cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PEMBERDAYAAN PETANI KARET DESA ADI MULYO DENGAN PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT Marlina Kamelia; Suci Wulan Pawhestri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.694 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5757

Abstract

Abstrak: Kabupaten Mesuji merupakan pecahan dari Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Tahun 2000 adalah tahun dimana pertumbuhan ekonomi Mesuji sebenarnya memasuki masa puncak, banyak transmigran lokal yang asalnya dari daerah Tulang Bawang dan sekitarnya menuju Mesuji karena tanaman karet mulai menampakkan hasil yang luar biasa bagus. Namun kini masa kejayaan itu sudah berlalu karena hasil produksi karet sudah tidak lagi bisa diandalkan. Pemanfaatan semua potensi karet diharapkan mampu menjadi alternatif penanggulangan masalah sosial ekonomi serta mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga. Potensi perkebunan karet yang bisa dimanfaatkan antara lain biji dan cangkang karet sedangkan potensi desa seperti aneka buah bisa dimanfaatkan sebagai penginduksi maupun penggumpal latek. Untuk bisa membantu petani karet di Desa Adi Mulyo Kecamatan Pancajaya Kabupaten Mesuji maka dilakukan pengabdian masyarakat dengan metode ABCD (Asset based community development). Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan warga antusias mengikuti berbagai program untuk memanfaatkan potensi yang ada di desanya serta mengaplikasikannya di lapangan.Abstract: Mesuji Regency is a fraction of Tulang Bawang Regency in Lampung Province. 2000 was the year when Mesuji's economic growth actually entered its peak, many local transmigrants who came from the Tulang Bawang area and its surroundings headed for Mesuji because rubber plants began to show extraordinary results. But now that heyday is over because rubber production is no longer reliable. Utilizing all the potential of rubber is expected to be an alternative to overcome socio-economic problems and reduce household expenses. The potential of rubber plantations that can be utilized includes rubber seeds and shells, while the village potentials such as various fruits can be used as an inducer or latex coagulant. To be able to help rubber farmers in Adi Mulyo Village, Pancajaya District, Mesuji Regency, community service was carried out using the ABCD (Asset based community development) method. The results of the dedication that have been done show that the residents are enthusiastic about participating in various programs to take advantage of the potential in their village and apply it in the field.
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN DARING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI V-RECORDER BAGI GURU SEKOLAH DASAR Juni Agus Simaremare; Ease Arent; Natalina Purba; Emelda Thesalonika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.569 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.4849

Abstract

Abstrak: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 091316 Pematang Raya dalam menggunakan aplikasi pembelajaran daring. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan peembuatan video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi V-Recorder. Metode pelaksanaan kegiatan ini secara garis besar terdiri atas 5 metode yaitu (1) Identifisi urgensi pemanfaatan aplikasi pembelajaran daring (2) Melakukan penginstalan aplikasi di smartphone para guru. (3) Memaparkan langkah/tutorial melakukan record/merekam pembelajaran dengan menggunakan aplikasi V-recorder. (4) Memaparkan langkah-lanhkah menshare video yang telah direkam dengan aplikasi V-recorder (5) Evaluasi. Mitra dalam pelatihan ini adalah para guru SD Negeri 091316 Pematang Raya dengan jumlah responden 12 orang. Hasil evaluasi dari kegiatan pelatihan tersebut adalah rata-rata 90% para guru SD Negeri 091316 Pematang Raya mengatakan bahwa aplikasi V-recorder mudah dipelajari, mudah dipahami, sesuai dengan kebetuhan pembelajaran, serta mudah diimplementasikan.Abstract: This training aims to improve the competence of teachers of SD Negeri 091316 Pematang Raya in using online learning applications. This activity is carried out in the form of training in making learning videos using the V-Recorder application. The method of implementing this activity broadly consists of 5 methods, namely (1) Identifying the urgency of using online learning applications (2) Installing applications on teachers' smartphones. (3) Describe the steps/tutorials for recording/recording learning using the V-recorder application. (4) Describe the steps to share videos that have been recorded with the V-recorder application (5) Evaluation. Partners in this training are the teachers of SD Negeri 091316 Pematang Raya with a total of 12 respondents. The results of the evaluation of the training activities were that on average 90% of the teachers of SD Negeri 091316 Pematang Raya said that the V-recorder application was easy to learn, easy to understand, in accordance with learning needs, and easy to implement.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS LITERASI Surya Sari Faradiba; Betty Rahmawati; Ikrima Adzkury Nabilla; Rega Ananda Aini Pradana; Rodita Bella Robba; Siftia Dewi Febriantika; Tasya Wulandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.765 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5614

