cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN MENGGUNAKAN MEDIA APAR DAN KARUNG BASAH Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tambun; Agustina Hotma Uli Tumanggor; Muhammad Riduansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11800

Abstract

Abstrak: Kejadian kebakaran adalah permasalahan yang sangat sering terjadi di Kota Banjarmasin. Penyebab kebakaran selain karena faktor alam, akan tetapi juga karena faktor manusia terutama kelalaian dan juga ketidaksiapan menghadapi kebakaran. Pelatihan penanggulangan kebakaran menggunakan APAR dan karung basah dilatarbelakangi oleh kejadian kebakaran yang pernah terjadi di Sekolah Swasta Santa Angela dan juga pihak sekolah tidak pernah mendapat pelatihan penanggulangan kebakaran dengan menggunakan APAR dan karung basah. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan mitra Sekolah Swasta Santa Angela Kota Banjarmasin dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Sebelum diadakan kegiatan pelatihan ini, para peserta kurang mengetahui tentang kebakaran dan cara menggunakan APAR serta karung basahuntuk memadamkan api. Kegiatan pelatihan ini dimulai dari pemaparan materi, praktek penggunaan APAR dan karung basah, dan terakhir adalah tanya jawab. Hasil evaluasi dilakukan dengan memberikan kuesioner dan terdapat peningkatan yang signifikan menjadi 82% tentang kebakaran dan penggunaan APAR serta karung basah. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang kejadian kebakaran yang memang sering terjadi di Kota Banjarmasin.Abstract: Fire incidents are a very frequent problem in Banjarmasin City. The cause of fire is not only due to natural factors, but also due to human factors, especially negligence and also unpreparedness to face fire. Fire management training using fire extinguishers and wet sacks is motivated by fire incidents that have occurred at Santa Angela Private School and also the school has never received fire management training using fire extinguishers and wet sacks. The implementation of this activity was carried out with partners of Santa Angela Private School, Banjarmasin City with a total of 32 participants. Before this training activity was held, the participants did not know about fires and how to use fire extinguishers and wet sacks to extinguish fires. This training activity starts from the presentation of material, practice the use of fire extinguishers and wet sacks, and finally question and answer. The results of the evaluation were carried out by providing a questionnaire and there was a significant increase to 82% about fires and the use of fire extinguishers and wet sacks. This activity is very useful for all participants who attend because this is a form of education about fire incidents that often occur in Banjarmasin City.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI EKSTRAK DAUN SIRIH SEBAGAI UPAYA MELINDUNGI DIRI DAN KELUARGA DARI VIRUS COVID-19 Ruslan Hasani; Junaidi Junaidi; Ningsih Jaya; Iwan Iwan; Rahman Rahman; Sukriyadi Sukriyadi; Hamsina Hamsina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12258

Abstract

Abstrak: Wabah pandemi Covid-19 telah menyebar dengan cepat dan meluas ke seluruh dunia termasuk di Indonesia, membuat masyarakat merasa terancam namun saat ini belum menemukan solusi untuk melindungi diri dan keluarganya dari tertular virus Covid-19. Masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan memberikan sumbangsih terhadap masalah yang terjadi pada mitra. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman kepada warga terkait pembuatan hand sanitizer alami ekstrak daun sirih sebagai salah satu metode untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan hand sanitizer alami ekstrak daun sirih. Mitra pengabdian masyarakat adalah warga kelurahan Mandala Kecamatan Mamajang Kota Makassar sebanyak 10 orang. Hasil pengabdian masyarakat tercapai peningkatan pemahaman sebesar lebih dari 50% dan keterampilan tentang pembuatan hand sanitizer alami ekstrak daun sirih. Abstract: The Covid-19 pandemic outbreak has spread rapidly and spread throughout the world including in Indonesia, making people feel threatened but currently have not found a solution to protect themselves and their families from contracting the Covid-19 virus. There is still a lack of public awareness of clean and healthy lifestyles, such as washing hands, which contributes to problems that occur with partners. The purpose of implementing this community service is to provide understanding to residents regarding the manufacture of natural betel leaf extract hand sanitizers as a method to overcome the spread of the Covid-19 virus. The method used is socialization and training to provide understanding and skills in making natural betel leaf extract hand sanitizers. The community service partners are 10 residents of the Mandala Village, Mamajang District, Makassar City. The results of community service achieved an increase in understanding of more than 50% and skills regarding making natural betel leaf extract hand sanitizers.  
IBM BAGI GURU TAMAN KANAK-KANAK PADA PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI Nur Alim Amri; Usman Usman; Hajerah Hajerah; Nurhidayah Ramadhani; Nur Aisyah; Rifka Asitha Sari; Febriyanti Febriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12685

