cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENDAMPINGAN INDUSTRI RUMAHAN MELALUI PEMBUATAN PRODUK NUGGET IKAN BANDENG DAN PENGEMASAN PRODUK Wariyanti Mayang Sari; Ana Noor Andriana; Wira Bharata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.9947

Abstract

Abstrak: Desa Tajur Kab. Paser merupakan desa yang masyarakatnya bekerja sebagai petani perkebunan sawit dan budidaya tambak ikan. Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu menurunnya harga jual sawit yang mengakibatkan masyarakat mengalami penurunan ekonomi. Solusi alternatif yang dapat dilakukan yaitu mengolah hasil tambak yaitu ikan bandeng. Ikan bandeng merupakan salah satu ikan bergizi dan biasa dikonsumsi masyarakat. Namun tidak semua orang memahami pengolahan ikan bandeng menjadi produk yang bernilai lebih. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan program pendampingan industri rumahan melalui pembuatan nugget ikan bandeng dan pengemasan produk. Tujuan kegiatan ini yaitu membantu menciptakan produk diversifikasi perikanan dan membuat kemasan yang menarik hingga layak dipasarkan dengan mitra anggota PKK. Metode pelaksanaan yaitu dengan pendampingan dan pelatihan secara langsung dengan dihadiri 16 anggota PKK dan 12 orang peserta KKN Paser 11 Universitas Mulawarman Tahun 2022. Hasil yang dicapai yaitu terciptanya produk nugget ikan bandeng dan kemasannya hingga produk siap dipasarkan sebagai usaha rintisan PKK dan didaftarkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Berdasarkan hasil tersebut perlu adanya pendampingan peningkatan kualitas produk agar lebih tahan lama dan layak menjadi produk nugget ikan beku berkualitas.Abstract: Tajur Village, Kab. Paser is a village where the people work as farmers in oil palm plantations and fish pond cultivation. The problem that occurs at this time is the decline in the selling price of palm oil which causes the community to experience an economic decline. An alternative solution that can be done is to process fish ponds, namely milkfish. Milkfish is one of the nutritious fish and is commonly consumed by the public. However, not everyone understands the processing of milkfish into a more valuable product. Based on these problems, a home industry assistance program is needed for the manufacture of milkfish nuggets and product packaging. The purpose of this activity is to help create diversified fishery products and make attractive packaging so that they are marketable with PKK member partners. The method of implementation is by direct mentoring and training attended by 16 PKK members and 12 participants of KKN Paser 11 Mulawarman University in 2022. The results achieved are the creation of milkfish nugget products and their packaging until the product is ready to be marketed as a PKK pilot business and registered with a Business Entity Village Owned (BUMDES). Based on these results, it is necessary to provide assistance to improve product quality so that it is more durable and worthy of being a quality frozen fish nugget product.
SOSIALISASI PENGENALAN DAN MANFAAT PENGGUNAAN LAYANAN PERBANKAN SYARIAH Derin Alfida Putri; Ana Noor Andriana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10809

Abstract

Abstrak: Berdiri dan berkembangnya layanan perbankan syariah berawal dari tuntutan masyarakat Indonesia yang menginginkan hadirnya suatu sistem perbankan tanpa bunga atau riba yang berdasarkan nilai-nilai syariah dalam suatu bank. Tuntutan ini berawal karena dominasi bank konvensional di negara yang mayoritas muslim khususnya di Indonesia. Namun nasabah pengguna perbankan syariah masih rendah, Adapun tujuan terhadap pengabdian ini yaitu mengenalkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat desa dan mengukur tingkat pengetahuan mengenai layanan perbankan syariah. Metode dalam pelaksanaan pengabdian berupa sosialisasi dengan cara presentasi dan pembagian brosur kepada ibu-ibu Desa Krayan Bahagia. Kegiatan pengabdian dihadiri sebanyak 20 peserta. Berdasarkan hasil yang dicapai, 88% para peserta telah memahami dan menambah wawasan yang diukur dari hasil diskusi dan wawancara tentang materi layanan perbankan syariah.Abstract: The establishment and develop of Islamic banking services began with the demands of the Indonesian people who wanted a banking system without interest or usury based on sharia values in a bank. This demand began because of the dominance of conventional banks in Muslim-majority countries, especially in Indonesia. However, customers who use sharia banking are still low. The purpose of this service is to introduce sharia banking services to rural communities and measure the level of knowledge about sharia banking services. The method in implementing the service is in the form of socialization by presenting and distributing brochures to the women of Krayan Bahagia Village. The service activity was attended by 20 participants. Based on the results achieved, 88% of the participants have understood and added insight as measured from the results of discussions and debriefing about Islamic banking services.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN BAGI UMKM DI KOTA BALIKPAPAN Hendra Sanjaya Kusno; Dahyang Ika Leni Wijayani; Dito Rozaqi Arazy; Sisca Santika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10716