Abstract

Abstrak: Gerakan literasi numerasi merupakan suatu gerakan yang dicanangkan pemerintah Indonesia sejak 2016 untuk menyadarkan dan mengembangkan kemampuan literasi numerasi peserta didik maupun masyarakat. Namun, dalam implementasinya banyak siswa yang masih belum memiliki kemampuan literasi numerasi yang cukup. Salah satunya adalah siswa di SDN 2 Candi Ponorogo. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berlangsung di SDN 2 Candi melalui pendampingan berbasis literasi numerasi. Kegiatan pendampingan terdiri dari tiga metode, yakni pembelajaran matematika di dalam kelas, pembelajaran matematika di luar kelas, dan pembelajaran matematika dengan menggunakan adaptasi teknologi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diperolah bahwa sebelum kegiatan pengabdian terdapat 65% siswa yang nilainya masih di bawah KKM, setelah kegiatan pendampingan pembelajaran jumlah siswa yang nilainya di bawah KKM menjadi 40%. Abstract: The numeracy literacy movement is a movement launched by the Indonesian government since 2016 to raise awareness and develop the numeracy literacy skills of students and the community. However, in its implementation, many students still do not have sufficient numeracy literacy skills. One of them is a student at SDN 2 Candi Ponorogo. The purpose of implementing this community service is to improve the quality of learning that takes place at SDN 2 Candi through numeracy-based assistance. Mentoring activities consist of three methods, namely learning mathematics in the classroom, learning mathematics outside the classroom, and learning mathematics using technology adaptation. The results of this community service activity showed that before the service activity there were 65% of students whose scores were still below the KKM, after the learning assistance activities the number of students whose scores were below the KKM was 40%.
MEWUJUDKAN RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI MELALUI EDUKASI HUNIAN TAHAN GEMPA Erik Wahyu Pradana; Senot Sangadji; Muji Rifai; Siti Nurlita Fitri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.192 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5522

Abstract

Abstrak: Dalam satu dekade terakhir, pembangunan kawasan hunian baru di Desa Tohudan meningkat, baik yang dilakukan oleh pengembang perumahan maupun masyarakat secara mandiri. Praktik konstruksi yang dilakukan masyarakat secara mandiri seringkali tidak melibatkan tenaga ahli konstruksi melainkan hanya tenaga terampil (pemborong, mandor, tukang, dsb). Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai persyaratan teknis yang harus dipenuhi agar bangunan aman terhadap gempa. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana melaksanakan praktik konstruksi yang baik sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra pemerintah Desa Tohudan melalui penyuluhan dan dibagi dalam tiga tahap yaitu identifikasi permasalahan mitra, persiapan, dan pelaksanaan. Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta dengan nilai rerata pre-test 26 (rentang nilai 10-40) dan nilai rerata post-test 66 (rentang nilai 50-100). Terlihat bahwa kegiatan ini berdampak pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bagaimana membangun rumah yang aman terhadap gempa. Lebih lanjut, dengan berbekal pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dan terlaksananya praktik konstruksi yang baik sesuai dengan standar teknis yang berlaku, dapat mendorong terwujudnya resiliensi masyarakat terhadap bencana gempa bumi.Abstract: In the last decade, new residential area construction in Tohudan Village has increased, carried out by property developers or community independently. Construction practices carried out by the community independently often do not involve construction experts but only skilled workers (contractors, foremen, builders, etc.). This condition is exacerbated by the lack of public knowledge of the technical requirements that must be met so that buildings are safe against earthquakes. For this reason, this community service activity is carried out to educate the community on how to implement good construction practices under applicable technical standards. This activity was carried out with the Tohudan Village government through counselling and was divided into three stages: identification of partner problems, preparation, and implementation. This activity was attended by 14 participants with a pre-test mean score of 26 (range 10-40) and a post-test mean score of 66 (range 50-100). It can be seen that this activity has an impact on increasing public understanding of how to build earthquake-safe houses. Furthermore, armed with the knowledge gained from this activity and the implementation of good construction practices under applicable technical standards, it can encourage the realization of community resilience to earthquake disasters.
PENINGKATAN KETERAMPILAN TENAGA PENDIDIK DALAM MERANCANG MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN PANDUAN MODUL DI SMKN 1 KARAWANG Dian Hartati; Sinta Rosalina; Wienike Dinar Pratiwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.519 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6416