Abstract

Abstrak: Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam membuat media pembelajaran edukatif yang berbasis aplikasi. Program pelatihan ini dilaksanakan dalam satu bulan dengan mode sinkronous dan asinkronous dengan target luaran utama adalah media permainan edukatif berbasis aplikasi (powtoon) yang dapat digunakan dalam pembelajaan di Taman Kanak-kanak. Agar pelaksanaan pelatihan ini lebih terarah, metode yang digunakan adalah lesson studi (LS) yang dilaksanakan secara bersiklus dalam tiga tahap kegiatan dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap refleksi. Tahap pelaksanaan kegiatan memuat kegiatan pemberian materi pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi, membuat rancangan media pembelajaran, mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi powtoon, demonstrasi media pembelajaran. Berdasarkan hasil pengukuran persentase pada setiap indikator dari 66 peserta, menunjukkan 58% peserta telah mampu membuat media pembelajaran berbasis aplikasi powtoon, terdapat 67% peserta mampu mengoperasikan aplikasi powtoon, dan 88% peserta menganggap bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi sangat efektif diterapkan dalam proses pembelajaran. Abstract: This program aims to improve competence and develop creativity to create educational application media. The training program was carried out by applying sinkronous and asinkronous modes with the main output target being application based learning media (powtoon) that can be used in kindergarten learning. So that the implementation of science and technology for the community is more focused, the method used is lesson study (LS) which is carried out in cycles in three stages of activity starting from the planning stage, the implementation phase, and the reflection stage. The implementation stage of the activity includes the provision of material for developing application-based learning media, designing learning media, developing powtoon application-based learning media, demonstrating learning media. Based on the percentage measurement results for each indicator from 66 participants, it shows that 58% of participants have been able to make learning media based on the powtoon application, there are 67% of participants able to operate the powtoon application, and 88% of participants think that application-based learning media is very effectively applied in the learning process.  
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA TERAPI Diana Pramudya Wardhani; Erlyka Setyaningsih; Premi Wahyu Widyaningrum
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12776

Abstract

Abstrak: Pencemaran lingkungan dari limbah minyak goreng adalah permasalahan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Desa Kupuk. Pem¬buangan limbah minyak jelantah secara terus menerus dapat menimbulkan dampak negatif bagi ling¬kungan hidup dan kelangsungan kehidupan manusia. Melalui kegiatan ini kami memberikan pelatihan tentang pengolahan limbah terutama minyak jelantah. Bentuk pengolahan limbah minyak jelantah adalah menjadi lilin aroma terapi. Metode kegiatan dilakukan melalui seminar dan demonstrasi secara langsung. Kami bermitra dengan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini sekaligus sebagai wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam pengolahan limbah minyak jelantah, dan sebagai forum untuk bertukar pikiran dalam pengelolaan pencemaran lingkungan. Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu mitra memperoleh keterampilan baru yang berpotensi juga dapat membuka lapangan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Abstract: Environmental pollution from cooking oil waste is a problem that occurs in all parts of Indonesia, including in the village of Kupuk. Continuous disposal of used cooking oil waste can have a negative impact on the environment and the continuity of human life. Through this activity we provide training on waste processing, especially used cooking oil. The form of processing waste cooking oil is to make aromatherapy candles. The method of activity is carried out through seminars and direct demonstrations. We partner with PKK mothers. This activity is also a vehicle for increasing knowledge and insight in waste cooking oil processing, and as a forum for exchanging ideas on environmental pollution management. The end result of this activity is that partners acquire new skills that have the potential to open up employment opportunities to improve the welfare of the community, especially the residents of Kupuk Village, Bungkal District, Ponorogo Regency. 
PENERAPAN FEED TECHNOLOGY PADA KELOMPOK PETERNAK KAMBING MAWAH FARM ACEH Rini Mastuti; Muhammad Fuad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12533

