cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENYULUHAN COVID DAN TUBERCULOSIS DI MASA PASCA PANDEMI BAGI IBU HAMIL Ivanna Beru Brahmana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11854

Abstract

Abstrak: COVID dan tuberculosis (Tb) sama-sama menunjukkan gangguan pernafasan dengan gejala utama: batuk dan mungkin sesak nafas. Ibu hamil (bumil) yang normal sekalipun kadang-kadang mengeluhkan sesak di bagian dada saat bernafas. Untuk itu perlu pemahaman yang tepat untuk mengetahui gejala yang timbul merupakan kondisi yang normal atau berbahaya sebagai suatu gejala dari penyakit. Dengan demikian tidak akan terjadi salah persepsi, dikira sesuatu hal yang dinilai biasa, ternyata bisa berisiko fatal, atau sebaliknya. Memberikan informasi yang tepat dan meningkatkan pemahaman bumil mengenai gejala COVID dan Tb, serta bagaimana aturan pemberian vaksinasi booster bagi bumil. Pelaksanaan pengabdian dengan mitra kader ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta berupa penyuluhan, bertempat di Pendopo Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, dengan pemberian pretest dan postest sebelum dan sesudah penyampaian materi. Diskusi dan tanya jawab dilaksanakan pada akhir sesi. Banyaknya pertanyaan mengenai vaksin booster menunjukkan antusiasme peserta pengabdian melaksanakan vaksin booster COVID. Hasil postest menunjukkan peningkatan pemahaman dengan nilai 80,74 dari nilai 51,58 saat pretest dengan total peserta 27 orang.Abstract: COVID and tuberculosis (Tb) both show respiratory problems with the main symptoms: coughing and possibly shortness of breath. Even normal pregnant women sometimes complain of tightness in the chest when breathing. For this reason, proper understanding is needed to find out the symptoms that arise are normal or dangerous conditions as a symptom of the disease. Thus, there will be no misperceptions, which are thought to be something that is considered normal, in fact it can be fatal, or vice versa. Providing the right information and increasing the understanding of pregnant women about the symptoms of COVID and TB, as well as the rules for giving booster vaccinations for pregnant women. The implementation of service is in the form of counseling, by giving pretest and posttest before and after the delivery of the material. Discussions and questions and answers were held at the end of the session. The number of questions regarding the booster vaccine shows the enthusiasm of the service participants in implementing the COVID booster vaccine. The posttest results showed an increase in understanding with a score of 80.74 from a score of 51.58 during the pretest with a total of 27 participants.
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI TENTANG HEPATITIS AKUT PADA ANAK Eva Marsepa; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Oka Solehatul Mufrokah; Syafika Arifiyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12154