Abstract

Abstrak: Pembelajaran daring menimbulkan permasalahan tak terelakkan, baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Pembelajaran monoton dan berpusat pada guru semakin mengukuhkan tantangan dalam memberikan pengajaran yang efektif di masa pandemi. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan keterampilan tenaga pendidik SMKN 1 Karawang dalam menyusun multimedia interaktif. Metode yang digunakan yaitu berupa diseminasi modul penyusunan multimedia interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 18 November 2021 yang berlokasi di SMKN 1 Karawang. Kegiatan diikuti oleh 30 tenaga pendidik SMKN 1 Karawang dengan berbagai mata pelajaran. Setelah mengikuti diseminasi modul multimedia pembelajaran interaktif tenaga pendidik SMKN 1 Karawang mampu membuat materi ajar yang dapat memberikan motivasi kepada peserta didik saat pembelajaran jarak jauh berlangsung. Terjadi peningkatan keterampilan dari 70% menjadi 90% setelah mengikuti kegiatan. Dengan demikian acara diseminasi modul multimedia pembelajaran interaktif bermanfaat meningkatkan keterampilan tenaga pendidik dalam menyusun materi ajar dan akan mempermudah siswa dalam melakukan pembelajaran. Peserta didik juga dapat meningkatkan hasil belajar dan pendidik mampu menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran jarak jauh. Abstract: Online learning creates inevitable problems, both for students and educators. Monotonous and teacher-centered learning reinforces the challenges of providing effective teaching during a pandemic. The purpose of the service is to improve the skills of educators at SMKN 1 Karawang in compiling interactive multimedia. The method used is in the form of dissemination of interactive multimedia compilation modules. The activity will be held on Thursday, November 18, 2021, which is located at SMKN 1 Karawang. The activity was attended by 30 educators at SMKN 1 Karawang with various subjects. After participating in the dissemination of interactive learning multimedia modules, the educators of SMKN 1 Karawang are able to create teaching materials that can motivate students during distance learning. There was an increase in skills from 70% to 90% after participating in the activity. Thus, the dissemination of interactive learning multimedia modules is useful in improving the skills of educators in compiling teaching materials and will make it easier for students to do learning. Students can also improve learning outcomes and educators are able to solve problems in distance learning.
PENULISAN KARYA ILMIAH DALAM JARINGAN BAGI GURU BAHASA INDONESIA Siti Ansoriyah; Ines Nur Irawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.283 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6076