Abstract

Abstrak: Pakan merupakan komponen penting dalam pemeliharaan ternak, yang mempengaruhi produktivitas ternak serta biaya pemeliharaan. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberikan solusi dari permasalahan pakan ternak pada kelompok peternak dengan cara mengimplementasikan teknologi serta transfer ilmu melalui penerapan feed technology. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah kelompok peternak kambing yang tergabung dalam Kelompok Peternak “Mawah Farm” dengan jumlah anggota 11 orang berlokasi di Desa Rantau Panjang, Rantau Selamat, Aceh Timur, Aceh. Metode pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah edukasi dan workshop yang berbasis penyuluhan berkerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur, penyediaan sarana yang dibutuhkan, pelatihan dan pendampingan pengolahan pakan hijauan dengan feed technology. Hasil pelaksanaan pengabdian adalah kelompok Mawah Farm telah memperoleh edukasi dan workshop mengenai feed technology yaitu penggunaan mesin chopper dan pembuatan pakan silase. Mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai feed technology sebanyak 50%. Penerapan dalam beternak kambing sangat bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi pakan (30%), menghemat biaya (20%) serta tenaga kerja (20%). Kegiatan penyuluhan, penyediaan sarana, pelatihan dan manajemen pengelolaan kegiatan di tingkat kelompok mitra berjalan cukup baik. Diperlukan program pendampingan lebih lanjut terhadap kegiatan mitra khususnya kegiatan manajemen produksi silase. Abstract: Feed is an important component in raising livestock, which affects livestock productivity and maintenance costs. This Community Partnership Program aims to provide solutions to animal feed problems in farmer groups by implementing technology and transferring knowledge through the application of feed technology. The target audience of this activity is a group of goat farmers who are members of the "Mawah Farm" Breeder Group with 11 members located in Rantau Panjang Village, Rantau Selamat, East Aceh, Aceh. The method of approach used in the implementation of activities is education and workshops based on counseling in collaboration with the East Aceh District Plantation and Animal Husbandry Office, providing the necessary facilities, training and mentoring in forage feed processing with feed technology. The results of the service implementation are that the Mawah Farm group has received education and workshops on feed technology, namely the use of chopper machines and making silage feed. Partners experienced an increase in knowledge and skills regarding feed technology by 50%. Application in goat breeding is very useful for increasing feed efficiency (30%), saving costs (20%) and labor (20%). Counseling activities, provision of facilities, training and management of activities at the partner group level are running quite well. Further assistance programs are needed for partner activities, especially silage production management activities.  
SIMULASI DAN GAMIFIKASI PEMBELAJARAN ILMU KOMPUTER DASAR MELALUI APLIKASI SI BINER Ade Nurhopipah; Zahi Ahmad Faizi; Retno Asih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12090

Abstract

Abstrak: Salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan Computational Thinking adalah dengan mengintegrasikan pembelajaran Ilmu Komputer ke dalam kurikulum nasional. Namun demikian, pembelajaran di kelas secara tradisional tidak cukup memenuhi kebutuhan berfikir kritis dalam pembelajaran Ilmu Komputer. Pada kegiatan ini, suatu aplikasi yang diberi nama “Si Biner” dibangun dengan tujuan menyediakan alternatif pembelajaran berbasis simulasi dan permainan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Materi yang disajikan mencakup pengenalan konsep bilangan biner untuk pengkodean angka, pengkodean huruf, deteksi error, dan efektivitas pencarian. Setelah melalui pengujian fungsional, aplikasi ini digunakan dalam acara pembelajaran Ilmu Komputer di SDN 2 Nusamangir, Kemranjen, Banyumas. Acara ini dirancang dengan mengintegrasikan metode simulasi untuk penyampaian materi dan permainan untuk melatih keterampilan. Evaluasi dilakukan dengan meminta peserta mengisi kuisioner berkaitan dengan aplikasi dan pemahaman terhadap materi. Secara umum, peserta menikmati pembelajaran yang disampaikan dengan metode tersebut dan menganggap bahwa aplikasi telah berfungsi baik dengan tampilan cukup menarik. Sedangkan untuk pemahaman terhadap materi, rata-rata keberhasilan mencapai 95,09%.Abstract: One of the efforts to improve Computational Thinking skills is integrating Computer Science learning into the national curriculum. However, traditional classroom learning is not enough to meet the needs of critical thinking in learning Computer Science. In this activity, an application named "Si Biner" was built to provide alternative learning based on simulations and games to increase motivation and learning outcomes. The material presented includes an introduction to binary numbers for encoding numbers, encoding letters, error detection, and search effectiveness. After going through functional testing, this application was used in a Computer Science learning event at SDN 2 Nusamangir, Kemranjen, Banyumas. This event was designed by integrating simulation methods for delivering material and games for training skills. The evaluation was carried out by asking participants to complete a questionnaire related to the application and understanding of the material. In general, the participants enjoyed the learning delivered by this method and considered that the application had functioned well with a reasonably attractive appearance. As for understanding the material, the average success reaches 95.09%. 
MEMBANGUN LITERASI KEWIRAUSAHAAN BAGI GENERASI MUDA Ahmad Firman; Masnyur Mansyur; Fitriani Latief; Nurhaeda Z; A. M. Reski Febriatma Hidayat; Ida Baharuddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12386

