkan adanya kreativitas kelompok “Sasisapo” melakukan proyek “perubahan iklim global” dengan merawat tanaman setiap hari seusai sekolah, menanam tanaman (bunga-bunga dan dua pohon akasia), dan bersih-bersih lingkungan sekolah setiap hari Sabtu. Diharapkan hasil PKM ini menjadi masukan terhadap guruguru dalam menginternalisasi nilai-nilai budaya literasi ekologis pada pembelajaran di kelas.Abstract: The literacy level of students in Indonesia is still in the low category. Community service (PKM) is carried out to strengthen the ecological literacy culture of students at the Palu Salvation Army School for 56 new students. Counseling is carried out through lectures, questions and answers, and simulations using presentations and videos on issues of ecological phenomena with the aim of: (1) Building a culture of ecological literacy; and (2) Building go green school behavior. The results of the evaluation through questions and answers during the extension showed that the average percentage of "Building an Ecological Literacy culture" was 60.4% and "Building behavior and going green school activity" was 84.9%. The results of the evaluation through observations and interviews a week after the extension showed the creativity of the "Saisapo" group in carrying out a "global climate change" project by taking care of plants every day after school, planting plants (flowers and two acacia trees), and cleaning the school environment every day. Saturday. It is hoped that the results of this PKM will become input for teachers in internalizing the cultural values of ecological literacy in classroom learning.
WORKSHOP ARDUINO UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN STEM UNTUK GURU IPA SMP Novi Prihatiningrum; Muhammad Hablul Barri; Brahmantya Aji Pramudita; Azam Zamhuri Fuadi; Istiqomah Istiqomah; Faisal Budiman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.9783

Abstract

Abstrak: Dengan pesatnya kemajuan di bidang teknologi, dunia pendidikan turut berkembang dengan menerapkan teknologi informasi untuk memberikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Salah satu model pembelajaran yang diterapkan adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) yang mendorong siswa berpikir kreatif dalam memecahkan setiap masalah. Untuk dapat menerapkan model pembelajaran STEM, para guru dituntut untuk dapat memahami konsep STEM dan mengaplikasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Guru-guru IPA SMP di Kabupaten Bandung Barat mengalami kesulitan mempelajari teknologi robotika, IoT (Internet of Things), dan sistem tertanam. Kegiatan workshop dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman para guru terhadap konsep STEM dan mengaplikasikan teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan workshop diselenggarakan selama satu hari penuh bagi 20 guru IPA dengan metode presentasi, demo dan pelatihan untuk menggunakan perangkat robotika dan IoT menggunakan Arduino. Workshop meliputi pengenalan konsep mikrokontroler, sensor dan aktuator, serta pemrograman Arduino. Setelah mengikuti kegiatan workshop, 80 % peserta memahami penggunaan perangkat Arduino untuk mendukung pembelajaran STEM.Abstract: With the rapid advances in technology, the world of education is evolving by implementing information technology to serve more creative and innovative learning. One of the learning models implemented is STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) which encourages students to think creatively in problem solving. To be able to apply STEM learning model, teachers are required to understand the concept of STEM and implement technology to the learning process. The middle school science teacher in Kabupaten Bandung Barat experience difficulties in learning technology such as robotics, IoT (Internet of Things), and embedded system. The workshop aims to increase the teachers’ understanding of STEM concept and to apply technology to the learning process.The workshop is held for one full day for 20 science teachers which includes presentation, demo and training to use the robotic device and IoT using Arduino. The workshop includes introduction of microcontroller, sensors and actuators, and Arduino programming. After workshop, 80 % of participants understand the use of Arduino for learning STEM.
PENERAPAN DAN PENDAMPINGAN SISTEM INFORMASI PELAPORAN KONSULTASI KELUARGA Herman Yuliansyah; Tri Wahyuni Sukesi; Sulistyawati Sulistyawati; Surahma Asti Mulasari; Fatwa Tentama; Bambang Sudarsono; Fanani Arief Ghozali; Lu'lu' Nafiati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10778