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat diharapkan agar para guru lebih memahami dan mahir dalam menulis karya ilmiah sebagai penunjang kegiatan pengembangan profesi guru. Selain itu terbantunya guru dalam kenaikan pangkat sebagai syarat yang harus dipenuhi. Tersusunnya artikel penelitian hasil kegiatan pelatihan penulisan para guru. Untuk mencapai tujuan pelatihan digunakan metode pelatihan, praktik secara langsung melalui pendampingan. Pada kegiatan program pelatihan penulisan karya ilmiah diikuti sebanyak 37 orang guru dari berbagai daerah. Hasil yang didapat berdasarkan rata-rata hasil pre-test menunjukkan 69.58% yang dibandingkan dengan rata-rata hasil post-test 80.50% yang mana terdapat kenaikan sebesar 10.92% secara keseluruhan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa terlaksananya pelatihan dapat mencapai pemahaman pengertian penulisan artikel, penggunaan aplikasi mendeley, dan pelatihan mensubmit artikel dari berbagai jurnal yang akan dituju. Pada akhir kegiatan program diperoleh hasil: 1) Sebanyak 37 orang guru dari berbagai daerah mengikuti kegiatan pelatihan secara utuh selama 24 jam pelajaran; 2) Terlaksana tiga kali pendampingan dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penulisan artikel ilmiah; 3) Tersedia 37 laporan hasil penulisan artikel oleh setiap peserta dengan bimbingan dan arahan tim pendamping.Abstract: The purpose of community service was expected to make teachers more understanding and proficient in writing scientific papers as a support for teacher professional development activities. In addition, the assistance of teachers in promotion was a condition that must be met. Compilation of research articles resulting from teacher writing training activities. To achieve the training objectives of training methods, practiced directly through mentoring. The scientific paper writing training program was attended by 37 teachers from various regions. The results obtained based on the average of pre-test results showed 69,58% compared to the average of post-test results of 80,50% which was an increase of 10.92% overall. Thus, it can be said that the implementation of the training can achieve an understanding of the article writing meaning, the use of the Mendeley application, and training in submitting articles from various journals to be addressed. At the end of the program, the following activities were obtained: 1) A total of 37 teachers from various regions participated in the full 24-hour lesson; 2) Conducted three times of assistance in planning, implementing, and writing scientific articles; 3) There were 37 reports on the results of article writing by each participant with the guidance and guidance of the Guidance team.
DESIMINASI: PELATIHAN PENYUSUNAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MATEMATIKA TERINTEGRASI BAGI GURU SMP Riana Riana; Malik Ibrahim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.981 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6680

Abstract

Abstrak: Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai salah satu dari perangkat pembelajaran dianggap memiliki materi yang lebih ringkas, dengan latihan-latihan yang dapat membuat siswa menemukan sendiri konsep, teorema, rumus dan sebagainya. Di sisi lain, seorang pendidik sekarang dituntut untuk membentuk watak serta peradaban peserta didik. Sedangkan content (isi) dari Lembar Kerja Siswa (LKS) yang ada saat ini masisangat kurang dengan nilai-nilai sebagaimana yang tercantum pada Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003. Oleh karena itu, pelaksana memberikan pelatihan penysusunan LKS berbasis Matematika Terintegrasi bagi guru. Adapun metode yang pelaksana gunakan dalam melakukan pelatihan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu: (1) Materi; (2) Pelatihan pnysusunan LKS berbasis Matematika Terintegrasi, dan; (3) Melakukan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa keterampilan (skill) mitra sangat baik yaitu sebesar 90% untuk menyusun LKS Matematika berbasis matematika terintegrasi pada materi himpunan.Abstract: Student Worksheet (LKS) as one of the learning devices is considered to have more concise material, with exercises that can make students discover for themselves concepts, theorems, formulas and so on. On the other hand, an educator is now required to shape the character and civilization of learners.While the content (content) of the student worksheet (LKS) that exists today is still very lacking with the values as stated in The Indonesian Law No. 20 of 2003. Therefore, the implementer provided integrated Mathematics-based mathematics LKS training for mathematics teachers at Al-Ikhlashiyah Islamic Junior High School. The methods that implementers use in conducting this training are divided into three stages, namely: (1) Material; (2) integrated mathematis based student worksheet preparation training, and; (3) Monitoring and evaluation. Based on the results of the activities that have been carried out, it can be concluded that the skills of math teachers are very good which is 90% to compile mathematics-based mathematics student worksheet integrated on the set material.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU MELALUI KEGIATAN EDUKASI DAN SIMULASI Nurbaya Nurbaya; Rahmat Haji Saeni; Zaki Irwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.19 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6579

