cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA YANG MANDIRI MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI Artika Arista; Anita Muliawati; Tri Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10177

Abstract

Abstrak: Sebagai daerah penyangga Jakarta, desa Rawapanjang memiliki potensi besar dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kendala yang dihadapi adalah banyaknya masyarakat di usia produktif yang tidak terserap lapangan pekerjaan karena belum memenuhi kriteria nilai tambah yang dibutuhkan untuk kebutuhan tenaga kerja Jakarta dan sekitarnya berupa keahlian di bidang komputer. Tujuan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk upaya menyiapkan tenaga kerja yang mandiri serta mempunyai nilai jual untuk bekal peserta sebagai tenaga kerja potensial di usia produktif. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan mengadakan pendampingan dengan pemberian materi dan diskusi bersama karang taruna dan aparat desa. Proses evaluasi kemudian dilaksanakan melalui tanya jawab dengan peserta terkait pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dicapai pasca penyampaian pelatihan adalah peningkatan pemahaman tentang Teknologi Informasi sebesar 45%. Di mana diketahui awal nya pemahaman masyarakat hanya sebesar 40%, kemudian setelah kegiatan dari hasil evaluasi tes tanya jawab dengan peserta, pemahaman masyarakat menjadi lebih baik yaitu 85%. Rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh tim pengabdi adalah pendampingan dan peningkatan keterampilan berkelanjutan bagi karang taruna dan aparat desa dalam meningkatkan mutu sumber daya yang mandiri.Abstract: As a buffer zone for Jakarta, Rawapanjang village has great potential in meeting the workforce needs for the Jakarta area and its surroundings. The obstacle faced is that many people of productive age who are not absorbed in employment have not met the added value criteria needed for the needs of workers in Jakarta and its surroundings in the form of expertise in the field of computers. This goal is one form of effort to prepare an independent workforce and has a selling point to equip participants as potential workers of productive age. The method of implementing this activity is to aid by presenting materials and discussions with youth organizations and village officials. The evaluation process is then carried out through a question-and-answer session with participants regarding their understanding of the material presented. Based on the evaluation results achieved after the training is an increase in understanding of Information Technology by 45%. Where it is known that the initial understanding of the community is only 40%, then after the results of the evaluation of the question-and-answer test with participants, the community's understanding is better, namely 85%. The follow-up plan that can be carried out by the service team is mentoring and continuous skill improvement for youth organizations and village officials in improving the quality of independent resources. 
PENINGKATAN SDM PROMOSI DINAS PARIWISATA SAMOSIR MELALUI PELATIHAN WEBSITE MENGGUNAKAN CMS WORDPRESS Akhyar Lubis; Erna Budhiarti Nababan; Sri Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10932

Abstract

Abstrak: Pertambahan kunjungan wisatawan pariwisata samosir adalah tolak ukur usaha tim promosi Dinas Pariwisata Samosir yaitu melalui media website visitsamosir. Permasalahan (1) mitra kapasitas website semakin hari semakin besar sehingga tidak lagi dapat menampung data yang nantinya dimasukan kedalam website; dan (2) website visitsamosir.com mengalami serangan malware sehingga ketika pengunjung mengakses website mendapatkan pesan-pesan dari malware. Metode yang dilakukan tim PKM (1) melakukan upgrade server visitsamosir dengan penerapan server yang lebih besar dalam penyimpanan data; (2) pembersihan website dari malware dan redesign ulang tampilan website; dan (3) melakukan pelatihan dalam management dan keamanan website visitsamosir.com. Tujuan PKM adalah peningkatan keterampilan sdm devisi promosi dinas pariwisata samosir dalam memanajemen konten website dengan memperhatikan aspek keamamannya, publikasi website dan publikasi kegiatan di media sosial, media elektronik dan jurnal. Hasil PKM staf SDM Promosi dinas pariwisata dapat mempraktikkan pengelolaan website. Proses transfer knowledge tim pkm dapat berjalan baik, peningkatan keterampilan 90% dan adanya keberlanjutan dari kegiatan PKM dengan diskusi melalui group whatsapp jika terdapat kendala dalam mengelola website dinas Pariwisata.Abstract: The increase in tourist visits to Samosir tourism is a benchmark for the efforts of the promotion team of the Samosir Tourism Office, namely through the visitsamosir website media. Problems (1) the partner's website capacity is getting bigger day by day so that it can no longer accommodate data that will later be entered into the website; dan (2) the visitsamosir.com website experiences malware attacks so that when visitors access the website they get messages from malware. The method used by the PKM team (1) is to upgrade the visitsamosir server by implementing a larger server in data storage; (2) cleaning the website from malware and redesigning the website appearance; dan (3) conducting training in the management and security of the visitsamosir.com website. The purpose of PKM is to improve the skills of the promotion division of the Samosir tourism department in managing website content by paying attention to security aspects, website publications and publication of activities on social media, electronic media and journals. The results of PKM HR staff Promotion of the tourism office can practice website management. The PKM team's knowledge transfer process can run well, 90 percent skill improvement and the continuity of PKM activities with discussions via WhatsApp groups if there are obstacles in managing the Tourism Office website.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANTRI BRI TENTANG BUDIDAYA DAN BISNIS KELAPA SAWIT Riyadi Mustofa; Riati Bakce; Mulono Apriyanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11559