Abstract

Abstrak: Hepatitis akut adalah penyakit berbahaya bagi kesehatan tubuh. Penyakit ini sudah mulai masuk di Indonesia. Hepatitis akut menyerang anak usia 1 bulan sampai 16 tahun. Data pada tanggal 18 Mei 2022 pada kelompok umur penderita hepatitis akut di bawah 5 tahun sebanyak 7 pasien, umur 6-10 tahun sebanyak 2 pasien, dan 11-16 tahun sebanyak 5 pasien. Dari 14 pasien yang diduga menderita hepatitis akut tersebut terdapat 6 pasien yang meninggal dunia, 4 pasien sedang dalam perawatan, dan 4 kasus lainnya sudah dipulangkan (Kemenkes, 2022a). Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada para orang tua mengenai hepatitis akut pada anak. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan mengadakan penyuluhan kesehatan kepada warga. Mitra dalam kegiatan penyuluhan ini adalah pihak RT 030 RW 009 dan warga Perumahan Bukit Tiara sebanyak 20 orang. Memberikan kuesioner kepada responden sebelum dan sesudah pelaksanaan pengabdian merupakan cara untuk melakukan evaluasi. Setelah dilakukan perhitungan, sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan mengalami peningkatan sebesar 10%.Abstract: Acute hepatitis is a dangerous disease for the body's health. This disease has started to enter Indonesia. Acute hepatitis attacks children aged 1 month to 16 years. Data on 18 May 2022 in the age group of patients with acute hepatitis under 5 years as many as 7 patients, ages 6-10 years as many as 2 patients, and 11-16 years as many as 5 patients. Of the 14 patients suspected of having acute hepatitis, 6 patients died, 4 patients were being treated, and 4 other cases had been discharged (Ministry of Health, 2022a). The purpose of this activity is to provide communication, information and education to parents about acute hepatitis in children. The method of community service is carried out by holding health education to residents. Partners in this outreach activity are RT 030 RW 009 and 20 residents of Bukit Tiara Housing. Giving quetionnaires to respondents before and after the implementation of service is a way to evaluate. After the calculation, before and after the counseling increased of 10%. 
PERINTISAN USAHA TANAMAN HERBAL DI PONDOK PESANTREN AL WAHID SAMIGALUH, DIY Francy Risvansuna Fivintari; Agus Nugroho Setiawan; Susanawati Susanawati; Kintoko Kintoko; Melania Isti Ratnawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11755

Abstract

Abstrak: Pondok Pesantren Al Wahid (PP Al Wahid) memiliki sekitar 100 santri. PP Al Wahid memiliki banyak potensi untuk pengembangan tanaman herbal karena iklim yang mendukung. Permasalahannya, wawasan dan keterampilan pengelola dan santri PP Al Wahid dalam mengelola tanaman herbal masih terbatas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan PP Al Wahid dalam mengelola lahan untuk pengembangan tanaman herbal. Mitra sasaran utama program ini adalah PP Al Wahid Samigaluh yang melibatkan pengelola dan santri, serta masyarakat sekitar pondok yang semuanya berjumlah 60 orang. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan beberapa metode yaitu penyuluhan, pengenalan teknologi, pelatihan dan praktik penerapan teknologi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sebagian besar peserta pengabdian masyarakat (>75%) aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan. Pengetahuan dan wawasan santri dalam pengelolaan tanaman herbal meningkat. Jumlah tanaman herbal yang dikelola selama program tersebut bertambah dari sebelumnya tidak ada tanaman menjadi banyak tanaman, terutama kapulaga dan jantan. Sebanyak 80% kelompok peserta pelatihan terampil membuat teh dengan baik, mulai dari menghitung kebutuhan bahan hingga membuat teh herbal.  Abstract: Al Wahid Islamic Boarding School (PP Al Wahid) has about 100 students. PP Al Wahid has a lot of potential for developing herbal plants because of the favourable climate. The problem is that the insight and skills of PP Al Wahid leaders and students in managing herbal plants are still limited. The community service program aims to improve the insight and skills of PP Al Wahid in managing land for the development of herbal plants. The main target partner of this program is PP Al Wahid Samigaluh, which involves leaders and students, as well as the community around the Islamic boarding school, totaling 60 people. Community service is carried out by several methods, i.e. counselling, the introduction of technology, training and practice of technology application, mentoring, and monitoring and evaluation. Most of the community service participants (>75%) actively participated in each stage of the activity, knowledge and insight of students into the management of herbal plants increased. The number of herbal plants managed during the program grew from previously no plants to many plants, especially cardamom and male. As many as 80% of the trainee groups are skilled at making tea well, from calculating the material requirements to making herbal teas.
PENYULUHAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA SIPUT SECARA TERPADU Mardiah Sarah; Donatus Rendo; Sri Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12833