Abstract

Abstrak: UMKM Lapak Kita Graha Poltekba belum memiliki pengetahuan memadai dalam penyusunan Laporan Keuangan. Proses pencatatan keuangan juga masih tradisional. Kebijakan pemerintah terkait perpajakan guna memulihkan dampak Pandemi COVID-19 juga membuat mitra UMKM kebingungan dengan peraturan perpajakan yang berlaku, sehingga dalam proses pemenuhan kewajibannya masih terdapat keraguan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman UU HPP bidang pajak penghasilan sehingga mitra mampu menyusun laporan perpajakan dan menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah; (1) sosialisasi peraturan perpajakan dan akuntansi; (2) pendampingan menyusun laporan keuangan dan kewajiban perpajakan; dan (3) monitoring dan evaluasi pasca pengabdian. Sosialisasi dilaksanakan kepada tiga orang: satu pemilik UMKM dan dua tenaga harian yang membantu operasional kegiatan. Evaluasi dilakukan pasca pengimplementasian aturan perpajakan dan akuntansi dengan memberikan pendampingan lajutan kepada mitra. Setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan, pengetahuan mitra tentang aturan perpajakan dan skill dalam membuat laporan meningkat signifikan sebesar 51% yang dilihat dari Pre Test dan Post Test.Abstract: Lapak Kita Graha Poltekba as Small Medium Enterprise (SME) do not have knowledge about how to prepare financial statement. They use traditional sysem to process their transactions. In addition, the new regulation in taxation is released due to COVID-19 pandemic, thus Lapak Kita is not familiar and confused how to implement this regulation. This program is aimed to give knowledge to the partner about new act in income tax, so that they can conduct the tax report. Moreover, they are given the understanding in preparing financial statements based on accounting standards. Three methods are used to conduct this program; (1) providing the transfer knowledge related to tax and accounting regulation; (2) assisting the partner how to develop financial report and tax obligations; and (3) evaluating the process after this program end. The first method are conducted to three people in Lapak Kita Graha Poltekba one person is the owner and the other two is her staff who help in operational activities. The evaluation process was organized after the program end by assisting the partner and this program was succesfull because the knowledge in taxation and financial statement were increased by 40% based on pre test and post test.
SCREENING ANEMIA, STATUS GIZI DAN ASUPAN NUTRISI REMAJA PUTRI Kusniyati Utami; Henny Yolanda; Melati Inayati Albayani; Marthilda Suprayitna; Febrina Sulistiawati; Ika Nurfajri Mentari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11017