Abstract

Abstrak: Literasi kewirausahaan merupakan pemahaman seseorang terhadap wirausaha dengan berbagai karakter positif, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan peluang-peluang usaha menjadi kesempatan usaha yang menguntungkan dirinya dan masyarakat atau konsumennya. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kepada generasi muda khususnya SMA/SMK se Kabupaten Sinjai tentang kewirausahaan Metode penyampaian materi dalam bentuk seminar. Bentuk seminar digunakan pemateri untuk menyampaikan materi kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan simulasi. Kegiatan pelatihan memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman kepada generasi muda tentang kewirausahaan yang dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Abstract: Entrepreneurial literacy is a person's understanding of entrepreneurs with various positive, creative and innovative characters in developing business opportunities into business opportunities that benefit themselves and society or consumers. The purpose of this activity is to increase the understanding of the younger generation, especially high schools/vocational schools in Sinjai Regency, about Entrepreneurship Methods to attract material in the form of seminars. The form of the seminar is used by the presenters to convey the material for the activity and then proceed with discussions and simulations. Training activities provide benefits in increasing understanding to the younger generation about entrepreneurship that can create their own jobs. 
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PENGGERAK DALAM PENGOLAHAN SAMPAH DAPUR MENJADI ECO ENZYME Agustina Shinta Hartati Wahyuningtyas; Anisa Aprilia; Tri Ardyati; Kiki Fibrianto; Fahriyah Fahriyah; Riyanti Isaskar; Arie Srihardyastutie; Destyana Ellingga Pratiwi; Vi’in Ayu Pertiwi; Yusri Fajar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12000

Abstract

Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan adanya peningkatan produksi sampah, utamanya limbah organik rumah tangga yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat jika tidak diimbangi dengan pengelolaan sampah yang tepat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan, kesadaran, dan kebiasaan baik terutama bagi kaum perempuan agar mampu mengolah sampah atau limbah rumah tangga menjadi eco enzyme. Metode pengabdian meliputi persiapan, sosialisasi, dan pelatihan. Mitra dari kegiatan ini adalah kelompok ibu-ibu PKK RW VII Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dengan jumlah peserta yang terlibat sebanyak 86 20 orang. Hasil dari kegiatan tersebut, yaitu peserta dapat membuat dan melestarikan eco enzyme yang didukung dengan hasil evaluasi di mana peserta memiliki peningkatan pemahaman terkait pengolahan sampah dari aspek pengetahuan, kebiasaan, dan kepedulian.Abstract: The growth of population causes the increase of waste production, especially household waste which can cause a negative impact for environment and health if it isn't used the right waste’s management. The community service aims to increase the knowledge, awareness, and good habits to manage household waste into eco enzymes. The first method of this service is preparation, and then followed by socialization. And also training. The partners are the women of RW VII, who are the member of PKK group in the Kelurahan Lesanpuro of Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. There are 86 women involved. The result of the activity shows that participants can make and preserve eco enzymes, which is supported by the evaluation result. It shows that the participants understanding about organic waste management have increased based on the aspects of knowledges, habits, and care. 
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK DAN KEMASAN AMPLANG BAGI TIM PENGGERAK PKK DESA KERSIK KALIMANTAN TIMUR Arwin Sanjaya; Finnah Fourqoniah; Arif Maulana Ramdhani; Fitri Fitri; Juwita Z; Laura Viviana Ardiansyah; Setya Maulana Pratama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12780