Abstract

Abstrak: Kader sangat berperan penting dalam pelaksanaan posyandu sebagai salah satu kegiatan pemantauan status gizi balita. Pengetahuan yang baik tentang gizi dan upaya pencegahan stunting akan membantu kader dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Oleh karena itu, sebanyak 5 kader perlu dibekali dengan pengetahuan tentang gizi dan kesehatan yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pemantauan pertumbuhan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya. Sasaran utama pada kegiatan ini adalah kader posyandu di wilayah lingkungan Kadolang, Mamuju. Peningkatan kapasitas dilakukan melalui tiga metode yaitu, edukasi, simulasi, dan pendampingan agak kader dapat mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang telah diberikan. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggunakan edukasi, simulasi dan pendampingan. Metode tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam memantau tumbuh kembang balita dan melakukan penyuluhan kesehatan di masyarakat. Sebagai saran, perlu adanya pelatihan khusus pada kader tentang cara memberikan informasi kesehatan melalui media edukasi dan promosi kesehatan.Abstract: Cadres play an important role in the implementation of Posyandu as one of the activities to monitor the nutritional status of under-five children. Good knowledge about nutrition and stunting prevention efforts will assist cadres in providing counseling to the community. Therefore, cadres need to be equipped with adequate knowledge about nutrition and health. This community service activity aimed to increase the knowledge and skills of Posyandu cadres in monitoring growth and providing health promotion to the community. The main target for this activity was Posyandu cadres in the Kadolang village, Mamuju. Capacity building was carried out through three methods, namely, education, simulation, and assisting. Therefore, cadres can practice directly the knowledge that has been given. Community service activities using the combination of these methods can increase the knowledge and skills of Posyandu cadres in monitoring the growth and development of toddlers and conducting health education in the community. As a suggestion, it is necessary to have special training for cadres on how to provide health information through health education and promotion media. 
EDUKASI TERAPI PIJAT UNTUK MENJAGA SISTEM IMUN BAYI 6-12 BULAN DI MASA ADAPTASI KENORMALAN BARU Asrawaty Asrawaty; Sumiaty Sumiaty; Hasfany Asike
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.418 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6360