Abstract

Abstrak: Internet adalah teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi bagi masalah di warga masyarakat. Keberadaan sebuah sistem informasi diharapkan menjadi jembatan komunikasi sebagai implementasi dari teknologi internet ini. Namun desain sistem informasi yang memudahkan dan pendampingan penerapan sistem informasi yang baik adalah diperlukan untuk meningkatkan minat warga untuk berpartisipasi menggunakan sistem pelaporan konsultasi keluarga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengembangan sistem pelaporan layanan konseling keluarga yang memiliki nilai kebergunaan yang di terima. Empat tahapan yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi, pelatihan penggunaan sistem, pengembangan sistem, dan evaluasi penggunaan sistem kepada warga masyarakat dan konselor di Kalurahan Ngalang Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh 25 orang. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah tersedianya sebuah sistem pelaporan konsultasi keluarga yang dialamat di http://lapor.ngalang.id. Berdasarkan hasil evaluasi kebergunaan (usability) menunjukkan bawah sistem ini berada dalam tingkatan diterima (acceptable).Abstract: The Internet is a technology to provide solutions for problems in society. The existence of an information system is expected to be a communication bridge as the implementation of this internet technology. However, an information system with a straightforward design and an information system with reasonable implementation assistance is needed to increase citizens' interest in using the family consultation reporting system. This community service program aims to develop a family counseling service reporting system that has accepted usefulness values. The four methods used in this program are socialization, training on the use, development, and evaluation of the use of the system to community members and counselors in Kalurahan Ngalang, Gunungkidul Regency, represented by 25 people. The result of the implementation of this program is the availability of a family consultation reporting system addressed at http://lapor.ngalang.id. Based on the results of the usability evaluation shows that this system is at an acceptable level.
DISEMINASI TEKNOLOGI KERAMBA JARING APUNG PADA BUDIDAYA IKAN NILA DI ACEH TAMIANG Agus Putra AS; Fiza Rauzika Altasa; Imran Imran; Baihaqi Baihaqi; Muhammad Jamil
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10683

Abstract

Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mendiseminasikan teknologi keramba jaring apung dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas ikan nila yang dihasilkan oleh pokdakan sepakat makmur. Metode yang digunakan adalah edukatif dan transfer teknologi melalui berbagai tahapan kegiatan antaranya koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi.Seluruh tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan tergambarkan melalui lembar pencatatan post test yang memperlihatkan 3 anggota kelompok (16%) memahami kelebihan dan kekurangan budidaya ikan nila dengan sistim keramba jaring apung, 6 anggota kelompok (40%) cukup memahami perhitungan kualitas air pada usaha budidaya ikan nilai, 6 anggota lainnya (40%) cukup paham dengan materi tahapan pembuatan keramba jaring apung dan 5 anggota pokdakan (33.3%) cukup memahami materi siklus pemberian pakan selama masa pembenihan pada kolam keramba jaring apung.Hasil pendampingan memperlihatkan 3 anggota kelompok (20%) sangat memahami materi teknik pencatatan produk dan 11 anggota (73,3%) cukup memahami materi perhitungan analisa usaha. Disimpukan bahawa 73,3% anggota kelompok cukup memahami tatacara pengisian buku kas kelompok serta 20% anggota pokdakan mengetahui ciri-ciri benih nikan nila yang baik dan berkualitasAbstract: This community service (PKM) aims to introduce and disseminate floating net cage technology in increasing the quantity and quality of tilapia produced by Pokdakan agreed to prosper. The method used is educative and technology transfer through various stages of activities including coordination, socialization, implementation of activities, mentoring and monitoring and evaluation. All stages of the activities that have been carried out are illustrated through a post-test recording sheet which shows 3 group members (16%) understand the advantages and disadvantages of tilapia cultivation with floating net cages, 6 group members (40%) quite understand the calculation of water quality in fish farming. value, 6 other members (40%) quite understand the material for the stages of making floating net cages and 5 members of the pokdakan (33.3%) quite understand the material of the feeding cycle during the hatchery period in floating net cage ponds. The results of the mentoring showed that 3 members of the group (20%) really understood the material on product recording techniques and 11 members (73.3%) quite understood the material for business analysis calculations. It was concluded that 73.3% of group members quite understood the procedures for filling out the group cash book and 20% of pokdakan members knew the characteristics of good and quality nile tilapia seeds. 
PELATIHAN PERJANJIAN TERTULIS SEBAGAI JAMINAN TERHADAP TRANSAKSI UTANG PIUTANG BAGI PELAKU UMKM Ainun Nimatu Rohmah; Chyntia Ratna Juwita Sitorus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11648