Abstract

Abstrak: Anemia defisiensi besi diperkirakan menjadi satu-satunya penyebab terbesar kesakitan dan kematian pada remaja. Anemia yang terjadi dapat menyebabkan menurunnya kesehatan reproduksi, perkembangan motorik, mental, kecerdasan terhambat, menurunnya prestasi belajar, tingkat kebugaran menurun dan tidak tercapainya tinggi badan maksimal. Hasil wawancara dengan kepala puskesmas penimbung serta kader desa penimbung didapatkan data bahwa masalah yang dihadapi mitra saat ini adalah belum teridentifikasinya kasus anemia pada remaja putri karena belum pernah dilakukan pemeriksaan screening Hb yang diketahui efektif mengidentifikasi kejadian anemia remaja putri. Solusi permasalahan yang dilakukan adalah screening Hemoglobin untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya anemia serta faktor yang mempengaruhinya. Kegiatan screening anemia dimulai dengan registrasi peserta screening sebanyak 50 remaja putri, dilanjutkan dengan pemeriksaan TB dan BB, Pemeriksaan Hb dan wawancara food recall 24 jam. Hasil kegiatan didapatkan bahwa semua remaja putri (100 %) di dusun penimbung timur mengikuti kegiatan screening, 11 diantaranya mengalami anemia dan sebanyak 44 remaja berstatus gizi kurus. Kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya berfokus pada pemberdayaan keluarga dengan anemia remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan diet remaja.Abstract: Iron deficiency anemia is thought to be the single biggest cause of morbidity and mortality in adolescents. Anemia that occurs can cause a decrease in reproductive health, motoric development, mental development, inhibited intelligence, decreased learning achievement, decreased fitness levels and not achieving maximum height. The results of interviews with the head of the penimbung health center and penimbung village cadres obtained data that the problem faced by partners at this time was that there had not been identified cases of anemia in young women, because there had never been an Hb screening examination that was known to be effective in identifying the incidence of anemia in young women. The solution to the problem is hemoglobin screening to increase adolescent awareness about the importance of anemia and the factors that affect it for young women in east penimbung hamlet. The anemia screening activity began with the registration of screening participants as many as 50 young women, the activity continued with height and weight examinations, Hb examinations and 24-hour food recall interviews. It was found that all young women (100%) in east penimbung hamlet participated in screening activities, 11 of them had anemia and as many as 44 adolescents had thin nutritional status. Further community service activities focus on empowering families with adolescent anemia to improve adolescent dietary knowledge and skills.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO BERBASIS HOTS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Edy Herianto; M. Ismail; Dahlan Dahlan; M. Mustari; Sawaludin Sawaludin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.9699

Abstract

Abstrak: Tujuan penyelenggaraan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru pada konsep dasar dan bentuk pembelajaran portofolio berbasis HOTS sesuai karakteristik mata pelajaran dan perkembangan siswa, serta keterampilannya menyusun rancangan pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, TPM menggunakan metode pelatihan secara daring dengan menggunakan berbagai platform pembelajaran (whatapps group, zoom meeting, google classroom, dan google form). Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang guru mitra (SMP) selama 10 hari dengan ekuivalen waktu selama 32 jam pelatihan. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test, post-test, dan tugas mandiri. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman guru mitra dengan rerata sebesar 27.8, dimana perolehan rerata pre-test sebesar 54.8 dan post-test sebesar 82.5. Seluruh guru (100%) telah mampu mengembangkan rancangan pembelajaran portofolio berbasis HOTS dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran dan perkembangan siswa. Setelah mengikuti pelatihan, guru mitra merasakan pentingnya pelatihan ini. Sebagai tindak lanjut, melalui MGMP guru membuat surat pernyataan akan mengimplementasikan hasil pelatihan pada setiap kegiatan pembelajaran.Abstract: Organizing this community service improves teachers' understanding of the basic concepts and forms of HOTS-based portfolio learning according to the characteristics of the subject and student development, as well as their skills in preparing lesson plans. To achieve this goal, TPM uses online training methods using various learning platforms (whatsapp group, zoom meeting, google classroom, and google form). There are twenty partner teachers (SMP) who attended for ten days with the equivalent of 32 hours of training. Evaluation of activities using pre-test, post-test, and independent tasks. The results show an increase in the understanding of partner teachers by an average of 27.8 (average acquisition of the pre-test is 54.8, and the post-test is 82.5. All teachers (100%) have developed a HOTS-based portfolio learning design by considering the characteristics of subjects and student development. After attending the training, partner teachers felt the importance of this training. As a follow-up, through the MGMP, the teacher states that they will implement the training results in each learning activity.
PENINGKATAN KEMAMPUAN TENTANG MARKETPLACE DALAM MEMASARKAN SERTA PENJULAN KAIN BATIK SECARA ONLINE Aryo Wibisono; Very Andrianingsih; Ismawati Ismawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10916