Abstract

Abstrak: Taluk Kuantan merupakan salah satu Kecamatan di Kabupeten Kuantan Sengingi. Salah satu komoditas yang banyak dibudidayakan adalah tanaman kelapa sawit yang dalam budidayanya memerlukan peran per bankan guna menyertaan modalnya. BRI sebagai salah satu bank yang selama ini membantu dalam pembiayan kepada para petani kelapa sawit. Guna menambahkan pengetahuan tentang budidaya kelapa sawit dan bisnis kelapa sawit maka diadakan pelatihan kepada Mantri BRI. Peserta merupakan Mantri BRI dari kantor unit BRI di wilayah Kabupaten Kuantan Sengingi sebanyak 40 orang. Untuk mendapatkan Mantri BRI yang mempunyai kemampuan dalam budidaya dan bisnis kelapa sawit maka dilaksanakan pelatihan budidaya dan bisnis kelapa sawit. Metoda pelatihan meliputi ceramah dan praktek, Hasil pelatihan dievaluasi sebelum dan setelah pelatihan melalui post test. Hasil post test menunjukan peningkatan kemampuan Mantri BRI dalam budidaya dan bisnis Kelapa Sawit sebesar 80% peserta dari seluruh materi yang diberikan.Abstract: Kuantan is one of the sub-districts in Kabupeten Kuantan Sengingi. One of the commodities that is widely cultivated is the oil palm plant, which in its cultivation requires a bank role to include its capital. BRI as one of the banks that has been helping in financing oil palm farmers. In order to increase knowledge about oil palm cultivation and the palm oil business, training was held to the BRI Mantri. The participants were BRI Mantri from the BRI unit office in the Kuantan Sengingi Regency area as many as 40 people. To get BRI Mantri who has the ability in the cultivation and business of oil palm, training on cultivation and oil palm business is carried out. The training method includes lectures and practices, training results are evaluated before and after training through post-tests. The post-test results showed an increase in the ability of the BRI Mantri in the cultivation and business of Palm Oil by 80% of the participants from all materials provided.
HATHA YOGA SEBAGAI PENGELOLAAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA TINGKAT AKHIR DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI SELAMA MASA PANDEMI Bela Novita Amaris Susanto; Nofri Zayani; Selvy Afrioza; Rifa Asmieza Al Haq
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10739

Abstract

Abstrak: Proses penyusunan skripsi sering membuat mahasiwa tingkat akhir mengalami kecemasan, stres sampai dengan depresi, hal tersebut merupakan tanda adanya gangguan kesehatan mental. Para mahasiswa belum memahami secara pasti cara untuk mengelola kesehatan mental. Diperlukan hatha yoga untuk mengelola kesehatan mental pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Tujuan Kegiatan yoga ini untuk meningkatan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa tingkat akhir dalam hal pengelolaan kesehatan mental selama penyusunan skripsi di masa pandemi covid-19. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu advokasi, bina suasana dan evaluasi. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mahasiswa tingkat akhir jurusan S1 Keperawatan, Universitas Yatsi Madani Tangerang yang berjumlah 30 perempuan. Mitra mengikuti kegiatan dengan antusias dan kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 90%. Diharapkan mitra dapat mempraktekkan hatha yoga secara berkala untuk pengelolaan kesehatan mental selama penyusunan skripsi.Abstract: The process of writing a thesis often makes final year students experience anxiety, stress and depression, this is a sign of a mental health disorder. The students do not understand exactly how to manage mental health. need hatha yoga to manage mental health in final year students who are working on a thesis. The purpose of this yoga activity is to increase the knowledge and skills of final year students in managing mental health during the preparation of thesis during the covid-19 pandemic. Activities are carried out through several stages, namely advocacy, atmosphere building and evaluation. Partners of this community service activity are final year undergraduate students majoring in Nursing, Yatsi Madani University, Tangerang, which collects 30 women. Partners participated in the activity enthusiastically and this activity increased partner knowledge by 90%. It is hoped that partners can practice hatha yoga regularly for mental health management during thesis preparation.
EDUKASI LAVILA (LAGU BERVISUALISASI) PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN TERHADAP PENGETAHUAN, KESADARAN DAN KEMAUAN DALAM VAKSINASI COVID-19 DI SD NGORESAN SURAKARTA Angesti Nugraheni; Ika Sumiyarsi Sukamto; Niken Bayu Argaheni; Noviyati Rahardjo Putri; Iffah Indri Kusmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10460