Abstract

Abstrak: Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang dihadapi pelaku UMKM di daerah rural adalah utang piutang yang dilakukan kepada pelanggan tanpa jaminan tertulis. Hal ini umumnya dilakukan pelaku UMKM atas dasar nilai sosial untuk membantu sesama dengan sistem kepercayaan. Namun, penelitian terdahulu menemukan hal ini dapat menimbulkan kerugian bisnis jika debitur melakukan wanprestasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan utang piutang sebagai mitigasi risiko usaha melalui pembuatan perjanjian sederhana bagi 10 pelaku UMKM di Kelurahan Simpang Pasir, Kota Samarinda. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa sosialisasi dan pelatihan dengan pendekatan interpersonal mengingat perjanjian tertulis merupakan inovasi bagi pelaku UMKM. Tim penulis melakukan empat langkah yang dimulai dengan identifikasi masalah dengan observasi awal, penyusunan rencana kegiatan dengan brainstorming dengan mitra, pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan dari rumah ke rumah, serta langkah terakhir yaitu monitoring dan evaluasi. Seluruh pelaku UMKM menyatakan memahami cara pembuatan perjanjian tertulis dan 7 dari 10 pelaku UMKM akan mengimplementasikan perjanjian sederhana. Pengabdian ini juga menghasilkan rekomendasi kepada Kelurahan setempat untuk memberikan pelatihan serupa dalam rangka pemberdayaan UMKM di masa datang.Abstract: Debts owed to customers without written guarantees are one of the financial management problems of MSME actors in rural areas. MSME actors gave loans to customers based on social values to help others with a belief system. However, previous research has found that this can cause business losses if the debtor defaults. This service activity aims to improve the ability to manage accounts payable as a business risk mitigation through making a simple agreement for MSME actors in Simpang Pasir Village, Samarinda City. Community service activities are carried out in socialization and training with an interpersonal approach considering that written agreements are an innovation for MSME actors. The authors carried out four steps, starting with problem identification with initial observations, preparing activity plans by brainstorming with partners, implementing activities in the form of socialization and house-to-house training, and the last step, monitoring, and evaluation. The results obtained through this service activity are an increase in the knowledge and ability of MSME actors to make written agreements in managing accounts payable with customers. This service also resulted in recommendations to the local Kelurahan to provide similar training in the context of empowering MSMEs in the future. 
PENYUSUNAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN DAN TEKNIK PERENCANAAN STRATEGI BISNIS UNTUK UMKM Nenny Syahrenny; In'am Widiarma; Astri Fitria
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10255