Abstract

Abstrak: Untuk menghasilkan produk yang bisa dijadikan sebagi buah tangan bagi para wisatawan maka diperlukan adanya pelatihan dalam membuat produk olahan. Pelatihan pembuatan produk dan kemasan amplang ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tim penggerak PKK Desa Kersik agar dapat membuat produk olahan yang dapat dijadikan oleh-oleh khas Desa Kersik. Metode yang digunakan ialah metode workshop yang meliputi penyampaian materi dan sekaligus praktik pembuatan produk dan kemasan amplang yang dilaksanakan di Pantai Biru Kersik dengan diikuti oleh 40 peserta pelatihan. Pelatihan ini dilakukan oleh mahasiswa MBKM Bina Desa Kersik dan dosen Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang bekerja sama dengan salah satu pengusaha amplang. Berdasarkan hasil evaluasi yang didapatkan untuk tahap pemisahan daging ikan sebesar 25%, tahapan pembuatan adonan sebeesar 67,5%, tahapan penggorengan amplang sebesar 30%, tahapan penimbangan produk dalam kemasan sebesar 95%, dan terakhir tahap penggunaan alat hand sealer sebesar 75%. Sehingga, tim penggerak PKK sudah dapat dikatakan mampu dalam memproduksi amplang untuk kedepannya. Setelah semua rangkaian kegiatan pelatihan ini, maka selanjutnya hasil yang di dapat bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam mempersiapkan tim penggerak PKK dalam menjalankan produksi amplangnya. Abstract: To produce products that can be used as souvenirs for tourists, training is needed in making processed products. This training on making corrugated products and packaging aims to improve the skills of the Kersik Village PKK team so they can make processed products that can be used as souvenirs typical of Kersik Village. The method used is the workshop method which includes the delivery of material and at the same time the practice of making products and packaging of amplang which is carried out at Pantai Biru Kersik, attended by 40 training participants. This training was conducted by MBKM Bina Desa Kersik students and lecturers of the Business Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University in collaboration with one of the amplang entrepreneurs. Based on the evaluation results obtained for the fish meat separation stage was 25%, the dough-making stage was 67.5%, the amplang frying stage was 30%, the product weighing stage was 95%, and finally, the hand sealer tool usage stage was 75%. Thus, it can be said that the PKK driving team is capable of producing amplangs for the future. After all these series of training activities, then the results obtained can be used as material for consideration for the village government in preparing the PKK driving team to carry out their amplang production. 
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PEMASARAN BISNIS DIGITAL UNTUK PELAKU UMKM Asri Dwi Ariyani; Rosa Nikmatul Fajri; Nila Hidayah; Meutia Layli; Dani Fikri Setiawan; Silvia Waning Hiyun Puspita Sari; Defia Ifsantin Maula; Muhammad Hisam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12260

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan bersama dengan pelaku UMKM di kawasan wisata Unit Banjaran, Kecamatan Guwosari, Bantul, Yogyakarta. Permasalahan mitra yang ditemui antara lain; (1) belum melakukan pencatatan keuangan; (2) penentuan harga dari produk yang dijualpun masih berdasarkan insting dan pengalaman penjual; dan (3) cakupan pemasaran produk masih terbatas yaitu hanya diketahui oleh warga sekitar. Tujuan kegiatan ini untuk memperkuat bisnis pelaku UMKM di kawasan wisata Unit Banjaran yang terdata sejumlah 58 yang bergerak di kuliner (38),  kesenian dan kerajinan (5), dan usaha rumahan (6), pariwisata (3), pertanian (3) dan jasa (3) yang langsung disasar pada bagian manajemen keuangan dan pemasaran di platfrom digital serta meningkatkan kapasitas sumber daya para pelaku UMKM. Metode yang dipakai adalah sosialisasi, diskusi dan bimbingan teknis untuk pelaku UMKM yang selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program pada mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian ini (1) terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM terkait manajemen keuangan sehingga siap menjalankan operasional secara tertib hasil ini ditujukan adanya peningkatan pada uji binomial sejumlah 1,23; (2) 20% UMKM sudah mampu menentukan harga jual produk secara mandiri; dan (3) 90% pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan pemahaman untuk memperluas media pemasaran secara digital oleh UMKM yang mampu memperluas pangsa pasar.Abstract:  Community service activities are carried out together with MSMEs in the Banjaran Unit tourism area, Guwosari District, Bantul, Yogyakarta. Partner problems encountered include; (1) have not made financial records; (2) pricing of the products being sold is still based on the seller's instincts and experience; and (3) the scope of product marketing is still limited, namely only known by local residents. The purpose of this activity is to strengthen the business of MSME actors in the Banjaran Unit tourist area of which 58 are recorded as engaged in culinary (38), arts and crafts (5), and home-based businesses (6), tourism (3), agriculture (3) and services (3) which are directly targeted at the financial management and marketing divisions on digital platforms as well as increasing the resource capacity of MSME actors. The method used is socialization, discussion and technical guidance for MSME actors which are then evaluated to measure the success of the program with partners. The results of this service activity are (1) there is an increase in the knowledge and understanding of MSME players regarding financial management so that they are ready to carry out operations in an orderly manner. These results are aimed at an increase in the binomial test of 1.23; (2) 20% of MSMEs are able to determine product selling prices independently; and (3) 90% of MSMEs have the knowledge and understanding to expand digital marketing media by MSMEs that are able to expand market share.