Abstract

Abstrak: Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan di seluruh dunia saat ini memiliki tantangan besar diberbagai sektor. Lonjakan kasus menjadikan pemerintah berupaya keras dalam pemerataan vaksin Covid-19 bagi semua usia termasuk anak-anak. Upaya promotif dan preventif digunakan sebagai fokus utama dalam menjaga kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat. Sehinga perlu adanya cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama pada anak. Sasaran kegiatan dilakukan pada anak usia 6 - 12 tahun berjumlah 63 siswa. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemauan dalam vaksinasi Covid-19. Metode edukasi dengan menggunakan lagu bervisualisasi. Tingkat keberhasilan kegiatan diukur menggunakan kuesioner yang diberikan pada siswa sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi. Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan pada anak ditunjukkan dengan sebelum edukasi sebanyak 52.4% siswa mendapat nilai 100 dan setelah edukasi meningkat sebanyak 84.1% siswa yang mendapat nilai 100. Pemahaman dan penerimaan vaksinasi Covid-19 pada seluruh siswa yang hadir ditandai dengan adanya memilih gambar visual dengan jawaban “ya”.Abstract: Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) has resulted in the world currentlyhaving big challenges in various sectors. Spike in cases has made the government work hard to distribut of the Cpvod-19 vaccine for all ages, include children. Promotive and preventive efforts was used as main focus to maintenance public health to increase awareness, willingness and ability to healthy life. So there needs to be a way to increase public knowledge, especially of children. Target of this activity is children 6 -12 years. The aim to increase knowledge and willingness in Covid-19 vaccination. Methode used discourse, discussions and singing visualized songs. Succes rate of measurement using a questionnaire given students before and after socialization activities. Result of measurements was increasing knowledge of children as shown by before socialization as many as 52.4% of students who got score 100 and after socialization increased by 84.1% of students who got score 100. Understanding and acceptance of Covid-19 vaccination to all students who attended marked by shoosing a visual image with the answer “yes”.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SERAI WANGI DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI ALAT MESIN PERTANIAN DI DESA SUKAJAYA PURWAKARTA Deri Teguh Santoso; Rianita Puspa Sari; Winda Rianti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11183

Abstract

Abstrak: Sektor pertanian telah memberikan kontribusi besar bagi nilai ekspor Indonesia. hasil pertanian tersebut salah satunya yaitu minyak atsiri. Atsiri merupakan cairan yang diperoleh dari pengolahan tanaman serai wangi. Sentra penghasil minyak atsiri dari serai wangi serta merupakan mitra pengabdian ini yaitu kelompok tani serai wangi Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Dalam proses pemanenan, petani desa mengalami permasalahan dimana alat yang digunakan untuk panen masih berupa alat konvensional. Sehingga menyebabkan biaya yang dikeluarkan cukup tinggi dan proses panen membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, tujuan dari adanya pengabdian ini yaitu untuk memberikan sosialisasi dan edukasi guna meningkatkan keterampilan kelompok tani serai wangi saat proses panen, serta menambah wawasan mengenai teknologi ALSINTAN (alat mesin pertanian). Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Berdasarkan rata-rata hasil pre-test capaian pengetahuan mitra sebesar 41,6% dan post-test 96,8%, sehingga mengalami peningkatan sebesar 55,2% terkait pemahaman dan keterampilan petani dalam memanfaatkan teknologi alat mesin pertanian untuk dapat meningkatkan produktivitas hasil tani serai wangi. Melalui penerapan teknologi ALSINTAN, petani dapat mempercepat, memperpendek proses panen tanaman serai wangi, dan meminimalisir biaya yang dikeluarkan sebesar 85,7%.Abstract: The agricultural sector has made a major contribution to the value of Indonesia's exports. One of these agricultural products is essential oil. Essential oil is a liquid obtained from processing citronella plants. The center that produces essential oils from citronella and is a partner for this service is the citronella farmer group in Sukajaya Village, Sukatani District, Purwakarta Regency. In the harvesting process, village farmers experience problems where the tools used for harvesting are still conventional tools. So that the costs incurred are quite high and the harvesting process takes a long time. Therefore, the purpose of this service is to provide socialization and education in order to improve the skills of citronella farmer groups during the harvesting process, as well as add insight into ALSINTAN technology (agricultural machinery). The service method is carried out through outreach, education, training, and mentoring. Based on the average results of the pre-test, the achievement of partner knowledge is 41.6% and the post-test is 96.8%, so that there is an increase of 55.2% regarding the understanding and skills of farmers in utilizing agricultural machine tool technology to be able to increase the productivity of agricultural products citronella. Through the application of ALSINTAN technology, farmers can speed up, shorten the process of harvesting citronella plants, and minimize costs incurred by 85.7%. 
PEMAHAMAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN MELALUIKELAS IBU HAMIL Fitriana Ikhtiarinawati Fajrin; Khusnul Nikmah; Lilik Agustina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10055