Abstract

Abstrak: Beauty Lily Collection bergerak di bidang usaha manufaktur. Hasil produknya berbahan dasar katun. Pemilik tidak memiliki latar belakang pendidikan ekonomi sehingga kurang memahami dunia bisnis dan teknik perencanaan bisnis, tidak memahami pengelolaan dan pencatatan persediaan. Sistem akuntansi yang memadai akan mendukung penyusunan laporan keuangan sesuai standar, oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian adalah membantu mitra dalam administrasi persediaan dan merancang teknik strategi perencanaan bisnis. Pentingnya teknik strategi bisnis agar mitra dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dihadapi. Mitra merupakan UMKM kelompok mikro yang terdiri dari 2 orang saja, pemilik dan pegawai yang membantu menjahit. Metode yang kami gunakan adalah melakukan wawancara terlebih dahulu dan menganalisa strategi perencanaan bisnis mitra. Setelah itu kami memberi sosialisasi kepada mitra untuk melakukan perhitungan stok persediaan dan membuat daftar persediaan dengan menggunakan program excel. Tim pengabdian juga melakukan pelatihan kepada mitra dalam mencatat transaksi kedalam jurnal. Tim pengabdian melakukan observasi langsung untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan kegiatan. Hasil pengabdian berupa analisa strategi perencanaan bisnis untuk mitra yang akan kami evaluasi di tahap berikutnya. Mitra telah menyusun kartu persediaan yang memuat informasi harga per satuan, jumlah persediaan dimana sebelumnya mitra tidak melakukan pencatatan atas persediaannya. Kemudian mitra juga telah mencatat transaksi kedalam jurnal serta buku pembantu persediaan.Abstract: Beauty Lily Collection is engaged in manufacturing business. The resulting product is made from cotton. The owner does not have an economic educational background so they don’t understand the business world, business planning techniques, the management concept and recording of inventory. The main purpose of this devotion is to assist in inventory administration and design business planning strategy techniques. This activity is a continuation of the previous service activities. Partners are micro-group MSMEs consisting of only 2 people, owners and employees who help with sewing. In this stage, we conduct interviews in advance and analyze the partner's business planning strategy regarding the strengths, weaknesses, opportunities and threats of business. After that we briefed the partner to do inventory stock calculations and create a list of inventory using the excel program. Team also provides assistance to partner in recording transactions into the journal and to analyze the business planning strategy for partner which we will evaluate in the next stage.
EDUKASI RAGAM TANAMAN OBAT KELUARGA DI DUSUN MAHIA, MALUKU Eka Astuty; Elpira Asmin; Melda Yunita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11055

Abstract

Abstrak:Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat dusun Mahia. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi dan menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat dusun Mahia tentang ragam tanaman obat keluarga. Edukasi disampaikan dengan metode ceramah menggunakan slide presentasi tentang jenis-jenis TOGA, manfaat TOGA, kemudian menampilkan video tata cara menanam TOGA serta pengelolaan juga pengolahan TOGA. Perbandingan hasil pre test dan post test pada kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang TOGA. Peningkatan pengetahuan tentang pengelompokan TOGA dan bagian tanaman yang dapat dijadikan obat adalah sebesar 38% sedangkan peningkatan pengetahuan tentang cara pengolahan TOGA adalah sebesar 34,3%. Evaluasi dalam bentuk post test meskipun bisa menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, namun peserta kegiatan belum bisa mengaplikasikan secara langsung pengetahuan yang diperoleh. Oleh karena itu, sebagai rencana tindak lanjut, tim pengabdian masyarakat merencanakan membuat kegiatan pengabdian masyarakat di kesempatan berikutnya tentang pembuatan simplisia dan budidaya TOGA.Abstract:Family Medicinal Plants (TOGA) are essentially nutritious plants that are planted in the yard managed by the family. The partners of this community service activity are the Mahia community. The purpose of this community service activity is to educate and analyze the level of knowledge of the Mahia community about the variety of family medicinal plants. The education was delivered using a lecture method using presentation slides about the types of TOGA, the benefits of TOGA, then showing a video on how to plant TOGA and the management and processing of TOGA. The comparison of the results of the pretest and posttest in this activity showed an increase in participants' knowledge about TOGA. The increase in knowledge about TOGA grouping and plant parts that can be used as medicine is 38%, while the increase in knowledge about TOGA processing is 34.3%. Evaluation in the form of a post test, although it can show an increase in knowledge, but the activity participants have not been able to directly apply the knowledge gained. Therefore, as a follow-up plan, the community service team plans to conduct community service activities in the next opportunity regarding the manufacture of simplicia and TOGA cultivation.
STRATEGI USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN SERDANG MENANG Helmizuryani Helmizuryani; Dasir Dasir; Diah Isnaini Asiati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10544