Abstract

Abstrak: Kegiatan PkM ini dilakukan karena adanya kasus serangan hama siput yang merusak kurang lebih 40ha lahan pertanian (hortikultura dan pangan) di Desa Ndondo. Keberadaan hama siput telah diketahui sejak lama dan populasinya semakin menigkat dari tahun ke tahun. Terjadinya ledakan populasi merupakan pertanda bahwa ada ketidakseimbangan dalam ekosistem oleh sebab itu tujuan dari PkM ini adalah untuk mengetahui kesiapan petani dalam menerapkan teknologi pengendalian hama secara terpadu sehingga akan diperoleh rekomendasi teknik pengendalian yang tepat dan berkelanjutan. Metode pelaksanan kegiatan PkM dilakaukan dengan cara memberikan penyuluhan tentang penerapan teknologi PHT. Sasaran kegiatan ini adalah petani hortikultura dan padi ladang sejumlah 30 orang. Pengukuran tingkat kesiapan petani diukur pada awal dan setelah kegiatan berlangsung dan selanjutnya akan di analisis secara sederhana menggukana persentase kesiapan. Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa terjadi tingkat pegetahuan petani terhadap komponen PHT sebesar 29,30% dengan tingkat perubahan pengetahuan tertinggi terjadi pada pengetahuan tentang faktor pemicu munculnya hama SEBESAR (46,25%) sementara itu peningkatan pengetahuan petani terhadap teknik pengendalian hama terpadu sebesar 33,26% tingkat perubahan tertinggi adalah teknik pengendalian secara perundang-undangan (peraturan) sebesar 47,42 %. Petani diharapkan mampu mengelola agroekosistem dan menerapkan berbagai komponen tersebut. Abstract: This PKM activity was carried out because of a case of snail pest attacks that damaged approximately 40ha agricultural land (horticulture and food) in Ndondo Village. The existence of snail pests has been known for a long time and its population is increasingly commercialized from year to year. The occurrence of a population explosion is a sign that there is an imbalance in the ecosystem, therefore the purpose of this PKM is to find out the readiness of farmers in applying integrated pest control technology so that appropriate and sustainable control techniques will be obtained. The method of implementing PKM activities is carried out by providing counseling about the application of IPM technology. The target of this activity is horticultural farmers and 30 fields of fields. Measurement of farmers' readiness levels is measured at the beginning and after the activity takes place and subsequently will be analyzed simply using the percentage of readiness. The evaluation results show that there was a level of knowledge of farmers towards the IPA component of 29.30% with the highest level of change in knowledge of the knowledge of the triggering factor for pest (46.25%) Meanwhile an increase in farmers' knowledge of integrated pest control techniques was 33.26% The highest level of change is the legislation (regulation) control technique of 47.42%. Farmers are expected to be able to manage agroecosystems and apply these components. 
GAMBARAN KESEHATAN DAN TRAUMA HEALING GUNA MENGURANGI KECEMASAN PADA ANAK PASCA GEMPA BUMI CIANJUR Casman Casman; Dian Mahanani; Nani Asna Dewi; Eko Teguh Budianto; Lisnadiyanti Lisnadiyanti; Nur Endah Rakhmawati; Gefira Nur Fatimah; Alfiansyah Muzaki; Muhammad Adriansyah; Yuni Fatma Usemahu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12635