Abstract

Abstrak: Anemia dalam masa kehamilan mengakibatkan peningkatan risiko komplikasi pada ibu maupun janin untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan sedini mungkin yang dimulai dari memberikan pemahaman tentang anemia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman anemia dalam kehamilan melalui kelas ibu hamil untuk memberikan pengetahuan sehinga ibu hamil diharapkan mampu melakukan upaya pencegahan untuk menurunkan risiko kejadian anemia dalam masa kehamilan. Metode menggunakan penyuluhan berupa pendidikan kesehatan, dengan mitra ibu hamil yang berjumlah 8 orang. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian angket kuesioner untuk pretest sebelum penyampaian materi dan postest diakhir kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang pemahaman anemia dalam kehamilan sebelum dan sesudah kegiatan yakni sebesar 40%.Abstract: Anemia during pregnancy results in an increased risk of complications for the mother and fetus, therefore prevention efforts need to be carried out as early as possible starting from providing an understanding of anemia. The purpose of this community service activity is to increase understanding of anemia in pregnancy through classes for pregnant women to provide knowledge so that pregnant women are expected to be able to take preventive measures to reduce the risk of anemia during pregnancy. The method uses counseling in the form of health education, with 8 pregnant women partners. Evaluation of community service activities in the form of giving a questionnaire questionnaire for the pretest before the delivery of the material and the posttest at the end of the activity. The results of community service activities showed an increase in participants' knowledge about the understanding of anemia in pregnancy before and after the activity, which was 40%.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOCHAR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI CABAI RAWIT Maryance Vivi Murnia Bana; Ester Nurani Keraru; Maria Salestina Ngoni; Astried Priscilla Cordanis; Rizki Adiputra Taopan; Lorensius Santu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10817

Abstract

Abstrak: Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para petani terkait pemanfaatan biochar sebagai agen pembenah tanah yang dikombinasikan dengan Pupuk Organik Cair (POC) sehingga dapat meningkatkan produktivitas cabai rawit. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM antara lain pemaparan materi, pengukuran tingkat pemahaman melaui pretest dan post-test, demonstrasi cara pembuatan dan pengaplikasian biochar, dan peninjauan terkait perubahan perilaku petani atas informasi yang telah diterima. Pengukuran atas perubahan tingkat pemahaman petani atas materi yang diperoleh menggunakan rumus Hake, N-Gain. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para petani sangat antusias mengikuti kegiatan PkM ini karena biochar tergolong informasi dan teknologi yang baru diketahui. Ketika demonstrasi berlangsung, para petani sangat antusias untuk terlibat terutama para petani perempuan. Berdasarkan hasil pengukuran dengan N-Gain skor yang diperoleh mencapai nilai 1 dengan presentase N-Gain score sebesar 85% hal ini menunjukan bahwa metode yang diterapkan pada kegiatan tergolong efektif selaras dengan tingkat penguasaan petani yang sudah tergolong tinggi. Lebih lanjut, peninjauan menunjukkan bahwa terdapat perubahan perilaku dan motivasi dimana petani mampu mengaplikasikan biochar secara mandiri tanpa pendampingan dari tim PkM.Abstract: This PkM activity aims to provide training to farmers regarding the use of biochar as a soil improvement agent combined with Liquid Organic Fertilizer (POC) so as to increase the productivity of cayenne pepper. The methods used in PkM activities include material exposure, measuring the level of understanding through pretest and post-test, demonstration of how to make and apply biochar, and review of changes in farmer behavior on the information that has been received. Measurement of changes in farmers' level of understanding of the material obtained using the Hake, N-Gain formula. The results of the implementation show that the farmers are very enthusiastic about participating in this PkM activity because biochar is a new information and technology known. When the demonstration took place, the farmers were very enthusiastic to be involved, especially the women farmers. Based on the results of measurements with N-Gain the score obtained reaches a value of 1 with a percentage of N-Gain score of 85%, this shows that the method applied to the activity is classified as effective in line with the level of mastery of farmers who are already classified as high. Furthermore, the review showed that there was a change in behavior and motivation where farmers were able to apply biochar independently without assistance from the PkM team.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK SEBAGAI SIMULASI KEWIRAUSAHAAN SISWA MI Dian Nur Azizah; Ibrila Hind Aqila; Vanda Rezania; Zuyyina Fihayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10307