Abstract

Abstrak: Selama masa pandemi covid-19 tahun 2020, transaksi perdagangan Indonesia di sektor perikanan mengalami penurunan hingga 3.62%. Data ini menjadi salah satu alasan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan. Tujuan kegiatan untuk membantu UMKM sebagai mitra mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan usaha pembibitan ikan lele. Tahapan kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan yakni (a) pelaksanaan kegiatan pembenihan ikan lele yang terdiri dari persiapan kolam, persiapan indukan, proses pemijahan dan pemeliharaan benih; (b) Pembuatan/pengadaan sarana penunjang (budidaya pakan alami dan pembuatan sumur bor); dan (c) pelatihan pembukuan usaha dan pemasaran produk melalui media online. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi 100 % peningkatan softskill dan hardskill pada mitra berupa pengetahuan dan praktek pemijahan ikan lele dan pemeliharaan benih yang dibuktikan persentase bibit hidup yang tinggi (diatas 80%) serta kemampuan budidaya pakan alami (cacing sutra). Pada aspek manajemen mitra sangat memahami pentingnya pembukuan usaha yang dilakukan dan memulai melakukan pembukuan usahanya serta upaya pemasaran bibit secara online.Abstract: During the 2020 COVID-19 pandemic, Indonesia's trade transactions in the fisheries sector decreased by 3.62%. This data is one of the reasons why this community service activity is carried out. The purpose of the activity is to help UMKM as partners to overcome the problems faced in running a catfish breeding business. The stages of the activity are carried out through three stages, namely (a) implementation of catfish hatchery activities consisting of pond preparation, broodstock preparation, spawning process and seed maintenance; (b) Manufacture/procurement of supporting facilities (natural feed cultivation and drilling wells); and (c) business bookkeeping training and product marketing through online media. The results of the activity showed that there was a 100% increase in soft skills and hard skills in partners in the form of knowledge and practice of catfish spawning and seed maintenance as evidenced by the high percentage of live seeds (above 80%) and the ability to cultivate natural food (silk worms). In the management aspect, partners really understand the importance of bookkeeping their business and start their business bookkeeping and online seed marketing efforts.
PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA PADA KELOMPOK SINAR HARAPAN DALAM MENGGUNAKAN GEOGEBRA TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Maximus Tamur; Kristianus Viktor Pantaleon; Maria Suci Apriani; Emilianus Jehadus; Meryani Lakapu; Antonius Gahung; Dominikus Arif Budi Prasetyo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11291

Abstract

Abstrak: Perhatian untuk mengintegrasikan etnomatematika dan teknologi software matematika dalam pembelajaran telah memberikan transformasi besar dalam lanskap pendidikan matematika. Integrasi tersebut terbukti memberikan dampak yang besar terhadap kemampuan matematis siswa. Namun kenyataannya para guru matematika di Kecamatan Langke Rembong Manggarai NTT Indonesia belum memiliki ketrampilan yang memadai dalam mengitegrasikan etnomatematika dan teknologi software matematika seperti geogebra dalam pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan softskill dan hardskill para guru matematika terkait pengembangan bahan ajar terintegrasi etnomatematika berbantu geogebra, serta memberikan pelatihan dalam mengembangkan lembar kerja siswa berbasis geobera. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dalam bentuk workshop dengan mengunakan pendekatan synchronous dan asynchronous. Evaluasi dan monitoring melalui Learning Management System (LMS) selama enam pertemuan. Hasil kegiatan ini memberikan peluang kepada para guru untuk mengintegrasikan etnomatematika dan teknologi ke dalam kelas sehingga berkontribusi pada peningkatan kemampuan matematis siswa.Abstract: The attention to integrating ethnomathematics and mathematics software technology in learning has provided a major transformation in the landscape of mathematics education. This integration is proven to have a big impact on students' mathematical abilities. However, the reality is that mathematics teachers in Langke Rembong Manggarai District, NTT Indonesia, do not yet have adequate skills in integrating ethnomathematics and mathematics software technology such as GeoGebra in learning. Therefore, the purpose of this service activity is to improve the soft skills and hard skills of mathematics teachers related to the development of GeoGebra-assisted integrated teaching materials, as well as to provide training in developing GeoGebra-based student worksheets. The method of implementing the activities is a workshop using a synchronous and asynchronous approach. Evaluation and monitoring through the Learning Management System (LMS) for six meetings. The results of this activity provide opportunities for teachers to integrate ethnomathematics and technology into the classroom so as to contribute to improving students' mathematical abilities.