cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGANYAM KERAJINAN BAMBU UNTUK MENCIPTAKAN DIVERSIFIKASI PRODUK UNGGULAN Desak Nyoman Sri Werastuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1417.872 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6418

Abstract

Abstrak: Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menganyam kerajinan bambu pada kelompok pengerajin Pandan Harum di Desa Selat. Di desa ini, terdapat potensi hutan bambu yang belum dimanfaatkan secara maksimal melalui penciptaan produk kerajinan yang bernilai tambah. Permasalahan yang dialami yaitu belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan kerajinan berbahan dasar bambu. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode PALS dengan tahapan-tahapan kegiatan, yakni persiapan kelompok pengerajin agar memahami kondisi dan potensi hutan bambu di Desa Selat, serta upaya inovatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penghasilan. Kedua, tahap pelibatan partisipasi aktif seluruh anggota kelompok pengerajin untuk membangun, mengelola, dan membesarkan usaha produktifnya. Ketiga, tahap pendampingan aktivitas anggota kelompok mitra dalam memberdayakan dirinya secara berkelanjutan. Pada tahap ini juga dilakukan evaluasi sebelum produk dipasarkan. Hasil yang diperoleh adalah pertama, kapasitas produksi meningkat sebesar 23%. Kedua, kelompok pengerajin telah berhasil menguasai penganyaman kerajinan bambu berupa sokasi. Ketiga, segmen pasar juga diperluas, tidak hanya di Buleleng saja tapi di seluruh Bali.Abstract: Bamboo handicraft business can increase farmers' income and increase income distribution so as to reduce social inequality in rural areas. In Selat Village, there is a potential for bamboo forests that has not been fully utilized through the creation of value-added handicraft products. The problem experienced is that they do not have the knowledge and skills in producing handicrafts made from bamboo. The implementation method used is the PALS method with stages of activity, namely first to raise the awareness of the craftsman group to understand the condition and potential of the bamboo forest in Selat Village, as well as innovative efforts that can be made to increase income. Second, the stage of involving the active participation of all members of the craftsman group to build, manage, and grow their productive businesses. Third, the stage of overseeing the activities of partner group members in empowering themselves in a sustainable manner. At this stage an evaluation is also carried out before the product is marketed. The results obtained are first, production capacity increased by 23%. Second, the craftsmen group has succeeded in mastering the weaving of bamboo crafts. Third, the market segment is also expanded, not only in Buleleng but throughout Bali.
PENINGKATAN KOMPETENSI PRODUKIF-INOVATIF DI ERA NEW NORMAL MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG BAGI SISWA SMA Maryam Rahim; Wenny Hulukati; Meiske Puluhulawa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.45 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6092

Abstract

Abstrak: Sasaran program pengabdian kepada masyarakat yaitu peningkatan kompetensi produktif-inovatif di era new normal pada siswa SMA di daerah pesisir Teluk Tomini. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kompetensi pemahaman dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan pengolahan limbah jagung sebagai karya produktif-inovatif bernilai ekonomis, mampu menciptakan lapangan kerja menjadi sumber penghidupan masyarakat dan untuk mencegah terjadinya pengangguran. Metode pelaksanaan dengan bentuk pelatihan, dengan langkah-langah: (a) persiapan; (b) pelaksanaan; dan (c) evaluasi. Hasil pengabdian yang telah dicapai yaitu siswa memiliki pemahaman bahwa limbah jagung dapat digunakan sebagai bahan karya produktif-inovatif bernilai ekonomis, siswa menunjukkan keterampilan dapat mengolah limbah jagung, dan juga melalui pengabdian terbentuknya kelompok siswa sebagai pengrajin agar tetap berkarya sesuai pemahaman dan keterampilan yang didapatkan saat pelatihan. Abstract: The target of the community service program is to increase productive-innovative competence in the new normal era for high school students in the coastal area of Tomini Bay. The purpose of the service is to improve the understanding competence and skills of high school students in utilizing corn waste processing as productive-innovative work with economic value, being able to create jobs as a source of community livelihood and to prevent unemployment. The implementation method is in the form of training, with the following steps: (a) preparation; (b) implementation; and (c) evaluation. The results of the service that have been achieved are that students have an understanding that corn waste can be used as a productive-innovative work material with economic value, students demonstrate skills in processing corn waste, and also through the service of forming groups of students as craftsmen so that they continue to work according to the understanding and skills obtained when training. Keywords:
PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU SMK DALAM PEMANFAATAN MICROSOFT OFFICE 365 Dairoh Dairoh; slamet Wiyono; Very Kurnia bakti; Ratono Ratono; Dwi Intan Af'idah; Riszki Wijayatun Pratiwi; Sharfina Febbi Handayani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.658 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6690