Abstract

Abstrak: Anak sebagai bagian dari kelompok rentan berisiko tinggi terjadi pada anak tinggi mengalami trauma pasca gempabumi. Salah satu tanda trauma ialah adanya kecemasan. Selain kecemasan, gempabumi juga berisiko mengganggu kesehatan, karena banyaknya debu dari sisa reruntuhan atau kondisi tidak layak lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah untuk menurunkan kecemasan pasca gempabumi melalui trauma healing dan meningkatkan kesehatan anak. Kegiatan dilakukan di Dusun Sudi Desa Nagrak Kab. Cianjur pada tanggal 7-8 Desember 2022. Trauma healing yang digunakan ialah art therapy pada 20 anak berusia 2-6 tahun. Hasilnya setelah art therapy rerata skala kecemasan anak turun sebesar 2,55. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan door to door, yaitu mendatangi langsung anak ke tenda pengungsian. Hasilnya ditemukan bahwa 9 anak mengalami gatal-gatal, dan anak lainnya mengalami diare dan batuk pilek. Pengobatan obat terbatas telah dilakukan sesuai keluhan anak. Kebiasaan warga mandi di kolam air dan keberlanjutan program trauma healing bagi anak dapat menjadi perhatian khusus pengabdian masyarakat mendatang di lokasi yang sama. Abstract: Children, as a vulnerable group, are particularly vulnerable to post-earthquake trauma. Anxiety is a symptom of trauma. Aside from the anxiety, earthquakes pose a health risk due to the large amount of dust from the ruins or other unfit conditions. The goal of this community service activity is to reduce post-earthquake anxiety and improve children's health through trauma healing. On December 7-8, 2022, the activity was held in Sudi Hamlet, Nagrak Village, Kab. Cianjur. Art therapy was used to heal trauma in 20 children aged 2 to 6. As a result, the average child's anxiety scale decreased by 2.55 following art therapy. Door-to-door health checks are conducted, with children being taken directly to evacuation tents. The findings revealed that 9 children had itching, while others had diarrhea and cold coughs. According to the child's complaints, only limited drug treatment has been provided. The residents' habit of bathing in a pool of water, as well as the continuation of the trauma healing program for children, may be of particular concern for future community services at the same location. 
STRATEGI PENCARIAN TOPIC PENELITIAN LUKA: LANGKAH AWAL APLIKASI EVIDENCE BASED PRACTICE Sanny Frisca; Dheni Koerniawan; Veroneka Yosefpa Windahandayani; Aniska Indah Fari; Ketut Suryani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12429

Abstract

Abstrak: Perawat klinis saat ini diharapkan untuk menerapakan Evidence Based Practice Nursing (EBPN), saat melakukan implementasi keperawatan. EBPN ini berasal dari penelitian yang dilakukan oleh perawat, namun sulitnya menemukan ide atau topik penelitian menyebabkan minat melakukan penelitaian masih sedikit. Untuk itu perawat memerlukan kemampuan proses pencarian literasi yang cepat dan tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam memahami kata kunci, dan mencari literasi dalam mesin pencarian. Metode yang digunakan dengan pemaparan materi, dan praktikum langsung di mesin pencarian serta mereview artikel penelitian. Mitra pada kegiatan adalah organisasi InWOCNA DPW Sumatera Selatan, terdiri dari perawat klinis yang berkerja di instansi rumah sakit dan perawat yang membuka praktik mandiri, dengan jumlah 12 orang. Kegiatan pengabdian di evaluasi dengan pre-test dan post-test, didapatkan hasil adanya peningkatan pemahaman dengan rentang skor 2-3, dan peserta juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat terutama dalam menentukan topik penelitian. Abstract: Clinical nurses are currently expected to apply Evidence Based Practice Nursing (EBPN). This EBPN comes from research conducted by nurses, but the difficulty in finding ideas or research topics, causes little interest in conducting research. Nurses need the ability to searching some article quickly and precisely. This activity aims to improve nurse ability to understand keywords, and search for literacy in search engines. Team giving explanation to use search engine and reviewing research articles both qualitative and quantitative. Partners in this activity is InWOCNA South Sumatera, which consist of clinical nurses who work in hospital and nurses who open independent practices, with a total of 12 people. Community service activities were evaluated by pre-test and post-test, the result was an increase in understanding with a score range of 2-3, and participants also said that this activity was very useful, especially in determining research topics. 
EDUKASI KESEHATAN PERILAKU SLEEP HYGIENE DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA ANAK REMAJA Yunita Gabriela Madu; Meyke Rosdiana; Wirmando Wirmando; Jenita Laurensia Saranga; Mery Solon; Matilda Martha Paseno; Elmiana Bonga Linggi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12046