Abstract

Abstrak: Pelatihan pemanfaatan sampah anorganik dilaksanakan pada salah satu sekolah dasar MI di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo sebagai simulasi kewirausahan anak dikarenakan belum pernah adanya edukasi dan pelatihan serupa di MI. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah: (1) meningkatkan pemahaman siswa dalam pemanfaatan sampah organik di sekolah; dan (2) meningkatkan keterampilan siswa dalam pemanfaatan sampah organik sebagai simulasi kewirausahaan. Pelatihan ini dibagi menjadi dua tahapan, yakni sosialisasi jenis-jenis sampah beserta cara pengolahannya dan pelatihan pengolahan sampah anorganik seperti bungkus kopi instan menjadi barang yang bernilai ekonomis dan berguna. Hasil dari kegiatan abdimas ini antara lain: (1) meningkatnya pemahaman siswa MI dalam pemanfaatan dan pengolahan sampah anorganik dengan perolehan rata-rata skor pretest 40% (55,5) dan skor postest 60% (85); dan (2) meningkatnya pengetahuan siswa terkait pentingnya mengolah kembali sampah anorganik sebagai salah satu pencegahan permasalahan lingkungan dengan capaian jumlah skor 500 (Kelompok 1 dan 5), 490 (Kelompok 2 dan 4), dan 485 (Kelompok 3).Abstract: The training on the use of inorganic waste was carried out at one of the MI elementary schools in Tanggulangin District, Sidoarjo Regency by cooperating with the Sidoarjo Regency Environment and Hygiene Service as a simulation of child entrepreneurship because there had never been such education and training in MI. The objectives of this training activity are: (1) to increase students' understanding of the use of organic waste in schools; and (2) improving students' skills in the use of organic waste as a simulation of entrepreneurship. This training is divided into two stages, namely the socialization of the types of waste and how to process them and training on the processing of inorganic waste such as instant coffee packs into items of economic value and usefulness. The results of this community service activity include: (1) increasing the understanding of MI students in the utilization and processing of inorganic waste with an average pretest score of 40% (55.5) and a posttest score of 60% (85); and (2) increasing students' knowledge regarding the importance of reprocessing inorganic waste as one of the prevention of environmental problems with total scores of 500 (Groups 1 and 5), 490 (Groups 2 and 4), and 485 (Groups 3).
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI Eka Rati Astuti; Endah Yulianingsih; Puspita Sukmawaty Rasyid
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11112

Abstract

Abstrak: Remaja adalah masa penuh kegoncangan jiwa, yang menghubungkan masa kanak-kanak yang penuh kebergantungan dengan masa dewasa yang matang dan berdiri sendiri. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan baik fisik, psikis, maupun sosial. Berbagai perubahan tersebut dapat menimbulkan persoalan-persoalan yang kemungkinan dapat mengganggu perkembangan remaja selanjutnya. Diantara persoalan tersebut yang dihadapi remaja adalah masalah kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode yang diigunakan adalah penyuluhan kepada 34 orang remaja. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasilnya penyuluhan berjalan dengan baik dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebanyak 26,18% yang dapat dilihat dari peningkatan hasil posttest.Abstract: Adolescence is a period of mental turmoil, which connects a dependent childhood with a mature and independent adult. Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood which is marked by various changes, both physical, psychological, and social. These changes can cause problems that may interfere with the development of later adolescents. Among the problems faced by adolescents are reproductive health problems. The purpose of the activity is to increase the knowledge of adolescents about reproductive health. The method used is counseling to 34 teenagers. Evaluation is done through pretest and posttest. The result of the counseling went well with an increase in adolescent knowledge about reproductive health as much as 26.18% which can be seen from the increase in posttest results.