Abstract

Abstrak: Office 365 adalah aplikasi Microsoft yang diciptakan satu paket berupaWord, Power Point, Outlook, Excel, Acces dan Publisher. Office 365 memberikan kemudahan menjalankan pekerjaan melalui berbagai aplikasi fitur yang ada, dirancang membantu menyelesaikan lebih banyak secara lebih inovatif dengan layanan cloud cerdas. Banyak yang belum mengenal kelebihan dan kegunaan dari Office 365. Khususnya Guru dan TU di SMKN 3 Tegal padah sudah memiliki akun loginnya. Namun tidak mengetahui bagaimana menggunakan office 365. Pengabdian ini bertujuan untuk memudahkan kinerja bersama antara tata usaha dan proses mengajar bagi guru di SMKN 3 Tegal dengan memanfaatkan office 365. PKM ini menggunakan metode sosialisasi, dengan tahapan: persiapan (survey), memberikan materi, tanya jawab, diskusi, praktik, pendampingan serta dilakukan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi kegiatan PKM. Pengabdian berlangsung selama 3 hari, dengan peserta 35 orang. Hasilnya peserta dapat mengoperasikan dan menggunakan akun Office 365 yang telah dimilki dengan baik dan lancar, saat dilakukan praktik dan evaluasi berupa pretest dan posttest pada quisioner yang telah diberikan, sebanyak 80% sudah dapat mengenal, memahami menggunakan dan operasikan office 365 secara baik dan lancar.Abstract: Office 365 is a Microsoft application made in one package in the form of Word, PowerPoint, Outlook, Excel, Access, and Publisher. Office 365 makes it easy to get work done through a variety of existing applications, designed to help get more done innovatively with intelligent cloud services. Many do not know the advantages and uses of Office 365. Especially teachers and TU at SMKN3 Tegal already have a login account. However, they do not know how to use office 365. This service aims to facilitate joint performance between the administration and the teaching process for teachers at SMKN 3 Tegal by utilizing office 365. This PKM uses the socialization method, with the following stages: preparation, presentation, questions answer, discussion, practice, mentoring as well as pre-test and post-test for discussion of PKM activities. The service lasted for 3 days, with 35 participants. As a result, participants can operate and use their Office 365 accounts well and smoothly. This can be seen when practice is carried out and posttest of community service activities is carried out on the questionnaire that has been given as many as 80% can recognize, understand, use and operate Office 365 well and smoothly.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SANTRI DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI LINGKUNGAN PESANTREN Rizka Yunita; Widya Addiarto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.295 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6580

Abstract

Abstrak: Covid-19 masih menjadi pandemi global termasuk Indonesia. Jumlah kasus Covid-19 terjadi penurunan beberapa bulan terakhir ini. Kondisi ini menunjukkan mulai terjadinya penurunan perilaku penerapan protokol kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman santri dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren seiring dengan aktifnya pembelajaran tatap muka. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian melalui pemberian penyuluhan kepada 70 santri di Pondok Pesantren Hafshawaty Zainul Hasan. Selanjutnya melakukan pre test tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dan pada akhir kegiatan diberikan post test. Hasilnya menunjukkan terjadinya peningkatan skor rata-rata pemahaman santri tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebanyak 26,71%. Sementara itu, hasil observasi memperlihatkan seluruh santri menyimak, memperhatikan, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian. Harapan dari kegiatan ini agar para santri dapat menjadi role model bagi masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren. Abstract: Covid-19 is still a global pandemic, including in Indonesia. The number of Covid-19 cases has decreased in recent months. This condition indicates that the behavior of implementing health protocols has begun to decrease. The purpose of this community service is to increase the understanding of students in efforts to prevent the spread of Covid-19 in the Islamic boarding school along with active face-to-face learning. The method of this community service is through providing counseling to 70 students at the Hafshawaty Islamic Boarding School. Furthermore, conducting a pre-test and then counseling about preventing the spread of Covid-19, a post-test is given at the end of the activity. The results showed an increase in the average score of students' efforts to prevent the spread of Covid-19 by 26.71%. The observations showed that all students listened, paid attention, and participated in the entire series of service activities. This activity hopes that the students can become role models for the community in preventing the spread of Covid-19 in the Islamic boarding school.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT DESA MELALUI PENYULUHAN SWAMEDIKASI SERTA KORELASINYA TERHADAP DAGUSIBU Rizka Novia Atmadani; Arvil Rohmaturrizqi; Novi Sus Maftina N.; Dista Azzahra; Sendi Lia Yunita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.469 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6363