Abstract

Abstrak: Aktivitas remaja sebelum tidur sehingga tidak dapat mendapatkan kualitas tidur yang baik yang dapat mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja.Tujuan pengabdian untuk memberikan edukasi tentang perilaku sleep hygiene dan kadar hemoglobin pada remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Khatolik Rajawali Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 50 anak usia remaja yang berasal dari kelas XI sejumlah 104 remaja. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan edukasi penyuluhan tentang sleep hygiene dan tentang anemia pada anak remaja. Untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan ini, maka tim membagian kuesioner untuk menilai skala kualitas tidur pada anak remaja menggunakan kuesioner ASHS (Adolesecent Sleep Hygiene Scale) versi bahasa Indonesia dan melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin pada remaja menggunakan rapid test hemoglobin Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar dan terdeteksi perilaku sleep hygiene yaitu dari 50 remaja didapatkan 32 (64%) memiliki perilaku sleep hygiene yang baik dan terdeteksinya remaja yang yang memiliki dengan kadar hemoglobin rendah dibawah 13.2 gr/dl sebanyak 10 (20%) sehingga dapat disimpulkan bahwa remaja di SMP Katolik Rajawali memiliki perilaku sleep hygiene yang baik sehingga diharapkan remaja mampu mempertahankan kualitas tidur yang baik untuk mencegah terjadinya anemia pada anak remaja agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.Abstract: There are many adolescent activities before going to bed so that they cannot get good quality sleep which can affect the occurrence of anemia in adolescents. The purpose of the service is to provide education about sleep hygiene behavior and hemoglobin levels in adolescents. This activity was carried out at Khatolik Rajawali Junior High School, Makassar City with a total of 50 adolescent children from class XI with a total of 104 teenagers. The activities carried out are providing counseling education about sleep hygiene and about anemia in adolescents. To evaluate the success of this activity, the team distributed a questionnaire to assess the sleep quality scale in adolescents using the Indonesian version of the ASHS (Adolesecent Sleep Hygiene Scale) questionnaire and conducted a hemoglobin level examination in adolescents using a hemoglobin rapid test in adolescents who had sleep problems. Detected sleep hygiene behavior, namely from 50 adolescents, 32 (64%) had good sleep hygiene behavior and detected adolescents who had low hemoglobin levels below 13.2 gr / dl as much as 10 (20%) so that it can be concluded that adolescents at Rajawali Catholic Junior High School have good sleep hygiene behavior so that it is hoped that adolescents will be able to maintain good sleep quality to prevent anemia in adolescents so as not to interfere with teaching and learning activities in schools. 
IMPLEMENTATION OF GEOGEBRA IN MATHEMATICS TO IMPROVE THE SKILLS OF TEACHERS Andri Rahadyan; Indra Kurniawan; Halimatussa'diah Halimatussa'diah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12352

Abstract

Abstract: GeoGebra is one of the programs designed to improve the effectiveness of mathematics learning. For this reason, mathematics teachers should be able to operate GeoGebra to deliver learning material that is more interesting for students. This service activity aims to improve the math teacher's skills in constructing geometric shapes and other mathematical objects in the GeoGebra application to make it easier for students to understand mathematical material that requires more realistic visualisation. The service's target is mathematics teachers at HSPG Bekasi, where as many as ten teachers participated in this training. The method used in this activity goes through 4 stages: assessment, planning and development, and implementation of online workshops. Teachers are introduced to GeoGebra software and how to use it according to mathematical material, namely building spaces and completing linear and quadratic equations. Evaluation is carried out by giving a project test. The results of community service are that teachers can visualise geometric shapes and mathematical objects in GeoGebra so that students will better understand the concept of the material provided. The results of the project tests that have been carried out obtained an average value of 85, so there is an increase in the skills of teachers who are very good at using GeoGebra. 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN OLAHRAGA TRADISIONAL KAYU MALELE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP DAN KARARAKTER SERTA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL Ronny Braythin Rahail; Marni Bawawa; Hendra Jondry Hiskya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11923