Abstract

Abstrak: Batik merupakan salah satu karya dari Bangsa Indonesia. Dimana motif dalam batik sendiri beraneka macam, serta untuk memberikan motif pada batik mempunyai dua acara yaitu dengan cara print dan lukis. Seiring berkembangnya macam motif batik maka akan menjadi tantang sendiri kepada para pengerajin kain batik untuk memperkenalkan ciri khas dari motif kain batik yang dibuatnya sehingga akan semakin dikenal oleh masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para karyawan dalam melakukan pemasaran secara online melalui toko online seperti shopee dan Tokopedia. Oleh karena itu diadakan pelatihan yang melibatkan 5 orang karyawan yang berada di batik tulis pajjher, mereka bekerja dalam bidang pemasaran, Sehingga dari sini tim pengabdi melakukan pelatihan selama tiga hari tentang bagaimana cara memasarkan produk dan melakukan transaksi secara online, setelah itu dilakukan monitoring evaluasi lagi tentang bagaimana pengetahuan karyawan mitra dalam memasaran secara online dan hasilnya dari sebelum pelatihan rata-rata nilai dari pengetahuan pemahaman karyawan sebesar 49,6% dan setelah pelatihan nilai rata-ratanya naik menjadi 92,8%, dengan perubahan nilai rata-rata dari pemahaman karyawan tentang bagaimana proses pemasaran naik secara baik maka pelatihan ini dapat di katakana bisa menaikkan pemahaman karyawan mitra terhadap proses pemasaran secara online. Dengan dibuatkannya toko online seperti shopee dan tokopedia pihak mitra menyatakan sangat terbantu, karena dengan adanya toko online tersebut dapat membantu mereka dalam memasarkannya secara online dan dapat menjangkau pangsa pasar lebih luas.Abstract: Batik is one of the works of the Indonesian nation. Where the motifs in batik itself are various, and to give motifs to batik, there are two activities, namely by printing and painting. Along with the development of various types of batik motifs, it will be a challenge for batik cloth craftsmen to introduce the characteristics of the batik cloth motifs they make so that they will be increasingly known by the public. The purpose of this service is to improve the ability of employees to do online marketing through online stores such as Shopee and Tokopedia. Therefore, a training was held which involved 5 employees who were in Batik Tulis Pajjher, they worked in the field of marketing, so from here the service team conducted three days of training on how to market products and conduct transactions online, after that evaluation monitoring was carried out again. about how the knowledge of partner employees in online marketing and the results from before training the average value of employee understanding knowledge is 49.6% and after training the average value increases to 92.8%, with a change in the average value of employee understanding about how the marketing process goes well, this training can be said to be able to increase the understanding of partner employees on the online marketing process. With the creation of online stores such as Shopee and Tokopedia, partners stated that it was very helpful, because the existence of these online stores could help them market them online and could reach a wider market share.
DEMONSTRATION METHOD SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENERAPAN ANTI PERUNDUNGAN BAGI KELOMPOK BELAJAR ANAK BIMBA PELANGI Fatimah Sari Siregar; Edy Suprayetno; Linzzy Pratami Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10661