Abstract

Abstrak: Masalah terkait penggunaan obat yang terjadi di masyarakat yang terlihat pada penggunaan obat yang tidak rasional masih banyak terjadi. Salah satunya pada penggunaan obat keras dan antibiotik dalam upaya swamedikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terhadap penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat yang tepat dan dapat meningkatkan kualitas dalam kegiatan swamedikasi atau pengobatan mandiri sebagai upaya yang sering dilakukan oleh seseorang dalam mengobati gejala sakit atau penyakit yang kemudian dikaitkan dengan DaGuSiBu obat yang benar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat Desa Tegalgondo ini yaitu melalui penyuluhan dan pemberian materi dengan menggunakan media power point. Evaluasi yang dilakukan bertujuan untuk melihat seberapa terserapnya informasi yang diberikan oleh tim. Evaluasi tersebut dilakukan dengan tim melakukan kuis singkat dengan beberapa pertanyaan kepada seluruh responden. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan telah memberikan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat tentang Swamedikasi dan DaGuSiBu seperti pada tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini. Para peserta mampu menjawab dengan benar kuis yang diberikan oleh tim pengabdi dengan tanya-jawab langsung. Abstract: There are still many problems related to drug use that occurs in a society which can be seen in the irrational use of drugs. One of them is the use of prescription drugs and antibiotics in self-medication. This activity aims to provide knowledge on the use, storage, and proper disposal of drugs and can improve quality in self-medication as an effort in treating symptoms of illness or disease which is then associated with Dagusibu. This method of community service in Tegalgondo Village is through counseling and providing material using power points slides. The evaluation was carried out to see if the information provided was absorbed by the team conducting a short quiz with several questions to all respondents. This activity can be concluded to have increased knowledge to the community about Self-medication and Dagusibu as in the purpose of implementing this service. The participants were able to correctly answer the quiz given by the team with direct questions and answers. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN MEMBUAT SABUN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP PANDEMI COVID-19 GELOMBANG KETIGA Meri Meri; Lilis Tuslinah; Diana Sri Zustika; Lusi Nurdianti; Wawan Rismawan; Hanna Nurul Husna; Winda Trisna Wulandari; Indra Indra; Keni Ida Cahyani; Gatut Ari Wardani; Firman Gustaman; Ade Yeni Aprilia; Fajar Setiawan; Dichy Nuryadin Zain; Taufik Hidayat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.368 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6538

Abstract

Abstrak: Angka kejadian Covid-19 di Indonesia sudah mulai menurun, Namun, kita tidak boleh lengah terhadap protokol kesehatan yang sudah diterapkan dengan baik. Upaya preventif harus tetap dijalankan, bahkan harus lebih maksimal. Upaya preventif yang diusung adalah selalu menjaga kebersihan tangan menggunakan sabun cuci tangan dan meningkatkan keterampilan kader dan warga dalam membuat sabun cuci tangan. Tujuan kegiatan yaitu agar warga memahami pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan membuat sabun cuci tangan secara mandiri di rumah masing-masing. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara workshop dan penyuluhan. Evaluasi kegiatan dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Sasaran kegiatan adalah 18 kader PKK dan warga Cikalanggirang Tasikmalaya. Hasil kegiatan yang telah dicapai adalah menunjukkan peningkatan nilai rata-rata (mean) pengetahuan dari hasil pengisian Quosioner sebelum kegiatan yaitu 75,46 dan setelah kegiatan menjadi 94,44. Berdasarkan hasil uji statistik T berpasangan diperoleh nilai p-value (0.000) < α (0.05). Hal ini menunjukan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai skor kuesioner peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hal ini membuktikan bahwa pemberian pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam membuat sabun cuci tangan.Abstract: Although the number of Covid-19 cases in Indonesia has begun to decline, we must not lose sight of the health protocols that have been properly implemented. Preventive efforts must continue to be made, but at a higher level. Hand hygiene should always be maintained with the use of hand soap, and cadres and residents' skills in making hand soap should be improved. The goal of the activity is for residents to understand the importance of washing their hands with soap and making their own hand soap at home. Workshops and counseling are used to carry out the implementation method. Activities are evaluated both before and after they are completed. The activity's target was 18 PKK cadres and Cikalanggirang Tasikmalaya residents. The results of the completed activities show an increase in the average value (mean) of knowledge from the results of filling out the questionnaire prior to the activity, which was 75.46, to 94.44 after the activity. Based on the results of the paired T statistical test, the p-value (0.000) < (0.05). This shows that there is a significant average difference between the participants' questionnaire scores before and after the activity. This proves that the provision of training can increase the knowledge and understanding of participants in making hand soap.
PELATIHAN KETERAMPILAN KONSELING PADA KADER POSYANDU DI DAERAH LOKUS STUNTING Nurbaya Nurbaya; Zaki Irwan; Najdah Najdah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.37 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6335