Abstract

Abstrak: Selama masa pandemi, berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 pada bayi dan balita. Salah satu pelayanan kesehatan yang dilakukan adalah pijat bayi dengan menggunakan gerakan-gerakan tertentu yang memiliki banyak manfaat. Kenyataannya, tidak banyak kader posyandu di kecamatan Layana yang terlatih melakukan pijat dengan teknik yang benar. Pijat bayi bisa dilakukan oleh orang tua tetapi kebanyakan orang tua takut untuk memijat bayinya sendiri. Tujuan pengabdian ini agar orang tua dan kader posyandu dapat memijat bayi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan fungsi organ tubuh. Kegiatan tersebut dilakukan melalui metode penyuluhan berupa tanya jawab dan pelatihan pijat bayi. Di awal kegiatan peserta diberikan pretest untuk mengetahui pengetahuan awal peserta tentang pijat bayi, dilanjutkan dengan ceramah dan tanya jawab kemudian pelatihan. Diakhir kegiatan diberikan posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta. Proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan sukses. Peserta sangat aktif, dalam memberikan pertanyaan dan terlihat dari hasil pretest berada pada kisaran 51-65% atau kategori sedang. Hasil Postest mengalami peningkatan pada kisaran 75-90% atau kategori tinggi. Kegiatan edukasi ini dinilai efektif untuk melakukan terapi pijat sesuai standar operasional prosedur untuk meningkatkan daya tahan tubuh.Abstract: During the pandemic, various efforts were made to prevent the spread of COVID-19 in infants and toddlers. One of the health services provided is baby massage using certain movements that have many benefits. In fact, not many posyandu cadres in Layana sub-district are trained to do massage with the correct technique. Baby massage can be done by parents but most parents are afraid to massage their baby themselves. The purpose of this service is so that parents and posyandu cadres can massage babies to overcome various health problems and improve organ function. The activity was carried out through counseling methods in the form of questions and answers and baby massage training. At the beginning of the activity the participants were given a pretest to determine the participants' initial knowledge about baby massage, followed by lectures and questions and answers then training. At the end of the activity, a posttest was given to determine the increase in participants' knowledge. The process of implementing community service has been carried out successfully. Participants were very active, in asking questions and as seen from the results of the pretest the was in the range of 51-65% or the moderate category. Posttest results have increased in the range of 75-90% or high category. This educational activity is considered effective for performing massage therapy according to standard operating procedures to increase endurance.
PEMBERDAYAN KELUARGA MELALUI WIRAUSAHA BIDANG GIZI DENGAN MEMANFAATKAN DAUN KELOR SEBAGAI PANGAN LOKAL Hapzah Hapzah; Yudianti Yudianti; Nurbaya Nurbaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.651 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6537

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi di semua lapisan masyarakat. Dampak nyata yang dialami oleh masyarakat adalah penurunan pendapatan yang berimbas pada tingkat ketahanan pangan keluarga. Keluarga yang memiliki tingkat pendapatan yang rendah akan memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan gizi bagi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mengembangkan wirausaha keluarga bidang gizi dengan memanfaatkan pangan lokal yaitu daun kelor . Kegiatan ini dilakukan di dua kelurahan yaitu kelurahan Mamunyu dan Sinyoyoi Selatan yang diikuti oleh 30 peserta. Peserta adalah para ibu yang menjadi perwakilan rumah tangga . Kegiatan ini juga melibatkan unsur PKK, kader Posyandu dan aparat kelurahan agar kegiatan ini dapat berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Selain itu, peserta juga difasilitasi dan didampingi dalam pengolahan bahan pangan lokal. Evaluasi yang dilakukan dalam bentuk pre dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan skor benar >80% dan berhak memperoleh sertifikat penyuluhan keamanan pangan (PKP) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju. Diharapkan pihak pemerintah dapat memfasilitasi para pelaku usaha keluarga tersebut dalam mengembangkan usaha mereka dengan mendukung dan mendampingi mereka hingga memperoleh no. PIRT pada usaha mereka.Abstract : The Covid-19 pandemic that has occurred since the beginning of 2020 impacts both the health and the economic sectors at all levels of society. The real impact experienced by the community is a decrease in income which impacts the food security level of families. Families who have a low-income level will have difficulty meeting their nutritional needs. This community service aimed to empower families in developing family entrepreneurs in the field of nutrition by utilizing local food, namely Moringa leaves. This activity was carried out in two villages, namely Mamunyu and South Sinyoyoi villages, which were attended by 30 participants. Participants are mothers who are household representatives. This activity also involves PKK elements, Posyandu cadres, and village officials so that this activity can be sustainable. The method used was counseling in the form of lectures and discussions. In addition, participants were also facilitated and assisted in processing the local food. The evaluation was carried out in the form of pre and post-test. The results of the evaluation showed that 100% of participants experienced an increase in knowledge with a correct score of >80% and were entitled to a certificate of food safety education (PKP) from the Mamuju District Health Office. It is expected that the government can facilitate family business actors in developing their businesses by supporting and assisting them to obtain PIRT number.

Page 65 of 309 | Total Record : 3084