Abstract

Abstrak: Kelompok Belajar Anak Bambi Pelangi diikuti oleh 15 anak dengan rentang usia 9 sampai 13 tahun. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu pengurus Kelompok Belajar anak Bimba Pelangi ditemukan terdapat beberapa anak yang masih melakukan perundungan, baik secara verbal seperti mencemooh, mengejek nama atau fisik temannya. Dalam permasalahan ini, mitra belum menemukan metode yang tepat sebagai cara mengatasi anti perundungan, sehingga tujuan pengabdian adalah memberikan metode demonstrasi sebagai upaya optimalisasi penerapan nilai-nilau anti perundungan. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah edukasi, implementasi dan evaluasi. Setelah dilakukan edukasi dan dilakukan wawancara berkenaan dengan perundungan, terdapat 13 anak dari 15 yang pernah melakukan perundungan kepada temannya tetapi tidak mengetahui dampak yang diterima oleh teman yang dirundung. Dari hasil angket, terlihat bahwa semua anak peserta kegiatan sudah memahami dampak dari perundungan, dan hasil angket kepuasan mitra terlihat bahwa demonstration method merupakan upaya yang tepat dalam solusi anti perundungan bagi anak usia 8 sampai 13 tahun di kelompok belajar anak Bimba Pelangi.Abstract: The Bambi Pelangi Children's Study Group was attended by 15 children ranging in age from 9 to 13 years. Based on the results of an interview with one of the administrators of the Bimba Pelangi Children's Study Group, it was found that there were several children who were still bullying, either verbally such as mocking, mocking the name or physically of their friends. In this case, partners have not found the right method as a way to overcome anti-bullying, so the purpose of the service is to provide a demonstration method as an effort to optimize the application of anti-bullying values. The method of implementing this service is education, implementation and evaluation. After conducting education and conducting interviews regarding bullying, There were 13 children out of 15 who had bullied their friends but did not know the impact that their bullied friends had on them. From the results of the questionnaire, it can be seen that all the children participating in the activity have understood the impact of bullying, and the results of the partner satisfaction questionnaire show that the demonstration method is the right effort in anti-bullying solutions for children aged 8 to 13 years in the Bimba Pelangi children's study group.
PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN PROGRAM 5M PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR Maria Kareri Hara; Leni Landudjama; Servasius To'o Jala Mulu; Ineke Noviana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11480

Abstract

Abstrak: Upaya penekanan angka kejadian COVID-19 melalui pendidikan kesehatan gerakan 5M protokol kesehatan telah dilakukan. Namun, angka kejadian COVID-19 di Indonesia khususnya di Sumba Timur tetap ada. Hal ini dikarenakan belum sepenuhnya masyarakat sadar dan patuh pada protokol kesehatan pencegahan covid-19, juga karena stigma yang berkembang di masyarakat tentang COVID-19. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam melakukan pencegahan COVID-19 melalui penerapan protokol kesehatan melalui gerakan 5M pada tingkat sekolah dasar di Kelurahan Temu. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan, demonstrasi dan redemonstrasi mencuci tangan oleh siswasiswi Sekolah Dasar Ndata di Kelurahan Temu dengan jumlah 57 orang. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan selesai yakni evaluasi pengetahuan yang dilakukan secara lisan dan evaluasi kemampuan dalam melakukan gerakan 5M protokol kesehatan. Hasil evaluasi pengetahuan dan kemampuan melakukan gerakan pencegahan 5M protokol kesehatan didapatkan 94,7% peserta mempunyai respon baik saat penyuluhan, terlihat antusias dan mampu menjawab pertanyaan dan 96,49% peserta bisa mempraktikan secara tepat gerakan protokol kesehatan 5M pencegahan COVID-19.Abstract: Efforts to suppress the incidence of COVID-19 through health education in the 5M health protocol movement have been carried out. However, the number of cases of Covid-19 in Indonesia, especially in East Sumba, remains. This is because the public is not fully aware and obedient to the COVID-19 prevention health protocol, as well as the growing stigma in society about COVID-19. The purpose of this service activity is to increase students' knowledge and abilities in preventing COVID-19 through the application of health protocols through the 5M movement at the elementary school level in Temu Village. The method used is health education through counseling, demonstrations and hand washing demonstrations by Ndata Elementary School students in Temu Village with a total of 57 people. The evaluation was carried out after the activity was completed, namely the evaluation of knowledge that was carried out orally and evaluation of the ability to carry out the 5M health protocol movement. The results of the evaluation of knowledge and ability to carry out the 5M health protocol prevention movement showed that 94.7% of participants had a good response during counseling, looked enthusiastic and able to answer questions and 96.49% of participants could practice the 5M health protocol movement to prevent COVID-19.
MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK USAHA MIKRO DI ERA DIGITAL MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN STRATEGI BRANDING DAN PACKAGING Yuliana FH; Dewi Pratita; Firmansyah Firmansyah; Vina Amilia Suganda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10234