Abstract

Abstrak: Angka kejadian stunting masih cukup tinggi di Sulawesi Barat yaitu sebesar 40,38% dan menempatkan provinsi ini menjadi provinsi tertinggi kedua di Indonesia yang memiliki balita stunting. Salah satu intervensi sensitif pada upaya pencegahan stunting adalah konseling menyusui yang dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan konseling pada kader Posyandu di daerah lokus stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Laliko sebagai salah satu desa lokus stunting di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Mitra pada kegiatan ini adalah 12 kader Posyandu dan 22 ibu baduta. Adapun metode yang digunakan yaitu penyuluhan dalam bentuk ceramah, diskusi dan role-play . Materi yang diberikan tentang manfaat ASI Eksklusif dan keterampilan konseling dan disampaikan oleh tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Mamuju. Kader dilatih dan melakukan identifikasi masalah dan role-play konseling secara langsung pada ibu balita. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling pada kader serta meningkatkan rasa percaya diri mereka .Abstract: The prevalence of stunting is still quite high in West Sulawesi, which is 40.38%. It places this province as the second-highest province in Indonesia with stunted children. One of the sensitive interventions in stunting prevention is breastfeeding counseling which can increase the coverage of exclusive breastfeeding. The purpose of the activity was to improve counseling skills for Posyandu cadres in the stunting locus area. This activity was carried out in Laliko Village as one of the stunting locus villages in Campalagian District, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. The subjects of this activity were 12 Posyandu cadres and 22 under-two mothers. The methods used were lectures, discussions, and role-play. The material provided was about the benefits of exclusive breastfeeding and counseling skills and delivered by the Community Service Team of the Nutrition Department, Mamuju Health Polytechnic. Cadres were trained and carried out problem identification and role-play counseling directly to under-five mothers. This community service had succeeded in increasing the knowledge and counseling skills of cadres and increasing their self-confidence.
BUDIDAYA BENIH IKAN KERAPU PADA KOLAM TERPAL MELALUI TEKNOLOGI PENANGKARAN DI KOTA LANGSA Muhammad Jamil; Baihaqi Baihaqi; Agus Putra AS; Dias Setyaningsih; Fuadi Fuadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.858 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6442

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota pokdakan dalam teknik pembenihan ikan kerapu melalui teknologi penangkatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan introduksi teknologi pada kelompok pembudidaya rezeki abral azizi gampong cinta raja kecamatan langsa timur kota langsa. Melalui serangkaian tahapan kegiatan seperti koordinasi, sosialisasi, perakitan kolam terpal, uji coba penggunaan kolam terpal, penata usahaan administrasi dan keuangan pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan yang tercatat melalui hasil lembar post test menunjukkan 9 anggota kelompok (64,2%) sangat memahami teknologi penangkaran , 5 anggota kelompok (35,7%) memahami teknik pemasangan kolam terpal, 7 anggota kelompok (50%) memahami teknologi pembenihan dan 7 anggota kelompok (50%) memahami teknik pengelolaan air pada kolam terpal. Hasil pendampingan memperlihatkan sebanyak 7 (50%) anggota pokdakan sangat mengetahui teknik pembenihan ikan kerapu dengan baik dan 7 anggota lainnya (50%) cukup mengetahui teknik pembenihan itu. Disimpulkan pengetahuan anggota kelompok dalam teknik pembenihan meningkat dan mampu menghasilkan benih ikan kerapu berkualitas baik pada kolam terpal sehingga menciptakan kemandirian benih bagi kelompok.Abstract: This Community Service (PKM) aims to increase the knowledge of pokdakan members in hatchery techniques through breeding technology. The method used is an educative approach and the introduction of technology to the group of rezeki abral azizi cultivators in Cinta Raja Village, Langsa Timur Sub district, Langsa through a series of activity stages such as coordination, socialization, assembling tarpaulin ponds, the use of tarpaulin ponds, administrative administration and financial assistance as well as monitoring and evaluation. All stages of activities recorded through the results of the post test sheet show that 9 group members (64.2%) understand very well captive technology, 5 group members (35.7%) understand the technique of installing tarpaulin ponds, 7 group members (50%) understand hatchery technology. and 7 group members (50%) understand water management techniques in tarpaulin ponds. The results of the mentoring showed that 7 (50%) members of the pokdakan were very familiar with the grouper hatchery technique and the other 7 members (50%) were quite familiar with the hatchery technique. It was concluded that the knowledge of group members in hatchery techniques increased and was able to produce good quality grouper fry in tarpaulin ponds so as to create seed independence for the group.
PELATIHAN PSIKOEDUKASI UNTUK MEREDUKSI STRES AKADEMIK PESERTA DIDIK Palasara Brahmani Laras; Eka Aryani; Luky Kurniawan; Natri Sutanti; Salleh Amat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.791 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6138