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah memperkenalkan permainan tradisional kepada peserta didik dan guru kelas agar lebih mengenal jenis-jenis permainan tradisional yang merupakan bentuk pelaksanaan dan implementasi kearifan lokal budaya Papua. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk pelatihan kepada peserta didik. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah (1) persiapan; (2) pengenalan; (3) Pelatihan; dan (4) Pendampingan. Peserta dalam pengabdian adalah peserta didik SD YPK Kuprik Distrik Semangga Kabupaten Merauke. Evaluasi yang dilakukan berupa pembagian angket bagi peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman kepada materi permainan tradisional yang diberikan. Dari hasil evaluasi terdapat peningkatan dari siswa presentase sebesar 53%. Dari hasil ini dapat dikatakan bahwa ada peningkatkan yang baik terhadap pemahaman siswa kepada permainan tradisional kayu malele.Abstract: The purpose of carrying out this service is to introduce traditional games to students and class teachers so that they are more familiar with the types of traditional games which are a form of implementation and implementation of local wisdom of Papuan culture. This activity is made in the form of training to students. The methods used in this service are (1) preparation; (2) introduction; (3) training; and (4) mentoring. Participants in the service were YPK Kuprik Elementary School students, Semangga District, Merauke Regency. The evaluation was carried out in the form of distributing questionnaires to participants to determine their level of understanding of the traditional game material provided. From the results of the evaluation there was an increase in the percentage of students by 53%. From these results it can be said that there is a good increase in students' understanding of the traditional malele wooden game. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA BERBASIS STRATEGI HEURISTIK Marhan Taufik; Reni Dwi Susanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12226

Abstract

Abstrak: Siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda, salah satunya yang sering ditemui di sekolah adalah siswa berbakat. Siswa berbakat tersebut seringkali oleh sekolah diikutsertakan dalam ajang olimpiade. MTs Muhammadiyah 1 Malang merupakan salah satu sekolah yang selalu aktif melakukan pembimbingan olimpiade. Akan tetapi belum ada strategi khusus yang dilakukan dalam melakukan pembimbingan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan olimpiade matematika berbasis strategi heuristic kepada peserta didik di MTs Muhammadiyah 1 Malang. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan yang dilakukan oleh pakar olimpiade matematika dan pendampingan yang dilakukan oleh tim PMM UMM yang terdiri dari 8 peserta didik. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu siswa dapat merespon kegiatan pengabdian dengan baik yaitu dengan adanya antusiasme yang tinggi dari siswa dan selalu aktif mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan. Selain itu strategi heuristic juga dapat digunakan sebagai salah satu strategi yang dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah matematika, karena strategi heuristic dapat melatih siswa berpikir secara terstruktur mulai dari tahap mengidentifikasi masalah sampai pada menghasilkan jawaban yang sesuai dan menyimpulkan. Yang dibuktikan dengan peserta didik mampu menyelesaikan permasalahan dalam soal olimpiade dengan baik dan terstruktur. Abstract: Students have different characteristics, one of which is often found in schools is gifted students. The school usually includes these talented students in the Olympics. MTs Muhammadiyah 1 Malang is one of the schools that is always active in guiding the Olympics. However, specific strategies have yet to be carried out in conducting guidance. This service activity aims to provide training and mentoring for heuristic strategy-based mathematics Olympiads to students at MTs Muhammadiyah 1 Malang. What carried out service activities by providing training conducted by math olympiad experts and mentoring carried out by the UMM PMM team of 8 students. The result of this activity is that students can respond well to community service activities, namely with high enthusiasm from students, and are always active in participating in training and mentoring activities. In addition, What can also use heuristic strategies to help students solve mathematical problems because heuristic strategies can train students to think in a structured way, starting from identifying issues to producing appropriate answers and concluding. This is proven by students' ability to solve problems in Olympic questions and structure correctly.