Abstract

Abstrak: Melakukan inovasi produk berupa strategi branding dan packaging perlu dilakukan untuk menarik konsumen. Namun sayangnya, pelaku usaha mikro bidang kuliner di wilayah Sepakat 3 Kelurahan Alang-Alang Lebar belum memiliki merek, label dan kemasan produk yang menarik, sehingga produk yang mereka hasilkan biasanya hanya mengalami peningkatan penjualan di hari-hari besar tertentu. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan terkait pembuatan branding dan packaging produk usaha mikro untuk meningkatkan daya saing produk di era digital bagi pelaku usaha mikro yang berjumlah 10 orang. Metode kegiatan yang dilakukan berupa pemberian pelatihan dan tutorial mengenai pembuatan branding dan packaging, kegiatan pendampingan bagi para pelaku usaha yang hendak mengaplikasikan pembuatan branding dan packaging. Berdasarkan evaluasi kegiatan diperoleh hasil bahwa kegiatan ini mendapatkan resposn positif dari peserta dan bermanfaat bagi pengembangan usaha. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah mitra yang memiliki nama/merek dan label produk, yakni dari 30% menjadi 100%, dan sebesar 90% mitra telah melakukan repackaging produk.Abstract: Product innovation in the form of branding and packaging needs to be done to attract consumers. But unfortunately, micro-business actors in the culinary sector in the Sepakat 3 area of Alang-Alang Lebar Village do not yet have attractive brands, labels, and product packaging, so the products they produce usually only experience increased sales on certain big days. Therefore, this Community Service activity aims to provide education and assistance related to the manufacture of branding and packaging of micro business products to increase product competitiveness in the digital era for 10 micro business actors. The method of activities carried out is in the form of providing training and tutorials on the manufacture of branding and packaging, and mentoring activities for business actors who want to apply the manufacture of branding and packaging. Based on the evaluation of the activity, it was found that this activity received a positive response from the participants and was beneficial for business development. In addition, there has been an increase in the number of partners who have product names/brands and labels, from 30% to 100%, and 90% of partners have repackaged products.
PENINGKATAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA MELALUI WEBINAR DAN COACHING PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA Yuliana FH; Firmansyah Firmansyah; Dian Eka Amrina; Dewi Pratita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11013

Abstract

Abstrak: Menumbuhkan minat merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam mencetak wirausahawan di kalangan mahasiswa. Selain itu, dalam mengaktualisasikan ide usaha yang dimiliki mahasiswa, Universitas Sriwijaya telah memberikan fasilitas berupa Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Namun sayangnya jumlah mahasiswa FKIP yang lolos PMW menunjukkan jumlah yang semakin menurun di setiap tahunnya. Oleh karena itu, tim pengabdian Laboratorium Program Studi Pendidikan Ekonomi melaksanakan webinar dan coaching kewirausahaan yang bertujuan untuk menumbuhkan minat dan semangat berwirausaha mahasiswa FKIP untuk ikut serta dan sukses dalam mengikuti program PMW. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini, yakni 78 mahasiswa FKIP Universitas Sriwijaya. Adapun metode kegiatan meliputi sosialisasi kegiatan, pelaksanaan webinar dan coaching, dan kegiatan evaluasi. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan baik dan memperoleh respons positif dari peserta. Selain itu, melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan keinginan dan minat peserta dalam berwirausaha dengan mengikuti kegiatan PMW sebesar 82,31%.Abstract: Cultivating interest is the first step that must be taken in creating entrepreneurs among students. In addition, in actualizing the business ideas of students, Sriwijaya University has provided facilities in the form of the Student Entrepreneurial Program (PMW). But unfortunately, the number of FKIP students who pass PMW shows decreasing number every year. Therefore, the Department of Economics Education Study Program Laboratory service team conducted entrepreneurship webinars and coaching aimed at fostering the interest and entrepreneurial spirit of FKIP students to participate and be successful in participating in the PMW program. Partners in this service activity, namely 78 students of FKIP Sriwijaya University. The method of activity includes socialization of activities, implementation of webinars and coaching, and evaluation activities. Based on the evaluation that has been carried out, this service activity has been carried out well and received a positive response from the participants. In addition, through this activity, participants can grow their desire and interest in entrepreneurship by participating in PMW activities by 82.31%.