Abstract

Abstrak Perubahan kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran online selama masa pandemic menyebabkan berbagai permasalahan penyesuaian baik bagi guru maupun peserta didik. Stres akademik pada peserta didik tidak dapat dihindarkan sehingga guru bimbingan dan konseling (BK) dituntut untuk bisa memberikan dukungan yang tepat agar peserta didik dapat belajar secara optimal. Perlu adanya pelatihan untuk guru dan praktisi BK untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan pelatihan psikoedukasi untuk mereduksi stres akademik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru BK khususnya tentang konsep, gejala, faktor penyebab dan dampak stres akademik serta bagaimana cara menerapkan self-instruction untuk mereduksi stres akademik. Pelatihan ini dilakukan selama dua hari yang terdiri dari sesi pemaparan materi, praktik, penugasan dan diskusi. Peserta terdiri dari guru, mahasiswa dan praktisi BK yang berasal dari Indonesia dan Malaysia sebanyak 122 peserta. Peserta menunjukan peningkatan sebesar 27% pada kemampuan analisis gejala stress akademik dan peningkatan sebesar31% pada kompetensi merancang program psikoedukasi untuk peserta didik. Abstract: The change in face-to-face learning activities to online learning during the pandemic caused various adjustment problems for both teachers and students. Academic stress on students cannot be avoided so that guidance and counseling (GC) teachers are required to be able to provide appropriate support to their students. There is a need for training for GC teachers to overcome these problems, one of which is psychoeducational training to reduce academic stress. This training aims to improve the understanding of GC teachers, especially about the concepts, symptoms, causes and effects of academic stress and how to apply self-instruction to reduce academic stress. This training was carried out for two days consisting of presentation sessions, practice, assignments and discussions. Participants consisted of teachers, students and counseling practitioners from Indonesia and Malaysia (N=122 participants). Participants showed an increase of 27% in the ability to analyze symptoms of academic stress and a 31% increase in the competence to design psychoeducational programs for students.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KECEMASAN KARIER AKIBAT PANDEMI COVID-19 Abdul Hadi; Dhanang Suwidagdho; Ruly Ningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.009 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6018

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru Bimbingan dan Konseling mengembangkan kemampuan dalam mengatasi kecemasan karier akibat pandemi covid-19. Mitra dalam pengabdian ini adalah guru Bimbingan dan Konseling yang tergabung dalam musyawarah guru bimbingan dan konseling (MGBK) SMK Jawa Tengah sejumlah 158 Guru. Pelaksanaan kegiatan bersifat daring yang dilakukan selama 2 hari. Hari pertama kegiatan menghadirkan pemateri sedangkan hari kedua pengerjaan tes dan pembahasan oleh fasilitator. Hasil kegiatan adalah terdapat peningkatan berdasarkan hasil pretest dan posttest sebesar 14.9%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dan pemahaman dalam mengatasi kecemasan karier setelah mengikuti webinar.Abstract: This community service aims to help Guidance and Counseling teachers develop skills in overcoming career anxiety due to the COVID-19 pandemic. Partners in this service are Guidance and Counseling teachers who are members of the Guidance and Counseling Teacher Consultation (MGBK) of Central Java Vocational High School with a total of 158 teachers. The implementation of online activities carried out for 2 days. The first day of the activity brought presenters, while the second day of testing and discussion by the facilitator. The result of the activity is that there is an increase based on the results of the pretest and posttest of 14.9%. This indicates an increase in ability and understanding in overcoming career anxiety after attending the webinar.

Page 67 of 309 | Total Record : 3084